NovelToon NovelToon
Cinta Satu Malam Mr. Arrogant

Cinta Satu Malam Mr. Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Viviane

Pertemuan tak sengaja Justin si tuan muda arogan dengan seorang perempuan malam bernama Erika. Keduanya berakhir dengan bermalam bersama. Dari perbuatan mereka itulah Erika hamil dan Justin harus bertanggung jawab.

"Gue jijik dengan perempuan malam seperti Lo," ungkapnya.

Si tuan muda arogan itu tidak menerima kenyataan bahwa anak yang dikandung Erika adalah anaknya. Menolak habis-habisan Erika dari kehidupannya. Memperlakukan Erika bak sampah yang menjijikkan. Siksaan dan hinaan dia berikan kepada Erika.

Apakah pria arogan itu akan terus mengelak anak yang dikandung Erika adalah anaknya? Bagaimana kelanjutan kehidupan Erika si perempuan malam itu? Simak terus cerita Cinta Satu Malam Mr. Aroggant

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viviane, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan

Bertepatan dengan malam minggu, Justin nongkrong bersama teman-teman. Masih di klub malam yang sama seperti biasanya. Mereka mengobrol dan bercanda tawa, sesekali minum minuman beralkohol.

"Pulang dari luar negeri, si Justin semakin kenceng aja minumnya," ledek salah satu temannya.

Memang benar apa yang dikatakan temannya itu, pergaulan bebas di negara tempat kuliahnya dulu membawa pengaruh terhadapnya. Kebiasaan minum dan dugem seakan sudah melekat pada dirinya.

"Nggak apa-apa yang penting ada batasan." Justin membela dirinya sendiri.

Tidak seperti malam-malam sebelumnya saat dirinya galau dan stres sendirian di klub malam. Malam ini pria itu tampak mengerem keinginan untuk minum. Tidak ingin mabuk dan kebablasan bermain perempuan malam lagi. Akhirnya Justin membatasi dirinya sendiri.

"Ini nggak ada yang mau manggil cewek gitu buat ke meja kita?" ucap teman Justin.

"Nggak usahlah, enakan juga kita ngobrol santai aja tanpa cewek-cewek," tolak Justin.

Akhirnya meja VIP itu melanjutkan obrolan mereka. Sementara Justin tak sengaja melihat Erika yang sedang mengobrol bersama dengan seorang pria di kursi dekat bar. Dua orang itu tampak tersenyum bahagia dan terus mengobrol.

"Dasar perempuan murahan!" geramnya dalam hati.

Hatinya merasa tidak terima melihat perempuan itu tertawa bahagia seperti itu dengan pria lain. Rasanya ingin menjambak rambut perempuan itu dan mengajaknya menjauh dari pria itu. Namun, tidak ada alasan untuk melakukan itu semua. Memangnya siapa Erika bagi Justin?

"Bro ... Lo ngelihatin apaan sih?" panggil salah satu teman Justin. Karena sejak beberapa menit yang lalu pria itu jadi tidak fokus pada obrolan mereka.

"Eh ... eng-enggak," jawaban terbata.

"Gue kaya ngelihat teman gue. Tapi kok udah nggak ada itu orang," sambungnya beralasan.

Lagi-lagi Justin melirik tempat dimana Erika duduk tadi. Dan ternyata setelah asyik mengobrol. Mereka berdua hilang dari posisinya semula.

"Tuh kan! Dasar perempuan murahan! Mau saja sama semua laki-laki," batin Justin dengan kesal.

"Awas saja nanti," ucapnya.

Beberapa saat kemudian, kebetulan Justin mengedarkan pandangannya keseluruhan ruangan. Matanya menangkap sosok perempuan berambut panjang, berbaju seksi itu. Tidak salah lagi.

"Oh hanya joget bersama," batinnya merasa lega. Ternyata perempuan itu hanya menemani seorang pria untuk berjoget. Menikmati alunan musik dari DJ malam ini.

*

*

Waktu sudah menuju dini hari. Saatnya Erika menyudahi pekerjaan. Perempuan itu pun bergegas untuk kembali pulang ke rumah. Saat dini hari seperti ini belum ada angkutan umum yang lewat. Dan untuk membayar ojek ataupun taksi, Erika merasa sayang dengan uangnya. Lebih baik untuk kebutuhan sehari-hari.

"Jalan kaki saja deh. Hitung-hitung olahraga dini hari," ucap Erika dengan semangat.

Kaki jenjang dengan high heels itu mulai melangkah dengan semangat. Menyusuri jalanan yang sudah sangat sepi. Hanya beberapa kendaraan yang melaju. Itu pun orang-orang yang keluar dari tempat hiburan malam. Karena Erika masih tidak jauh dari tempatnya bekerja.

"Aaaaaaaaaaa ... tolong ..." teriak Erika saat ada satu orang mendekap tubuhnya dengan paksa.

"Tolong ... lepaskan!" teriaknya lagi.

Seorang pria tua bertubuh gemuk, berjalan sembari memegang botol minuman beralkohol ditangannya. Tiba-tiba mendekap Erika yang berjalan sendiri dengan pakaian seksi. Siapa juga laki-laki yang tidak tergoda.

"Diam!" bentak pria itu sembari membekap mulut Erika dengan tangan kekarnya.

Bugh! ... Bugh! ...

Dua pukulan dengan menggunakan balok kayu mendarat pada tengkuk lehernya. Membuat pria tua itu ambruk seketika. Bersamaan juga dengan Erika yang ikutan pingsan karena kejadian itu.

##

Kira-kira siapa yang menyelamatkan Erika? Dan bagaimana kelanjutan Erika yang tak sadarkan diri?

Sebelum lanjut ke bab berikutnya minta klik love (favorit-kan), like dan komentar-nya ya kakak. Sehat dan sukses selalu. Terima kasih 😇

1
Nindy rachmawati
suka ceritanya
Butet Bandar baru
Biasa
lovely
e.mang murah ko Etika ngerayu laki² di saat ga sadar guru rasa klo jadi justine pasti akan marah² apalagi Etika bukan cewek baik² pstilah jijik tukang cukup sana sini🥵
Wirda Wati
Oma yen
Wirda Wati
Gerry the best...
Tinggalkan aja Justin
biar tau rasa.
Wirda Wati
Dasar Justin lebay....
Wirda Wati
tinggalkan aja justinnya Erika.
penyesalan memang terlambat.
terlalu arogan.
Wirda Wati
keguguran
Wirda Wati
lanjut
Wirda Wati
tapi...jastin ngga suka sama Erika.
biarkan aja Erika diculik...
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
lanjjut
Wirda Wati
simalamaka buat Erika.
Bagusnya tinggalkan rumah itu
jadi perempuan yg baik.
Wirda Wati
kurang suka Erika ..licik...
cocok sama jastin...
Wirda Wati
lanjuut...
Wirda Wati
Bagusnya tinggalkan jastin...
Erika yg bodoh...
Wirda Wati
Berlebihan jastin...
Wirda Wati
pintar juga jastin
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣
Wirda Wati
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!