"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."
Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."
Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...
yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dugem
'Dri dimana? Kuyy malming (malam Minggu ) clubing." ajakan nya membuat mu tergoda. "Tan sore aku balik ya." kataku setelah semua makanan tersaji di meja.
"Tumben akhir-akhir ini kamu begitu, biasanya pulang itu berangkat kerja dari sini." Tante mulai curiga dengan ku kah? Memang semenjak berteman dengan mereka kehidupan ku jauh lebih bebas, aku menemukan arti melupakan masalah lewat 4 teman wanita ku, kehidupan mereka sama broken nya cuman terselamatkan lewat pilihan untuk enggak percaya dengan namanya orang tua. Itu makanya mereka bisa bebas walaupun begitu ada batasan nya jadi itu juga alasan ku untuk percaya bahwa pertemanan ini bukan racun untuk kehidupan ku.
"Iya Tan, ada teman ngajakin jalan."
Tante paham kalau anak nya yang satu ini, juga sudah mulai memiliki kehidupan pribadinya.
Berangkat dari rumah lewat dari waktu yang seharusnya, kembali ke apartemen siap dengan style terbaik ku. Wkwkwk aku hanya menikmati goyangan lagu DJ dan juga santai nya minuman tidak ada kata melenceng dalam hidupku. Itu sangat menyenangkan, dan ketika aku siap salah satu teman ku datang dengan mobil nya, dia sabar menunggu sampai kami memilih club terdekat dengan penginapan yang sudah kami pesan terlebih dahulu.
"Kacau nihh, istrinya pacar ku sudah tau hubungan kami gimana nih menurutmu..."
Layar handphone berhenti untuk scroll nya."Privasi akun mu, and jangan ada akses lagi untuk hubungan kalian berlanjut...
stop it !!!
"Andaikan ya Dri waktu itu Jaka dan aku tau perasaan kami masing-masing enggak mungkin kamu jalani pernikahan tanpa cinta seperti ini, Jaka juga enggak bahagia dengan pasangan nya begitu juga dengan aku."
"Iya itulah mungkin alasan kalian di persatukan kembali, enggak ada yang salah dengan ini... Hanya kalian tidak hanya membohongi diri kalian sendiri tapi juga menyakiti hati orang lain."
Dia diam merenungi masalah nya, diantara ke 4 teman wanita ku tentu nya slalu jadi tempat cerita adalah ADRIELLA, wanita ini selalu dianggap sebagai tempat ternyaman tanpa ada kata menghakimi dari bibirnya.
"Hubungan Lo sama Dean gimana?"
"Iya gitu, Lo enggak tau Emaknya Dean di kampung kan dah jodohin Dean...Bahkan Dean tu dah tunangan."
"Dan Lo masih mau?"
"Like you." Kami sama-sama tertawa diatas kebodohan kami, bodohnya bertahan dalam hubungan semu ini.Maf ya di bab ini aku baru kasih tau tentang sisi gelap ku.
"Artinya Lo juga selingkuhan dong DRI?" Ia ikut memakai booth sama seperti ku, mengganti style kemeja menjadi outfit Sabrina. Woww bodynya pear sheep idaman semua laki-laki.
"Kalau gue bilang sih enggak, bukan nya pembelaan ya... Kan wanita itu yang berani masuk ke hubungan kami, ya walaupun seperti kita tau realita nya hubungan ini semu."
"Terus Lo masih bertahan dengan Dean apa dong?"
"Hemm...Saat ini sih uang ya, gue kuras sampai mampus tu anak. Dendam banget sumpah kalau di ingat perlakuan emaknya sebelum dengan halus minta anaknya dari gue."
Dan sesama pendosa saling menguatkan, tepukan dibahu bukan sebuah isyarat ketabahan melainkan wujud untuk saling menyadarkan.
Langkah kami seperti menemukan titik terang daripada kehidupan, dan ya begitu jelas ini tempat nya kelepasan beban serta kebebasan tanpa arah tujuan.Tarian dan musik DJ belum terdengar begitu menggoda di jam-jam segini.
