NovelToon NovelToon
Istri Ke Lima Untuk Pemuas

Istri Ke Lima Untuk Pemuas

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:820.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: linda huang

Demi mengobati penyakit ayahnya Viyone Alexander terpaksa setuju menikah kontrak dengan seorang pengusaha besar pemilik King Star Group, Richard Valentino yang sudah memiliki empat orang istri, bukan tanpa alasan Richard menikahi Viyone untuk menjadikan istri ke limanya.

Setelah menikah dengan pria hartawan Viyone harus berhadapan empat orang istri suaminya itu, bagaimanakah caranya Viyone menghadapi empat wanita itu yang di kenal sangat angkuh dan suka merendahkan semua orang?

Dan apakah sebabnya Richard menikahi Viyone? sementara dihatinya selama ini hanya mencintai satu wanita yang selama ini tidak pernah dia ungkapkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Pekerjaan

Saat Mulfis sedang kesakitan pria yang jual kambing itu keluar dari rumahnya dan langsung menghampiri Mulfis.

"Mulfis, ada apa denganmu?" tanyanya yang merasa cemas.

"Cepat bawa aku ke rumah!" pinta Mulfis yang wajahnya semakin memucat.

"Wajahmu begitu pucat, lebih baik aku mengantarmu langsung ke rumah sakit, setelah itu aku akan menghubungi keluargamu," kata tetangganya yang mengendong Mulfis ke belakang.

Pria paruh baya itu berlari sambil mengendong Mulfis menuju ke rumah sakit terdekat.

Setelah satu jam kemudian.

"Mama, kenapa papa belum pulang?" tanya Viyone yang berjalan ke sana sini di halaman itu.

"Mungkin papamu sedang berbincang-bincang dengan paman jual kambing itu."

"Rumahnya juga tidak begitu jauh dari sini, apa mungkin ada yang menyerang papa lagi ya?"

"Seharusnya tidak ada," jawab Nerlin yang sedang menyapu halaman.

"Kak Nerlin, Viyone....." teriakan suara seorang wanita dari luar rumahnya.

"Kak Nerlin, Viyone....," teriaknya lagi yang berlari masuk ke dalam halaman rumah yang pintunya terbuka.

"Shandy, ada apa denganmu?" tanya Nerlin yang menghentikan kerjanya.

"Bibi, ada apa, kenapa cemas sekali?"

"Kak Nerlin, Viyone, Kak Mulfis dia tiba-tiba tidak sehat dan suami ku mengantarnya ke rumah sakit," jawab wanita itu yang adalah istri dari si penjual kambing itu.

Nerlin terlepas pegangan sapu lidinya saat mendengar suaminya yang masuk ke rumah sakit.

"Masuk rumah sakit? Mama, mari kita pergi!" ajak Viyone yang menarik tangan ibunya dan pergi menuju ke rumah sakit.

Setelah beberapa menit kemudian Nerlin dan Viyone tiba ke rumah sakit sambil berlari. wajah mereka pucat karena cemas. setelah masuk ke dalam rumah sakit mereka langsung berlari mencari kamar tempat Mulfis dirawat.

Sesaat kemudian mereka mendapatkan kamar yang mereka cari dan bertemu dengan dokter yang sedang memeriksa kondisi Mulfis.

"Dokter, Dokter, bagaimana dengan keadaan suami saya?" tanya Nerlin yang melangkah masuk ke dalam kamar rawat bersama putrinya.

"Apakah Anda adalah ahli keluarganya?" tanya Dokter.

"Iya, saya istrinya," jawab Nerlin yang matanya berkaca-kaca.

"Pasien mengalami gagal jantung, dan harus segera melakukan transplantasi jantung dalam waktu yang dekat," jawab Dokter itu.

"A-apa? gagal jantung? kenapa bisa begini?" tanya Nerlin yang merasa tertekan karena masalah biaya dan kondisi suaminya yang kritis.

