NovelToon NovelToon
Mutiara Hati Ghazi

Mutiara Hati Ghazi

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:47.4k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Pantas saja dia tak diharapkan dan dibenci oleh keluarganya. Ternyata dia adalah anak yang lahir dari rahim orang ketiga.

Mutiara Anjani, Seorang gadis yang selalu terlihat kuat dihadapan orang lain. Tiada yang tahu bahwa gadis itu menyimpan rasa sakitnya seorang diri. Semua tertutup oleh sikapnya yang ceria dan terkadang angkuh itu.

Semua orang yang pernah dekat dengannya menjauh perlahan karena hadirnya orang baru termasuk sahabatnya sendiri. Dia menjadi sendiri, Hingga seorang pria hadir menjadi pendukungnya serta satu-satunya pria yang berjanji akan selalu menjaganya sampai nanti.
••••••
"Aku selalu merasa sendiri, Aku ingin melupakan segalanya dan tidak ingin mengingat rasa sakit ini lagi.." Mutiara Anjani.

"Tapi perlu diketahui, Bahwa akulah yang akan menjagamu sampai nanti.." Muhammad Al Ghazi Maulana...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Calon Pengganti

"Pertunangan ini tidak akan batal.. Karena malam ini, Saya lah yang akan menjadi tunangan Nona Mutiara..

Mutiara diam, Lamaran yang tiba-tiba diajukan oleh Ghazi dihadapan semua para tamu undangan. Termasuk dihadapan Galih, Kendra dan keluarganya membuat mereka semua melongo.

Bagaimana tidak? Acara ini dibuat khusus tertunangan Kendra dan Mutiara, Namun ternyata? Mutiara membatalkannya secara sepihak.

"Bagaimana, Nona? Anda mau menerima pinangan saya?" Mutiara melihat Papanya, Seolah meminta persetujuan. Pria paruh baya itu tersenyum, Lalu mengangguk.

Ghazi menoleh pada Galih, Putra dari Abi Rafa tersebut mendekati calon mertuanya itu. Mungkin, Jika ia meminta restu dari pria ini lebih dulu Mutiara akan mau menerimanya.

"Sebelumnya saya memang lancang Tuan, Tapi apa yang saya katakan bukan omong kosong belaka. Saya bersungguh-sungguh ingin melamar putri anda malam ini. Saya benar-benar mencintai putri Anda dengan sepenuh hati, Dan ingin menjadikan Putri anda sebagai istri saya." Ucap Ghazi dengan mantap. Galih tak menjawab apapun atau lebih tepatnya belum. Ingatannya mundur ketiga puluh satu tahun yang lalu.

"Aku mencintaimu....

"Tapi,Tuan..?

"Aku benar-benar mencintaimu Anjani.. Aku tahu, Kau pasti juga mencintaiku, kan?

"Tuan.. Kita, Kita tidak bisa bersama. Kita tidak setara Tuan...

"Tapi cinta kita setara Anjani.. Aku sangat mencintaimu dengan sangat tulus, Sungguh..

Dulu Galih juga pernah menyatakan rasa cintanya pada seorang wanita yang bernama Anjani. Dan terbukti, Kan? Cinta Galih begitu besar untuk wanita itu. Meski Anjani telah tidak ada didunia ini.

Melihat kesungguhan Ghazi serta niatnya. Galih akan mencoba memberikan restu. Pria itu tidak mau, Kisah percintaan putrinya hancur sama seperti kisah cintanya yang terhalang restu.

"Kau sungguh mencintai putriku dengan tulus?" Tanya Galih pada Ghazi, Tentu saja pria itu mengangguk. Galih menepuk pelan pundak Ghazi..

"Jangan pernah kecewakan putriku.. Dia adalah satu-satunya Mutiara yang aku punya. Dia jugalah kebahagiaan ku.." Ucap Galih dengan tegas. Dia lebih baik menerima pria yang benar-benar mencintai putrinya daripada menerima pria yang lebih mementingkan perasaan wanita lain.

Lupakan tentang keluarga yang setara. Yang penting cinta mereka lebih setara.

Melihat Galih dengan mudah memberikan restu terhadap Ghazi dan Mutiara. Kendra maju dan protes..

"Om, Om kenapa melakukan ini Om? Tiara adalah calon tunanganku. Kenapa Om Galih justru memberikan Tiara pada pria lain.." Kendra masih tidak terima. Acara ini adalah acaranya, Tapi dia yang harus menyaksikan calonnya bertunangan dengan pria lain.