"Minum sampai puas." Ketiga teman lainnya sudah ada di tempat.Mereka bagian seksi konsumsi sementara kami bagian tempat sungguh kerja sama yang tepat.
Oh iya sekilas perkenalan aja ya, rambut pendek dan hidung mancung itu namanya Riana dan itu yang kecil mungil layaknya anak SMP padahal bukan... Dewi! dan itu famy wanita tinggi dengan body sama seperti Tina.
Dengan ke empat wanita ini aku menemukan sisi lain dari ADRIELLA, ya sungguh indah arti nama itu dan itu layak disandang kan Tante untuk nama ku cuman untuk saat ini itu tidak ku pakai di tempat ini. Tidak ada teman-teman ku atau apa pun menyingkat identitas ku terpampang di sini.
Satu botol sampai 2 gelas minuman tuang membuatku hilang kontrol, aku teruyung-uyung naik ke atas meja seraya bergoyang hebohketika lagu berjudul Karmila di mainkan dengan musik DJ breakbeat.
Tangan satu pria menarik ku turun, ia membawa ku menjauh dari teman-teman. Pikiran yang tak karuan membuatku ikut cuman entah siapa pria itu menarik kembali ketempat ku. Sampai nya aku pusing dan tak sadarkan diri.
Bangun dalam keadaan sempurna aku yakin ini di hotel tempat kami sediakan sebagai alternatif tempat persinggahan "Kacau Lo!!" Teriak Tina menimpali badan ku. "Apaan!!"
"Untung ya dia ada yang angkat." Aku tersenyum kecil, aku enggak tau mau tanggapi apa. Berhubung kepala juga pusing jadi aku tidak ikut turun untuk serapan pagi.
Lama tidak bergabung dengan dunia malam ya begini, Kacau banget.
Ya kalau bareng mereka cuman batas sampai jam 10 pagi doank gak ada acara lebih dari itu.
Dan ya aku kembali memulai langkah kecil untuk sampai ke apartemen, Tina dan aku berpisah di basement dia ada schedule tambahan.Ya aku tidak ada kegiatan selepas ini, mulai memeriksa KRS (Kredit semester) lewat layar pipih bernama laptop sudah keluar dan menurut informasi prodi aku hanya menyelesaikan S1 tidak sampai 2 Tahun terhubung dengan adanya pembelajaran RPL.
'Baik pak terimakasih.' ku akhiri pesan setelah beberapa pertanyaan. Seperti nya antara aku dan kepala prodi kampus lumayan terbuka aksesnya untuk sekedar bertukar cerita atau mendapatkan informasi tentang dunia perkuliahan, lumayan care juga prodi akuntansi kampus ungu ku.
Kenapa ya duniaku hampa enggak ada kah cerita unik, hah walaupun aku sudah mendapatkan pengganti Mama disini cuman dalam hati kecil ku masih merindukan kehidupan ku di usia 9 Tahun ku. Lewat media sosial aku bisa pantau kegiatan Mama dan Papa ku, mereka bahagia ya dengan keluarga barunya. Papa kandung ku juga.
Senyuman manis tanda kepedihan bukan awal kebahagiaan,"Bisanya mereka bahagia tanpa aku." Di pernikahan Mama sekarang ia mendapati anak sambung dan kandung yang ia inginkan. Sudah lumayan lama dia berumah tangga syukurlah dia bertobat asal jangan suaminya aja yang tomat. Lama-kelamaan aku bisa gila lihat kebahagiaan mereka kenapa aku enggak bisa seperti mereka ya membuat kebahagiaan ku sendiri,Apa gunanya aku membawa semua beban ini hingga sampai saat ini.
"Morning baby, mumpung ada sinyal aku mau kasih kabar kalau aku baru selesai kerja (Dean menunjukkan kuku hitam dan stelan baju seperti habis menyelesaikan pembongkaran mesin.) Nanti kita ketemu ya honey." Itu video terkirim bukan panggilan telepon, Kalau ku lanjutkan hubungan ini dengan Dean gimana ya.