NovelToon NovelToon
Wanita Sebatang Kara

Wanita Sebatang Kara

Status: tamat
Genre:Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Suami Tak Berguna / Slice of Life / Tamat
Popularitas:859.5k
Nilai: 4.6
Nama Author: Hawa zaza

Saat semua mempersiapkan hari raya dengan penuh sukacita, disini, aku terasing sendirian memendam duka tanpa adanya keluarga. Air mata tak henti mengalir seiring rasa sesak yang menyumbat dada.
Lantunan istighfar terus membasahi bibir bersama perih di dalam sana.

"Maafkan ibu, nak! Untuk sekian kalinya, kamu harus menjalani kepahitan dalam hidupmu yang sulit bersama ibu!"

Sebatang kara adakah takdir yang harus kujalani bersama anak perempuanku.
Sedangkan laki-laki yang kusebut suami, entah berada di mana, dia hanya menyisakan nelangsa dan dendam dalam hatiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hawa zaza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pulang

"Kurang ajar istrimu itu, mas!

Dia sudah menghancurkan rejeki kita!

Kamu harus memberinya pelajaran, dan segera ceraikan dia. Aku tidak mau tau, pokonya kamu harus menceraikan perempuan sialan itu!" murka Diana dengan nafas tersengal karena emosi yang meletup dalam dirinya.

Danang yang sudah pusing dengan semua masalahnya hari ini memilih mengabaikan Omelan istri sirinya itu.

Dikantor, Danang dimusuhi banyak orang, gara gara perselingkuhannya itu, semua kena imbasnya. Kantor mengeluarkan aturan yang sangat ketat, dan itu gara gara Danang.

Belum lagi, Danang juga kena tegur langsung dari pak Dion dan atasannya itu juga mengancam akan memecatnya jika Ningsih kembali melaporkan kalau dirinya masih saja bersikap buruk pada anak istrinya di kampung.

"Mas!

Kamu denger gak sih?

Orang ngomong kok kamu biarin dan tak perduli begitu, aku ini istrimu loh, aku berhak dengan uang kamu!" teriak Diana masih tak terima. Karena besok sudah akhir bulan, biasanya uang gajian Danang akan keluar tiap akhir bulan. Tapi dengan berita yang tadi Ningsih sampaikan, membuat Diana berang dan tak terima, gaji yang selama ini dikuasainya, telah berpindah tangan dikuasai Ningsih. Diana benar benar tidak terima.

"Kamu bisa diam gak, Na?

Aku pusing, jangan makin bikin aku pusing dengan ocehan kamu itu.

Selama ini, kamu yang pegang gajiku, baru kali ini, gajiku dinikmati anak istriku kamu sudah ngamuk dan tidak menghargai aku lagi. Jangan jangan apa yang dikatakan Ningsih itu benar, kamu cuma mengincar uangku saja?

Benar begitu, hah?" teriak Danang yang ikut emosi karena Diana terus saja menyalahkannya dengan suara lantangnya.

"Apa mas?

Kamu nuduh aku sejahat itu!

Kejam kamu, aku itu cinta sama kamu.

Wajar kalau aku mau menyelamatkan harta kamu, toh aku ini istrimu juga!" sahut Diana dengan suara yang tak lagi meninggi.

"Yasudah, diam. Biarkan Ningsih dan anakku juga menikmati apa yang seharusnya menjadi haknya.

Kamu sudah menguasai gajiku selama bertahun tahun, dan selama itu, aku tidak sama sekali kamu perbolehkan untuk memberi nafkah psda mereka.

Sekarang biarkan Ningsih menerima haknya juga." sahut Danang dengan mata menatap tajam, entahlah sejak diceramahi atasannya dan mendengar teman teman sekantornya menyalahkan sikapnya, pikiran Danang sedikit terbuka. Hatinya teringat dengan nasib Shanum yang tidak pernah dia nafkahi. Ada perasaan bersalah dan menyesal hadir mengusik hatinya.

"Apa, mas?

Kamu membela perempuan gila itu, dan membiarkan aku kekurangan dengan anakku. Jangan gila kamu!" sentak Diana dengan mata melotot.

"Selama ini, uangku semua kamu yang bawa, banyak loh jumlahnya. Tiap bulan delapan juta lebih. Tentu masih banyak tabungan kita. Jadi tidak usah banyak protes kamu. Gunakan uang tabungan kita untuk sementara. Karena aku juga tidak bisa berbuat banyak untuk melawan apa yang sudah jadi keputusan atasanku.

