NovelToon NovelToon
Stalker Penolong

Stalker Penolong

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Kriminal / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:84.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Firchim04

Clarisa Stewart, seorang gadis berumur 19 tahun. Ia dikenal sebagai gadis yang periang dan mudah bergaul. Namun, dibalik sifatnya itu ia memiliki kehidupan yang sangat kelam dan seseorang yang mengikutinya. Ya, selama 3 tahun belakangan, Clarisa merasa ada yang selalu mengikutinya setiap hari. Clarisa menyebutnya "Stalker".

Suatu hari, Clarisa diculik. Selama 10 tahun ia diculik dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya, hanya satu orang yang tahu yaitu stalker yang selalu mengikuti Clarisa. Apakah Stalker itu dapat menolong Clarisa untuk meloloskan diri?

Ikuti kisah selanjutnya😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firchim04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Malam itu, Clarisa dan Devian akhirnya menghabiskan malam pertama mereka dengan tidur bersama Aydin.

.

.

.

Hari-hari dilewati Clarisa, Devian, dan Aydin sebagai keluarga yang bahagia.

Dengan pelajaran memahat yang Devian pernah dapat dari bekerja dengan ayah tiri Clarisa, akhirnya ia mendapat pekerjaan di sebuah toko mebel, dan karena gaji di toko mebel belum bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka, Clarisa memutuskan untuk bekerja juga menjadi pelayan restoran. Sedangkan Aydin sudah bersekolah di taman kanak-kanak.

"Waktunya sarapan" ucap Clarisa sambil menyetel lagu yang sangat berisik. Ya, itu sudah menjadi kebiasaan setiap hari yang dilakukan Clarisa untuk membangunkan anak dan suaminya.

Mendengar lagu yang diputar sang ibu, membuat Aydin terbangun lebih dahulu. Ia melihat ke arah samping dan menemukan ayahnya yang masih terlelap.

"Papi bangun" Aydin mengguncang tubuh Devian, namun ayahnya masih tidak bergeming.

Muncul ide jahat di kepalanya. Ia melihat ke arah bulu kaki Devian dan mencabutnya tiba-tiba. Sontak saja Devian berteriak, membuat Clarisa dan Aydin tertawa.

"Rasain. Itu hukuman karena papi nggak mau bangun wle" Aydin menjulurkan lidahnya, mengejek Devian.

"Ohh anak papi sudah berani ya. Sini kamu" Devian mulai menggelitiki Aydin.

Clarisa melihat suami dan anaknya hanya bisa geleng kepala. Ia melanjutkan kegiatannya di dapur dan membiarkan kedua laki-laki yang masih bercanda di dalam kamar.

Beberapa saat kemudian, Aydin dan Devian sudah bersiap untuk sarapan dengan pakai yang sudah rapi.

"Sayang, kamu nanti berangkat kerja duluan ya. Aku masih mau nganterin Aydin dulu ke sekolahannya" ujar Clarisa di tengah sarapan mereka.

"Kan bisa aku anterin. Nanti habis nganterin Aydin, aku anterin kamu ke restoran" kata Devian.

"Jangan sayang, nanti kamu terlambat. Aku nggak mau nanti bos kamu marah lagi kayak dulu. Sudah tidak apa-apa, aku bisa kok anterin Aydin".

"Kamu yakin?".

"Iya yakin" ucap Clarisa.

"Baiklah kalau begitu" kata Devian.

Akhirnya, Clarisa mengantar Aydin ke sekolahnya dengan menggunakan kendaraan umum.

"Yang rajin di sekolah ya, dengar apa yang dikatakan ibu guru. Mami akan jemput Aydin nanti saat pulang sekolah" ujar Clarisa sambil mengusap pipi Aydin.

"Iya mami. Dadah" Aydin melambaikan tangannya ke arah Clarisa sebelum masuk ke dalam kelas.

"Dadah sayang".

Clarisa lalu menuju ke restoran tempatnya bekerja setelah mengantar Aydin ke sekolah.

