Suatu hari Kael ikut misi menutup Rift kecil.
Namun Rift itu berubah menjadi Rift Hitam — portal langka yang belum pernah tercatat.
Di dalamnya mereka menemukan kuil kuno dari dimensi lain.
Di tengah kuil ada artefak hidup yang disebut:
Core of Eclipse
Ketika semua orang mati diserang Abyssal, Kael menyentuh inti tersebut.
Dan dunia tiba-tiba berhenti.
Sebuah suara muncul:
“Host ditemukan. Sistem Evolusi Dimulai.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rehanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eclipse Breaker — chapter 18: Nama yang Terlarang
Malam semakin dalam.
Namun medan pertempuran justru semakin terang oleh kilatan energi.
Bayangan bergerak di segala arah.
Puluhan.
Cepat.
Mematikan.
Kael berdiri di tengahnya—
seperti pusat dari badai kegelapan.
“Serang.”
Satu kata itu cukup.
Seluruh Shadow Army bergerak bersamaan.
Dread Knight maju paling depan.
Pedangnya membelah udara.
SLASH
Salah satu anggota organisasi terlempar jauh.
Abyss Wyvern menukik dari langit.
Sayapnya menciptakan tekanan angin yang menghancurkan jalanan.
BOOOOM
Dua orang langsung hancur di bawah serangannya.
Sisa anggota mulai panik.
“Ini tidak masuk akal!”
“Dia… mengendalikan semuanya sekaligus!”
Namun di tengah kekacauan itu—
pemimpin mereka tetap berdiri.
Wujud keduanya masih stabil.
Matanya merah menyala.
Ia menatap Kael.
Lalu tertawa pelan.
“Heh…”
“Jadi ini kekuatanmu.”
Kael tidak menjawab.
Namun bayangannya semakin luas.
Lebih dalam.
Seolah kegelapan itu hidup.
Pemimpin itu mengangkat tangannya.
Energi merah berkumpul.
“Kalau begitu…”
Ia menghantamkan tangannya ke tanah.
BOOOOOOM
Gelombang energi menyapu area.
Beberapa shadow Kael hancur seketika.
Dread Knight mundur satu langkah.
Abyss Wyvern mengaum marah di langit.
Kael menyipitkan mata.
“Dia menghancurkan bayangan…?”
Sistem langsung muncul.
[SISTEM ECLIPSE]
Kerusakan pada unit bayangan terdeteksi
Pemulihan memerlukan energi tambahan
Kael menarik napas pelan.
“Berarti dia bisa melawan shadow…”
Pemimpin itu tersenyum tipis.
“Sekarang kau mengerti.”
Ia melangkah maju.
Setiap langkahnya membuat tanah retak.
“Kekuatanmu luar biasa.”
“Tapi bukan tanpa celah.”
Dalam sekejap—
ia sudah di depan Kael.
BAM
Pukulan menghantam.
Namun kali ini—
Kael tidak terpental.
Ia menahan.
Tangannya menangkap pukulan itu.
Tanah di bawahnya retak.
Namun ia tetap berdiri.
Pemimpin itu terkejut sesaat.
“…Oh?”
Kael menatapnya langsung.
Matanya gelap.
Tenang.
“Sudah cukup.”
Detik berikutnya—
bayangan di sekitar mereka naik seperti gelombang.
Menelan area pertempuran.
Gelap.
Dalam.
Sunyi.
Para anggota organisasi tersisa langsung mundur.
“Apa itu…?!”
Ruang di sekitar Kael berubah.
Seolah dunia lain terbentuk.
Sistem muncul.
[SISTEM ECLIPSE]
Area bayangan aktif
Kontrol penuh dalam radius terbatas
Pemimpin itu menyipitkan mata.
“Domain…?”
Kael melangkah maju perlahan.
Setiap langkahnya membuat bayangan bergerak.
Lebih padat.
Lebih menekan.
“Kau yang bilang…”
Suara Kael rendah.
“Ini tentang siapa pemburu.”
Abyss Wyvern turun perlahan di belakangnya.
Dread Knight berdiri di sisi kiri.
Puluhan bayangan lain mengelilingi.
Kael mengangkat tangannya.
“Sekarang…”
“Jawab sendiri.”
Semua bayangan menyerang bersamaan.
BOOOOOOOOM
Ledakan energi hitam memenuhi area.
Pemimpin itu mencoba bertahan.
Namun untuk pertama kalinya—
ia terdorong mundur.
Kakinya menyeret tanah.
Ekspresinya berubah.
“…Tidak mungkin.”
Ia menatap Kael.
Ada sesuatu yang berubah.
Bukan hanya kekuatan.
Tapi… aura.
“Siapa kau sebenarnya?”
Kael berhenti.
Beberapa detik sunyi.
Lalu ia menjawab pelan.
“Aku…”
Bayangan di sekitarnya berdenyut.
Seolah menjawab.
“…pemilik kegelapan ini.”
Pemimpin itu terdiam.
Lalu tertawa kecil.
“Kalau begitu… tidak salah.”
Ia menatap Kael dengan serius.
“Nama yang kau bawa…”
Ia berhenti sejenak.
Seolah ragu.
Namun akhirnya ia berkata—
“…Eclipse.”
Udara terasa berhenti.
Para anggota organisasi yang tersisa langsung membeku.
“Itu… nama terlarang…”
“Tidak mungkin…”
Kael mengerutkan kening.
“Eclipse…?”
Pemimpin itu tersenyum tipis.
“Jadi kau bahkan tidak tahu.”
Ia melangkah mundur.
Tubuhnya mulai retak lagi.
Namun kali ini—
bukan karena kekuatan.
Melainkan karena batasnya sudah tercapai.
“Ini belum selesai.”
Ia menatap Kael terakhir kali.
“Kami akan kembali.”
“Kami akan mengambilmu.”
Dalam sekejap—
ia dan sisa anggotanya menghilang.
Sunyi.
Bayangan perlahan kembali normal.
Pertempuran selesai.
Kael berdiri di tengah kehancuran.
Napasnya berat.
Namun pikirannya jauh lebih berat.
“Eclipse…”
Sistem muncul perlahan.
[SISTEM ECLIPSE]
Data terkunci
Akses ditolak
Kael menatap layar itu.
“…Rahasia lagi.”
Di kejauhan—
Ragnar Voss berbalik.
“Jadi ini baru permulaan.”
Angin malam berhembus pelan.
Dan di kota Asterra—
sebuah nama mulai bangkit kembali.
Nama yang seharusnya telah hilang dari dunia.
ECLIPSE.