NovelToon NovelToon
Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Rumah Tangga
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Raisa Adiratna akhirnya menyerah akan pernikahannya, karena selalu mendapatkan KDRT dari sang suami---Dion Raharja. Dion seorang Pengacara kondang terkenal, di jodohkan atas desakan orangtuanya. Ada satu alasan kuat kenapa Dion membenci istrinya, sampai Dion mengancam jika sampai Raisa hamil maka tak segan Dion akan mengaborsi kandungan itu. Raisa yang mendengar itu ketakutan, wanita yang sudah menjadi yatim piatu itu terpaksa meminta cerai dari Dion karena dirinya hanya memiliki anak di kandungannya, tanpa di ketahui oleh Dion jika Raisa sedang hamil muda. Setelah bertahan di bawah hinaan Dion dan teman-temannya termasuk gundik suaminya---Chelsea. Chelsea seorang wanita yang bekerja sebagai LC di sebuah club. Setelah berhasil menceraikan Raisa, Pria itu menikahi gundiknya. Namun Karma dibayar konstan Dion mengalami kecelakaan yang membuatnya mandul hingga Chelsea meninggalkannya. Dion berusaha mencari mantan istrinya demi mendapatkan maaf, lalu apakah Dion sadar sudah punya anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Cahaya matahari siang ini sangat menyengat, sinarnya menembus kaca-kaca jendela apartemen mewah di pusat kota.

Di sofa warna krem yang empuk, duduk seorang wanita yang mengenakan atasan kemben crop top berwarna biru elektrik yang ketat.

Di padukan dengan rok hitam pendek yang ketat sampai atas paha, tak lupa tangannya memegang rokok.

Di sofa ini jugalah tempat yang biasanya menjadi saksi, pergumulan intim dirinya dengan Dion Raharja---Sang Pengacara terkenal.

Kini, Chelsea duduk sendirian di sofa krem itu.

Wajah wanita ini tampak sangat gusar, dengan jengkel dirinya menyalakan korek untuk rokoknya.

Rokok yang di hisapnya seolah memberikan rasa tenang, asap putih itu menyembul menari-nari di udara sebelum menghilang di udara.

Tangan satunya memegang ponsel, yang matanya tak lepas dari ponsel yang di genggamannya.

"Kemana sih nih si Dion!! Brengsek!" teriak Chelsea tiba-tiba, suaranya pecah menghantam kesunyian apartemen.

Telepon dari Chelsea tak diangkat, bahkan pesan singkatnya juga tak di balas, seolah-olah Dion sudah mencampakkannya.

"Gua nonton TV aja deh," ucap Chelsea demi menenangkan dirinya.

Lalu wanita ini menghidup rokoknya dalam-dalam, membiarkan tembakau itu membakar paru-parunya---lalu menghembuskan asapnya dengan kasar.

Tangan Chelsea meraih remote televisi itu, dan menyalakannya.

Bukannya bisa menenangkan diri, saat melihat televisi malah membuat darahnya semakin mendidih.

"Si a*jing!" umpat Chelsea saat melihat siaran televisi di berita.

Rasa kesalnya memuncak karena rekaman berita yang di lihatnya, layar itu memperlihatkan gemerlap lampu kristal melihat Dion bagaimana berdiri berdampingan dengan Raisa.

Dion berdiri berdampingan dengan Raisa, bahkan pria itu dengan mesra merangkul pinggang Raisa di depan awak media.

"Dasar Pengacara Munafik, gua di jadiin simpenan. Bininya di pamerin!" maki Chelsea menghirup rokoknya, lalu menghembuskannya ke udara.

Tentu alasan privasi yang di lontarkan Dion kepada para wartawan, untuk pertanyaannya kenapa istrinya tak muncul ke media.

"Bisa juga dia bikin image jadi pengacara terkenal dan suami perhatian, anjirrlah nih cowok!" ucap Chelsea dengan darah mendidih.

Ucapan Dion seolah seperti ludah yang mendarat tepat di wajah Chelsea, kini wanita itu merasa seperti seonggok sampah yang disembunyikan di dalam lemari indah.

Sementara Raisa di puja layaknya seorang Ratu yang mendampingi seorang raja.

"Cihh, lu pikir bisa ngurung gua disini Dion! Liat aja apa yang akan gua lakuin ke lu!" geramnya.

Chelsea tak tahan di tengah keputusasaannya, sebuah ide melintas di pikirannya.

