NovelToon NovelToon
Once Upon A Wedding

Once Upon A Wedding

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Pengantin Pengganti / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:88.9k
Nilai: 5
Nama Author: yu aotian

Alone Claney hidup dalam kesendirian seperti namanya. Ibu suri yang terpikat padanya pun menjodohkan Alone dengan putra mahkota, calon pewaris tahta. Tak seperti cerita Cinderella yang bahagia bertemu pangeran, nestapa justru menghampirinya ketika mengetahui sifat pangeran yang akan menikahinya ternyata kejam dan kasar.

Karena suatu kejadian, seseorang datang menggantikan posisi pangeran sebagai putra mahkota sekaligus suaminya. Berbeda dengan pangeran yang asli, pria ini sungguh lembut dan penuh rasa keadilan yang tinggi. Sayangnya, pria itu hanyalah sesosok yang menyelusup masuk ke dalam istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yu aotian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 : Kepulangan Pangeran

Sang surya terbit dengan anggun di kaki langit, bersiap menghangatkan bumi dan menyinari sisa embun di pagi, mengisyaratkan pada seluruh isi semesta untuk segera memulai cerita. Seorang perempuan paruh baya mendongakkan kepalanya, melihat langit cerah dengan awan putih yang melintas di atas istana Veridia.

"Semoga cerahnya pagi ini membuat Veridia semakin terberkati," ucap seorang wanita berpenampilan agung yang duduk di belakang wanita itu.

"Harapan Ibu suri akan segera tercapai. Veridia benar-benar terberkati untuk beberapa waktu ke depan. Aura istana ini akan segera berubah. Penuh cinta dan kehangatan layaknya bunga-bunga yang bermekaran di musim semi."

Ibu suri Anne langsung terkekeh. "Ini pasti karena pesta pernikahan akan segera terlaksana. Pendeta Victoria tidak pernah gagal dengan penerawangannya."

"Anda terlalu memuji, Nyonya. Sejujurnya, penerawangan saya sudah tak sekuat dulu."

"Aku lebih percaya padamu dibanding seluruh orang yang ada di istana ini."

Ya, pendeta Victoria sedari dulu dikenal dengan penerawangannya yang begitu akurat. Kelebihan itulah yang membawanya menjadi wanita pertama yang diberi wewenangan istana untuk menjadi tokoh pemimpin agama di dalam istana. Ia juga menjadi orang kepercayaan ibu suri sekaligus penasehatnya. Karena diberkati sebagai orang suci yang bisa menerawang masa depan, seluruh perkataannya pun selalu diyakini benar.

Puluhan tahun yang lalu, pendeta Victoria pernah meramalkan jika janin yang dikandung ratu Valeryna akan menjadi sosok yang membawa keadilan dan kesejahteraan pada rakyat. Dari ramalannya itulah yang membuat posisi pangeran Julian sebagai calon pewaris tahta kuat dan bertahan meski dengan segala tindakan yang bertolak belakang sebagai calon raja yang diramalkan. Ibu suri meyakini, tingkah laku pangeran Julian selama ini hanya karena pria itu belum dewasa. Untuk itu, pemilihan pendamping sang putra mahkota langsung dilaksanakan dengan tujuan untuk mencari seorang gadis yang bisa mengubah sifatnya.

"Nyonya, saya mohon izin untuk beristirahat di rumah ibadah selama kurang lebih dua pekan. Mungkin saya akan kembali saat pesta pernikahan pangeran Julian nanti."

"Baiklah. Oh, iya, kebetulan hari ini pangeran akan pulang. Aku benar-benar sudah merindukan anak itu. Semoga dengan hukuman penugasannya di sana, bisa membuatnya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya," ucap ibu suri dengan penuh harap.

Sudah menjadi berita nasional jika kerajaan Veridia tengah mempersiapkan royal wedding antara putra mahkota dengan gadis pilihan ibu suri yang tentunya paling beruntung di negeri ini. Pernikahan ini menyedot perhatian publik, pasalnya terendus kabar jika sang calon mempelai pengantin hanyalah berasal dari kelas bangsawan tingkat paling rendah.

Meski ayah sang gadis merupakan seorang dokter kerajaan yang namanya telah tersohor di beberapa negara berkat penemuannya di bidang medis, tidak membuat orang-orang lupa akan sistem hirarki yang sudah berjalan selama berabad-abad.

Ya, pernikahan ini sebenarnya masih menjadi pertentangan di istana. Beberapa pihak seolah tak ingin calon ratu mereka nantinya hanyalah seorang bangsawan kelas rendah. Sementara, masyarakat justru antusias menantikan pernikahan tersebut. Mereka berharap pernikahan itu menjadi awal runtuhnya sistem kasta di negeri ini.

Di balik persiapan pernikahan yang semakin dekat, para pelayan dan prajurit semakin disibukkan dengan kepulangan pangeran Julian hari ini. Dipandu oleh Barbara yang merupakan kepala pelayan di kediaman pangeran, para pelayan mulai membersihkan setiap sudut ruangan paviliun tersebut.

Seorang pelayan meletakkan vas berisi bunga Kamelia di atas meja kerja pangeran Julian. Melihat itu, Barbara lantas menegurnya.

"Siapa yang menyuruhmu meletakkan bunga itu di sana?" cetusnya dengan nada sinis.

"Maaf, Nona. Saya hanya mengikuti perintah Nona Claney. Pagi-pagi sekali dia datang ke sini membawakan bunga ini dan menyuruhku untuk meletakkan di ruang kerja pangeran," jawab pelayan itu sambil menunduk.

