Natasha Bleecker berusia 30 tahun seorang sekretaris CEO tampan bernama Dimas dijodohkan dengan Reza Permadi berusia 26 tahun. Natasha adalah cinta pertama Reza sewaktu kecil dulu. Sedangkan Dimas sangat terobsesi memiliki Natasha membuat jalan perjodohan mereka sedikit rumit. Kerikil kerikil tajam selalu datang dalam hubungan Natasha dan Reza.
Apakah mereka dapat berakhir bahagia seperti cerita pada novel novel romansa lainnya?
Dukung terus Author dengan Like, coment, fav & share. Dengan begitu memberi semangat Author untuk cepat menyelesaikan kisah Natasha dan Reza.
Terimakasih untuk teman teman penyuka noveltoon 🙏😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggraini Gita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 18 : Rencana Oma dan Aunty
Putra Perkasa Group
Ruangan Dimas
Wajah lebam Dimas akibat bogeman mentah dari Reza masih terlihat. Benar benar babak belur wajah tampannya. Duduk bersandar di kursi kebesarannya sambil memejamkan matanya. Kejadian saat itu masih terlintas dikepala Dimas.
"Brengsek!!" Dimas mengepalkan tangannya, memukul lengan kursi lalu melonggarkan dasinya.
"Rencana apa lagi yang harus aku lakukan untuk mendapatkan Natasha?" Dimas menggaruk garuk pelipisnya, mengoceh sendiri.
tok tok tok
"masuk"
"Ada apa dengan wajahmu?" kimi bertanya pada Dimas sambil memegang luka lebam di wajahnya.
"ahh...sakit. gak usah pegang pegang!" Dimas meringis kesakitan.
"kenapa babak belur gini? wajah tampanmu tersisa 20%. Hahaha.." kimi justru menertawakan keadaan sepupunya.
"Berani kau menertawakanku kimi?!" Dimas melotot, penuh dengan amarah.
"oke sorry sorry...jawab pertanyaanku dulu. kenapa bisa begini wajahmu? habis dikeroyok masa?"
"diam kim!! aku sedang tidak ingin membahas ini"
"natasha??" kimi dengan mudah menebaknya. Tatapan Dimas sangat menjelaskan bahwa itu benar.
"Dia sudah menikah Dimas. Masih banyak perempuan yang lebih cantik dari Natasha. Move on dong"
"Natasha milikku!!! sampai kapanpun!" Dimas menggebrak meja kerjanya.
Rumah Mom & Dad
Setelah menengok Papa Doni, Natasha dan Reza menyempatkan datang ke rumah Mommy Daddy. Oma Ranti dan Aunty Citra masih ada disana, sedangkan Uncle Bara dan Gilang sudah kembali ke Bandung mengurus perusahaannya.
Mobil mewah Reza memasuki halaman rumah besar itu. Memarkirkannya lalu turun dari mobil.
Dingdong
Ceklek
"Assalammualaikum bik Nah" sapa Reza dan natasha.
"Walaikumsalam den Reza, neng natasha" jawab bik Nah tersenyum.
"Mommy Daddy ada kan?" tanya Reza pada bik Nah.
"Ada kok den, dikamarnya. Mau bibik panggilin?"
"boleh bik..aku sama natasha tunggu diruang tengah aja" Reza menggandeng Natasha berjalan ke ruang tengah.
"Oma?? Aunty??" Reza tidak tahu kalau oma dan aunty masih di jakarta.
"Cucuku" Oma Ranti memeluk Reza dan saat itu juga melihat natasha langsung membuang muka. Natasha tetap mencium tangan oma dan aunty citra.
"Reza pikir oma dan aunty udah balik ke bandung. Kenapa gak datang waktu aku nikah?" Reza tidak tahu kalau oma dan aunty tidak setuju dengan natasha.
"hemm" oma tidak mau menjawab, memilih pergi ke kamarnya dan disusul aunty citra.
Reza bingung dengan sikap oma dan auntynya.
"Kenapa sih?" Reza bertanya pada Natasha.
"Oma sama aunty gak suka sama aku" bisik natasha.
"Sebabnya?" reza bertanya kembali. Natasha mengedikkan bahunya, tak mau ambil pusing.
"Reza..Natasha" Mommy memanggil saat menuruni tangga. Melihat anak dan menantunya datang membuat wajahnya yang masih cantik dan terawat semakin bersinar.
"Mom..Dad" Reza dan Natasha mencium tangan Mom Dad dan bergantian berpelukan.
"Mommy seneng banget kalian datang"
"Maaf mom dad, kami baru sempat berkunjung" Natasha mengusap punggung tangan mommy.
"gak papa, kami tau kok kalian sibuk. Namanya juga pengantin baru" Daddy menggoda mereka.
Natasha tersenyum malu.
"Tau aja sih dad" Reza tertawa.
"Oya, kabar papa kamu gimana sayang?" tanya mommy pada natasha.
"Alhamdulillah baik mom, tadi baru aja ke rumah sakit nengokin papa" jawab natasha.
"Maaf ya sayang, mom dad belum sempat nengok papa kamu lagi"
"gak papa kok mom"
"Kalian hari ini cuti?" tanya daddy.
"Natasha udah resign dad" jawab Reza sambil meminum jus jeruk yang dibuatkan bik Nah.
"Kenapa resign?" tanya Daddy kembali.
"Mau jadi ibu rumah tangga dad, ngurus anak" jawab Reza asal asalan.
"ih apaan sih" natasha menyenggol lengan Reza. Reza cengengesan.
"Makanya buruan yang rajin bikinnya" ledek mommy.
"Kalo itu rajin banget dong mom" Reza meringis. Natasha mencubit pinggang Reza.
"aww...sakit sayang"
Mom & Dad tertawa melihat tingkah anak dan menantunya. Oma dan aunty mendengar mereka tertawa dari dalam kamar yang terletak tak jauh dari ruang tengah.
"Menyebalkan!! bisa bisanya anak, menantu dan cucuku menyukai wanita murahan itu" oma berdiri berkacak pinggang.
"iya mih..aku juga gak suka sama itu perempuan. Udah bikin keluarga kita malu tapi kenapa kakak dan Reza masih mau dengannya? pasti ada sesuatu mih" aunty citra mencoba memperkeruh suasana.
"Kamu punya ide tidak citra? kita harus memisahkan reza dari wanita murahan itu"
"Sebentar mih..aku berfikir dulu" aunty citra mondar mandir memikirkan rencana apa yang harus mereka lakukan.
"ah..aku ingat mih. Mas Damar!"
"Damar adik Cintya?"
"iya mih, mas Damar punya anak perempuan satu satunya. Kita deketin aja sama Reza"
"itu terlalu mencolok, Reza pasti akan tahu rencana kita"
"Atau kita buat Reza membenci perempuan itu mih?" lalu aunty berbisik bisik pada oma tentang rencana kotornya.
"Boleh juga ide kamu citra..setelah hubungan mereka renggang, kita dekatkan Reza dengan anak Damar"
"Brilliant mih" aunty citra mengacungkan kedua jempolnya pada oma.
Visual Oma Ranti
Visual Aunty Citra