Di tempat Clarisa bekerja, selain menjadi pelayan, Clarisa juga dipercayai sebagai chef di restoran itu. Ia kerap membuat masakan-masakan baru, sehingga membuat restorannya menjadi sangat laku.

Siang hari pun tiba. Sudah saatnya Aydin untuk pulang ke sekolah. Clarisa yang masih berkutat dengan masakan karena tamu yang berdatangan semakin banyak, menjadi lupa untuk menjemput anaknya.

1 jam sudah terlewati, pekerjaannya kini sudah sedikit lebih longgar dari sebelumnya. Clarisa akhirnya teringat belum menjemput Aydin dari sekolahnya. Buru-buru ia pergi ke sekolah Aydin, namun ia tidak menemukan Aydin dimana pun.

"Aydin" teriak Clarisa. Ia mencoba mencari Aydin di seluruh sekolahan anaknya itu.

"Pak, bapak lihat anak saya? namanya Aydin umur 6 tahun, matanya berwarna biru dan rambutnya panjang, tetapi dia laki-laki" Clarisa bertanya pada satpam yang menjaga sekolahan.

"Oh anak laki-laki yang rambutnya panjang itu? tadi saya lihat dia dibawa sama bapak-bapak, saya kira itu ayah Aydin".

"Bapak-bapak? apa ini orangnya?" tanya Clarisa, menunjukkan foto Devian.

"Bukan. Laki-laki itu lebih tua dari foto ini".

"Bapak yakin?" tanya Clarisa lagi.

"Iya bu".

Apa laki-laki bejat itu sudah keluar dari penjara? tidak mungkin. Dia kan dipenjara seumur hidup. Batin Clarisa.

Clarisa segera menghubungi suaminya Devian untuk memberitahu kehilangan Aydin.

"Halo sayang, cepat kamu kemari" ucap Clarisa. Bibirnya bergetar, serasa tidak mampu lagi berbicara.

"Ada apa sayang?".

"Aydin hilang, cepat kamu ke sekolahnya sekarang. Aku rasa dia diculik Robert" Mata Clarisa mulai berlinang air mata, ia tidak sanggup jika Aydin benar-benar diculik oleh ayah tiri nya itu.

"Tidak mungkin, dia kan dipenjara".

"Aku pikir juga begitu, tapi satpam disini bilang dia melihat Aydin dibawa laki-laki yang sudah berumur".

"Baiklah, tunggu aku. Aku akan segera kesana sekarang.

Devian memacu mobilnya kencang. Ia terlihat khawatir Aydin benar-benar diculik.

"Sayang" Devian menghampiri Clarisa yang terlihat menangis sesegukan di dekat pos satpam.

"Aydin hilang Devian".

"Ayo kita lapor ke polisi sekarang".

Sesampainya di kantor polisi, mereka tidak mendapat hasil apa-apa. Polisi menyuruh mereka untuk menunggu 1x24 jam untuk bisa diinfokan sebagai kasus anak hilang. Tentu saja Clarisa dan Devian tidak bisa menunggu selama itu. Mereka memutuskan untuk mencari sendiri keberadaan Aydin.

Saat sedang mencari-cari keberadaan Aydin, tiba-tiba hp Devian berbunyi. Ada pesan masuk dari Rian, detektif yang dulu telah menolongnya.

Robert kabur dari penjara. Sekarang dia dalam pencarian polisi. Kau dan keluargamu baik-baik saja kan?.

Devian menjatuhkan hp nya setelah membaca pesan dari Rian.

"Kenapa sayang?" tanya Clarisa.

"Robert kabur dari penjara" jawab Devian.

"Apa?" kaki Clarisa seketika lemas mendengarnya.

"Kita pasti menemukannya sayang. Ayo kita cari lagi" Devian mencoba menyemangati Clarisa agar tidak putus asa.

.

.

.

"Mami, papi tolong Aydin hiks..hiks.." Aydin menangis sesegukan melihat ruangan yang asing baginya.

