NovelToon NovelToon
Healer Dari Dimensi Lain

Healer Dari Dimensi Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Dunia Lain / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:634.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Xeiralana

Andressa, seorang healer paling berbakat dan dikenal sebagai Dewi penyelamat. Dia mati ketika menyelamatkan rekan-rekannya ketika perang sihir terjadi.

Sebelumnya, Andressa telah mengalami kematian sebanyak 99 kali. Gadis itu selalu mengalami perpindahan dimensi serta merasuki tubuh tak dikenal setiap saat ia kehilangan nyawa.

Pada kematiannya yang ke seratus, Andressa terbangun di tubuh seorang tabib tak berguna. Kali ini Andressa terjebak di dimensi yang tak mengenal apa itu sihir. Sebagai healer di kehidupan sebelumnya, dapatkah Andressa bertahan? Kini dia berharap kalau kehidupannya yang saat ini adalah yang terakhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xeiralana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berangkat ke Wilayah Selion

Andressa menyorot dingin Miria. Dia sedang mencoba terlihat baik di hadapan Gibson. Entah tipu muslihat apa lagi yang akan dilakukan Miria terhadap dirinya dan Gibson. Akan tetapi, satu hal yang pasti, Miria hanya menginginkan Andressa tidak berdekatan lagi dengan Gibson.

"Kalian berdua memang sangat cocok! Silakan nikmati waktumu dengan Miria. Aku akan pergi sekarang."

Andressa beranjak pergi meninggalkan Miria dan Gibson. Pria itu mencoba untuk menghentikan Andressa, tetapi Miria malah menahannya.

"Tuan Muda, apa Anda kemari untuk bertemu saya? Ya ampun Anda sungguh perhatian sekali dengan saya," tutur Miria.

Gibson tersenyum kaku, dia sebenarnya hanya ingin bertemu dengan Andressa.

"Iya, Nona. Saya bermaksud untuk bertemu dengan Anda."

"Ternyata benar Anda ingin bertemu saya. Kalau begitu, ayo kita masuk ke dalam."

Miria menarik tangan Gibson ke dalam klinik. Mata Gibson tak lepas pandang dari punggung Andressa yang kian menjauh dari jangakauan penglihatan.

'Ada apa dengan Andressa? Padahal aku bermaksud untuk membawanya pergi ke restoran hari ini,' batin Gibson.

Andressa mempercepat langkahnya menuju tempat tinggalnya. Dia bermaksud untuk mengemasi barang-barang yang akan dia bawa ke wilayah Selion.

"Aku harus segera pergi dari sini. Tidak sudi aku harus berpapasan dengan manusia-manusia sampah seperti mereka. Lebih baik aku menjaga kewarasanku, tidak baik juga bagiku terlalu sering emosi."

Andressa mengangkut sebuah tas berisi barang-barang penting. Untung saja tak terlalu banyak barang di tempat tinggalnya sehingga mudah bagi Andressa pergi membawa barang-barangnya.

"Nona, saya di sini!" Amelia melambaikan tangannya kepada Andressa.

"Apa kau sudah dari tadi menunggu?" tanya Andressa.

"Saya juga baru saja sampai, Nona. Sekarang ke mana tujuan kita?"

Amelia terlihat bersemangat sekali. Dia tidak sabar menantikan pekerjaannya sebagai tabib yang dibimbing langsung oleh Andressa.

"Ke wilayah Selion."

Amelia mematung begitu mendengar ke mana tujuan mereka saat ini.

"Ke mana? Wilayah Selion? Apa Anda bercanda, Nona?!"

Andressa menoleh ke arah Amelia. Dia lupa memberi tahu gadis itu kalau dia membuka klinik di wilayah terkutuk tersebut.

"Aku tidak bercanda, klinikku ada di wilayah Selion. Marquess Gencio yang mendirikan klinik itu untukku. Pokoknya, kau tenang saja, selama aku bersamamu, kau pasti akan aman."

