NovelToon NovelToon
DRAMA KEKASIH GELAP

DRAMA KEKASIH GELAP

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Single Mom / Balas Dendam
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Tania Kartika harus menelan pil pahit saat alat tes kehamilan menunjukkan dua garis merah yang cukup jelas. Ia hanya bisa memejamkan mata, mengingat malam panas sebulan yang lalu bersama Lingga Perdana, sang mantan terjadi tanpa pengaman. Sungguh Tania tak menyangka hanya sekali melanggar, langsung jadi.

Bagaimana nasib Tania sekarang? haruskah ia menghilangkan janin ini, apalagi Lingga sudah menjadi suami dari seorang model? Beginilah nasib percintaan yang kalah akan strata sosial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERTEMU

Lingga benar-benar tak menggubris Tania lagi, otaknya dipaksa buat tak memikirkan perempuan itu, terlebih Calista juga semakin sering meninggalkannya ke luar negeri dengan urusan pemotretan. Lingga tak peduli dengan dua perempuan dalam hidupnya itu.

Fokusnya bekerja, dan bekerja, bahkan sang papa memberikan pujian atas beberapa proyek yang berhasil dimenangkan oleh Lingga. Rasanya ia mau membuktikan pada semua orang, terutama Tania, tanpa dirinya Lingga akan meraih kesuksesan.

"Maaf, Pak saya gak bisa ikut, karena putri saya baru keluar dari rumah sakit," ujar Yuke, sekertaris Lingga saat membahas rencana ke luar kota selama 3 hari ke depan. Lingga mengangguk saja, paham akan kondisi Yuke. Untuk berkas akan disiapkan sebelum keberangkatan, namun Lingga tetap meminta ada pengganti Yuke saat Lingga presentasi nanti.

"Anak magang aja gimana, Ke. Dia pasti lebih longgar dan bisa menemani saya tanpa meninggalkan tugas kantor lain, coba pilih salah satu di antara mereka!" pinta Lingga, dan Yuke mengiyakan setelah menata berkas untuk berangkat besok.

"Ghina, Pak!" Yuke spontan menyebut salah satu anak magang bagian sekertaris di bawah pantauannya. Ada 2 anak magang dalam pantauan Yuke, dan menurutnya Ghina yang lebih oke menemani Lingga. Cekatan dan cerdas sekali tuh cewek, ya 11 12 lah sama Yuke saat kuliah dulu.

Lingga mengangguk dan setuju saja, karena Yuke pasti sudah tahu kriteria sekertaris yang disukai oleh Lingga. Sebelum jam kantor, Yuke memanggil Ghina dan menjelaskan tugas dadakannya, bukan permintaan tapi perintah. Ghina sedikit nervous saat bertemu Lingga, aura bossy terpancar sekali, dan tatapan tajam seolah menguliti Ghina.

"Bu Yuke, kok saya takut ya menghadap Pak Lingga, apalagi kalau ke luar kota?" mendadak Ghina ragu. Wajar sih, anak magang langsung dihadapkan langsung dengan bos, pasti keder juga.

Yuke tersenyum dan menepuk pundak Ghina pelan, "Santai saja, beliau memang sangat profesional kok, wajar terlihat kaku!" ujar Yuke. Ghina ingin menolak tapi takut, khawatir berpengaruh pada nilai magangnya nanti.

Ghina dan Lingga berangkat pagi sekali ke luar kota, selama di perjalanan Ghina lebih banyak mengobrol dengan sopir kantor, dan Lingga lebih banyak melamun, dan mengulik ponsel.

Otak dan hatinya dipaksa berhenti memikirkan Tania, tapi tak semudah itu, ia masih terus menghubungi Yovi untuk sesekali tanya keadaan si wanitanya. Si bumil itu gimana, Bang? Begitu chat yang sering dikirim Lingga pada sang abang. Namun Yovi kadang membalas, kadang enggak, karena menurut Yovi, kelakuan Lingga itu labil sekali. Kalau mau putus ya putus saja, apalagi bukan tugas Lingga untuk bertanggung jawab pada Tania.

"Meeting nanti tolong pastikan reservasi meja restorannya sudah fix, beserta hidangannya, saya tidak mau ada yang terlambat atau kurang saat klien sudah datang," jelas Lingga pada Ghina saat keduanya hendak menuju kamar masing-masing. Ghina agak kuwalahan mengikuti jejak Lingga, saking cepat dan langkah jenjangnya.

"Siap, Pak!" jawab Ghina sembari mengumpat kelakuan bos rese'nya ini. Baru juga sampai langsung dikasih kerjaan, setidaknya nafas dulu, istirahat ke kamar kek, Ghina yang belum terbiasa kerja di luar harus cepat beradaptasi. Apalagi terjadi saat weekend yang biasa ia lalui dengan santai serta jalan-jalan, hufh dunia kerja ternyata sekaku ini ya.

