NovelToon NovelToon
RAHIM BAYARAN EMMA TAYLOR

RAHIM BAYARAN EMMA TAYLOR

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak
Popularitas:22.5k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Emma Taylor terpaksa harus melunasi hutang pamannya kepada seorang pria asing kaya raya yang tinggal di rumah besar Anggrek Residen.

Jatuh tempo pembayaran sudah sangat dekat bagi paman Broeri untuk membayar hutang tersebut namun dia tidak mempunyai uang sepeser pun saat dia ditagih oleh pria asing kaya raya itu yang bernama Noah Jones.

Terpaksa Emma yang harus menanggung hutang tersebut kepada Noah Jones pemilik rumah Anggrek Residen.

Karena Emma Taylor juga tidak mempunyai uang buat melunasi hutang paman Broeri maka dia dipaksa membayar dengan rahimnya.

Bagaimana nasib Emma Taylor selanjutnya, sanggupkah dia melunasi hutang milik paman Broeri Goldman atau dia memilih melarikan diri.

Mari kita simak kelanjutan kisah ini dalam novel berjudul Rahim Bayaran Milik Emma.

Salam buat semua pemirsa 🎂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 Alfred Memergoki Kami

Emma megap-megap kepanasan ketika Noah Jones menindih tubuhnya, merangsang dirinya tanpa membiarkannya terbebas lepas.

Keringat dingin membasahi sekujur badan Emma Taylor yang tak mampu menguasai hasrat seksual nya terhadap Noah Jones yang terus mendekap dirinya erat-erat.

Berkali-kali tubuh Emma terhempas kasar ke atas karpet tebal di bawahnya, erangan kecilnya terdengar mematikan seakan-akan membius Noah Jones yang memburu nafsu.

Tiada ampunan lagi teruntuk Emma hingga dia pasrah saat Noah terus-menerus merangsang dirinya.

"Aku telah menginginkan mu, dan sekarang waktunya kau membayar tuntas permintaan ku padamu, Emma..." bisik Noah di sela-sela kecupan liarnya pada Emma.

Emma tergagap bingung, wajahnya merona memerah, sedangkan hasratnya tak terbendung sudah lantaran rangsangan Noah yang membabi buta pada dirinya.

Ia tahan sewaktu Noah berusaha menjebol dinding keperawanannya, pasrah serta terpejam menunggu momen itu datang ke dalam dirinya.

Tiba-tiba terdengar suara dari arah pintu kamar yang terbuka lebar berbicara lembut pada mereka berdua.

"Maafkan saya, Tuan Noah. Saya tidak bermaksud mengganggu momen pribadi kalian, tapi saya datang untuk memberitahukan pada anda bahwa Nenek Charlotte tadi menelpon."

Suara Alfred terdengar jelas, dia berdiri menghadap ke arah samping di dekat pintu masuk kamar 215 ini. Ia tampak malu karena mendapati adegan panas Noah Jones bersama Emma Taylor.

"Sret..." Buru-buru Emma menutupi tubuhnya dengan selembar kain lingerie yang telah koyak, tidak utuh karena sobekan dari Noah Jones sewaktu mereka bergulat panas.

Emma menyandarkan dirinya ke dada Noah, seakan ia meminta perlindungan dari pandangan mata orang lain. Bersembunyi dalam pelukan pria tampan itu.

Noah Jones segera tanggap akan sikap Emma yang mencoba bersembunyi, ia memeluk erat tubuh Emma Taylor lalu menoleh kepada Alfred.

"Apa kau tidak memberitahukan pada nenek kalau kami akan datang nanti malam ke acara pestanya, dan sekarang kami sibuk." ucapnya dengan tatapan mata serius.

"Tolong maafkan saya, tapi saya tidak bisa berbuat banyak dengan perintah nyonya Charlotte. Beliau meminta saya agar menyampaikan pesan nyonya pada anda, tuan." sahut Alfred tanpa berani menoleh.

"Aku akan menelpon nya nanti, tapi sekarang aku ada kepentingan lainnya." tegas Noah Jones. Ia menoleh ke arah Emma di pelukannya.

"Baiklah, akan saya sampaikan pesan anda kepada nyonya Charlotte, kalau begitu saya permisi, tuan." kata Alfred.

