NovelToon NovelToon
[Transmigrasi]Wanita Licik Ke Tubuh Menantu Tak Diinginkan

[Transmigrasi]Wanita Licik Ke Tubuh Menantu Tak Diinginkan

Status: tamat
Genre:Action / Tamat / Mafia / Time Travel / Konflik etika / Dendam Kesumat
Popularitas:405.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: medusa

(Cerita dewasa🌶️)

Kisah ini, berawal dari kejadian di mana Silvia di kepun dan buru oleh keluarga besar seorang ketua Mafia, lalu mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya....

Kemudian ia diberih kesempatan kedua untuk hidup kembali, merasuki tubuh seorang menantu yang tak diinginkan....

Mau tau kisah selanjutnya?
yuk...silahkan mampir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon medusa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18²

...(Di sisi lain)...

...Setelah mendapatkan restu dari Antonio, diam-diam Leon segera membeli cincin lamaran dan mengajak Tamara makan malam romantis di sebuah restoran dekat pantai.......

"Sayang, tumben kamu ajak aku makan disini?" tanya Tamara mengandeng lengan Leon dengan mesra.

"Iya, malam ini aku ada hal spesial yang ingin ku sampaikan," jawab Leon tersenyum manis menatap Tamara.

"Apa itu?" Tamara menatap Leon dengan tatapan bingun.

"Rahasia." Leon menutup bibirnya dengan jari telunjuk sambil tersenyum mengoda.

...Tamara terdiam membisu penuh kebingunan. lalu mereka pun berjalan menuju meja makan yang sudah di pesan oleh Leon.......

...Tamara tercengan bingun melihat pemandangan meja makan di tepi pantai yang dihiasi beberapa lilin dan lampu.......

"Apa dia sedang berencana melamar ku? Tapi itu tidak mungkin, dia kan masih menjadi suami si udik itu, apa dia ulang tahun, ah ... mungkin dia mendapatkan proyek," batin Tamara termenung sendirian.

"Sayang," panggil Leon menegur Tamara yang tenga berdiri terdiam.

...Tamara pun sadar, lalu melirik ke arah Leon sambil tersenyum canggung.......

"Ah, maafkan aku malah melamun," ucap Tamara segera duduk.

"Tidak apa-apa." Leon pun ikut duduk.

...Tak lama para Pelayan restoran berbaris membawa makanan menuju meja makan mereka berdua,lalu menyajikan makanan di hadapan mereka.......

"Silahkan dinikmati, Tuan," ucap pelayan.

"Terima kasih."

...Para Pelayan pun segera pergi dari sana, dan mereka pun menikmati makan malam romantis mereka ditemani suara ombak lautan yang merdu menambah suasana romantis makan malam Tamara dan Leon.......

...Beberapa saat kemudian. Makan malam pun selesai dan munculah pemain musik biola berjalan ke arah mereka, lalu mulai memainkan biola di samping Leon.......

"Sayang ... Itu-" ucapan Tamara terhenti saat melihat Leon bangkit dari duduk melangkah mendekatinya, lalu berlutut di hadapan nya.

...Kemudian Leon merogo saku jas dan mengeluarkan sebuah kotak cincin berlian bernilai fantastis, lalu meraih tangan Tamara.......

"Tamara Smith, maaf sudah membuatmu menungu lama, malam ini aku Leon Amores ingin melamar mu sebagai istriku, mau kah kamu menikah dengan ku?" ucap Leon.

...Tamara berkaca-kaca kemudian mengangguk dekat cepat. Leon pun tersenyum bahagia dan memasan cincin lamaran di jari Tamara, lalu bangkit dan memeluk Tamara.......

...Suara riuh tepuk tangan riang dari pemain biola dan Pelayan restoran pun mengema. Membuat suasana lamaran Leon semakin meriah.......

"Huuaaaa! Aku mencintaimu Leon!" seru Tamara menangis dengan suara keras didalam pelukan Leon.

"Iya, aku juga mencintaimu Sayang," sahut Leon mengusap kepala Tamara, penuh cinta.

...🔥🔥🔥🔥🔥...

...(Di mansion)...

...Silvia sibuk mengemas barang-barang miliknya di bantu oleh beberapa Pelayan mansion, lalu memasukan nya kedalam mobil angkutan barang yang di pesan oleh Silvia.......

...Saat para Pelayan lengah, diam-diam Silvia menyelinap masuk ke dalam ruang cctv mansion, lalu mengambil semua rekaman cctv mansion kemudian menanam virus di komputer.......

"Kita akan bertemu lagi," gumam Silvia tersenyum licik dan menyelinap keluar dari ruangan cctv tanpa ketahuan.

...Silvia berjalan menelusuri lorong mansion menuju pintu kamarnya, dan berpapasan dengan Pelayan mansion diambang pintu kamarnya.......

"Nyonya muda, semua barang sudah selesai di kemas dan di masukan ke dalam mobil," ucap pelayan itu.

"Baik, Bi. Terima kasih banyak." Silvia melirik masuk ke dalam kamar miliknya sejenak, lalu berbalik dan berjalan menuju anak tangga.

...Saat kaki Silvia baru saja melangkah menuruni anak tangga, tatapan nya tak sengaja melihat Leon dan Tamara yang baru saja tiba di mansion dan berjalan masuk di sambut oleh para Pelayan.......

...Silvia memutar bola mata malas dan lanjut berjalan menuruni anak tangga menuju ruang tengah, dan bertemu dengan Leon dan Tamara.......

"Selamat tinggal, Silviana," ujar Tamara tersenyum lembut dengan tatapan penuh ejek menatap Silvia.