Kali ini dirinya membutuhkan sekutu, setidaknya seseorang bisa memberikannya saran perihal Dion---Luna.

Luna sudah di berikan beberapa fasilitas oleh Leon, dan menjadi gundiknya.

Lagi pula Luna sudah menjadi teman dekatnya semenjak di kampung, dan saat ke kota merantau keduanya menjadi LC di sebuah Club malam.

"Gua telepon Luna aja kali ya," pikirnya sambil meraih ponsel yang tergeletak di atas meja.

Segera tangannya meraih ponsel untuk mecari kontak Luna, untuk di hubungi.

Sementara di sisi lain kota.

Suasana apartemen Luna jauh berbeda, wanita itu tengah bercanda ria dengan Leon.

Leon tak menghadiri acara itu karena dirinya lebih memilih hari libur, dan menghabiskan waktu bersama toilet pribadinya ini.

Berbeda jauh dengan apartemen yang di tempati Chelsea beraroma rokok, di apartemen Luna justru di penuhi aroma parfume axe yang maskulin.

Luna sedang berada di tengah momen intim bersama Leon, posisi wanita ini di pangkuan Leon dengan menekan area milik Leon.

Luna pagi ini tampil sangat menggoda dengan gaun merah menyala, dengan atasan menyerupai kemben---gaun sampai lutut itu seolah menonjolkan lekuk tubuhnya.

Leon sendiri tampil santai dengan kaos polo warna ungu tua dan celana training warna coklat.

Luna sudah terasa nyaman saat duduk di pangkuan Leon, sementara Leon melingkarkan tangan di pinggangnya yang ramping.

Tangan Leon juga dengan nakal meremas dua gunung kembar milik Luna, dan tak segan dua tangan Luna menggalung di leher Leon.

"Kamu selalu s*xy sayang...dan selalu membuatku bergairah," ucap Leon, tangannya masih setia meremas bagian depan itu.

"Dan kamu sayang selalu membuatku ingin terus memelukmu," balas Luna.

Leon baru saja hendak melakukan lebih pada Luna, namun ponsel di atas sofa bergetar dan mengeluarkan suara yang nyaring dan keras.

"Shitt! Siapa sih yang nelepon lagi enak begini?" umpat Leon dengan nada parau.

Terlihat wajah Leon dan Luna menunjukkan kegusaran karena aktivitasnya terganggu, matanya menatap layar ponsel itu dengan tatapan jengkel.

Tangan Luna segera meraih ponsel itu, dan tangan satunya menahan dada Leon agar pria di depannya ini semakin tak agresif.

"Hah Chelsea?" tanyanya.

Luna tertawa kecil, saat melihat ekspresi Leon.

"Sabar, Sayang... ini Chelsea," bisik Luna tangannya meraih ponsel itu, suaranya tetap tenang namun ada nada penasaran yang terselip.

Jempolnya segera menggeser tombol hijau itu, membiarkan Chelsea meluapkan isi hatinya.

"Hallo Chel? napa lu nelepon gua?" tanya Luna.

"Luna! Lo di mana? Lo lihat berita nggak hari ini?!" suara Chelsea terdengar nyaring dan terburu-buru dari seberang telepon.

Luna nampak melirik ke arah Leon yang kini bersandar pada sofa, dengan wajah di tekuk.

Nampak Leon memperhatikan setiap gerak-gerik Luna dengan tatapan posesif, lalu Luna memperbaiki posisi duduknya di pangkuan Leon.

"Iya, Chels. Gue lihat. Dion benar-benar hebat main sandiwara, ya?" jawab Luna sambil memberikan senyum tipis yang penuh arti pada Leon.

"Gue nggak tahan, Lun! Dion nggak bisa dihubungin sama sekali. Gue rasa dia benar-benar mau buang gue demi si Raisa itu setelah acara semalam," adu Chelsea, suaranya kini terdengar parau hampir menangis.

"Beb...lu ngomong apa sih? Gua yakin Dion akan ceraikan bininya setelah si tua bangka peyot itu mokad!" ucapnya.

Luna terdiam sejenak, dan dirinya mengatakan itu hanya untuk menenangkan sahabatnya.

Leon mendengus mendengar percakapan itu, seolah tak terima Nyonya Raharja di hina Tua bangka peyot.

Karena bagaimana pun, Leon dan Nyonya Raharja memiliki hubungan yang sangat baik dan dekat.