Noah Jones tidak menjawab, cuma diam menatap Emma yang menyembunyikan dirinya dalam pelukan.

Lalu terdengar suara Alfred berbicara lagi sambil berdiri membelakangi mereka berdua.

"Tapi saya juga harus menyampaikan pada Nona Emma bahwa hari ini ada jadwal ke butik Dior, Madame Claire sudah menunggu di sana karena saya telah buat janji dengannya semalam lewat panggilan telepon." kata Alfred sebelum dia pergi.

"Kenapa pagi sekali ?" tanya Noah Jones.

"Sebab Nona Emma harus bersiap-siap pergi ke acara Nenek Charlotte malam hari, jadi saya berpikiran bahwa nona sebaiknya lebih awal menyiapkan dirinya." terang Alfred. "Dan waktu pagi adalah waktu paling pas buat nona datang ke Butik Dior."

"Bukannya aku suruh kamu agar Madame Claire datang kemari. Kenapa harus Emma sendiri yang kesana tapi bukan dia?" tanya Noah Jones.

Alfred berbalik badan, berdiri tegak menghadap lurus ke arah dalam kamar 215.

"Koleksi musim bulan ini belum sepenuhnya terbuka untuk umum maka Madame Claire beranggapan bahwa hal itu merupakan bentuk keaslian dari karya-karya busana Butik Dior yang perlu dijaga orisinil olehnya." terang Alfred.

Alfred melirik pelan ke arah Emma Taylor yang bersembunyi di pelukan Noah Jones dengan pandangan tertunduk malu.

"Madame Claire tidak bisa datang karena dia tidak ingin publik tahu bahwa dia membawa koleksi Dior yang belum dipublikasikan kepada kita." ucapnya.

Alfred berdehem pelan lalu bersikap serius.

"Dengan kata lainnya bahwa anda tidak bisa mendapatkan akses khusus dari Dior jika anda tidak datang secara privasi ke sana. Saya sarankan sebaiknya Nona Emma segera datang sesuai janji yang telah disepakati. Ibaratnya anda harus reservasi lebih awal daripada yang lainnya." lanjut Alfred.

"Baiklah, kami akan berangkat setelah ini. Dan katakan pada Madame Claire untuk menunggu kedatangan kami kesana." sahut Noah Jones.

"Siap. Tuan Noah Jones. Perintah anda akan saya sampaikan pada Madame Claire." kata Alfred.

"Tolong siapkan juga mobil karena aku yang akan mengantarkan sendiri Emma ke butik hari ini." ucap Noah mencoba membantu Emma berdiri.

"Baik, tuan. Saya akan segera laksanakan perintah anda." kata Alfred.

"Ya, pergilah." kata Noah Jones yang masih memeluk erat Emma.

"Ada hal lainnya lagi, mungkin sesuatu yang penting untuk anda atau nona yang perlu saya persiapkan sebelum pergi." tanya Alfred.

"Tidak ada." sahut Noah sembari melirik ke atas ranjang tidur, sepertinya Ava dan Sioux telah menyiapkan gaun untuk Emma tadi. Jadi dia tidak perlu lagi meminta pada Alfred buat membawakan gaun lainnya.

Alfred mengangguk mengerti, ia tersenyum simpul ke arah Emma yang menggigil kedinginan dalam dekapan Noah Jones. Lalu lanjut bersuara.

"Saya sarankan pada anda berdua, sebaiknya mengunci rapat-rapat pintu kamar sebelum kalian melakukan hal intim di kamar. Karena anda tidak pernah tahu hal apa yang akan terjadi selanjutnya, mungkin saja akan ada orang lain diam-diam mengintip kalian tanpa permisi."

Alfred tersenyum lebar kepada Emma yang melirik ke arahnya lalu tertawa pendek.

"Tolong maafkan saya karena telah tak sengaja melihat kalian berdua bermesraan..." lanjutnya menggoda jahil kemudian berlalu pergi tanpa pamit.

"BLAM."

Alfred menutup pintu kamar 215 ketika dia melangkah keluar dari kamar itu.

Emma mendongak ke arah Noah Jones di dekatnya dan bertanya.

"Apa kita akan lanjut lagi sekarang?"

Noah Jones mengalihkan pandangan matanya kepada Emma lalu berbisik pelan.

