NovelToon NovelToon
Janji Dibalik Kegelapan

Janji Dibalik Kegelapan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yorozuya Rin

Sinopsis

Su Yelan, murid dari Tabib Ilahi legendaris, datang ke ibu kota hanya dengan satu tujuan sederhana, mengobati kebutaan seorang pria yang dikenal sebagai Tuan Ketujuh, sosok bangsawan yang berkuasa namun terkenal dingin dan tak tersentuh.

Niat baik itu justru berujung pada sebuah taruhan berbahaya.

Jika ia gagal, hidupnya akan sepenuhnya berada di bawah kendali sang pangeran.

Dengan dalih menjalankan pengobatan, Su Yelan mulai “menyiksa” pasiennya dengan cara yang tidak biasa. Setiap hidangan yang disajikan kepadanya dipenuhi rasa pedas menyengat, cukup untuk membuat siapa pun berkeringat dan mengernyit kesakitan.

Melihat sang pangeran yang biasanya angkuh terpaksa menahan pedas, wajahnya memerah dan napasnya berat, Su Yelan justru merasa puas diam-diam.

Namun di balik semua itu, gadis yang tampak keras kepala ini sebenarnya bukan orang yang kejam.

Sedikit demi sedikit, kebersamaan mereka mengikis jarak yang ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yorozuya Rin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Tak Tahu Bagaimana Menghadapimu

Bab 19

: Aku Tak Tahu Bagaimana Menghadapimu

Seandainya bukan karena takut identitasnya terbongkar, Su Ye Lan pasti sudah bergegas

memeluk kaisar kecil yang malang itu dan menenangkannya.

Hatinya seperti diremas.

Anak itu adalah darah dagingnya.

Tatapannya yang penuh harap, wajah pucatnya, suara kecil yang bergetar, semuanya menusuk jauh ke dalam hati Su Ye Lan, seolah setiap detik mengingatkannya pada dosa masa lalu yang tak pernah bisa ia tebus.

Di sisi lain, Yan Yuxing diam-diam mengamati perubahan ekspresi di wajahnya.

Ketika ia melihat bagaimana mata Su Ye Lan terpaku pada Yan Longquan, penuh rasa sakit,

cinta, dan kerinduan yang tak bisa disembunyikan, sebuah keyakinan perlahan menguat di dalam

hatinya.

Dia benar-benar dia.

Seketika, sebuah rencana muncul di benaknya.

Dengan nada tenang, namun penuh tekanan, ia bertanya,

" Kalau begitu, katakan padaku. Jika bukan karena kelalaian Kasim Agung, mengapa penyakitmu tidak kunjung sembuh?"

Pertanyaan itu membuat suasana seketika hening.

Semua mata tertuju pada kaisar kecil.

Yan Longquan tampak ragu.

Jemarinya yang kecil mencengkeram selimut, matanya menunduk,

seolah sedang bergulat dengan sesuatu di dalam hatinya.

Setelah beberapa saat, ia akhirnya berbisik pelan,

" Aku sengaja tidak minum obat."

Semua orang terkejut.

Bahkan Su Ye Lan menahan napas.

Anak itu melanjutkan dengan suara yang semakin kecil,

" Aku ingin bertemu Ayah jadi aku pura-pura sakit agar Ayah datang menemuiku…"

Kata-kata sederhana itu seperti pisau yang langsung menusuk hati semua orang yang

mendengarnya.

Bagi seorang kaisar, tindakan seperti ini bisa dianggap sebagai kebodohan.

Namun bagi seorang anak itu hanyalah jeritan rindu yang terlalu lama dipendam.

Su Ye Lan menatapnya dengan mata berkaca-kaca.

Anaknya melakukan hal sejauh ini hanya untuk melihat ayahnya.

Tanpa sadar, tatapannya beralih ke Yan Yuxing, penuh tuduhan, penuh luka.

Seolah bertanya:

Kenapa kau membiarkannya merindukanmu sampai seperti ini?

Yan Yuxing sendiri tertegun.

Ia tidak pernah menyangka alasan di balik semua ini.

Ia teringat A Shun memang pernah melaporkan bahwa Yan Longquan ingin datang ke Taman Tinta untuk menemuinya.

Namun ia menolak.

Bukan karena tidak peduli.

Melainkan karena ia takut.

Takut mendengar anak itu memanggilnya " Ayah"…

Takut melihat bayangan wanita itu Shen Lanruo di wajah anaknya.

Takut menghadapi masa lalu yang telah ia hancurkan dengan tangannya sendiri.

Selama ini, ia memilih menjauh.

Mengira itu adalah cara terbaik.

Namun kini…

Ia baru menyadari betapa kejamnya jarak yang ia ciptakan sendiri.

Perlahan, ia mendekat dan memeluk tubuh kecil Yan Longquan ke dalam pelukannya.

Tubuh itu ringan

terlalu ringan.

" Anak bodoh…" suaranya serak, nyaris tak terdengar, " kalau kau merindukanku… kenapa harus

menyiksa dirimu sendiri seperti ini?"

Yan Longquan menggenggam pakaiannya erat-erat.