Katakanlah Kendra egois, Sejak tadi dia menganggap Mutiara jahat. Selalu membela gadis lain, Tapi sekarang giliran Mutiara dilamar oleh pria lain pria itu seakan berat.

Tapi Galih tidak peduli dengan perasaan Kendra. Dihadapan semua orang, Mutiara dianggap terlalu kekanak-kanakan. Dianggap terlalu membesarkan masalah yang katanya sepele. Padahal apa yang dilakukan oleh Mutiara memang benar, Bukan perkara pakaian atau cincin. Tapi ini perkara sebuah pembelaan terhadap pasangan serta harga diri.

Jika tidak bisa membela pasangan kita dihadapan orang lain. Akan lebih baik jangan menjeratnya dengan hubungan yang menyakitkan. Apalagi melihat pasangan kita membela orang lain ketimbang diri kita sendiri. Sungguh itu sangat menyakitkan sekali.

"Ini hanya masalah sepele, Nak Kendra.. Kau tidak perlu marah.." Kendra langsung diam. Ucapan Galih seperti sebuah tamparan baginya.

Tadi pria itu berkata, Kalau apa yang dilakukan oleh Hazel hanya masalah sepele yang tak perlu dibahas. Giliran dibalas malah kelimpungan..

Sekali lagi, Galih menatap Ghazi..

"Lanjutkan, Saya merestui mu melamar putriku..

Ghazi tersenyum penuh dengan kemenangan. Sekarang ia telah mendapatkan restu dari ayah Mutiara. Ghazi kembali mendekat ke arah Mutiara yang berdiri. Dan disanalah Ghazi mengambil sesuatu dari dalam saku celananya.

Sebuah kotak beludru yang dimana isinya adalah sebuah sepasang cincin yang indah.

"Acara ini akan tetap berlanjut Nona. Mau kan anda menjadi tunangan saya.. " Kotak tersebut terbuka. Mutiara seketika menutup mulutnya.

Matanya tak lepas menatap Sepasang cincin yang dimana, Sepasang cincin tersebut adalah cincin yang Mutiara pilih kemarin. Cincin yang di inginkan oleh Mutiara, Namun Kendra abaikan.

Mutiara merasa sangat terharu, Dia merasa sangat di istimewakan sekali oleh pria ini.

"Bagaimana, Nona?

"Aku mau..." Jawab Mutiara cepat. Tidak! Dia tidak akan ragu lagi. Ghazi termasuk pria yang sangat gentle bukan?

Kendra menggelengkan kepalanya. Mutiara yang dulu selalu punya impian menikah dengannya. Kini lebih memilih pria lain untuk menjadi pasangannya.

Ghazi mulai meraih salah satu cincin itu. kemudian disematkan lah cincin tersebut dijari manis Mutiara. Begitupun dengan Mutiara yang bergantian ikut menyematkan cincin itu ke jari manis Ghazi.

Lihatlah, Cincin itu sangat pas dijarinya. Tidak seperti cincin yang disiapkan Kendra tadi. Pas tidak, Kekecilan iya..

Jelas saja Kekecilan, Karena cincin yang tadi memang mengukur jari Hazel.

Suara gemuruh tepuk tangan mulai terdengar. Acara ini memang terancam gagal, Namun semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana.

"Saya juga punya sesuatu, Nona pasti suka.." Ghazi kembali meraih sesuatu. Sebuah kalung yang Mutiara incar kemarin. Ghazi membeli kalung itu spesial khusus untuk Mutiara seorang.

"Ya ampun.. Mas Ghazi ini kan, Kalung yang aku inginkan kemarin itu?

"Benar, Nona suka?

"Aku sangat suka. Makasih, Ya?" Ghazi tersenyum, Kemudian memakaikan kalung itu dileher jenjang gadis yang kini telah menjadi tunangannya.

"Mulai sekarang, Nona adalah milikku...

"Ya, Mulai sekarang aku adalah milikmu. Tidak ada calon pengganti disini.. " Usai memakaikan kalung itu. Mutiara berbalik badan. kemudian memeluk Ghazi dihadapan semua orang.

Pria terdiam kaku sebelum Benar-benar membalas pelukan Mutiara. Maklum, Cucu kyai memang seperti itu. Namanya juga belum jatuh cinta dan dekat dengan wanita.