"Dokter, berapa biaya yang di butuhkan? dan untuk jantungnya bagaimana caranya untuk menemukannya?" tanya Viyone.

"Untuk biaya operasi transplantasi jantung 1,380.000 dollar, sediakan dananya dan kami akan segera melakukan pembedahan transplantasi jantung!" jawab Dokter itu.

"Apakah jantungnya sudah ada?" tanya Viyone.

"Ada pasien yang akan berdonor kepada orang yang membutuhkan jantungnya, pasien tersebut hanya tinggal menunggu waktu. jika dana sudah tersedia maka kita segera melakukan pembedahan, waktu kalian hanyalah dua hari," jawab Dokter yang kemudian melangkah pergi.

"Dokter, sebentar!" panggil Viyone yang mengejar langkah dokter itu.

"Apa bisa melakukan transplantasi jantung dulu? soal biaya aku pasti akan membayarnya, biar aku mengumpulnya dulu," pinta Viyone dengan sambil memohon.

"Maaf, pihak rumah sakit akan menerima pembayaran dulu, setelah itu kami baru akan melakukan pembedahan transplantasi jantung! dan ingat waktu kalian hanyalah dua hari,"jawab Dokter itu yang melangkah pergi.

" 1,380.000 dollar ? itu sudah berapa angkanya? aku harus mencari di mana?"gumam Viyone yang menetes air mata.

"Kita tidak bisa melakukan itu," ucap Nerlin yang melangkah keluar dari kamar suaminya.

"Kenapa, Ma?"

"Biayanya yang begitu tinggi tidak mungkin kita sanggup membayarnya," jawab Nerlin yang menangis sedih.

"Aku ada simpanan di dalam kamar, Ma. walau masih banyak kurang,aku bisa bekerja beberapa pekerjaan untuk mengumpulkan uangnya ."

"Gadis bodoh, dalam dua hari kita tidak akan bisa mengumpulkan sebanyak uang itu."

"Mama, papa pernah mengajarkan ku, selagi masih ada kesempatan kita harus berusaha mengejar tujuan kita. dan kita pasti akan berhasil. Mama, aku pergi dulu!" ujar Viyone yang berusaha tegar.

"Viyone, kau ingin ke mana?"

"Mencari kerja, Ma," jawab Viyone yang melangkah pergi dengan cepat.

"Mulfis, apa yang harus kami lakukan? lihatlah putri kita yang berusaha mengumpulkan biaya untuk operasi ini. Mulfis, kau harus bertahan," ucap Nerlin pada suaminya yang sedang tergeletak di atas ranjang.

Viyone mempercepatkan langkahnya untuk mencari pekerjaan, ia merasa cemas, takut, sedih dan hancur perasaannya jika ia gagal mengumpulkan uang.

"Aku harus berusaha dan jangan putus asa, walau hanya dua hari saja tapi setidaknya masih ada waktu. selagi masih ada waktu sama saja masih memiliki kesempatan. tapi aku harus bekerja di mana agar bisa mendapatkan uang dengan cepat?" ucap Viyone yang sambil berjalan.

Siang itu Viyone berusaha mencari pekerjaan yang cepat mendapatkan upahnya, lalu ia pun pergi ke tempat para pekerja yang sedang membangun gedung bertingkat. iya, menurutnya hanya bekerja berat inilah yang bisa mendapat upah harian.

"Paman," sapa Viyone yang matanya masih memerah karena menangis.

"Ada apa, Adik kecil?" jawab pria itu yang sebagai pengawas pekerja di sana.

"Paman, apakah di sini butuh tenaga lagi?"

"Adik kecil, kami memang sedang mencari pekerja lagi."

"Kalau begitu biar aku yang melakukannya!"

"Apa? kamu yang melakukannya? Adik kecil, ini adalah pekerjaan pria, pekerjaan ini sangat berat. kamu tidak akan bisa melakukannya," jawab pengawas.

