NovelToon NovelToon
Love Scandal

Love Scandal

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Kehidupan Tentara
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Trauma sang Letnan akan masa lalunya bersama seorang wanita untuk kesekian kalinya, membuatnya tidak ingin lagi berurusan dengan makhluk berjenis wanita.

Rasa sakit di hatinya membuatnya betah 'melajang', bahkan sampai rekan letting dan juniornya banyak yang memiliki momongan.

Namun, cara Tuhan mempertemukan manusia dengan jodohnya memang sangatlah adil. Ia sangat tidak menyukai gadis ini tapi.............

KONFLIK TINGKAT TINGGI. SKIP bagi yang tidak bisa membaca alur cerita berkonflik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. Masih bar-bar.

"Anye hamil."

Seketika Bang Ronald menekan luka akibat tusukan pisau karena ulah sahabatnya sendiri.

"Sembrono kau, Rin."

"Sulit saya jelaskan, Bang." Jawab Bang Rinto sambil memercing menahan rasa sakit di dadanya.

"Anye ngamuk sampai kalap begitu, terlalu betul kau Rin." Tegur Bang Ronald.

"Niat saya juga tidak begitu. Posisi saya serba salah. Mana saya tau colekan saya waktu itu sampai buat Anye hamil."

"Colek bagaimana?? Jadi apa konfirmasi mu. Yang di perut itu anak mu, kan??" Tanya Bang Rico memperjelas secara tegas.

"Tolong untuk tidak mempertanyakan kejelasan bagaimana sampai anak itu ada di dalam perut Anye. Yang jelas, saya bapaknya." Jawab Bang Rinto tak kalah tegas.

Bang Rico dan Bang Ronald menelan ludah dengan kasar. Setelah mendengar langsung dari mulut Letnan Rinto, tentu mereka seakan harus bersiap dengan hal apapun yang akan terjadi.

"Besok bawa berkasmu ke ruangan Abang, anggap semua sudah selesai dan kamu bisa tenang. Tersisa tanda tangan Abang saja kan, disini. Setelah itu Abang teruskan ke Danyon." Arahan Bang Rico secara cepat.

"Kau ini.. Kenapa harus buat keributan sih, Rin??" Bang Ronald sampai ikut menegur lettingnya.

Kedua pria masih gelisah mendengar Anye menangis dan mengadu pada Ayahnya karena Bang Rinto 'menghinanya' sebagai kucing liar.

"Iyaa yah.. Ya manusia gelap satu itu yang bilang." Kata Anye.

Bang Rinto diam tanpa kata sedangkan kedua pasang bola mata perwira lainnya saling menatap.

"Ehmm.. Lukamu sudah di obati, tapi lebih baik.. Kami pulang dulu. Selesaikan urusanmu dengan Anye." Ujar Bang Rico.

...

Sampai beberapa waktu lamanya, Bang Rinto tak ada interaksi apapun dengan Anye. Bang Rinto tidak ingin merusak kestabilan emosi bumil sedangkan Anye merasa Bang Rinto hanya mempermainkan dirinya, bahkan untuk bertanya tentang keadaannya pun tidak.

'Pembohong..!! Beginikah katanya memperjuangkan Anye dalam do'a. Dasar besar mulut.'

Anye menghapus air matanya. Semua yang ada di dalam hatinya membuatnya terasa sesak, terbersit sesal pernah mengenal pria untuk kesekian kalinya. Yang ia inginkan Black Mamba, bukan Bang Rinto.

***

Anye menyandarkan kepalanya di atas meja. Seharian ini kepalanya terasa pening, membuat Bintang ikut pusing melihat keadaan sahabatnya.

"Di makan donk, Nye. Katanya tadi pengen Burger Queen. Giliran sudah ada di depan mata, kamu nggak mau."

"Lihat gerainya Burger Queen sudah buatku mual." Kata Anye.

"Ini sudah nggak di gerainya lagi. Masa masih mual??" Tanya Bintang.

Anye mengangguk pelan. Hari ini sejak pagi tadi badannya juga luar biasa lemas tanpa sebab.

Bintang menempelkan telapak tangannya pada kening Anye. Memang suhunya terasa sedikit hangat.

Tak lama Anye bangkit, ia mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan cafe. Arah matanya tertuju pada seorang pria berambut cepak tak jauh darinya. Anye pun membawa sesuatu lalu mendekati pria tersebut.

"Boleh pinjam korek, Bang?"

Sontak saja pria tersebut langsung menoleh saat ada seorang gadis mendekatinya. Tak banyak bicara, pria tersebut menyalakan korek apinya saat Anye sudah menyelipkan rokok tersebut di bibirnya.

Baru saja satu kali hisapan, Anye sudah terbatuk-batuk. Dan di saat yang sama Bang Rinto merebut rokok dari bibir Anye dan merampas satu bungkus rokok tersebut dari Anye.

"Selamat sore..........." Sapa pria tersebut pada Bang Rinto.

"Hmm.." Bang Rinto menggandeng tangan Anye keluar dari cafe tapi Anye menolaknya.

