"Pe-periksa Hadiah Aktivasi Sistem…" kata Liam dengan sedikit keraguan dalam suaranya.
Ding!
[Selamat telah berhasil memperoleh Sistem Tamparan Wajah. Berikut adalah hadiah aktivasi satu kali]
[1.000.000 Dolar (Silakan periksa sakumu untuk detailnya)]
Liam, seorang mahasiswa miskin yang hidup sederhana dan sering dipandang rendah oleh orang lain. Hidupnya berubah drastis setelah ia dikhianati oleh pacarnya, Bella, yang memilih pria kaya dan berkuasa. Dalam kondisi hancur dan putus asa, Liam tiba-tiba mendapatkan sebuah sistem misterius yang memberinya kekuatan untuk membalas hinaan orang lain dengan cara mempermalukan mereka.
Dengan bantuan sistem tersebut, Liam memperoleh kekayaan, kekuatan, dan berbagai kemampuan luar biasa. Dari seorang pemuda lemah yang diremehkan, ia perlahan bangkit menjadi sosok yang percaya diri, kuat, dan bertekad untuk mengubah nasibnya serta membalas semua orang yang pernah merendahkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZHRCY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17 - Mendapatkan Mansion Mewah
Pemberitahuan Sistem yang tiba-tiba itu membuat Liam terkejut. Matanya yang mengantuk langsung menjadi segar seketika saat dia menantikan hadiah seperti apa yang akan ia dapatkan.
[Menghitung Hadiah Penyelesaian Pertama. Bonus Hadiah Penyelesaian Pertama telah diterapkan.]
Menurut penjelasan yang diberikan oleh Sistem, setiap tiga hari sekali, Sistem akan menghitung performanya dan memberinya hadiah secara acak berdasarkan itu. Karena ini adalah hari pertamanya, Hadiah Penyelesaian pun dipicu.
Ding!
[Kau telah mempermalukan 3 orang dalam rentang enam jam di hari pertama.
Hadiah+Bonus: Prince and Princess Mansion di kawasan Azure Ansten (Surat kepemilikan ada di laci jelekmu, silakan lihat)
Catatan: Perawatan properti akan ditangani oleh Sistem.]
Hadiah kali ini adalah sebuah Mansion. Baru beberapa saat yang lalu dia memikirkan untuk pindah, tapi di saat berikutnya, Sistem malah memberinya sebuah Mansion? Sungguh praktis, bukan.
Liam tidak terlalu paham tentang harga mansion dan semacamnya. Namun, kawasan Azure Ansten adalah lokasi yang sangat mewah. Hanya selebriti dan orang kaya di Port City yang tinggal di sana.
Liam mengambil Iphone 18 miliknya dan mencari detail tentang Prince and Princess Mansion di browser.
Di saat berikutnya, Liam langsung berdiri tiba-tiba saat melihat harga jual mansion tersebut.
"Apa-apaan ini? 2.500.000 Dolar? Sistem ini gila," seru Liam dengan rasa kaget sekaligus senang saat melihat harga properti itu.
1.000.000 Dollar yang disetor ke rekening VIP sebelumnya saja sudah cukup membalikkan cara pandangnya terhadap dunia, apalagi vila senilai jutaan Dolar yang baru saja ia dapatkan ini?
Liam tidak bisa menahan diri untuk merasa khawatir terhadap Sistem. 'Kau yakin tidak akan bangkrut dengan cara seperti ini?'
Namun, itu hanya sekadar pikirannya saja. Dia juga sebenarnya tidak percaya bahwa Sistem bisa bangkrut.
Liam melihat bahwa Prince and Princess Mansion kini sudah ditandai sebagai 'terjual' di situs yang baru saja dia kunjungi. Sepertinya situs itu diperbarui secara real-time dan saat Sistem membelinya, seseorang langsung memperbarui situs tersebut.
‘Ah benar, surat kepemilikan,' pikir Liam saat dia dengan antusias membuka laci kecil di bawah meja belajarnya yang jelek.
Surat kepemilikan itu tersegel dengan rapi, lengkap dengan semua dokumen. Liam mengambilnya dan melihat namanya tercantum sebagai 'pemilik' rumah tersebut.
Liam sangat senang dan ingin segera pergi ke sana secepat mungkin.
Namun, hari sudah larut malam dan dia tahu akan merepotkan jika pergi ke sana sekarang.
Yah, ada alasan lain juga. Dia tidak tahu persis dimana letak kawasan Azure Ansten.
Setelah itu, Liam menyimpan surat kepemilikan itu sambil menenangkan emosinya yang memuncak. Dia begitu bersemangat memikirkan bahwa dirinya kini memiliki sebuah Mansion sampai-sampai dia tidak lagi merasa mengantuk. Dia berbaring di tempat tidur sambil membayangkan banyak hal yang akan dia lakukan nanti di mansion tersebut.
