NovelToon NovelToon
Wanita Milik Tuan Mafia (Cinta Alisha)

Wanita Milik Tuan Mafia (Cinta Alisha)

Status: tamat
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Obsesi / Romansa / Tamat
Popularitas:505.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nurmay

George Elvano Abraham pria berparas tampan dan berkarisma. Namun siapa sangka kalau di balik ketampanannya itu dia adalah seorang pria yang kejam dan tidak mengenal ampun pada musuhnya, karena memang dia adalah ketua Mafia Sisilia Italia.


Seorang wanita cantik yang terus saja menganggu dia karena kerap datang di mimpi-mimpinya yang bahkan Elvano tidak mengenal nama dan tinggal dimana wanita itu.


Karena merasa penasaran dengan wanita yang berada dalam mimpi itu, akhirnya Elvano mencoba untuk mencari tahu keberadaannya karena hatinya sudah benar-benar ingin memiliki wanita itu.


Alisha Purnama Gadis yang sangat manis juga baik hati. Bahkan ia selalu terima dengan ikhlas atas perlakuan buruk kedua orang tuanya. Ingin menghindar pun ia tidak mampu karena memang dia tidak memiliki siapapun di dunia ini kecuali mereka.


Simak ceritanya yuk. Akankah Elvano akan menemukan wanita pengganggu mimpinya itu? dan bagaimana nasib Alisha selanjutnya?


Jangan lupa! vote, komen dan likenya ya🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis Yang Polos

Dikamar, Elvano yang sudah diperiksa oleh dokter saat ini tengah beristirahat karena pengaruh bius yang diberikan dokter tersebut.

Alisha yang sejak tadi turut menyaksikan dokter itu memeriksa luka Elvano yang memang sedikit terbuka, merasa iba. Karena ia merasa tidak ada yang mengurus Elvano, ia tidak pernah melihat seorang ibu ataupun ayah juga keluarga lainnya kecuali anak buahnya dan Erik.

Lalu ke mana keluarga Elvano? rumah sebesar itu yang bahkan lebih pantas disebut istana, hanya ia tinggali seorang diri dan yang lainnya dihuni oleh pelayan juga anak buahnya saja.

Mengingat nyawanya yang telah diselamatkan oleh Elvano, Alisha memutuskan untuk mengabdi pada Elvano, kata kabur ataupun melarikan diri ia buang jauh-jauh.

Karena baginya dia telah berhutang nyawa pada Elvano.

Di tengah lamunannya, ia mendengar pintu diketuk oleh seseorang dari luar dan masuklah seorang pelayan yang membawakan sebaskom air dengan handuk di sampingnya.

Yang kemudian memberikan ke tangan Alisha lalu berkata.

''Den Erik menyuruh saya untuk memberikan ini pada Anda Nona. Karena tuan George dari kemarin belum mandi. Saya permisi.''

Alisha ternganga sedari tadi saat mendengar ucapan pelayan wanita itu yang mengatakan kalau George atau Elvano ini belum mandi dari kemarin, dan apa maksudnya dia memberikan baskom berisi air ini kepadanya?

''Apa harus aku yang membersihkan tubuhnya?'' gumamnya.

Menghela nafasnya, memastikan jantungnya baik-baik saja. Alisha pun pasrah yang kemudian berjalan ke arah Elvano dan meletakkan baskom berisi air itu di atas nakas.

''Semoga dia tidak membuka matanya, sebelum aku menyelesaikan mengelap seluruh tubuhnya, hah? seluruh?!''

Pipi Alisha memerah, ia malu dengan apa yang diucapkannya sendiri. Apa benar dia yang akan membersihkan tubuh Elvano seorang diri dan semuanya? termaksud itu kah? mata Alisha tertuju pada bagian tubuh tengah milik Elvano.

Alisha memulainya dari wajah secara perlahan dan turun ke leher berurat elvano, lalu turun ke area dada dan perut yang berbentuk kotak-kotak. Masih tidak ada pergerakan, Alisha dapat bernapas lega.

