seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
titah kaisar
Dalton dan Lestari yang sangat mengenali Lucas,sontak berdiri dan buru-buru menyambut kedatangan nya.
" tuan Lucas,,silahkan masuk,,,dan silahkan duduk,,," ucap Dalton,dia merasa heran kenapa pengawal pribadi Javier datang kerumah nya.
Lucas duduk dan dia menatap Lidya yang sedang menatap nya dengan tajam,,entah kenapa Lucas merasa merinding melihat tatapan nya.
" dari yang Jek katakan,wanita ini yang menghajar nya,dan dia juga memiliki tenaga dalam yang di luar nalar, sebaiknya aku berbicara hati-hati di hadapan keluarga nya " batin Lucas.
Langit dan Elio saling memandang,kemudian mereka menatap Lidya yang masih duduk.
" adik ikutlah dengan kakak duduk di ruang tamu, seperti nya kita kedatangan tamu yang sangat penting " ucap Langit dengan serius.
Lidya mengangguk,dia berdiri dan berjalan yang di ikuti oleh kakaknya,setelah sampai diruang tamu,,Lidya duduk di samping ibunya,dia berhadapan dengan Lucas yang terlihat salah tingkah.
"ternyata nona Lidya sangat cantik,,pantas saja tuan Javier jatuh cinta padanya,," batin Lucas lagi.
" tuan. kami tidak tau kedatangan anda hari ini,jadi maaf karna tidak menyambut kedatangan anda di kediaman Wangga " ucap Dalton dengan hati-hati.
Lestari menggenggam tangan suaminya,dia menatap kedua putranya secara bergantian.
" apa kedua putraku membuat masalah dengan panglima Javier ? jika itu benar keluarga ku dalam bahaya " batin Lestari,dia akan menghajar kedua putranya nanti.
" tidak apa-apa tuan Dalton,,, kedatangan kami kesini ingin mengantarkan titah dari kaisar Arya yang di buat oleh beliau secara langsung,dan titah ini berhubungan dengan putri anda,,," beritahu Lucas,dan dia memberikan titah itu pada Dalton.
Deggggggggggggggg
jantung Lidya berdebar kencang,dia meremas gaunnya dengan perasaan takut.
" apa kaisar Arya sudah mengetahui kepulangan ku,,apa dia sudah tau aku ini putri kandung perdana menteri Dalton ? Bagaimana jika dia ingin menikahi ku ? Sistem apa yang harus aku lakukan? " batin Lidya yang terlihat gelisah.
( nona anda tenang saja,itu bukanlah dari Kaisar Arya,itu memang titah yang ditulis oleh nya tapi itu semua adalah permintaan Panglima Javier ).
alis Lidya terangkat mendengar ucapan sistem nya,,dia penasaran kenapa Panglima Javier memberikan titah pada keluarga nya.
sedangkan Dalton yang menerima titah itu, tangannya bergetar dia menatap Lucas dengan wajah pucat.
" tuan apa putri ku Alisa membuat kesalahan didalam istana ? " tanya Lestari dengan hati-hati.
Langit dan Elio merasa marah,jika benar Alisa membuat masalah,mereka akan membuat perhitungan pada adik palsu mereka itu.
Lucas berdiri,dia menggeleng dan tersenyum tipis.
" ini tidak ada hubungan nya dengan selir Alisa,,tapi ini berhubungan dengan nona Lidya,,putri kandung anda,,,titah ini di tulis oleh Kaisar Arya secara langsung,dan yang meminta titah tersebut adalah Panglima Javier,,,dia meminta putri Lidya agar menjadi istrinya,,," beritahu Lucas dengan serius.
Deggggggggggggggg
Dalton, Lestari dan kedua putranya terkejut setengah mati,mereka menatap Lidya yang ternyata juga terkejut saat mendengar isi titah dari Kaisar Arya.
" apa...? Menikahi putri ku Lidya ? " ucap Dalton dengan terbata-bata,dia menghapus keringat nya dan menatap Lucas yang menatapnya dengan dingin.
" ya benar ! panglima kami ingin putri kandung kalian Lidya Wangga menjadi istrinya, pernikahan akan dilakukan secepatnya ! Jika kalian berani menolak lamaran nya dan melawan titah Kaisar Arya,,maka semua anggota keluarga Wangga harus di hukum mat! ! " ancam Lucas dan setelah itu dia pergi dari sana, meninggalkan anggota keluarga Wangga yang membeku.