" Aku takut Ayah tidak menginginkanku…"

Kalimat itu membuat jantung Yan Yuxing seolah berhenti berdetak.

Ia memeluknya lebih erat.

" Tidak," katanya pelan, namun penuh kepastian, " aku tidak pernah tidak menginginkanmu."

Suara itu bukan suara seorang kaisar.

Melainkan suara seorang ayah yang penuh penyesalan.

Ia menutup matanya sejenak, lalu berbisik,

" Aku hanya tidak tahu bagaimana harus menghadapimu."

Kalimat itu sederhana.

Namun bagi Su Ye Lan itu adalah kebenaran yang paling menyakitkan.

Ia mengerti.

Ia terlalu mengerti.

Selama enam tahun ini, pria itu hidup dalam rasa bersalah yang tak pernah padam.

Ia kehilangan istrinya.

Ia percaya telah membunuh anaknya.

Dan sekarang ketika anak itu berdiri di hadapannya, hidup dan nyata, ia justru tidak tahu

bagaimana harus menjadi seorang ayah.

Kebencian yang dulu mengakar dalam hati Su Ye Lan perlahan runtuh.

Digantikan oleh sesuatu yang jauh lebih rumit.

Kesedihan.

Penyesalan.

Dan takdir yang terlalu kejam bagi mereka berdua.

Tanpa disadari, matanya memerah.

Ia berpaling, tidak ingin siapa pun melihat emosinya.

Namun di dalam hati, ia sudah membuat keputusan.

Ketika Yan Yuxing memintanya untuk tinggal sebelumnya, ia masih ragu.

Tapi sekarang…

Ia tidak punya alasan untuk pergi.

Ia akan tetap tinggal.

Bukan demi Yan Yuxing.

Tapi demi anaknya.

Demi Yan Longquan.

......................

Sejak hari itu, suasana Istana Harmoni berubah.

Yan Yuxing tidak kembali ke Taman Tinta.

Ia memilih tinggal di istana.

Bagi Yan Longquan, itu adalah kebahagiaan yang tak terlukiskan.

Ia akhirnya bisa melihat ayahnya setiap hari.

Dan untuk pertama kalinya sejak lama, istana yang dingin itu mulai terasa hangat.

Namun bagi Yan Yuxing, ada satu hal yang jauh lebih sulit daripada menghadapi urusan negara.

Bagaimana menjelaskan kepada putranya siapa sebenarnya Su Ye Lan.

Di depan dunia, Su Ye Lan hanyalah seorang gadis desa.

Namun di hadapannya…

ia adalah wanita yang pernah menjadi seluruh hidupnya.

Ia tidak bisa membiarkan Su Ye Lan berlutut di hadapan Yan Longquan.

Tidak akan pernah.

Maka, pada hari itu juga, ia mengeluarkan perintah:

Su Ye Lan adalah pelindung keluarga kekaisaran.

Ia tidak perlu berlutut kepada siapa pun di istana.

Keputusan itu langsung menggemparkan seluruh istana.

Semua orang bisa melihat perlakuan khusus yang diberikan padanya.

Dan mereka mulai berbisik,

Mungkin wanita ini suatu hari nanti akan menjadi Permaisuri.

Di malam hari, ketika suasana lebih tenang, Su Ye Lan akhirnya memberanikan diri menanyakan

masa lalu yang selama ini menghantuinya.

Yan Yuxing tidak menyembunyikan apa pun.

Untuk pertama kalinya, ia menceritakan semuanya.

Tentang kesalahpahaman.

Tentang kemarahannya.

Tentang kebohongan yang ia ucapkan.

Ia mengaku

ia tidak pernah membunuh anak mereka.

Ia hanya mengatakan itu untuk menyakiti Shen Lanruo karena ia sendiri telah kehilangan akal saat itu.

Mendengar itu, tangan Su Ye Lan gemetar.

Jika saat itu ia tidak mendengar kebohongan itu.

ia tidak akan memilih kematian.

Ia tidak akan kehilangan segalanya.

Air matanya hampir jatuh.

Namun ia menahannya.

Karena semua itu sudah terlambat.

Yang bisa ia lakukan sekarang hanyalah satu, menebus waktu yang telah hilang.

Namun di balik ketenangan yang tampak di permukaan gelombang lain mulai bergerak.

Kabar kembalinya Yan Yuxing ke istana akhirnya sampai ke telinga seorang wanita.

Seorang wanita yang telah lama berada di bayang-bayang, Zhao Ruxi

Selir kekaisaran yang pernah menikah dengannya saat ia masih menjadi Putra Mahkota.

Dan satu-satunya wanita yang masih bertahan di harem kosong itu.

Matanya menyipit saat mendengar laporan tersebut.

" Seorang gadis desa…?" gumamnya pelan.

Namun instingnya mengatakan ini bukan sekadar gadis biasa.

Dan kali ini ia tidak akan tinggal diam.

1
Lina Hibanika
dan entah kenapa ye lan harus tergesa-gesa 🤭
Fransiska Husun
jangan ceoat ketangkap, n ketahuan, klo terlalu cepat gak lucu/Angry/
Fransiska Husun
masih nyimak thor
Fransiska Husun
masih nyimak thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!