"Singkirkan!"

Pelayan itu langsung mengangkat kepalanya, menoleh ke arah Barbara dengan raut kebingungan.

"Pangeran Julian mudah marah. Meletakkan sesuatu di atas meja kerjanya hanya akan membuatnya melempar barang tersebut ketika sedang emosi. Sebaiknya letakkan saja bunga itu di atas meja samping jendela. Dengan begitu, bunga itu juga tak akan mudah layu karena mendapatkan sinar matahari pagi," ucapnya sambil menoleh ke arah jendela yang dimaksud.

"Baik, Nona."

Di sisi lain, Bright dan ketiga pengawalnya kini telah tiba kerajaan Veridia. Menunggangi kuda yang berhenti tepat di depan gerbang istana, sepasang mata pria itu memandang lurus ke depan seiring ingatan lamanya kembali terbuka.

"Dengarkan ibu, mungkin sudah saatnya untuk membuka asal-usulmu. Kau adalah anak dari raja Balden."

"Raja Balden? Maksud Ibu ... aku anak dari penguasa di negeri ini?"

"Iya, kau juga memiliki saudara kembar. Saat melahirkan kalian, aku meninggalkannya di istana dan membawamu pergi."

"Jadi aku memiliki saudara? Apa wajahnya mirip denganku?"

"Ya. Dia kakakmu, namanya Julian. Kau lahir hanya beberapa menit setelahnya."

"Wah, ternyata aku punya kakak. Apa aku boleh bertemu dengannya?"

"Tidak boleh!"

"Kenapa?"

"Meski kalian kembar identik, tapi nasib kalian sangat berbeda karena dia telah ditakdirkan untuk menjadi penerus tahta. Tentu beban yang ia pikul jauh lebih berat. Dia tidak bisa bebas sepertimu. Dia tidak bisa berkawan dengan sembarang orang. Dia akan tumbuh dewasa tanpa memiliki pilihan hidup karena semuanya telah diatur oleh istana."

"Begitukah? Kalau begitu ... aku jauh lebih beruntung karena tinggal bersama ibu."

"Benar. Kau jauh lebih beruntung. Jika ibu bisa, ibu juga akan membawa pergi Julian dan tinggal bersama kita. Untuk itu, ibu harap kau tidak pernah menginginkan apa yang dia miliki, apalagi sampai berniat merebut tahta darinya. Sebab, itu satu-satunya yang menjadi alasan ibu membiarkannya tetap berada di sana. Jangan pernah tertarik untuk menginjakkan kaki ke istana. Tak ada cinta yang tulus di sana, karena semuanya memiliki kepentingan masing-masing."

Menarik napas sesaat, Bright menoleh diiringi sebuah anggukan kecil ke arah Theo, Ciro dan Sam, sekadar memberi kode jika dirinya telah siap.

"Pangeran Julian telah tiba!" teriak Theo.

Detik itu juga, gerbang istana yang menjulang tinggi dan menguarkan kesan kokoh tiada tara itu terbuka untuknya.

Maafkan aku ibu, aku tidak menepati janjiku untuk tidak pernah melangkahkan kaki ke istana ....

.

.

.

Like dan komeng

1
𝐙⃝🦜尺o
semua kemungkinan yang kamu pikirkan itu memang benar bright
Ainal Fitri
nah lho Bright Tampa d kasih tau Alone pun kamu pasti bs mengetahui siapa Barbara sebenar nya. dan pasti nya kamu harus lebih berhati-hati lg Krn Barbara sangat mngenal pangeran Julian luar dan dlm. jgn sampe penyamaran mu terbongkar gegara dia.
Yoseva
yah...Bright loadingnya lama...ulet keket keburu beraksi
Devy
kok singkat amat yak
Winarni 1979
kyknya alone sengaja ga nyeritaiin soal Barbara PD brigth
Zayyin Arini Riza
Si bar bar ulet mulai kegatelan... awas bright, waspadalah...
Rini Arismawati
Bright ini sungguh pintar 👍 BS cpt membaca keadaan sekitar
Rini Arismawati
pelayan nya di panggil nona 😑😑 status nya Uda Kya anggota kerajaan
Yay.
Yes right, she is pelayan sekaligus kekasih saudaramu
Yay.
Bentar. Barbara kan udh melayani Julian dr umur 10 th, bisa aja kan perangai Julian yg buruk karena pengaruh si Barbara.
Yay.
Alone baik banget, ga menginformasikan keburukan Julian.

kenapa ga langsung aja, Barbara ini anunya gitu
Yay.
Dia masuk pedofill berarti ya. eh kaya presiden negara mana tuh yg kunjungan kesini,
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
wohhhhhhh si ulet nangka langsung muncull, si flynnnnplannn.......kayak emak ya nih ambisius
MoonChild7
Kan dia mh pelayanan nya dalam segala cabang Bright 😂🤣
Ana Kristiana
memperlakukan yg baik gimana ya kl barbar menggoda iman bright gini
🌸nofa🌸🍉🍉
coba tebak?🤣
pastinya luar dalam dilayani🤭
🌸🌸mommy anak2..😉😉
kan w yg jd sport jantung nih kong..tkut kburu ketauan..😣😣
Putri Dhamayanti
yup....kemungkinan yg kamu pikirkan benar.
Tri Wahyu
jangan buat barbara hamil khong, ntar bright yg suruh tanggung jwb lagi.
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Mungkin...pasti...yakin Barbara adalah kesayangan pangeran Julian.
Bgmn y Bright memperlakukan Barbara serba salah y......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!