"Paman, aku akan membuktikan padamu kalau aku sanggup melakukannya," jawab Viyone yang pergi mengangkat semen yang seberat 50 kg, bukan hanya satu karung, tapi yang ia angkat adalah tiga karung sekaligus demi ingin menyakinkan pengawas itu.

Semua pekerja di sana tercengang saat melihat gadis muda itu.

"Paman, lihatlah aku sangat kuat, aku bisa mengangkat lebih dari seratus kilo," kata Viyone yang sedang mengangkat semen itu dan berusaha bisa mendapatkan pekerjaan itu.

"Adik kecil, untuk apa kamu melakukan pekerjaan ini? ini bukan pekerjaan wanita?"

"Paman, aku butuh biaya untuk papaku, jadi dalam dua hari ini aku harus bisa mengumpulkan biayanya, jika tidak maka dokter menolak melakukan transplantasi jantung!" jawab Viyone dengan menetes air mata karena mengingat ayahnya.

"Kami di sini harus bekerja hingga malam. karena pemilik gedung ini mendesak kami harus siapkan semuanya dalam waktu yang dekat."

"Kalau begitu biarkan aku bekerja di sini, paman. aku mohon padamu. aku ingin menyelamatkan papaku! walau harus kerja siang dan malam aku tetap akan melakukannya!" pinta Viyone yang menarohkan semen itu ke atas tanah dan sambil berlutut di hadapan pengawas itu.

"Adik kecil, jangan berlutut! berdirilah!"

"Patto, biarkan gadis ini kerja di sini. dia butuh uang dan kita butuh tenaga juga. lagi pula pemilik King Star Group akan datang besok untuk memantau. jadi, biarlah adik kecil ini bekerja di sini!" ujar salah satu pekerja di sana.

"Baiklah, kamu boleh bekerja di sini, dan jangan memaksa diri! siapa namamu?"

"Namaku adalah Viyone,"jawabnya dengan merasa gembira karena mendapatkan pekerjaan walau harus mengangkat berat.

"Pemilik gedung ini adalah bos pendiri King Star Group, kita harus bergerak cepat. dan mulailah bekerja!"perintah pengawas pada semua pekerja di sana.

1
si Kucing Blo'on
koplak poll 🤣🤣🤣
Hayatun Syamilah
x ada sambungan kah?
Rohimatul Amanah
Luar biasa
Rohimatul Amanah
Lumayan
Dahlia Dwi Aisyah
astaghfirullah 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dahlia Dwi Aisyah
wadauuuu 🤭🤭🤭
ေယာက်ၤားတံခြန္ လူရည္ခြၽန္
ok bagus
Ma Em
Luar biasa
Ma Em
Bagus Viyone kamu cerdik jgn mau ditindas sama keempat istrinya Ricard lawan kan kamu bisa karate libas terus agar dia tdk berani menyuruh nyuruh kamu lagi
Ma Em
Ya ampun Viyone kamu itu lucu banget hati hati saja kamu dimasukin ular piton milik Ricard Viyone anak baik dan jujur berbakti kepada ibu bapaknya meskipun hidupnya susah tapi tetap orang tuanya yg diutamakan.
Ma Em
Viyone kamu kok polos banget sih jadi orang apa apa tdk tau jadi lucu kamu aku sambil baca ini senyum senyum sendiri
Baiq Inges
/Facepalm/bayi gede
Baiq Inges
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Hikam Sairi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 parah banget dah...
Hikam Sairi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣😎
Hikam Sairi
🤭🤭🤭🤭🤭
Anie Moe
suka smua ceritanya..lucu sngt menghibur dan ngk ngebosanin bacanya..smgat trus berkarya tuk outhor nya..🤗💪💪
Anie Moe
😆🤣😂😂😂
Anie Moe
kluarga koplak smua..😆😆🤣🤣🤣🤣
Rifana Sitorus
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!