Ghazi melirik Kendra. Wajah pria itu memerah seakan menahan amarah.

Kedua tangan Kendra terkepal. Dihadapannya, Didepan matanya. Mutiara, Gadis itu dilamar oleh pria yang usianya jauh diatasnya. Seorang pria yang katanya seorang bodyguard tapi nyatanya mampu memenuhi apa yang Mutiara inginkan.

Hazel pun hanya bisa menunduk, Niat dia mempermalukan Mutiara justru dia yang malu. Kejadian ini tak ada respon apapun dari kedua orangtua Kendra sendiri. Termasuk Julia, Mamanya yang terlihat sangat kecewa atas sikap putranya.

Wanita paruh baya itu mendekat bersama sang suami.

"Tante, Om.. Maafin Tiara ya?" Julia dan Darian menggelengkan kepalanya.

"Gak.. Kamu gak perlu minta maaf. Semua ini murni adalah kesalahan anak tante...

"Benar, Kamu gak perlu minta maaf.. Kendra yang salah. Andai Om diposisi kamu, Pasti om akan melakukan hal yang sama.." Julia mengusap lembut pipi gadis itu.

"Meskipun kamu tidak bisa menjadi menantu Tante, Tante harap kita masih punya hubungan yang baik ya...

"Itu pasti Tante.." Julia merentangkan tangannya. Mutiara langsung memeluk wanita paruh baya itu. Meski katanya Mutiara ini adalah anak dari orang ketiga, Tapi Julia begitu sayang. Mungkin karena wanita itu tahu kalau Anjani adalah wanita yang baik dan harus berhadapan dengan para monster yang kejam.

Tak jauh dari sana, Rio. Dia menyaksikan semua itu. Nona nya dilamar oleh pria yang profesinya sama dengannya. Entah kenapa ada rasa yang tak biasa dalam hatinya.

Tidak rela?

Mungkin itulah yang ada dalam hati pria itu sekarang. Diandra dan Atta pun mulai merasa muak. Bukan pertunangan antara Mutiara dan Kendra yang mereka saksikan, Melainkan pertunangan antara Mutiara dan seorang Bodyguard.

"Kita pergi Atta, Untuk apalagi disini.." Diandra langsung mengajak putra dan calon menantunya pergi.

Kendra pun segera pergi. Dia juga tak dapat menahan emosi. Pertunangannya batal dan digantikan orang lain.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Puas kamu! Puas karena udah bikin malu keluarga kita, Iya!!" Bentak Darian pada Kendra. Pria itu bukannya membela Mutiara. Namun yang jadi permasalahan kenapa Kendra harus membela Hazel sampai segitunya. Dihadapan para tamu, Pula.

Bisa kan, Kendra menegur Mutiara nanti. Kenapa harus dihadapan orang banyak? Apa putranya ini tidak sadar, Kalau dia tengah membuat Mutiara malu.

Mungkin masalah pakaian yang katanya Couple itu adalah masalah sepele yang yang tak perlu diperpanjang. Tapi ini masalah perasaan yang siapapun akan sakit hati apabila diperlakukan demikian.

"Mutiara itu seorang perempuan. Jangankan pada Mutiara, Bayangkan saja kalau semua itu terjadi pada dirimu sendiri? Bagaimana perasaanmu jika diperlakukan seperti itu?" Julia ikut angkat bicara. Padahal dulu putranya ini selalu baik dan membela Mutiara dalam hal apapun.

Sejak ada Hazel, Semuanya mendadak berubah. Hanya karena Hazel yang katanya kurang kasih sayang lah, Tidak bahagia hidup didesa, Yang kurang ini dan itu. Kenapa jadi rela melakukan apapun.

"Jangan pernah menyia-nyiakan wanita yang mencintai mu dengan perasaan, Ken. Karena kalau wanita itu telah merubah cintanya menjadi logika, Maka alurnya akan beda lagi..." Julia berlalu pergi usai memperingati putranya. Sekarang bela saja Hazel habis-habisan. Awas saja nanti mereka menyesal.

Darian ikut menyusul istrinya. Darian memang menolong Hazel karena kasihan, Tapi bukan berarti gadis itu berbuat seenaknya.

Setelah Darian dan Julia pergi, Hazel mendekati Kendra kemudian mengusap lengan pria itu.

"Ken, Maafin aku ya.. Gara-gara aku kamu kena marah.. Tapi aku kan gak sengaja, Ken.." Seperti biasa Hazel selalu menjual kesedihan. Gadis itu langsung berlalu pergi kedalam kamarnya.

