NovelToon NovelToon
MENCINTAI WANITA Dari ZONA_X

MENCINTAI WANITA Dari ZONA_X

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:829.3k
Nilai: 5
Nama Author: hapsah anwar

(Sekuel dari "POLISI SURGA UNTUK PUTRI MAHKOTA") sebenarnya tidak membaca sekuelnya pun tidak apa-apa, tetapi jika ingin feel-nya lebih dapat maka lebih baik membaca sekuelnya dulu.
____

Seorang gadis cantik yang berprofesi sebagai karyawati di salah satu toko bunga terkenal di kotanya, suatu hari ia mendapat tugas berat. Mengantarkan buket bunga kepada seorang direktur tampan. Sangat sulit untuk menemui sang direktur, namun karena iming-iming tip sebesar satu bulan gajinya hingga ia berjuang keras mengantarkan bunga itu sampai ke tangan sang direktur. Jika mengenai uang, gadis ini begitu sangat bersemangat.

Dari sinilah kisah bermula. Siapa sangka, tingkah konyol dan lucu gadis pengantar bunga ini membuat sang direktur menyukainya hingga penasaran akan dirinya.

Hingga cinta mulai tumbuh di hati sang direktur. Namun, perjuangan cintanya tidak semudah yang dibayangkan karena gadis ini berasal dari Zona X. Wilayah yang begitu terkenal dengan para wanita malamnya. Ini persoalan keluarga sang direktur yang merupakan konglomerat terpandang. Bagaimana bisa keluarga baik-baik seperti mereka memiliki calon menantu dari wilayah paling nista di kotanya? Itu tidak mungkin terjadi.

"Saya memang berasal dari Zona X, tetapi saya bukan wanita Zona X." Naina Anandita.

_______
yuk,ikuti kisah mereka.
Happy Reading❤️

Nb:ZONA X(huruf X tetap di baca sebagai Abjad yah,bukan angka Romawi)

jika berkenan berteman dengan otor, ini akun sosmednya.
ig: hapsahdaeng
FB: hapsah daeng mene

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hapsah anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminta Maaf

Hari sudah sore.Beberapa orang sudah bersiap kembali ke rumah mereka masing-masing setelah seharian mencari rezeki untuk kehidupan di hari ini maupun untuk esok,ada yang pekerjaannya mendapat hasil di hari itu juga,ada yang seminggu ke depan mendapatkan hasil dan lebih banyak lagi yang menunggu sampai sebulan lalu gajian.Terkadang habis bulan habis juga,begitu istilah mereka.Terdengar tidak bersyukur.

Semua orang yang bekerja sebagai Karyawan/karyawati sedang bersiap untuk pulang,begitupun dengan para karyawan dan karyawati Beauty Flowers.Toko bunga ini sudah tertutup,pintu besi sudah ditarik ke bawah oleh para karyawan lelaki,tersisa satu pintu untuk jalan keluar para pegawai yang belum ditarik.

"Naina,bukankah motormu masih rusak?" tanya Kiran yang sedang berdiri depan loker,mengambil tas dan barang miliknya.

"Iya,bengkel itu sangat keterlaluan.Tadi dia menelfonku kalau motorku sudah bagus,eh beberapa menit kemudian menelfonku lagi dan mengatakan kalau motorku belum bisa untuk di pakai,keterlaluan." Naina sedikit kesal.Mengambil ranselnya dan segera menutup kembali loker miliknya.

"Ya sudah,ikut pulang sama aku saja atau sama Rudy," ajak Kiran memberikan tawaran.

"Iya,daripada keluar ongkos lagi," sambung Rudy.

"Sebelumnya terima kasih,tapi jalur rumah kalian itu beda,tidak usah.Aku naik Busway saja,lagian ongkosnya juga tidak seberapa," balas Naina yang merasa tidak enak jika merepotkan kedua sahabatnya ini.

"Aku duluan yah,takut ketinggalan bus," sambungnya dan segera melangkah cepat keluar dengan ransel di pundaknya.

"Dasar keras kepala," ujar Rudy kepadanya.

Karena terburu-buru akhirnya Naina lupa jaketnya di atas meja yang ia letakkan sewaktu pulang dari pesantren tadi.

Rudy dan Kiran ikut keluar dari ruangan loker.Terlihat Selfy juga sudah bersiap untuk pulang dengan tas dan kunci mobil di tangannya.

"Aku duluan yah," ujar Naina kepada semua orang yang berada di luar.

"Bu Selfy,aku balik duluan.Takut ketinggalan Bus," sambungnya tidak lupa menyapa atasannya itu.