*************
di istana,diruangan rapat,di atas singgasana,disana Kaisar Arya duduk dengan banyak pertanyaan di dalam fikiran nya,dia bahkan tidak merespon para pejabat yang sejak tadi sibuk bergosip.
" sebenarnya apa yang sedang di rencanakan oleh Javier,, tiba-tiba dia meminta titah pernikahan,,,apa selama ini Javier memiliki seorang kekasih ? Tapi kenapa aku tidak tau soal itu ? Dan aku jadi penasaran sebenarnya seperti apa wanita yang akan dinikahi oleh adikku itu " batin kaisar Arya.
Kasim yang sejak tadi melihat keterdiaman kaisar memilih bertanya,tapi dia bertanya dengan suara pelan.
" yang mulia kaisar,,apa yang anda fikirkan? " tanya Kasim dengan penasaran.
Kaisar Arya tersentak,dia menggeleng dan berdiri dengan perasaan tidak karuan.
" rapat hari ini cukup sampai disini saja ! " ucap kaisar dan pergi meninggalkan aula istana.
Kasim berjalan mengikuti nya,hingga di pertengahan jalan mereka berpapasan dengan Alisa yang terlihat sedang menangis.
Alisa yang tersadar buru-buru menghapus airmata nya,dan memberikan salam pada Kaisar.
" salam yang mulia kaisar,semoga anda panjang umur dan sehat selalu" ucap Alisa dengan suara lirih.
Kaisar Arya berdehem,dia melihat penampilan selir baru nya dengan pandangan jijik,tapi dia menutupinya dengan tersenyum lembut.
" Selir alisa.kenapa kamu menangis ? Apa seseorang menyingung mu di istana ini ? " tanya kaisar,dia terlihat begitu perhatian pada Alisa.
" yang mulia, hikkkssssssssss..semua selir menghina ku,bahkan permaisuri juga merendahkan ku,sungguh yang mulia aku sama sekali tidak menyingung mereka,,tapi entah kenapa mereka terlihat begitu tidak menyukai ku " cicit Alisa,dia merasa senang karna bisa menjelekkan semua istri kaisar Arya,dan dia mengira semua selir dan juga permaisuri akan di hukum oleh Kaisar.
Kasim yang mendengar itu melirik Kaisar,melihat perubahan wajahnya,dia sontak berjalan mendekati Alisa dan.
Plakkkkkkkkkkkkkk
" Lancang ! Berani nya kamu menjelekkan permaisuri dihadapan yang mulia kaisar ! Apa kamu tau posisi mu sekarang ! " bentak kasim dengan melototi Alisa.
Alisa terkejut karna mendapatkan tamparan,dia menyentuh pipinya yang terasa kebas,dan menatap kaisar yang terdiam dengan perasaan kecewa.
" yang mulia,,,anda.." ucapan Alisa terpotong saat melihat kaisar mengangkat tangannya.
" cukup ! berhenti lah membuat keributan ! jika kamu mengatakan selir dan permaisuri menghina mu mungkin kamu salah paham,mereka adalah istri yang begitu pengertian! bahkan sebelum kamu memasuki istana mereka tidak pernah ribut atau saling menyalahkan! Jadi jika memang benar mereka menghina mu, mungkin kamu yang telah mencari masalah lebih dulu ! " ucap kaisar dengan tegas dan pergi meninggalkan Alisa yang tercengang.
Sekar yang sejak tadi berdiri disana menatap kepergian kaisar Arya dengan tatapan binar.
" kaisar Arya sangat tampan,dan juga aura nya begitu gagah perkasa,,, aahhhkkkkkkkkk... seandainya aku yang menjadi selir nya,pasti aku akan berusaha memuaskan nya " batin Sekar yang tersenyum,dia membayangkan bagaimana jika dia menjadi selir Kaisar.
" kurang ajar,, ternyata aku salah menilai yang mulia Kaisar,dia tidak sebaik yang orang lihat,,sialan ini semua karna permaisuri tua itu,,aku akan membalas kalian semua ! " gumam Alisa, tangan nya mengepal.
Tapi tiba-tiba tatapan nya menajam,saat melihat pelayannya yang sejak tadi melihat kepergian kaisar.
" Sekar ! Apa yang sedang kamu fikirkan! Jangan berkhayal terlalu tinggi,ingat status mu,kamu hanya seorang budak rendahan ! Budak akan selama nya menjadi rendah ! " kecam Alisa tersenyum dingin.
Sekar tersentak,dia menunduk dan memaki Alisa di dalam hatinya,tentu saja dia merasa sakit hati dengan ucapannya.