"Hazel.. Maafin Mama!

Hazel terus pergi seakan tak peduli dengan panggilan Kendra. Begitu sampai didalam kamar, Hazel langsung mengamuk.

"Aaaaarrrrggghh! Kenapa sih semua orang gak ada yang berpihak ke aku? Aku juga ingin disayang, Aku juga ingin diperhatika. Aku mau semua orang tunduk dan patuh ke aku, Bukan ke Tiara...

Gadis itu menangis. Hazel kira rencananya kali ini berhasil. Tapi ternyata gagal. Bukan Mutiara malu melainkan dirinya yang jadi bahan perbincangan.

TBC

1
Ariany Sudjana
akhirnya si pelacur murahan yang bodoh ini nongol lagi. jelas saja skripsi kamu ga maju-maju, kan kamu bodoh, udah gitu kamu itu hanya pelacur murahan, yang bisanya menggoda laki-laki kaya supaya kamu jadi orang kaya, padahal otak kamu zonk😂😂🤣🤣 dan kamu kan hanya bisa jadi pencuri hasil karyanya mutiara, jadi novelnya ga maju juga, karena bukan kamu yang nulis 😂😂🤣🤣 dan bodohnya masih ada laki-laki kaya yang percaya sama omongan kamu, sampai membela kamu sedemikian rupa dan meninggalkan tunangannya 😂😂🤣🤣 dasar bodoh
Ariany Sudjana
mutiara ga mau merepotkan orang katanya, tapi dengan kamu ambil keputusan pergi jauh, kamu ga pikirkan papa kamu gimana? kalau papa kamu jadi sakit karena stress mikirin kamu, apa kamu tega?
Fia Ayu
Hayoo masih ada yg melek gk nie, klo di indo jam 2 an, di qatar baru jam 10 lewat, makasih thour up di jam segini🙏🏻
Ani
bila perlu sekalian orangnya dimasukkan ke api biar jadi abu 😤😤😤😤
Sri Rahayu
Tiara knp kamu nyuruh Devi ksh ATM.mu ke Kendra...itu kan hak kamu keenakan Kendra bisa2 diambil Hazel nanti...lanjut Thorr😘😘😘
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
kendra tololnya ga ketolong lagi. udah berkali-kali ada bukti, masih aja bisa dikibulin. guoblok banget
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
bener kan si rio yg bertopeng
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
si ex bodyguard nya
Lusi Hariyani
ghazi cpt dtg dong bantu mutiara pergi
Evi alvian
alurnya bkin gregetan banget dach.. bacanya aja ampe dating lama" aku gedek ama ceritanya😁🤭✌️sumpah othornya berhasil bkin para readers pada greget bacanya🤭✌️✌️
Ayudya
Rio siapa juga yg mau simpan barang yg Uda ga berguna sama sekali lebih baik di musnahkan🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nice1808
mutiara bodoh knpa semua kesusahan dipendam sendiri, knpa ada Ghazi juga dianggap sama dgn kendra yg jahat padahal Ghazi beneran tulus pada mutiara
Nice1808: betul 😃
total 2 replies
Ninik
aku justru greget sama Mak othor sebab up nya cuma satu satu
Ariany Sudjana
ini mutiara bodoh, kenapa semua dipendam sendiri? buat apa tunangan sama Ghazi? kalau Ghazi jadi seperti orang bego, yang ga ngerti apa-apa.
Setyowati Setyowati
bagus Tiara ..biar mereka merasakan apa yg kamu rasakan ..dan penyesalan yg akan mereka bertiga rasakan dan semuanya SDH terlambat
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya kebenaran terungkap juga dan kau Kendra terimalah hukuman dan penyesalan mu/Determined//Determined/
Sri Rahayu
ya gpp kl Atta berubah jd baik pd mu Tiara... uda sadar kali dia 🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Ass Yfa
kebenaran terungkap bertubi2 hingga otal Tiara tdk msmpu mensmpubg sendirian..berbagilah dgn Ghszi
Teh Euis Tea
ya ampun pada jahat bagt sih kalian, padahal mutiara ga salah apa2 pada kalian
Ayudya
hadeeehhhh Kendra jangan nyesel kamu ngajak hazel gabung di kafe.ntar kalau Uda tau siapa hazel yg sebenarnya kamu nyesel 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!