Pak Dion bahkan mengancam akan memecat ku, kalau sampai Ningsih kembali melaporkan perbuatan ku. Jadi untuk sementara diam lah, aku tidak mau kalau sampai aku dikeluarkan, mencari kerja itu susah!" sahut Danang yang berusaha pasrah, dan berpikir uang yang selama ini diberikan sepenuhnya pada Diana untuk dikelola ditabungnya, namun pada kenyataannya, Diana justru menghamburkan uang itu untuk bersenang senang dan diberikan pada orang tua dan anaknya dari suami terdahulu yang kini di titipkan pada orang tuanya.

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️

Sedangkan dilain tempat, Ningsih yang baru saja sampai di Kediri, langsung menuju dimana motornya diparkir kan.

Langkah perempuan anggun itu terlihat santai, hatinya juga sedikit merasa senang, karena bisa membuat Danang dan gundiknya kepanasan sebab ulahnya yang melaporkan perselingkuhan mereka, sehingga bisa mendapatkan hak anaknya kembali.

Tidak butuh waktu lama, ningsih sudah sampai di depan rumahnya. Nampak Shanum yang tengah duduk di kursi teras rumahnya mbak Anis, ditemani mbak Anis dan juga suaminya..

"Ibuk!" shanum tersenyum senang saat melihat kedatangan ibunya.

"Asalamualaikum, mbak Anis, mas Riko!

Terimakasih banyak sudah mau menjaga Shanum, maaf kalau saya merepotkan!

Ini ada sedikit oleh oleh!" Ningsih memberikan kantong plastik yang berisi khas lapis dan bolu kas kota Surabaya pada mbak Anis.

"Waalaikumsallm, gak kok bund. Kami gak merasa direpotkan, justru Shanum itu yang sudah bantu bantu dirumah ini, pinter banget Shanum, mandiri anaknya. Salut loh kita itu sama Shanum.

Dan terimakasih banyak loh bund, harusnya gak usah repot repot bawain oleh oleh kayak gini, jadinya kan sungkan!" sahut mbak Anis panjang lebar dengan wajah yang terhias senyuman manis.

"Gak repot kok mbak, Alhamdulillah, tadi juga mendapatkan hasil yang memuaskan dari atasannya mas Danang." lalu Ningsih menceritakan semuanya pada Anis dan suaminya.

Pasangan baik itu ikut merasa senang, karena Shanum kembali mendapatkan haknya. Ningsih ternyata cerdas juga dalam mengambil keputusan.

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️

jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.

#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)

#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)

#Coretan pena Hawa (Tamat)

#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)

#Sekar Arumi (Tamat)

#Wanita kedua (Tamat)

#Kasih sayang yang salah (Tamat)

#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )

#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)

#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)

#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)

#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ On going ]

#Bidadari Salju [ On going ]

#Wanita Sebatang Kara { New karya }

#Ganti Istri { New karya }

Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️

1
Fania kurnia Dewi
mampir kak
karissa 🧘🧘😑ditama
biarin smpe mati sekarat danang ttap.sendirian thor jgn dikasih orang yg mau bntu dia
karissa 🧘🧘😑ditama
penyakit kebiasaan itu pling susah buat di ilangi jga disembuhkan,ke danang ini,,diana aja sdah sdar,sdah tah kmrn2 apa yg dilakukan ny itu smua adlh dosa besar dan kini dy jga sdah bnar2 brubah lah ini danang emang dsar laki2 dajjal
karissa 🧘🧘😑ditama
seandai nya sodara sedarah bisa seerat ini,sling suport bgni tentram dan damai lah dunia
karissa 🧘🧘😑ditama
masyaallah,,kek smua kesulitan bgtu mdah bertemu jlan kluarny dlm karyamu ini thor,andai dikhdpan nyata semudah ini😂😂
Zainab Ddi
karya bagus memberikan kita hikmah kalo kita ngak boleh Gonta ganti pasangan bisa bahaya
Zainab Ddi
rasain dapet penyakit semoga tobat tuh sidanamg
Zainab Ddi
parah rasain duity diambil sama pioit
Zainab Ddi
🤣🤣🤣emang enamg dikerjain Diana
Zainab Ddi
🤣🤣pinter banget Diana jawabnya
Zainab Ddi
banyak jg Diana ambil uang Danang ambil 10 juta semoga Danang ngak geh
Zainab Ddi
parah tuh mertua bukannya tobat malah menjadi2
Zainab Ddi
🤣🤣🤣ambil semua diana
Zainab Ddi
nah gitu Diana laean Danang
Zainab Ddi
kacau keluarga yg suka marah2 aja kerjanya
Zainab Ddi
duh nenek tobat Uda bau tanah jg
Zainab Ddi
lebih Diana nasibmu
Zainab Ddi
😭😭😭seorang ibu punya anak tapi ngak ada yg mau mengurus
Zainab Ddi
bener Diana cerai aja si danang tukang selungkuh
Zainab Ddi
emang enak Danang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!