"Berhenti menangis sayang. Kamu adalah anak papa. Tidak pantas laki-laki itu kau sebut dengan papa kamu" ucap Robert.

"Om jahat. Aydin tidak mau punya papa kayak om jahat" teriak Aydin.

Robert mulai emosi karena anak kandungnya sendiri tidak menyukai dirinya.

"Sebaiknya kamu berhenti menangis dan berhenti menyebut laki-laki itu. Kalau tidak papa akan memukulmu" kata Robert sambil menatap tajam Aydin.

Aydin seketika diam, tidak berani berbicara.

"Ibumu dan laki-laki itu pasti mengetahui tempat ini. Saat mereka datang, aku akan langsung membunuh laki-laki yang kau anggap ayahmu itu. Dengan begitu, aku, kamu dan ibumu akan menjadi keluarga yang sesungguhnya" ujar Robert tersenyum menyeringai.

"Tidak, tolong jangan bunuh papi Devian" ucap Aydin mulai meneteskan air matanya kembali.

Plak

"Kan sudah aku bilang berhenti menangis dan menyebut laki-laki itu sebagai papa mu! Itu hukuman untuk kamu yang tidak mendengar!" untuk pertama kalinya Robert menampar Aydin.

Aydin yang baru pertama kali merasakan pukulan, langsung menangis sangat kencang.

"Diam kamu. Kenapa menangis lagi hah? jika kau tidak berhenti menangis aku akan memukulmu lagi".

Aydin tidak mendengarkan perkataan Robert dan tetap menangis sangat kencang.

Robert yang sudah tidak dapat menahan emosinya lagi, memukul kembali Aydin hingga pingsan.

"Kita tunggu pahlawan yang ingin menyelamatkanmu datang kesini, kemudian aku akan membunuhnya" ucap Robert sambil menatap Aydin yang sudah pingsan. Ia tersenyum menyeringai, memainkan pisau di tangannya.

1
maharastra
emmm,,lnjt deh🥰
maharastra
emmm..mungkin kenal 🤔
maharastra
semangat
maharastra
mmpir
putri
baru ktemu ni novel...
seru , bagus👍👍
$uRa
wah menang penjahat nya
$uRa
wahh deg degan nehh
LadyRain Gothik
thor orang yang baru sadar dari koma 3 tahun langsung bisa jalan ya.. mungkin di percepat penyembuhannya ya?
Fitri Lin
waahhhh...ceritanya smpe punya anak dri si pemerkosa...ckckck....
Fitri Lin
waahhhh.smpe diperkosa...ckckck...
Fitri Lin
diikutin stalker kayak gitu mah..banyak yg mau..
Fitri Lin
kayaknya mama clarisa dan ayah tirinya punya rencana gak baik buat clarisa...
Fitri Lin
siapakah stalker itu ?
W e
wah keren.... >\\\\< coba mampir juga yuk kak ke cerita ku yang judulnya "Dark—romance" dengan konsep oneshot jadi setiap chapternya memiliki cerita berbeda-beda ^^
Fitri Nurdiny
sdkt mirip sm kisah nyata org luar yg ayahnya menyekap dan menyetubuhi anaknya bertahun2 dan membuat alibi seolah anaknya kabur...🙏
Sabrina Hasna
gila si ini kea di dunia asli kejadian juga tapi bedanya yg di dunia asli bapak kandung alig ga tuh tapi bukan 10 tahun tapi 20 tahun di ruang bawah tanah dinamain anti bom apalah itu gua nonton di ytp channelnya yuvi phan lupa judul nya.. untungnya happy ending:)
Sabrina Hasna: ralat 24 tahun 😐
total 1 replies
Gülşe
Semangat buat Author semoga terus berkarya...

salam dari,, "MY CUTE INTROVERT HUSBAND"

mongo mampirr bentar :)
pembaca dalam hati
wahh gangguan jiwa ni org
pembaca dalam hati
etdahhh cowonya lemah
pembaca dalam hati
huwaaaa kasiann devian dapet nya yg udh longgar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!