NovelToon NovelToon
My Presdir I Love You

My Presdir I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:736.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Jayanti

Mengisahkan tentang perjalanan cinta sepasang kekasih dari dua keluarga paling berpengaruh di kota X.
Cerita dimulai dengan kepulangan Rachel dari Paris dan bertemu dengan Sawn, presdir dari perusahaan raksasa Moon. Pertemuan pertama Rachel dengan Sawn di awali dengan kesan yang kurang baik. Tak disangka Sawn bertemu lagi dengan Rachel yang menjadi sekretarisnya sendiri.

Akankah cinta hadir diantara mereka berdua? Sawn yang dingin dan Rachel yang tidak berani mengungkapkan perasaannya.

Ikuti kisahnya di novel ini yaa...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Jayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketika Hari Itu

Satu jam berlalu, Sawn dan assisten Liu dengan segera kembali ke perusahaan.

Sementara Axcel masih dengan setia menunggu kedatangan mereka berdua.

------------------------------------

 

🎶 So kiss me and smile for me

Tell me that you'll wait for me

Hold me like you'll never let me go

'Cause I'm leaving on a jet plane

I don't know when I'll be back again

Oh, babe, I hate to go..🎶

 

Penggalan lirik lagu terdengar dari ruangan Rachel, tidak terlalu nyaring tapi cukup jelas sampai ke ruangan presdir. Axcel yang penasaran dengan asal lagu itu mendatangi Rachel, dia berdiri dan mengamati gadis itu bekerja dengan di temani lagu pengiring dari ponselnya.

"Baru kali aku mendengar kalau di suatu perusahaan diperbolehkan mendengarkan musik ketika sedang bekerja, apalagi ruanganya bersebelahan dengan presdir. Jelas banget loh..."Seloroh Axcel serta merta mengagetkan Rachel.

"Oh itu, maaf tuan.. Saya kira anda tidak mendengarnya. Biasanya kalau ada tuan Sawn saya juga tidak berani untuk menyetel musik. Karena tuan Sawn lagi keluar jadi saya manfaatkan saja lagian biar tidak jenuh juga. Saya tidak berani kalau ada tuan Sawn. Dia tidak suka suasana bising."Jawab Rachel membela diri.

"Haha.. santai saja nona. Tidak masalah. Tapi seharusnya segera matikan volume nya. Bosmu sedang menuju kemari."

Seketika Rachel langsung mematikan lagu dari ponselnya, takut Sawn akan memarahi dirinya karena tidak fokus dalam bekerja.

"Tap.. tap..." Suara langkah sepatu menghampiri.

"Hallo ... sobatku."Laki-laki itu saling tegur sapa satu sama lain. Setelah itu mereka bertiga mengobrol di sofa ruangan presdir itu.

Mengobrol sana - sini banyak yang di bicarakan, sama halnya seperti obrolan perempuan, berisik dan tertawa bersama-sama. Mungkin mereka saling melepas rindu setelah sekian tahun tidak bertemu.

Seketika Axcel selintas melihat ke arah Rachel.

"Sawn, siapa gadis itu?."Tanya Axcel sambil menatap ke arah Rachel.

"Assisten pribadiku."Jawab Sawn singkat.

Seketika roma wajahnya berubah tak kala Axcel menanyakan Rachel. Seperti ada perasaan tidak senang.

"Assistenmu? Waw.. hebat punya assisten secantik dia. "Bisik Axcel.

"Apakah dia sudah punya pacar?."Tanyanya lagi.

"Aku kurang tahu, lebih baik tanyakan langsung padanya."

"Setahuku Rachel belum punya pacar."Assisten Liu menambahi.

"Baguslah kalau dia belum punya pacar apakah boleh aku mendekatinya? Akan ku kejar dia."Sahut Axcel menimpali perkataan assiten Liu.

Sawn diam mematung lidahnya kelu tak bisa bicara.

Selepas jam pulang kantor mereka bertiga memutuskan untuk makan bersama di sebuah restoran mewah.

"Sawn, bolehkah aku mengajak assistenmu?."Tanya Axcel

"Silahkan saja kenapa kamu harus meminta izin padaku."Ujar Sawn sedikit ketus.

"Dia kan assistenmu mana boleh sembarangan aku mengajaknya. Nanti kalau dia sudah menjadi pacarku tenang saja aku tidak akan meminta izin lagi padamu."Axcel menimpali.

Sebenarnya Axcel hanya senang mengolok-olok Sawn, dia hanya tak terlalu suka kalau Sawn terlalu terfokus pada pekerjaannya.