"Tidak sekarang. Kita harus segera berangkat ke Butik Dior karena ada janji dengan Madame Claire hari ini. Tidak enak kalau kita tidak menepati janji."

"Umm..., baiklah, aku akan bersiap-siap sekarang..." kata Emma.

"Cepatlah mandi lalu bergantilah pakaian, aku akan menunggumu di ruangan tamu Cepatlah sedikit, karena Madame Claire terkenal keras soal membuat janji." ucap Noah Jones.

"Ya, aku mengerti." sahut Emma buru-buru melangkah pergi.

Tiba-tiba Noah Jones menariknya kembali ke dalam dekapan nya lalu mendekatkan wajah mereka berdua.

"Berdandanlah secantik mungkin. Lakukan hal itu khusus untuk ku. Demi aku dan buat aku senang." kata Noah Jones saat dia menarik ujung dagu Emma.

"A-Aku tahu apa yang harus aku lakukan untuk tugas itu..." sahut Emma tertegun. Bola matanya yang indah membesar bulat. "Boleh aku pergi sekarang?"

"Ummm... satu kecupan dulu maka kau boleh pergi setelahnya." jawab Noah Jones.

"Baiklah..." kata Emma.

Emma berjinjit seraya menarik pelan kepala Noah Jones mendekat kepada nya. Lalu mencium lembut bibir merah milik Noah Jones.

"Aku sudah melakukan permintaan mu, dan sekarang boleh aku pergi mandi, Tuan Jones." kata Emma.

"Tunggu sebentar lagi..." bisik Noah Jones lalu melumat habis bibir Emma.

Emma terengah-engah lagi, hasratnya masih menyala aktif, belum sepenuhnya padam meski mereka berhenti bermesraan. Gara-gara kedatangan Alfred, waktu bercinta mereka terjeda tadi. Dan Emma tidak memungkiri bahwa hasratnya pada Noah Jones sangatlah membara kuat walaupun dia tidak merasakan perasaan spesial pada pria itu.

"Kita lanjutkan di kamar mandi atau kau ingin kita menyudahi nya dulu." bisik Noah Jones masih mencumbu kuat Emma di pelukannya.

"Terserah padamu saja..." sahut Emma tergagap pasrah.

"Baiklah... Aku akan menunggumu seusai acara di rumah Nenek Charlotte selesai... Terburu-buru bukan pilihan tepat buat kita melakukannya. Karena aku bisa bersabar meski itu terlalu berat buatku..." kata Noah Jones lalu menggendong tubuh Emma menuju ke arah kamar mandi.

Emma merangkul leher Noah Jones saat pria itu membawanya, ia sandarkan kepalanya ke arah dada bidang Noah hingga dia sendiri mendengar irama detak jantung milik Noah Jones berdegup kencang serta naik turun tak menentu, sama dengan deburan jantungnya saat ini, tak beraturan.

1
kura kura ninja
rival sendiri ternyata keponakannya sendiri
kura kura ninja
ya dah... ada penyakitnya juga nih PL nya...
kura kura ninja
wah... dibayar segitu pun saya mau, gak kerja alias pensiun dini nih👍
kura kura ninja
napa gak lari saja kan ada kesempatan tuh🙏
kura kura ninja
luar biasa
kura kura ninja
dari judulnya dah bikin penasaran
Yuniar Farah
seru nih ceritanya
Yuniar Farah
waduh waduh em🤭
Yuniar Farah
mantap
Yuniar Farah
nunggu endingnya nih gimana rahimnya dipakai sama noh
Yuniar Farah
cie cie cie...kan gak jadi kepaksa em
Yuniar Farah
makanya emma jangan kebanyakan minuman jadinya mabuk deh 🍾🥂
Yuniar Farah
gak jadi kepaksa lagi nih ceritanya🤭
Yuniar Farah
ada juga nih pemeran watak antagonis
Yuniar Farah
gak kebayang deh 🤭
Yuniar Farah
dih yang lagi kasmaran 🌷🌷🌷🤭
Yuniar Farah
ini edisi terbatas dan paling saya sukai dari thor adalah detail busana tiap karakter pemeran-pemerannya di tiap novel thor🌷🌷
Yuniar Farah
namanya tawanan pasti gaka ada enaknya 🌷
Yuniar Farah
pesaing baru nih
Tina Andara
woe riset 👍next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!