NovelToon NovelToon
Cerai

Cerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Tamat
Popularitas:497.9k
Nilai: 3.9
Nama Author: rizal sinte

Nanda mengetahui kenyataan pahit ternyata suaminya mencintai wanita lain selama ini. Nanda langsung menggugat cerai suaminya itu tanpa pikir panjang, dia tidak ingin mempertahankan laki-laki yang tidak mencintai dirinya.

" Kalian langsung saja pergi ke KUA untuk mendaftarkan pernikahan." Nanda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizal sinte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

" Tante ..." Suara anak kecil yang sangat familiar membuat Nanda menoleh mencari kiri dan kanan, karena sudah mengetahui pemilik suara itu yang membuatnya bersemangat di tempat acara ini dan juga dirinya merindukan gadis kecil itu.

" Manda ..." Nanda berjongkok kemudian dia memeluk gadis kecil yang membuat hatinya rindu itu.

" Manda sangat merindukan tante," ucapnya memeluk erat.

" Tante juga sangat merindukan Manda." Kemudian Anda mengecup seluruh wajah Manda dengan gemes.

" Kamu sama siapa ke sini sayang?" Tanya Nanda dia duduk sambil memangku gadis kecil itu.

" Sama Papi dan juga Oma," jawabnya kemudian Nanda mencari keberadaan ayah Manda tetapi tidak melihat di dekat-dekat tempat dia duduk.

" Dimana mereka?" Tanyanya kemudian Manda pun mencari sosok ayah dan neneknya tetapi dia juga tidak tahu keberadaan mereka.

" Nggak tahu," jawabnya santai. Nanda tidak cemas apakah khawatir kehilangan Papi dan juga Omanya karena sudah bertemu dengan wanita yang ia rindukan sudah cukup baginya.

Nanda mengerutkan keningnya, apa anak ini tersesat atau pergi tanpa bilang-bilang sama mereka karena hanya ingin bertemu dengan dirinya.

" Manda dengerin tante ya, lain kali nggak boleh seperti ini. k

Karena sangat berbahaya sayang, bagaimana jika kamu tidak menemukan tante, dan sementara itu kamu kehilangan Papi dan juga Oma. Jadi berjanjilah sama tante untuk tidak melakukan hal berbahaya lagi seperti ini, ya." Nanda memberikan nasehat.

" Iya Tante ... maaf," cicitnya lirih, dia tertunduk dengan wajah murung.

Nanda menghela nafasnya kemudian dia terus mencari di mana keberadaan ayah gadis kecil yang di pangkuannya ini.

" Nanda tahu nomor telepon Papi berapa?" Tanya Nanda. Mungkin dengan telepon adalah komunikasi yang mudah untuk menemukan keberadaan mereka.

" Manda ..." Belum sempat Manda memberikan nomor telepon papinya tiba-tiba seseorang datang dengan nafas sengos-ngosan menghampiri mereka.

" Astaga Manda. Kenapa kamu pergi tidak bilang-bilang sih, hah. Papi panik mencari kamu kemana-mana." Farhan langsung mengomeli anaknya yang tiba-tiba menghilang dari pandangannya.

" Kamu tahu nggak apa yang kamu lakukan itu sangat berbahaya Manda, bagaimana kalau kamu hilang, atau diculik orang?" Farhan benar-benar sangat marah sekali karena dia begitu panik saat mengetahui jika anaknya tidak ada lagi di sampingnya. Musuh bisnisnya di mana-mana jadi dia sangat takut sekali jika terjadi sesuatu kepada anaknya itu.

" Maaf," lirik Manda dia semakin menundukkan kepalanya karena takut papinya itu marah besar kepada dirinya.

" Farhan, tenanglah. Manda menjadi takut," ujar Nanda dia meraih lengan jas Farhan untuk memberitahu jika tidak lagi memarahi Manda yang sudah sangat ketakutan seperti ini.

