NovelToon NovelToon
SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Pengganti / CEO / Mafia / Mengubah Takdir
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Aku cuma mau jadi beban keluarga CEO, kenapa malah dikasih beban nyawa Mafia?!"
Velin mengira transmigrasi ke tubuh istri pengganti dalam drama CEO klise adalah tiket liburannya dari dunia korporat. Tugasnya mudah: diabaikan suami, dihina pelakor, lalu mati konyol.
Tapi Velin menolak alur! Saat ia sedang asyik berendam mawar untuk merayakan kebebasannya, plafon kamar mandinya jebol.
Bukannya suami yang datang minta maaf, justru seorang pria asing bersimbah darah jatuh tepat di hadapannya. Kieran Marva D’Arcy—Ketua Mafia kejam yang seharusnya tidak ada dalam naskah ini.
Satu pria ingin membuangnya, satu pria lagi mengancam akan menembaknya.
Saat alur drama sudah "Salah Server", apakah Velin akan tetap mengikuti naskah, atau justru menulis takdir baru bersama sang Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Segel Suami Istri dan Ciuman Brutal sang Kanebo

Velin menepuk-nepuk debu imajiner di bahu tuksedo Kieran, lalu menyenggol lengannya dengan antusias. "Ayo, Tuan Kieran! Sayang kan dekorasi bunga mahal dan katering wagyu-nya kalau nggak dilanjutkan. Anggap saja tadi itu iklan lewat. Sekarang, mari kita selesaikan adegan pernikahannya!"

Kieran menatap Velin dengan tatapan yang sulit diartikan. Ada rasa sesak yang mendadak menghimpit dadanya. Adegan?

"Jadi baginya, pembelaan tadi dan ciuman di taman itu hanya bagian dari adegan drama untuk mengusir Adriano?" batin Kieran getir. Padahal, bagi Kieran, setiap detik tadi adalah pertaruhan nyawa dan perasaan yang mulai mengakar kuat di hatinya. Ia merasa cemburu melihat bagaimana Velin masih bisa bersikap seolah-olah semua ini hanyalah naskah, sementara ia sendiri sudah hancur lebur oleh getaran cinta yang ugal-ugalan.

Kieran terdiam, rahangnya kembali mengeras, namun ia mengikuti langkah Velin kembali ke altar.

Di hadapan pendeta yang tadi sempat gemetar, mereka berdiri kembali. Sakramen dilanjutkan dengan suara pendeta yang agak serak. "Kieran Marva D’Arcy dan Aveline Naylora Kirby... dengan ini, saya nyatakan kalian sah sebagai suami istri. Silakan mencium mempelai wanita."

Velin baru saja hendak memberikan senyum formal untuk sesi foto, namun sebelum ia sempat berkedip, tangan kekar Kieran sudah menyambar tengkuknya dengan sangat kencang.

"Tuan Kie—"

CHUP!

Kalimat Velin terputus. Kieran menarik tubuh Velin hingga menempel rapat pada dadanya yang bidang. Ia mencium bibir Velin bukan dengan kelembutan, melainkan dengan luapan emosi yang brutal, dalam, dan penuh gairah yang tertahan.

Kieran seolah ingin menghapus sisa jejak kata-kata Adriano dari ingatan Velin. Ia menciumnya seakan ingin menunjukkan pada seluruh dunia—dan pada Velin sendiri—bahwa wanita ini adalah miliknya secara mutlak. Ciuman itu begitu buas hingga Velin merasa pasokan oksigennya menipis. Kieran menyesap bibir Velin dengan tuntutan yang membuat kaki Velin lemas.

Seluruh tamu undangan, para mafia kelas kakap, hingga pejabat tinggi, terbelalak di kursi mereka. Suasana aula yang tadinya formal berubah menjadi hening yang mencekam sekaligus panas. Mereka tidak pernah membayangkan melihat sang "Kanebo Kering" yang terkenal anti wanita dan sedingin es, bisa bertransformasi menjadi pria yang begitu agresif dan posesif di depan umum.

"Mampus... bibirku bisa copot kalau begini," batin Velin di sela-sela ciuman itu, ia merasa bibirnya mulai berdenyut bengkak karena ulah "buas" suaminya.

Setelah beberapa menit yang terasa seperti selamanya, Kieran akhirnya melepaskan tautan bibir mereka. Ia menatap Velin yang terengah-engah dengan bibir yang memerah dan sedikit bengkak. Tatapan Kieran tidak lagi dingin; ada api kecemburuan dan rasa kepemilikan yang sangat dalam di matanya.

"Woy! Sukses besar!" teriak Bibi Amora dari barisan depan sambil bertepuk tangan ugal-ugalan. "Lihat itu! Keponakanku yang kaku kayak kanebo akhirnya meleleh juga sampai jadi api unggun! Standing applause buat pemeran utama kita!"

Bibi Amora kegirangan setengah mati. Baginya, ini adalah ending episode yang paling rating tinggi sepanjang sejarah hidupnya. Ia melihat bagaimana Kieran tidak melepaskan pandangannya dari Velin, seolah-olah jika ia berkedip, Velin akan menghilang.

Kieran mengusap sisa lipstick yang berantakan di sudut bibir Velin dengan ibu jarinya. "Jangan sebut ini adegan lagi, Velin. Karena setelah ini, tidak akan ada kata 'cut' dalam hidupmu bersamaku."

Velin hanya bisa mengerjap-ngerjap, wajahnya merah padam sampai ke telinga. "Duh, ini mah bukan lagi drama CEO kikir, ini beneran genre 'Possessive Husband' yang ratingnya 21+! Ginjalku aman, tapi jantungku yang mau copot!"

...****************...

1
awesome moment
ti kn...hamidun yg super absurd
awesome moment
velin mmg super absurd
awesome moment
bikin genre kocak bgini lg dunk
Ariska Kamisa: baik, ditunggu aja ya kak,
terimakasih kak, 🙏🙏🙏
total 1 replies
awesome moment
kocak mmg tu aveline
awesome moment
cerita sekocak n koq minim pembaca😭😭😭syedih q tu
awesome moment
omelet penuh cinta
awesome moment
adriano rugi besar
awesome moment
ngabrut
awesome moment
whoah...jodoh velin n
awesome moment
😄😄😄👍😄😄👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
ngeluh mulu si velin ampun...
aditya rian
busett
aditya rian
telat Adriano kalah kaya habisnya/Applaud/
aditya rian
sumpah... kadang isi otak velin ini absurd ditambah bibi Amora nya yang sama /Scream/
Ariska Kamisa
siap kak..
terimakasih 🙏🙏🙏
Mifta Nurjanah
lanjut
Rin Jarin
lanjutkan
Lola Maulia
😊😊😊😊
Mifta Nurjanah
cieee ciuman
Mifta Nurjanah
wkwk cincin pindah ke lu ven
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!