Sekujur badan Amelia bergetar membayangkan bagaimana mereka akan menapaki tempat yang penuh dengan kutukan. Tiada satu pun tabib yang mampu mengobati penyakit tersebut.

"Tetapi, mengapa di sana? Mengapa Anda mendirikan klinik di wilayah terlarang? Itu sangat mengerikan, Nona! Bagaimana jika nanti Anda malah terjangkit kutukan itu? Apa yang harus kita lakukan?!"

Amelia sangat gelisah dan panik. Pikirannya pun menjadi berkecamuk akibat membayangkan betapa buruk situasi yang akan mereka hadapi nanti.

"Jangan terlalu panik, Amelia. Aku akan menyembuhkan kutukan itu. Kau hanya perlu membantuku. Bisakah kau mempercayakannya kepadaku?"

"Anda akan menyembuhkan kutukan itu? Bagaimana caranya?"

Andressa berpikir sejenak mengenai apa yang akan mereka lakukan untuk menyembuhkan kutukan itu.

"Aku tidak tahu sebelum memeriksa langsung kondisi para korban terjangkit kutukan. Aku punya ribuan jenis obat di kepalaku untuk menyembuhkan mereka," tutur Andressa terdengar meyakinkan.

Amelia menghela napas panjang. Menyaksikan kegigihan Andressa dalam menyelamatkan orang membuat hatinya membara ingin membantu pengobatan orang lain.

"Baiklah, biar saya yang membantu Anda, Nona. Saya harap Anda bisa mengandalkan saya nanti walau saya tidak terlalu berguna."

1
Jade Meamoure
cacar kusta 😷🤒🤕 🤔🤔
Jade Meamoure
pindah aja dr klinik Glory koq masih bertahan aja kan aneh 🤔🤔🤣🤣
Wynne a.m
356 eps. oke fine. akan aku terjang, karna aku suka genre karya" othor yg fantasy, adventure, romance, dan yaahh... itulah pkoknya. semoga makin bnyak lagi ceritanya yg bergenre itu ya thor 😁😁😁🥰🥰🥰🥰🥰
Nana Febri
Thor lanjutkannn dongg
davina aston
Luar biasa
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
udah seru, gak ada lanjutan.... ayo dooong thor
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
😞
rudy adji
Luar biasa
Dwi Putra
kenapa tamat Thor?
Buke Chika
andressa telalu lembek udah tau dia dalang nya masih aja dibuat santai
Buke Chika
ceritanya kebanyakan muter2 ditempat
Elisabeth Ivony Pakpahanz
lanjut thorr
Tuan BigBang
menarik,satu satunya novel seri wanita yang bikin gw menarik untuk sekarang😼
komentar terbaik
kenapa bordir? bukannya bordil?
komentar terbaik
sebutan ibu suri ke andressa udah sopan sekarang. bilangnya wanita dulu kan ja lang
komentar terbaik
plot ini sering banget dah. ke toilet sendirian, terus diapa2in di sono. ngga ada yang tahu sampai aemuanya sudah terlambat.
komentar terbaik
yuuhuuuu ibu suriiiii where are youuuuuuuuu
komentar terbaik
sebenarnya apa pekerjaan penjaga dimensi ini. ada ruang kontrol tapi tidak bisa mendeteksi aliran energi mengarah ke batas dimensi. apakah mereka tidak punya teknologi yang tepat guna?
komentar terbaik
miria ini bodoh amat. ngapain pakai bros mewah waktu bakar klinik andressa. bukannya menyamar gitu.

kan sebagai reader kesal, andressa terlalu gampang menemukan pelakunya, ga ada tantangan gitu.
Putri FaRhul: kan dia tidak berpengalaman
total 1 replies
komentar terbaik
oh jaman itu udah ada minyak tanah ya.
udah tahu dong proses bikin minyak tanah... dari sejak ditambang sampai diproses dipanaskan menghasilkan minyak tanah bensin solar dan sampahnya jadi aspal...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!