NovelToon NovelToon
Kau Renggut Bahagia Ku ( Pembalasan )

Kau Renggut Bahagia Ku ( Pembalasan )

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: chiechie kim

Ibu hamil yang wafat di tempat kejadian,sebut saja Rini bersama dengan anaknya yang belum lahir. Rasa cinta yang dalam pada anaknya dan kemarahan pada mereka yang menyebabkan kematiannya membuatnya menjadi arwah penasaran yang tak bisa pergi ke alam lain. Setiap malam, dia muncul di jalan raya tempat kejadian itu terjadi—bayangan dia dengan perut membuncit dan tas yang masih tersangkut di bagian tubuhnya sering dilihat oleh sopir yang lewat, membuat mereka merasa dingin mendadak dan merasakan kesedihan yang mendalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chiechie kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rizky Datang Menjemput Sarah di Kantor Malam Hari

Di rumah mertua, Rizky masih duduk di meja makan setelah menyelesaikan makan malam. Matanya penuh dengan keraguan saat dia berpikir keras.

"Aku jadi penasaran apa yang dikatakan Rini ke Ade tentang Sarah... bagaimana cara aku tahu kebenarannya? Apa aku harus pura-pura dekati Sarah?" gumamnya pelan sambil menggaruk kepalanya.

Tanpa memberitahu siapa pun, Rizky berdiri dan mengatakan akan keluar sebentar untuk membeli rokok di warung dekat rumah. Setelah keluar, dia langsung mengambil telepon dan menekan nomor Sarah, sudah empat kali dia menelpon tapi tidak diangkat. Dia masih berusaha menelepon lagi dan akhirnya teleponnya diangkat.

Di kantor, Sarah yang baru sadar dari pingsan mengangkat telepon dengan tangan yang gemetar. Suaranya sangat lemah.

"Hallo Rizky... tolong aku..."

Rizky terkejut mendengar suaranya yang tidak biasa.

"Sarah kamu kenapa? Ada apa?"

"Jemput aku ya di kantor, badan ku lemas gak kuat jalan..."

"Udah malam begini kamu masih di kantor?"

"Aku lembur Rizky, tolong cepat jemput aku ya..."

"Oke oke tunggu aku ya, aku segera kesana!"

Sarah menutup telepon nya dan melihat ke sekeliling nya. Ia masih merasa ketakutan atas kejadian tadi dan ingin meminta tolong security yang berada di luar kantor, tapi suara nya yang lemas tidak akan terdengar oleh security di luar sana. Sarah hanya pasrah menunggu Rizky datang menjemputnya, walau masih ada rasa takut dan ia masih terbaring di lantai.

Rizky segera menaiki mobilnya dan mengendarainya dengan cepat menuju kantor Sarah. Jalanan malam yang sepi membuatnya bisa melaju lebih cepat, meskipun hatinya penuh dengan campuran kekhawatiran dan rasa ingin tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Sarah.

Setelah beberapa menit berkendara, ia akhirnya sampai di depan gedung kantor yang tampak sunyi di malam hari. Lampu-lampu luar gedung sebagian besar padam, hanya beberapa lampu penerangan yang masih menyala redup. Rizky keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam gedung, menyapa security yang berjaga di pintu masuk.

"Pak, ada yang kerja lembur di dalam ya?" tanya Rizky sambil menunjukkan arah ruangan kerja Sarah.

Security mengangguk perlahan. "Ya Mas, mba Sarah aja yang masih ada di sana," jawabnya dengan suara rendah.

Rizky langsung menuju arah ruangan tersebut dan membuka pintu dengan perlahan. Saat masuk, ia langsung melihat Sarah yang terbaring di lantai, wajahnya pucat dan berkeringat.

Rizky segera mendekat dan membongkok di sampingnya.

"Sarah! Kamu bagaimana?" tanyanya dengan suara khawatir, sambil mencoba membantu dia duduk tegak.

Sarah melihatnya dengan mata berkaca-kaca, menunjuk ke arah layar komputer.

"Lihat itu Rizky... noda darah dan tulisan merah... aku takut," ucapnya dengan suara lemah.

Rizky mengikuti pandangannya dan melihat layar tersebut " PEMBUNUH "hatinya terasa seperti tertusuk ketika melihat gambar dan tulisan itu. Ia menatapnya sebentar sebelum menoleh kembali ke Sarah.

"Tenang dulu Sarah, aku sudah di sini. Apa yang benar-benar terjadi di sini?" tanyanya dengan nada yang lebih tenang tapi tetap penuh perhatian.

"Antar saja aku pulang dulu,Rizky,nanti aku ceritakan " .kata Sarah dengan lemas

"Baiklah aku antar kamu pulang," jawab Rizky dengan menuntun sarah jalan keluar kantor.

Sesampainya di pintu mobil ,Sarah kembali pingsan.Rizky meminta tolong kepada pak security untuk membukakan pintu mobil.

"pak, tolong saya ,bukakan pintu,"

"ya ampun Bu Sarah kenapa ?"

"Dia seperti nya kelelahan pak !!"

"Baik,saya bantu pak,"

"Terimakasih pak,"

"sama-sama pak, hati-hati ya,''

Rizky hanya menjawab dengan senyuman.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!