Farhan menghela nafasnya lalu dia menatap wajah sang anak yang hanya tertunduk itu.

" Duduklah, ini minum dulu." Dengan tulus Nanda memberikan segelas minuman kepada Farhan setelah laki-laki itu duduk di sampingnya.

" Aku yakin dia tidak sengaja melakukan ini, mungkin karena dari kejauhan dia tidak sengaja melihat aku makanya langsung pergi begitu saja menghampiriku dan lupa memberitahumu," ujar Nanda.

" Tapi jika tidak dikerasi dia bakalan melakukan hal yang sama lagi dan itu sangat berbahaya sekali," ujar Farhan.

" Aku tahu, tapi Manda sudah berjanji sama aku untuk tidak melakukan hal berbahaya ini lagi," ucap Nanda dia mengedipkan sebelah mata.

" Iya kan sayang," selanjutnya bertanya kepada Manda kemudian gadis kecil itu mengangkat wajahnya dan menatap Nanda yang tersenyum lembut padanya.

Kemudian Manda mengangguk pelan. Nanda tersenyum lalu mengecup keningnya lembut.

" Kalau begitu bilang apa sama papi," kata Nanda dia melirik ke arah Farhan, kemudian Manda pun memutar balik tubuhnya dan memberanikan diri menatap sang ayah yang sudah begitu marah sekali.

" Manda minta maaf ya Pi Manda janji tidak akan melakukan ini lagi," ujarnya mau minta maaf dan dia berjanji tidak akan melakukan perbuatan yang berbahaya lagi seperti ini.

Nanda mencubit lengan Farhan lantaran tidak memberi jawaban hanya menatap wajah anaknya saja. Farhan menatap Nanda kemudian wanita itu melototkan matanya untuk memberikan maaf kepada Manda yang sudah meminta maaf.

Farhan pun menghela nafasnya lagi, kemudian dia menatap sang anak lalu menyentuh kepalanya lembut.

" Janji adalah hutang dan hutang berati harus dibayar. Dan itu artinya Manda lain kali tidak boleh lagi melakukan hal ini ya. Karena sangat berbahaya lagi sayang bagaimana jika ada orang jahat yang memanfaatkan situasi ini," ucap Farhan dia sudah meredakan amarahnya dan kembali berbicara dengan nada lembut.

" Iya Pi, Manda janji." Sambil mengeluarkan jari kelingking kemudian keduanya tertawa saat jari kelingking mereka menyatu. Begitupun juga dengan Nanda dia tersenyum lebar karena ayah dan anak itu sudah berbaikan sekarang.

Tanpa mereka sadari ternyata ada wanita paruh baya memperhatikan interaksi ketiganya dia tersenyum lebar melihat betapa baiknya wanita yang sedang menggendong cucunya itu dan ternyata wanita paruh baya itu adalah Omanya Manda atau Oma Gina.

" Siapa wanita itu, dia begitu baik sekali kepada Manda bahkan Farhan mau mengikuti ucapannya," batinnya penasaran dengan sosok wanita yang sedang memangku cucunya itu.

" Papi, Oma mana?" Tanya Manda.

" Oma disini sayang." Oma gina langsung menghampiri dan bergabung bersama mereka.

" Kamu ya, selalu saja bikin orang panik." Tangan keriputnya mencubit hidung cucunya itu lantaran gemes karena main hilang begitu saja.

" Hehehe, maaf. Manda nemuin tante cantik," ucap Manda sambil mengusap hidungnya.

" Oh, siapa tante cantik ini?" Tanya oma Gina menatap Nanda yang menampilkan senyum nya itu.

" Dokter cantik," jawab Manda singkat.

" Dokter cantik yang sering di bicarakan Manda. Dia adalah dokter Nanda, dokter gigi." Farhan menjelaskan.

" Halo Tante, saya Nanda." Dan kemudian Anda memperkenalkan diri.

" Wah kamu memang sangat cantik sekali patut saja Manda selalu membicarakan kamu dokter cantik," ucapnya.