"Yah,hati-hati Maemunah," balas semua orang termasuk Selfy.

Tadi dia bilang motornya sudah bagus,tapi kenapa mau naik bus.

Gumam Selfy yang hanya menggelengkan kepala.

Naina membuka pintu kaca.Cuaca tampak mendung atau memang sudah sore,sangat sulit dibedakan.

Satu kilatan kecil mengagetkannya,dirinya yang sangat takut akan kilat dan petir segera memejamkan mata dan menutup telinga.Tidak terdengar apapun,ia menghela nafas.kembali membuka mata dan melangkah ke halaman parkir Beauty Flowers menuju jalan utama di depan toko.

Sepertinya memang akan turun hujan.

Kilat kembali menyambar,spontan Naina menutup telinga dengan kedua tangan tapi tetap melanjutkan langkahnya dengan kepala tertunduk.Sangat takut dengan kilat.

Mobil kecil yang tidak mewah itu sejak tadi parkir di depan Beauty Flowers,mengamati setiap pegawai yang keluar dari toko bunga itu dan sepertinya yang ditunggu-tunggu sudah datang.

Brug

Naina menabrak seseorang di hadapannya karena dirinya memang berjalan tanpa melihat ke arah depan.

Terlihat sepatu mengkilap,setelan celana dan jas yang begitu rapi,melihat ke atas lagi.

Deg.

Sekretaris menyebalkan ini.

Menurunkan tangannya dari telinganya.Tiba-tiba hatinya memanas tapi dia lebih memilih untuk tidak peduli dan segera melanjutkan langkahnya dengan berpindah ke arah samping kiri tapi dengan sigap sekretaris ini ikut berpindah dan kembali menghalangi jalannya,Naina masih tidak peduli dan sekarang berpindah ke kanan tapi kembali lagi sekretaris ini tetap menghalanginya.

Naina mulai kesal tapi tetap memilih diam.

"Aku ingin meminta maaf." Walau terdengar berat,tapi suara itu terdengar di telinganya.Sekretaris ini meminta maaf.

Naina tidak peduli dan tetap berusaha ingin melangkah ke depan.

"Aku katakan sekali lagi,aku meminta maaf." Sekretaris Ben kembali berdiri menghalangi jalannya dan mengulangi ucapannya lagi.

Naina tetap tidak peduli dan mencoba berjalan lagi,terlepas dari tubuh tinggi atletis sekretaris itu,kembali ia di halangi lagi oleh seorang lelaki dengan kedua tangan yang ia masukkan ke dalam saku celananya.Bodynya sama atletisnya dengan sekretaris tadi.

Naina melihat ke atas

Wajah tampan dengan mata terlihat sendu.Entah ada apa dengan direktur ini hingga terlihat menyedihkan begini.

Tuan muda

"Tolong maafkan kami." Naina kembali mendengar ucapan permintaan maaf.

"Atas ucapan yang telah menyakitimu tadi pagi," sambung Dennis.Walau ucapan hina itu mutlak dari mulut sekretarisnya,tetapi dia tetap ikut andil dalam meminta maaf.

"Tidak ada yang perlu dimaafkan,Tuan muda.Tolong beri saya jalan," pinta Naina dan kembali melangkah tapi Dennis kembali menghalanginya.

"Jika soal hutangku,kalian tidak perlu khawatir.Aku pasti akan membayarnya" sambung Naina dengan wajah tertunduk,hanya sepatu mengkilap yang ia lihat.

Tanpa mereka sadari,banyak pasang mata yang sedang mengamati dari depan pintu kaca Beauty Flowers.Untuk pertama kalinya mereka melihat langsung wajah tampan sang direktur muda putra tuan Atmajaya yang tak lain adalah kakak dari Azea Ruanna Atmajaya sang artis terkenal itu.

"Oh,Maemunah ... beruntung sekali dirimu bisa berurusan dengan mereka," ujar Kiran dengan tangan merangkul lengan Selfy.Semua orang hanya diam terpaku melihat apa yang sedang terjadi di hadapan mereka.

"Sebagai permintaan maaf,biarkan kami mengantarmu pulang," ujar Dennis.

Naina belum sempat berkata apapun,tiba-tiba hujan turun begitu deras bahkan tanpa aba-aba seperti gerimis terlebih dahulu.

Ah,kenapa harus hujan sekarang.Ini  bukan skenario film.

Mereka langsung basah seketika.

Sekretaris Ben berlari membuka pintu mobil.