Axcel memanggil Rachel yang sedang bersiap-siap untuk pulang.

"Hai nona, kita belum berkenalan. Aku Axcel.."Axcel mengulurkan tangannya pada Rachel di hadapan Sawn dan assisten Liu.

"Rachel..."Timpal Rachel.

"Kita ingin mengajakmu untuk makan bersama, ikut ya.."Ajak Axcel dengan rendah hati.

"Mm.. sepertinya saya tidak bisa tuan Axcel."

"Sudahlah tidak ada alasan apapun untuk menolak, aku adalah sahabat dari Sawn. Sawn ingin merayakan kepulanganku. Berarti nona ini adalah perintah dari bosmu."Axcel tak berhenti berbicara hanya sekedar agar Rachel setuju.

Rachel melihat ke arah Sawn dengan sedikit rasa takut. Sawn menganggukan kepalanya tanda setuju.

"Ya.."Sepenggal kata yang di ucapkannya membuat Rachel serba salah.

"Pasti lelaki ini terpaksa mengajakku karena tuan Axcel. Mana mau dia aku ikut. Malas rasanya kalau bukan karena terpaksa.... uuuuhhhh."Rachel menggerutu dalam hati.

-------------------------------------

Mereka berempat telah sampai di restoran yang di maksud, memesan makanan dan menunggu untuk dihidangkan. Sebelum makanan datang Axcel pergi ke luar untuk menjawab panggilan ponselnya. Dan assisten Liu sengaja untuk pergi ke toilet hanya untuk melihat Sawn dan Rachel berdua. Mereka berdua sama-sama gelisah. Merasa tidak nyaman dengan kebersamaan mereka. Kikuk.. Salah tingkah atau apalah namanya. Untunglah Axcel segera kembali setelah selesai menjawab panggilannya.

Makanan pun dihidangkan di sebuah meja bulat yang tidak terlalu besar. Makanan khas daerah untuk sekadar melampiaskan rasa rindu Axcel dengan tempat kelahirannya.

 

*Bersambung*....

 

1
Rini Haryati
bagus ceritnya
suksez
semangat
mksh
Puty Maryami
Ceritanya menarik, karakter tokoh prianya tegas dan pencemburu, tokoh wanitanya yang sabar dan cerdas dalam menghadapi tokoh pria membuat cerita ini sedikit berbeda dari novel-novel yang pernah saya baca.

Saya suka carita ini, nampak seperi kisah-kisah nyata, tidak berlebihan dalam setiap penokohan dan alurnya.
Niken Utami Dewi
baguuuuuuuusssss.....
Fransiska Siba
jaga baik2 Rahel jgn keras kepala lagi dan egois yaa hanya mikir diri sendiri
Fransiska Siba
salah sendiri tidak bisa menjadi diri ga mikir kalau lagi hamil. jgn salahkan org lain. masa masalah sepeleh ngambekan dan terus keras kepala, pikir diri sendiri apa rahel ga mikir kalau ada anak bayi dalam perutnya? malah keluar membahayakan kandungannya
Anisatul Azizah
fix ini yg dijodohin sama kamu Rachel
Anisatul Azizah
Sawn kenapa bisa jd kepribadian ky gitu? pacaran sm Vivi jg g disetujui kan sama ibunya.. atau emang dia yg g mau berkomitmen
Anisatul Azizah
terus aja diam²an, lama² bakal terungkap jg, tapi dalam mimpimu Sawn😠
Anisatul Azizah
sudah tak menyukaiku lagi??? kok GeEr sih, emang yakin Rachel dulu suka kamu?😜
Anisatul Azizah
masih menerka² alur ceritanya🤗
Anisatul Azizah
kata² terakhirnya.. mencintai adalah hasrat, dicintai adalah anugerah😍😍
Anisatul Azizah
omo, Sawn.. kau peka sekali utk ukuran laki².. apakah kau seorang casanova seperti presdir² di novel lain?🤭
Anisatul Azizah
gercep tuan presdir😅
Anisatul Azizah
eh eh, babang Sawn baru jg 2 minggu dah kepincut aja😅
Anisatul Azizah
hadir kak♥️
xnna
SAWN TPI AKU BCA SUWAN
Nurul Hidayah Msi Mencirim
tidak ada extra part kah?
Tifani putri Khairani
Rachel ya thor yg di jodoh kan oleh nyonya park..
Dinda Mutia
lanjut
Ahmat Hapids
sebenernya disini yg salah dan egois itu shawn dan yg cari musuh itu shawn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!