" Saya Oma Gina panggil saja saya Ibu." Merasa tidak pantas lagi untuk dipanggil tante lantaran sudah tua. Kemudian mereka pun berbincang sambil ketawa riang apalagi mendengar ocehan Manda yang terus nyerocos dari tadi.

Oma Gina memperhatikan anaknya yang sedari tadi terus mencuri-curi pandang ke arah Nanda. Dia diam-diam tersenyum.

" Manda temenin Oma yuk ambil makanan, Oma laper," katanya.

" Males, Oma. Oma ambil sendiri aja," tolak Manda malas. Dia tidak ingin pergi dari pelukan Nanda. Oma pun melototkan matanya memberikan isyarat.

" Bentar aja," ucap Oma, dia kembali memberikan kode dengan mengedipkan sebelah matanya. Manda memang tidak mengerti tetapi dia sangat penasaran sekali dengan Oma yang ingin mengajaknya mengambil makanan lalu Manda pun pergi menemani Oma dan meninggalkan Farhan dan juga Nanda di sana.

" Memangnya ada apa sih?" Tanya Manda saat mereka sudah sedikit menjauh dari tempat duduk yang tadi.

" Manda mau punya mami baru gak?" Tanya Oma Gina. Tentu Manda mengangguk cepat.

" Nah kalau begitu jangan ganggu Papi saat bersama dengan tante cantik ya, karena sebentar lagi tante cantik akan menjadi Mami kamu," kata Oma Gina.

" Beneran?" Sontak Nanda langsung melompat kegirangan. Kemudian keduanya berencana akan menjadi Mak comblang untuk Farhan dan juga Nanda.

Sementara itu, Farhan sedari tadi terus memandang wajah Nanda setelah ibu dan anaknya sudah pergi dia berdehem membuat Nanda menoleh ke arahnya.

" Terima kasih ya karena kamu sudah mau menjaga Manda. Aku tidak tahu kalau dia melihat kamu di sini," ucap Farhan dia terus menetap wajah Nanda sedari tadi tanpa kedip.

1
Yosda tegar Sakti
cerita ny kq campur "y bingung baca ny
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Alurnya buat aQ pening.. gara2 iklan😅
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Astaga lembabnya🤭🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Nanda doktor tpi otaknya lambat loading🤭🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
typo mulu Thor😅
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
mantap Nanda jgn berpaling dari keputusan mu..
Mira
ini ko ceritanya makin gak jelas ajir
Mira
gak jelas cerita
Nurianti Sampit
sengaja ya...ato gimana🤔
Fadjarwati Endang
Kok isi ceritanya jadi ga jelas dan ngawur ya
Tining Revi
up sesuka hati. ceritanya apa, up nya apa. ora nyambung blas
Farida Rida
Kok ada ya athor yg seperti ini egois, sombong tak pernah mau dengar keluhan para pembaca,klu emang udah otak udah bobrok ya tamati aja ceritanya,klu ceritanya trs gini jls athor menunjukkan kebobrokan nya sendiri sebgai penulis cerita
Lyza Yessy
sebenere ada apa denganmu Thor, masak 2 novelmu semrawut bersamaan, ceritanya apa bab tambahannya buanyak jg, jd ga karuan novelmu Thor,sayang ceritanya bagus tp jd amburadul🤦🤦
Erni Nofiyanti
nama sama Farhan,tp ngga ada Nayla
puyeng saya bacanya.kalau novel baru jgn di campur bab nya KK
keder baca nya.
Ira
baru x ini aku baca novel yg GK jelas..dari ratusan yg udh aku baca.. thanks Thor semoga next time ada perubahan
Hanisah Nisa
lanjut lagi
Soraya
lanjut
M Holis
membingungkan🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔😩
Erni Nofiyanti
dobel
Erni Nofiyanti
Farhan orang kaya masa Nanda ngga di kasih pengawal udh tau musuhnya orang kuat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!