"Iya, selamat tinggal, sampai bertemu lagi di pernikahan kalian berdua," balas Silvia tersenyum sinis kemudian melangkah pergi dari hadapan Leon dan Tamara.

"Hei, apa maksudmu? Kau pikir aku dan Leon akan mengundang mu?" seru Tamara berbalik menatap pungung Silvia dengan kesal.

...Silvia tidak menghiraukan Tamara. Ia terus berjalan menuju pintu mansion sambil tersenyum licik masuk ke dalam mobil sport miliknya.......

"Aku akan datang bukan sebagai tamu undangan, tapi sebagai ibu dan mertua kalian berdua," gumam Silviana tersenyum lebar lalu mengendarai mobil sport miliknya pergi meninggalkan mansion dan di susul mobil angkutan barang dari belakan.

...Mobil yang dikendarai oleh Silvia melaju dengan kecepatan sedang menuju apartemen mewah yang ia sewa beberapa hari lalu sebelum bercerai dengan Leon, lalu berhenti disana.......

"Tolong masukan semua barang di dalam, aku akan menelfon jasa Pelayan sewaan untuk merapikan nya," perintah Silvia turun dari dalam mobil.

"Baik, Nona."

...Tukang angkut barang pun menurunkan semua barang milik Silvia, lalu membawa nya masuk ke dalam apartemen Silvia. Tak lama Pelayan sewaan Silvia pun tiba dan segera melakukan tugas nya.......

"Bi, aku mau mandi dulu, setelah selesai bersih-bersih, ambil uang nya diatas meja, dan datanglah kesini setiap satu minggu, oh ya, dan jangan lupa tutup pintu nya," pinta Silvia berjalan masuk ke dalam kamar.

"Baik, Nyonya."

...(Beberapa menit kemudian)...

...Silvia sudah selesai mandi dan hanya memakai baju tidur tipis berwarna putih sambil duduk di depan cermin mengoles skin care di wajah nya, namun tiba-tiba tercium aroma masakan dari arah dapur.......

"Ah ... Aku tidak meminta nya masak, kenapa dia melakukan itu?" gumam Silvia bangkit dari kursi berjalan keluar kamar.

...Silvia berjalan santai menelusuri apartemen mewah miliknya menuju dapur, dan seketika ia dibuat terkejut setelah tiba di pintu dapur, bagaimana tidak? Ia melihat keberadaan Antonio tenga memasak mengenakan celemek miliknya yang berwarna hitam.......

"Apa yang kamu lakukan disini, Antonio?" tanya Silvia.

...Mendengar suara Silvia, Antonio pun tersenyum hangat, lalu berbalik menatap Silvia.......

"Aku sedang masak makan malam untuk kita, Sayang," jawab Antonio kembali fokus memasak.

"Tidak, maksudku bagaimana kamu bisa tau apartemen ku? Dan siapa yang memberimu izin masuk kesini?" Silvia dibuat marah, kesal bercampur menjadi satu akibat ulah Antonio.

"Aku mengikuti mu saat kamu keluar dari mansion, lalu aku masuk kesini setelah Pelayan sewaan mu selesai membereskan barang-barangmu, Sayang," jawab Antonio santai.

"Hhhmm ... Begini juga tidak buruk, agar aku bisa lebih cepat melancarkan rencana ku," batin Silvia tersenyum menyeringai.

"Sayang, apa kamu marah?" tanya Antonio melepaskan celemek yang menempel di tubuh kekar nya, lalu melangka mendekati Silvia.

...Silvia memasan senyuman lembut, lalu melingkarkan kedua lengan nya di leher Antonio.......

"Aku tidak marah, hanya saja aku takut akan cepat jatuh cinta jika kamu terus berada di dekat ku," jawab Silvia.

"Jatuh cintailah aku sebanyak yang kamu mau Sayang, karna aku juga sangat menginginkan hal itu," bisik Antonio meraih pinggan Silvia masuk ke dalam pelukannya.

"Dasar nakal." Silvia tersenyum dan memukul pelang dada bidang Antonio.

...Membuat Antonio menjadi gemas mengendong Silvia berjalan masuk ke dalam kamar, dan adengan panas pun kembali terjadi.......

(Bersambung)

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: Terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
lah anaknya si edo tah?? bs begitu
Rosimah Daul
Kecewa
Rosimah Daul
Buruk
Kartini Rotua Situmorang
koq triple mulu
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: maaf, belum sempat di perbaiki semua, soalnya sedang sibuk./Pray/
total 1 replies
Sriwahyuni
Gpp di bilang licik yg penting cantik n pintar hahahaha
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nia Risma
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
ohh jd ini rahasia yg mo dikatakan carlos di mimpinya si silvia tp keburu diajak pergi.
Ana Rusliana
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
kemeja putih berwarna abu??
Neni Suhandi
aku suka karya mu Thor ya walaupun bnyk typo tapi sejauh ini wajar lah yg penting masih ke baca ....semangat author semoga nanti tambah bagus di cerita lain ...
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih banyak/Pray/😭
total 1 replies
Inara Aila
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih
total 1 replies
Buaya buntung
buseng dah
Buaya buntung
uh antonio
Buaya buntung
semangat terus kak
Kartini Rotua Situmorang
muda amat
Srie Ncii Herdiansyah
thor bakaln bikin cerita tentang leon nya gak??
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: iya, tapi nanti ya, soalnya Thor punya ide cerita lain soal perjuangan seorang Kakak...

Ceritanya akan segera dirilis dengan judul(Harga sebuah janji)

jangan lupa mampir ya🤗
total 1 replies
Luvqaseh😘😘
shane filan bawa lagu tu😅😅
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💞Aulia Adriani💕
recommended
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih/Pray/
total 1 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!