"Tuan muda,masuklah!hujan semakin deras," teriak sekretaris itu yang sedang memegang gagang pintu mobil.

"Ayo,ikut denganku!" Dennis spontan memegang tangan Naina dan dengan spontan juga Naina melepaskan tangannya.

Naina melangkah tanpa menghiraukan Dennis,ia tetap memilih ke arah halte.

"Hei,hujan semakin deras.Ayo,ikut denganku!" Teriak Dennis karena percuma berbicara pelan di tengah derasnya guyuran hujan seperti ini.

Banyak pasang mata di sana masih tetap memperhatikan dari balik derasnya hujan.

Hujan yang semakin deras itu membasahi seragam Naina yang berwarna putih hingga tampak pakaian dalam bagian atas,bra berwarna ungu.Yah,berwarna ungu seperti tak ada warna lain saja,Naina.Dia lupa membawa jaketnya tadi.

Dennis segera mengalihkan pandangannya dan melepas jas miliknya kemudian dengan sigap memakaikannya kepada Naina,menutupi pandangan yang membuatnya merasa sangat berdosa.

Naina sangat terkejut dengan sikap Tuan muda ini,ia belum menyadari kalau bra-nya sudah nampak terlihat dari bajunya yang basah.

Suara histeris terdengar dari banyak pasang mata itu,tapi tidak akan didengar oleh Naina dan Dennis.

"Oh Tuhan,Maemunah.Ini bukan film india kan." Kiran kembali mengoceh.

Baru saja Naina ingin melepas jas itu,tiba-tiba kilat besar menyambar dan segera di iringi deru keras suara petir.

Spontan Naina berteriak dan masuk ke dalam pelukan sang Tuan muda tanpa ia sadari.Berlindung dari balik dada bidang yang di tutupi kemeja putih dan dasi.Insting seorang lelaki yang sedang melindungi wanitanya,Dennis mendekap kepala Naina seperti memberi perlindungan,suara Naina masih terdengar ketakutan.

Banyak pasang mata itu seperti ingin pingsan menyaksikan ini.

"Film apa yang sedang di putar di hadapan kita ini."Kali ini Selfy yang berucap dengan mata tak mampu berkedip.

Beberapa detik telah berlalu,Naina menyadari dirinya.

Oh Tuhan,apa yang ku lakukan ini.Siapa aku yang sedang berlindung pada Tuan konglomerat ini.

Segera ia melepas dirinya dari sana.

Tanpa membuang waktu lagi,Dennis segera menarik tangan Naina dan membawanya ke dalam mobil.Menutup keras pintu mobil kemudian berlari ke pintu sebelah dan juga masuk ke dalam mobil tepat di samping Naina.

Sekretaris Ben juga berlari ke depan dan masuk ke dalam mobil,duduk di balik kemudi.Mereka semua basah.

_______

Ingat jejaknya selalu yah para readers🥰

like,koment,vote dsb.

terima kasih🙏

1
Cici Mamatoni
bahasa yg indah ...tidak vulgar
Cici Mamatoni
dulu aku punya teman kerja yg rumahnya kyk naina...gang depan penuh rumah bordil...sampe2 rumah2 orang biasa ditempeli stiker pemberitahuan khusus biar tidak sembarang orang masuk
Mena Chaniago
udah mau 3 thn ngg next nya nih thir🙏
Nurfa Fadilla
karya nya sangat menarik
Liana Syahroni
Sungguh cerita yg sangat bagus..... Tapi sayang gak ada lanjutan nya thor
Liana Syahroni
Apakah masih boleh tertawa????? 🤔🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nurfa Fadilla
di tunggu part dia nya thour
Masriana
lanjut tor buat naina hidup dan kembali bawa anak🙏
Masriana
lanjut autor kita menunggu lanjutannya
sitah wan
kapan update lanjutannya lg kak
Ani Salihah
season 2 ny Dong pliiis,🙏😭
Dwi Widi
lanjutannya please
Virgo Icha
sangat bagus dan aku suka alur ceritanya
Virgo Icha
lanjut dong thor kok lama bangat season 2nya😢😢
Ekha Safia
thor ini sekian ribu kali bolak balik cek blm up ya thor😔😔
Ijoel Can
kapan sesion 2 nya
Sumiaty
cerita nya gak jelas...😏😏😏
Nyimak Doang
Aku padamu Denis kau lelaki yg baik, lelaki yg bertanggung jawab, lelaki sejati, idola para wanita, i , lov yoi.😍
Yosi Yosi
😙
Wahida Usman
males baget bacanha pemeran utama w
anitanya sa.mpai meninggal sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!