Pada akhirnya… pagi pun datang sementara matanya masih terbuka lebar. Dia sama sekali tidak bisa tidur.
Anehnya, dia hanya merasa sedikit lelah dan tidak lebih dari itu. Ini mungkin efek dari tubuhnya yang menjadi lebih kuat setelah ditingkatkan oleh Ramuan Peningkatan Fisik.
Di saat berikutnya, Liam tiba-tiba mendengar Iphone 18 miliknya mengeluarkan suara notifikasi. Liam dengan penasaran melihat ponselnya dan menyadari bahwa itu dari Sylvie.
"Selamat pagi! ( ̄▽ ̄)ノ"
Kali ini Sylvie menggunakan aplikasi pesan XoraNet karena lebih praktis dibandingkan mengirim pesan lewat nomor.
Liam merasa aneh menerima pesan di pagi hari. Dalam dua tahun hubungannya dengan Bella, dia tidak pernah menerima sapaan pagi seperti ini, karena Bella mengatakan bahwa itu tidak perlu karena mereka akan bertemu di kampus juga.
"Selamat pagi!" balas Liam dengan senyum aneh di wajahnya.
Liam berpikir sejenak sebelum berkata, "Apakah kau ada waktu hari ini?"
"Ya, aku tidak kerja saat akhir pekan dan biasanya aku hanya di rumah membaca novel atau nonton anime dan drama," balasnya hampir seketika.
Liam kemudian teringat bahwa sekarang hari Sabtu. Dia merasa beruntung karena bisa menghindari melihat wajah Bella dan Chester.
Masih ada dua minggu libur Natal, jadi artinya dia bebas dari melihat wajah mereka selama dua minggu penuh. Entah mengapa, Liam merasa lega.
"Baiklah. Jadi begini, aku ingin mengunjungi suatu tempat tapi aku tidak familiar dengan daerahnya. Bisakah kau ikut denganku ke sana? Aku akan mentraktirmu makan sekalian, bagaimana?" Liam akhirnya memutuskan untuk bertanya setelah ragu-ragu sejenak.
Sylvie punya mobil jadi akan lebih mudah jika mengajaknya. Dia juga berpengetahuan luas tentang banyak hal, jadi Liam berpikir dia mungkin bisa membantu nanti.
"Tentu saja, jangan khawatir. Waktu dan tempatnya?"
"Jam 8 pagi. Dan kau bisa menjemputku di tempat kau menurunkanku kemarin?" Liam memberanikan diri untuk meminta.
"Tidak masalah (~_^)," balas Sylvie beberapa saat kemudian.
Melihat itu, Liam merasa lega. Untungnya Sylvie baik hati. Dia bahkan mau menemaninya ke sana.
Saat ini baru jam 5 pagi dan masih ada 3 jam sebelum jadwal. Liam berdiri dari tempat tidur dan minum segelas air.
Tiba-tiba, Liam merasa seperti ada sesuatu yang kurang penting.
Tubuhnya terasa tidak nyaman seolah-olah ingin melakukan sesuatu. Liam berpikir keras sejenak sebelum tiba-tiba mendapat ide.
Dia melepas bajunya lalu mulai berolahraga di lantai kayu.
Setelah 100 push-up dan 100 sit-up, Liam akhirnya merasa sedikit puas. Namun, dia merasa masih ada yang kurang. Dia hanya berpikir sejenak sebelum sampai pada kesimpulan. Dia keluar dan mulai berlari sejauh 5 kilometer sebelum kembali.
Tubuhnya penuh keringat saat dia membuka pintu kamarnya.
Namun, entah mengapa Liam merasa agak puas.
Liam memikirkan perasaan aneh tadi. Dia belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya. Setelah dipikir-pikir, dia mengaitkannya dengan peningkatan tubuhnya baru-baru ini.
Tubuhnya menjadi lebih kuat karena ramuan tersebut. Namun, untuk menjaga kondisi tetap prima, dia juga harus menghindari kebiasaan buruk lamanya dan terus membangun kebiasaan baik.
Dia harus makan makanan sehat dan berolahraga setiap hari agar tidak merasa tidak nyaman.
Setidaknya, begitulah cara Liam memahaminya. Dia hanya bisa memastikan dugaan ini besok.
Liam memang sudah berencana mengubah gaya hidupnya. Olahraga harian sudah termasuk dalam daftar tujuannya, dia hanya tidak menyangka bisa melakukannya tepat di hari pertama.
Setelah kejadian kecil ini, Liam mandi di kamar mandi setelah melihat bahwa tidak ada orang yang menggunakannya.
Namun, tepat setelah dia selesai mandi dan hendak kembali ke kamarnya, dia tiba-tiba mendengar teriakan kaget dari arah kanan.
Ahhh!