Sedangkan Tania, weekend ini sibuk dengan orderan skincarenya. Otak bisnis mulai jalan, yang dipikirkan sekarang bagaimana omzetnya mulai naik. Ternyata ibu muda sangat concern pada skincare bayi ya, sampai saat ini penjualan terbanyak adalah skincare bayi. Bahkan Tania sampai repeat order beberapa kali, di minggu ketiga jualannya. o kenaikan berat badan, untuk si dedek berat badannya sesuai usianya. Tania akan bekerja keras mengumpulkan pundi-pundi uangnya, sebelum perutnya buncit, karena saat perutnya mulai tampak dia akan resign, dia tak mau kena hujat teman kantornya. Beruntung, dia tak punya keluhan layaknya seperti ibu hamil.

Ia semakin yakin bahwasannya pahala perempuan hamil di luar nikah itu tidak ada, Tania pernah melihat beberapa teman kantor yang hamil, rasanya sempoyongan dan banyak sekali keluhan seperti morning sickness, nah Tania sama sekali tak merasakan hal itu. "Maaf ya, Dek. Semua ini murni kesalahan mama, kamu sama sekali tak salah," Tania juga merasa sedih pastinya, karena ia sering kali searching perihal hamil di luar nikah. Wajar semakin overthinking.

Asyik membungkus paketan, ada pesan masuk dari Siska, Bertemu Pak Lingga di restoran hotel, sama asistennya kali, masih muda dan cantik banget. Aku sapa gak ya, Tan?

Sapa aja. Balas Tania cuek, ia melihat foto Lingga dan perempuan yang dibahas Siska, ternyata meja Siska cukup dekat, foto yang ia ambil cukup jelas.

Nanti deh. Kayaknya doi fokus banget. Makin cakep euy. Puji Siska yang membuat Tania berdecak sebal.

Kamu keluar sama cowok kamu, tapi masih puji suami orang. Waras Mbak? Balas Tania, dan dijawab emoticon tawa oleh Siska.

Setelah itu, Tania memperhatikan foto Lingga. Ia tersenyum kecil, "Kalau anak kita nanti laki-laki pasti seganteng kamu, Ngga! Kira-kira dedek nanti mirip siapa ya?" Tania membesarkan diri, bahwa dia mulai tidak menyesal mengandung anak Lingga.

Puas reuni dengan foto Lingga, Tania pun melanjutkan packing orderan. Dia pun bersiap untuk COD ke customer, apapun cara dapat uang yang halal akan ia lakukan, untuk persiapan resignnya.

Kadang Tania juga melayani COD selepas kantor, atau bahkan mengajak COD di area kantor. Sempat Yovi bertanya, Sejak kapan kamu jualan skincare?

Tania hanya menjawab dengan senyuman, dan berharap Yovi tak menceritakan keadaannya pada Lingga. Toh, Tania juga sengaja tidak jualan di WA nomor pribadinya, jadi hanya Siska yang tahu side job Tania ini.

"Menjanjikan ya, Tania?" tanya Siska saat Tania menarik penjualan di marketplace saat keduanya longgar dari pekerjaan kantor. Tania tersenyum, dan mengangguk tegas. "Heran deh, gaji kita 10 lebih kali, tapi kamu sengotot ini cari side job, jujur deh kamu kenapa?" tanya Siska dengan menatap Tania tajam.

"Ya pengen kaya aja, Sis. Gimana sih, lagian jualan begini, gak terlalu capek kok!" Tania tak berani menatap Siska, takut dicecar pertanyaan.

"Anggap saja aku percaya kalau kamu memang pengen kaya, jangan aneh-aneh, kerja kantoran diforsir otak, jangan sampai kamu kelelahan!" nasehat Siska dan diangguki oleh Tania.

Perempuan itu kembali berkutat dengan tugas kantor, hidupnya sekarang hanya untuk kerja dan uang. Dia harus mempersiapkan uang untuk masa depan sang anak nantinya. Percayalah, semua ibu di dunia ini tak akan mau anaknya sengsara. Oleh sebab itu, Tania harus mempersiapkan dana agar sang putra tidak kekurangan. Bahkan Tania sengaja buka open reseller, agar jangkauan penjualannya semakin luas. Tidak ada persyaratan, yang penting tidak ada hutang.

Hingga suatu weekend, Tania terpaksa bertemu dengan Lingga, saat janjian dengan Ghina, ya Ghina daftar menjadi reseller Tania, keduanya janjian bertemu di cafe, dan Ghina ada meeting bersama Lingga.

Setelah meeting di luar kota tempo hari, Lingga meminta Ghina menjadi asistennya saat weekend, karena memberikan waktu Yuke untuk keluarganya. Terbukti, Ghina bisa menarik pandangan Lingga dalam memilih asisten.

"Mbak Tania terimakasih atas waktunya, nanti saya chat lagi kalau stock ini habis ya, makasih!" pamit Ghina terlihat gupuh, diminta Lingga untuk cek meja untuk meeting.