"Luna...lu ngomong apaan sih?" bisik Leon seolah tak terima.

Namun, Luna mengisyaratkan lewat jari telunjuknya agar Leon diam dulu sementara waktu.

*

*

*

*

1
Dokkan Battle
dokter kok tolol ANJING
Ma Em
Dion kecelakaan , semoga parah apakah istri pilihan nya akan mengurus Dion dan malah pergi meninggalkan Dion sendiri biar Dion merasakan sakitnya diabaikan .
sunaryati jarum
Lanjut
sunaryati jarum
Karma telah berjalan itulah jika mengkaji amanah orang tua,baru jadi istri beberapa hari langsung menguasai kamu, bukankah kamu setiap hari juga berbuat maksiat, bahkan ketika masih jadi suami Raisa,cuma tempatnya di klub, hotel,dan apart Raisa
Putri Sabina: ini baru awal kak
total 1 replies
Dokkan Battle
cuih
Putri Sabina: sabar kak🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
maksiat palak kau
Putri Sabina: udah jengkel kakaknya😄
total 1 replies
Ma Em
Puuaas , itu pilihanmu Dion wanita yg kamu cinta tapi emang dasar pelacur walaupun sdh diangkat dari lumpur yg hina tetap saja TDK berubah .
Putri Sabina: Emang modenya begitu kak🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Namanya psk ya begitu, diminta seperti Raisa ya tidak bisa instan.Mungkin tidak bisa.Itu pilihan kamu ,tujuan kamu membuat Raisa menderita dan hancur,namun malah sebaliknya Raisa jadi bersinar sedangkan hidupmu seperti sampah karena rumah kamu dijadikan pesta barang haram istrimu
Putri Sabina: Bukan PSK kak tapi LC.
total 1 replies
sunaryati jarum
Selamat usahamu telah berjalan sesuai harapan kamu Raisa, bahkan sudah balik modal diakali lipat.Jika pesanan banyak sebaiknya cari pekerja jait dan ngepak paket yang dipesan online
Putri Sabina: rejeki orang terzalimi🤭 tinggal tunggu karma Dion dan Chelsea
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
bini model lont3 dipelihara👻👻🤣🤣
Putri Sabina: Pilihan hidupnya dia🤣🤣🤣LC lagian di cinta yang endingnya luka🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Rumah jadi tempat maksiat , penghuninya bisa sial.Kebiasaan di klub malam di bawa ke rumah, jadi jauh dari berkah.
Putri Sabina: ini baru awal🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Ternyata bayi Raisa menyiksa ayahnya yang telah kejam pada mamanya.Sedangkan mamanya nyaman membawanya dan dapat bekerja,sungguh adil Authoor.
Sukses selalu Raisa,semoga baby membawa hoky setiap langkah usamu
Putri Sabina: Ini baru awal karma Dion, dan nanti akan lebih kejam lagi, tunggu karmanya😄
total 1 replies
sunaryati jarum
Nah , sebetulnya kamu itu cinta namun tertutup kebencian kamu.Bulan madu? Sebelum jadi istri setiap sudah ngangkang dan berbagi peluh ,Masih bulan madu.🤣🤣🤣
Putri Sabina: Malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
awas jadinya obsesi.. kau MANUSIA LAKNATULLAH
Putri Sabina: malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
buang aja itu bayi nanti si dion malah ngejar ngejar lagi
Putri Sabina: tunggu karmanya kak, nanti ada kok karmanya😄
total 5 replies
Jamayah Tambi
Macam Ragat wanita Syri yg dinikahi arwah menteri besar di negeri ku.Alih2 bila suaminya meninggal habis harta ditukar atas namanya.
sunaryati jarum
Berani melanggar wasiat dari ibumu Dion, kesialan hidup yang akan kau dapat.Alhamdulillah kandungan Raisa sehat.Somoga kesehatan dan kemurahan rezeki yang berlimpah untukmu Raisa.
Putri Sabina: biarin aja nanti kena karma instan
total 1 replies
Jamayah Tambi
Pakai la yg sopan Raisa.Seluar pendek.Tak ada ke seluar panjang.
Jamayah Tambi
Ambik la pembantu.Bayar hari ke.Ni kerja semua nak buat sendiri
Jamayah Tambi
Rumah sebesar itu duduk sorang Raisa.Kau cari bibik buat teman.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!