Anye terus memutar pergelangan tangannya sampai berpegangan erat pada lengan pria yang baru di lihatnya itu.

"Jangan kasar sama perempuan..!!" Tegur pria tersebut.

"Kau ini siapa, beraninya mengatur saya." Ujar Bang Rinto, wajahnya sudah terlihat masam.

"Dia pacar saya."

Seringai tipis menghias wajah Bang Rinto, ia menarik krah kaos pria di hadapannya. "Langkahi dulu mayat saya..... Letnan Al..!!"

...

Letnan Al melaksanakan sikap tobat di hadapan Bang Rinto sedangkan Anye menangis dan terus berontak karena cengkeraman tangan Bang Rinto.

"Cukup..!!" Perintah Bang Rinto.

"Siap. Terima kasih." Keringat Bang Al bercucuran membasahi kening.

"Seharusnya kamu introspeksi diri dan menyadari alasan kenapa kamu tidak juga dapat pasangan hidup sampai sekarang. Siapa yang mau hidup dengan pria kasar dan tak tau aturan seperti kamu????" Pekik Anye kesal, tangannya sudah terasa sakit melihatnya.

"Anyee.. Jangan terus berteriak..!!" Bisik Bintang membujuk Anye.

"Aku nggak mau pacaran sama laki-laki seperti ini apalagi sampai jadi istrinya." Tatap mata Anye tertuju pada Bang Rinto

"Lantas siapa yang kamu mau?? Al?? Aliogo Danton baru di sini??" Tanya Bang Rinto membalas tatap wajah Anye.

"Bang Al lebih bisa menghargai perempuan, tau caranya lembut, tau caranya menyayangi perempuan." Jawab Anye.

Rasa sakit dan kecewa jelas terasa dalam hati Bang Rinto tapi saat ini dirinya berusaha tenang menahan emosi mengingat kehamilan Anye masih sangat muda.

"Kenapa??? Nggak bisa jawab??? Merasa kalau semua sikapmu itu buruk dan tidak layak." Omel Anye kesal.

"Kamu bisa diam atau tidak??" Ujar Bang Rinto tanpa meninggikan suara.

Tak peduli apapun lagi, Anye meronta-ronta hingga Bang Rinto terpaksa melepaskan cengkeraman tangannya. Tak cukup dengan itu, Anye setengah melompat menghantam luka Bang Rinto sekuatnya.

"Aku nggak mau pacaran sama kamu. Aku mau cari laki-laki lain." Teriak Anye.

Bang Rinto diam tak melawan, bahkan tidak sedikit pun beralih posisi hingga lama kelamaan Anye merasa lelah.

"Apapun yang membuat hatimu puas lakukanlah. Mau menusuk saya berkali-kali pun saya terima. Tapi.. jangan minta pisah, ya..!!" Kata Bang Rinto.

.

.

.

.

1
Bunda Idza
sungguh menyesakkan dada....
Septi Astuti
ikutan sedih bacanya😭
Maysuri
y allah sedihnya😭😭😭
Bunda Idza
maaf othor, sedikit meragukan asal usul Al Huda karena kehadirannya yang sesingkat-singkatnya itu...
Bojone_Batman: Hehehe.. Iya kak. Masih ada bab selanjutnya 🥰
total 1 replies
Maysuri
🤦🤦🤦
Maysuri
loh "".....bang ali ternyata pencuri jg....🤔🤔
Alika Subono
seru bgt
Maysuri
aduh thor .....aq yg deg" kan....
Bunda Idza
seperti flashback "untuk kamu"


memang rumit, percayakan kisah sesuai alur yang diinginkan othornya


semangat Thor.....sukses selalu
Maysuri
thor aq yg pusing ini,emang boleh y sebelum melahirkan menikah ....
Bojone_Batman: Situasinya.

Pernikahan Rinto dan Anye masih abu-abu. Saksi kunci adalah Pak Herliz ( dan Pak Harra ). Menikahi wanita hamil boleh saja. Asal tidak 'bersama' sampai anak itu lahir.

Ada beberapa keterangan mengenai hal ini. Silakan di baca hukumnya dan Nara juga mempelajarinya sebelum mengunggahnya menjadi cerita. Sebelum dan sesudahnya, Terima kasih banyak kakak🥰🙏
total 1 replies
Maysuri
pa adek dah lahir....
Maysuri
kok jd penasaran am mauriya dan bang ali y,🤔🤔🤔 mungkin ad apa" nya y mereka ber 2....
natali.suryani.julian
curiga nih bang Ali ada apa apa nya. penasaran bgt.
Ika Sunarti
cepat kasih titik terang nya kak
Maysuri
semangkin membingungkan....🤦🤦
dyah EkaPratiwi
semoga bang Ali nggak menyembunyikan bang rinto
Maysuri
loh.,..loohhhhh apa" an ini...🤔🤔
Maysuri
🤔🤔
dyah EkaPratiwi
mending minum racun ya bang
Bunda Idza
😂😂😂....kan black mamba to Nye...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!