NovelToon NovelToon
Antara Masa Depan Dan Dia

Antara Masa Depan Dan Dia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:650
Nilai: 5
Nama Author: jestimjaber

mohon dikoreksi ya teman2 mungkin ada kata atau alur yang masih kurang bagus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jestimjaber, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesal..

Siang itu sekitar pukul satu, Vara diperintahkan Sena untuk ikut dengan Zhafran ke pengadilan.

"Sudah siap Vara? Kita berangkat sekarang ya" Vara mengangguk dan segera mengikuti langkah Zhafran keluar dari kantor.

"un untuk saya pak?" ujar Vara ragu-ragu, karena tiba-tiba saja Zhafran membuka kan pintu mobil untuk nya dan pintu yang ia buka kan tepat di samping kursi kemudi.

"Iya, silahkan masuk" dengan ragu-ragu Vara mengikuti arahan Zhafran untuk masuk ke mobil nya.

setelah Vara masuk Zhafran langsung menutup pintu nya dan ia berjalan sedikit lari menuju ke pintu masuk kemudi, tak butuh waktu lama zhafran dan Vara sudah berada di dalam mobil dan duduk bersampingan.

"kita berangkat sekarang ya" ujar Zhafran, Vara hanya mengangguk saja.

Jujur ia merasa sedikit canggung karena tidak biasanya ia harus berdampingan dengan atasan nya seperti ini, biasanya ia akan duduk dibelakang layak nya seorang karyawan biasa namun kali ini ia malah disuruh untuk menemani Zhafran duduk di depan.

Di jalan Vara terus di ajak ngobrol oleh zhafran, sebenarnya Vara lebih nyaman ngobrol bersama Zhafran dibanding Sena ataupun Reza karena dengan Zhafran ia bisa merasa menjadi seorang adik entah kenapa dia merasa seperti itu.

"kamu ikut masuk yaa bantu saya sambil saya ajarin" ujar Zhafran, dan dibalas anggukan oleh Vara.

Vara pun mengikuti kemana Zhafran pergi sembari sesekali disuruh untuk belajar langsung.

Disisi lain, Kenzo Siang itu datang ke kantor dan langsung menuju ke ruangan Sena entah kenapa hari ini wajah nya terlihat begitu lesu dan bahkan ia terlihat seperti sangat emosi dari raut wajah nya entah apa yang tengah ia jalani hari ini sampai se badmood itu.

"Lu kalo laper mending pulang makan sana gih, marah-marah mulu ganggu gue kerja" kenzo yang mendengar ucapan Sena hanya melirik saja.

Meskipun Kenzo terlihat cuek dan entah kenapa dia seperti tidak biasanya banyak diam dan juga terlihat sangat marah tetapi Sena cuek saja ia tetap menyelesaikan tugas nya.

"Eh iya zo, lu kemarin kenapa bilang sama Vara kalo lu bawain buah itu dari gue" kenzo seperti kaget mendengar ucapan Sena barusan.

"Buah?" tanya kenzo memastikan, dan Sena langsung mengangguk.

"Iya, Vara bilang kamu ngasih bingkisan buah ke dia tapi katanya dari gue. Maksud lu apaan si" ujar Sena sembari menggeleng, ia tidak habis pikir dengan ide Kenzo.

"ya gue cuma engak pengen aja dia tau kalo itu dari gue, secara dia kan engak begitu kenal gue dan engak mungkin juga kan orang yang tidak dikenal tiba-tiba saja datang terus bawa bingkisan" Sena langsung tertawa, gelagat Kenzo saat bicara sangat lucu baginya.

"Ada, ya lu orang nya lagian lu ngapain si jenguk Vara lagi bukannya kemarin udah waktu sama gue" Kenzo terdiam ia binggung harus mengatakan apa.

"tapi terserah lu lah, emang orang lagi jatuh cinta tuh susah kalo harus berjauhan" ucap Sena sembari tertawa.

Menurut nya sikap Kenzo saat mendekati Vara itu lucu, karena hal yang bahkan tidak pernah ada dipikiran Sena saja dilakuin oleh Kenzo.

"oh iya zo, kemarin juga Vara sama itu temen nya yang magang disini juga sempet berantem sama orang" kenzo langsung menoleh dan berjalan mendekati meja kerja Sena.

"berantem? Maksud nya?" tanya Kenzo penasaran, pastilah dia penasaran apa lagi kalo menyebut nama Vara.

"ya berantem adu mulut gitu, entah apa itu masalah nya cuma yang gue tangkap dari cerita nya Vara si katanya si cewe itu nyenggol lengan nya sampe hampir terjatuh dan tanpa meminta maaf dan Vara sama teman nya itu tidak terima karena cewe itu merasa dirinya benar" terlihat wajah Kenzo sangat serius mendengar penjelasan Sena.

"Terus ya akhirnya mereka saling adu mulut terus Vara sempat menampar itu cewe saat dirinya dibilang lemah, itu aku dengar sendiri" jelas Sena.

"tapi dia engak papa kan? Maksudnya engak terluka atau terjatuh saat disenggol?" tanya Kenzo sangat amat penasaran seperti nya.

"kalo itu gue engak tau, dia cuma bilang kesenggol doang kalo masalah dia terjatuh atau engak nya engak paham aku" Kenzo mengangguk namun sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu.

"tenang engak usah khawatir, kemarin memang perempuan itu sempat hendak menampar Vara namun dicegah oleh Reza ya bagaimana pun Vara bawahan saya dan sudah seharusnya tugas gue dan reza untuk melindunginya" ucapan Sena sedikit bisa melegakan hati Kenzo.

"Tapi siapa perempuan yang berantem sama dia, bukanya harusnya misal orang kantor dia juga kenal?" Sena menggeleng, mengisyaratkan bahwa ia tidak tau.

"lu seriusan engak tau dia? Kau kan sudah lama disini masa engak kenal" Sena menarik nafas, lalu berkata.

"masalah nya itu bukan orang kantor, gue aja engak kenal siapa dia mungkin orang yang lagi berkunjung kesini atau siapa" Kenzo terdiam ia semakin penasaran siapa wanita yang sampai adu mulut dengan Vara itu.

"terus Sekarang lu kesini mau nemuin Vara?" Kenzo langsung menggeleng, ia gengsi untuk mengakuinya.

"halah udah ngaku aja, tapi siang ini anak nya lagi keluar sama mas Zhafran" Kenzo menatap Sena sembari mengangkat satu alis nya.

"Zhafran? advokat baru itu? kenapa dia bisa pergi sama dia bukan nya dia anak didik lu?" tanya Kenzo.

"meskipun dia anak didik gue tapi dia engak bisa hanya belajar dari gue, dia perlu banyak belajar dan menambah wawasan jadi apa salah nya dia sering ikut pergi keluar sama mas Zhafran" terlihat raut wajah kesal di muka Kenzo.

"oo aku tau kenapa kamu tadi terlihat engak mood gitu, kamu ngeliat Vara masuk mobil sama Zhafran ya?" Kenzo hanya diam saja, Sena pun langsung tertawa.

"pantes masuk-masuk udah kaya habis ngurusin 1000 pejabat yang korupsi aja, wajah nya murung engak jelas" Sena terus menertawakan Kenzo.

sedangkan Kenzo hanya terdiam, namun ia langsung berdiri dan berjalan keluar dari ruangan Sena, Sena menggelengkan kepala nya melihat tingkat sahabatnya itu.

...________________...

1
nana bubu
lanjut dong min 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!