Sedangkan Lingga hanya menatap Tania, dan sempat melihat perut perempuan itu. Masih belum terlihat, apa mungkin karena masih kurang lebih 3 bulan, sehingga tubuh Tania belum terlihat seperti ibu hamil, malah menurut Lingga semakin kurus.

Tania pergi tanpa pamit, dan Lingga hanya menatap punggung wanita yang masih memenuhi hatinya itu. "Menyesal kan putus sama aku?" gumam Lingga dengan senyum sinis.

1
falea sezi
laki kayak lingga di buang ke sungai yg ada buaya nya laki mulut lemes kayak. banci🤣 moga aja g mau balikan ma laki plin plan lemah goblokk kayak gini
Nurul Boed
pagi² mewek 😭😭😭
GO go Tania semangat
Lel: siapin tisu ya kakk
total 1 replies
falea sezi
kuat lahhh demi anak soal laki ke sekian nanti jangan goblok lagi y
Lel: siap kakak
total 1 replies
falea sezi
cwek goblok uda pergi jauh sana bloon nya masih satu kota sama mantan masih gatel. kah🤣
Lel: kalau pindah nanti dapat uang dr mana
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
kuat yaà tania... 👍
Lel: kuat banget
total 1 replies
falea sezi
pergi jauh lah bloon besarin anak sendiri bego nya astaga bkin lah surat cerai. palsu klo tetangga baru nanya blg uda janda beres
Lel: sabar bukkk🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
falea sezi
makanya jd cewek jual mahal pelacur aja di bayar mbk nah lu di pake gratisan🤣 skg hamil ngomel2 resiko di tanggung penumpang lahh🤣
Lel: betul...yg rugi si cewek kan
total 1 replies
falea sezi
cowok. goblokkk cocok kalian
Lel: sepaket deh
total 1 replies
falea sezi
pasangan bejat cocok
falea sezi
laki pengecut bangke 🤣
Lel: sabar bukkk🤣🤣🤣
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
cowok kok ceriwis gitu... g banget😑
Lia Kiftia Usman: sini ... kalo deket aq yg tabok..
boleh yaa thor..😊
total 2 replies
Nurul Boed
Bego banget dech si Lingga,, bukannya dia taruh mata² deket Tania,, ngak pernah tania keluar bareng cowok juga.. dudu gak sabar nunggu penyesalan nya lingaaa 😡😡😡
Nurul Boed: ya kak,, tpi sama Salman gk ada aktifitas yg mencurigakan,, cmn ya kembali esmosiiiii 🤭🤭 cemburu nya diduluin
total 2 replies
Nurul Boed
sedih nya 😭😭 Semangat Tania,, semoga dipertemukan dengan laki² yg baik.. ngak rela klo sama lingga lagi 😔😔
Lel: kemungkinan gak bisa buka hati sih
total 1 replies
Erni Purwaningsih
aku selalu suka dengan ceritamu mbak, tokoh perempuan nya berapa karakter banget, semangat mbak up nya
Lel: terimksh😍😍
total 1 replies
Nurul Boed
penyesalan tu selalu dibelakang
Lel: betul...kalau di awal namanya pendaftaran
total 1 replies
Nita Yusnia
pliiiiiss walau pun mereka salah krn living together tpi mrk sama sama baik jgn dijauhkan semoga mereka bisa nikah ka🙏
Lel: sabar ya kakk
total 1 replies
Nita Yusnia
aku speechless sama otak kamu thor,, ko yo bisa buat karakter papa lingga dgn otak seperti ini
Lel: 😄😄😄😄 sekali kali ada karakter jahat
total 1 replies
Nita Yusnia
kenapa lingga dijadikan jahat ka,, jangan dong mereka pacaran 4 thn baik² saja walaupun iving together aku ga setuju bgt tapi intinya lingga baik & cinta bgt sama tania jadi jgn dibikin jahat..
Lel: sabar ya bukk
total 1 replies
Nita Yusnia
begonya kebangetan deh nih lingga,, knp harus nunggu ter upload knp ga sewa org buat upload kelakuan si cwe wc umum.. biar ortumu liat spek menantu idaman mu sprt apa., lagian kasian tania otw hamil tuuuh kayanya
Lel: nanti disebutkan apa penyebabnya kok kak
total 1 replies
Ahmad Sutrisno
saya harap ini kisahnya gak sama kaya "Tanpa Restu",,, end' nya si Tania bukan sama lingga,,, karena kn di awal di jelaskan kalo nanti dia hamil sama lingga,,, saya mau ngatur pokok nya,, si Tania harus sama si lingga,,, & tolong karakter lingga jgn di jadikan sebagai antagonis,,,
Nita Yusnia: betul sih ka,, lingga ga jahat ko cuma krn keadaan ninggalin tania jdi jgn jadiin lingga jahat.. kasih karma buat calista z ka
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!