Kemudian Alisha menarik tangannya sendiri menjauhkan dari rudal yang masih tertutup celana panjang itu. Namun saat tangannya sedikit menjauh, tangan Elvano justru menahannya.

Alisha seketika menoleh, matanya terbelalak dan pipinya memerah.

Tatapan teduh dari manik mata berwarna biru itu saat ini tengah menatapnya, 'Tampan!' ya itu kalimat yang ia ucapkan dalam hatinya, memuji wajah sang Dewa Yunani yang dimiliki Elvano.

''Apa sudah selesai?'' tanya Elvano yang membuat Alisha seketika mengangguk.

''Yakin tidak ada yang terlewat?'' tanyanya lagi, dan Alisha kembali menggerakkan kepalanya dengan menggeleng kali ini.

''Itu!'' tunjuk Elvano pada 'senjata' miliknya yang masih terbungkus oleh celana jeans.

Pipi Alisa memerah dan tanpa sadar tangannya memukul dada Elvano tetapi bukan dada yang terluka.

Happ.

Tangan Alisha ditangkap Elvano lalu di tariknya yang pastinya membuat tubuh Alisha ikut mendekat dan sangat dekat, bahkan Alisha dapat melihat wajahnya dengan jelas dari mata biru Elvano.

Ya sedekat itu!

Degup jantungnya seakan berpacu, tapi kenapa bisa begitu? Alisha pun tidak mengerti itu.

''Sekarang dan sampai kapanpun kau adalah milikku, hanya milikku. Paham!''

Seperti tersihir oleh ketampanan Elvano, Alisha mengangguk begitu saja, dan...

Elvano mengangkat kepalanya sedikit lalu menciumnya, mencium bibirnya. Cup!...

Alisha hanya diam dengan raut wajah datar, entah itu sikap shock atau memang menerima kecupan mesra itu. elvano pun berniat untuk mengecupnya sekali lagi. Dan Alisha memang tetap diam saja.

Tangan Elvano bergerak ke belakang kepala Alisha lalu menekannya sedikit agar lebih dekat dengan wajahnya, mengulang kecupannya lagi yang kemudian memperdalam ciumannya itu.

Tapi Alisha tidak sama sekali menghindar ataupun membalas pergerakan bibir Elvano. Entah karena memang belum terbiasa atau memang pasrah dan menikmati permainan bibir lincah Elvano.

Setelah merasa Alisha sudah tidak bisa mengatur nafasnya, Elvano pun melepaskan pagutannya, namun masih menahan kepala Alisha. Mata mereka bertemu cukup lama, saling menatap dengan diam.

''Ku mohon jangan pergi lagi, hm?'' suara yang hangat yang menggelitik hatinya itu mampu ia terima dengan baik.

Dengan tersenyum lembut Alisha mengangguk dan kemudian elvano pun melepaskan tangannya dari tengkuk Alisha.

Seperti baru saja tersadar dari hipnotis, Alisha baru bisa merasakan kegugupannya dan menghindari kontak langsung oleh Elvano. ''A–aku, taruh ini dulu ke kamar mandi.''

Alisha berlalu pergi dengan pipi yang memerah, Elvano yang melihat itu pun merasa gemas dengan tingkah gadis 18 tahun itu.

''Dia benar-benar gadis polos, dan aku pria yang beruntung mendapatkannya,'' gumam Elvano dengan hati yang penuh sukacita.

''Bibirnya manis juga,'' ucapnya lagi setelah mengulum bibirnya sendiri.

Di dalam kamar mandi sana Alisha melihat dirinya sendiri dari balik cermin besar, berulang kali ia membasuh wajahnya yang masih memerah itu. Merasa bodoh karena tidak sama sekali menolak aksi curi bibir Elvano, bahkan ia seperti menerimanya dengan pasrah dan ikhlas.

Pipinya mengembang sendiri yang kemudian dia sadari, kalau dia tengah tersenyum tanpa sadar.

Apa ini yang namanya rasa suka? Alisa pun tidak mengerti sebab dia baru mengenal seorang pria, ya… si Elvano ini. Karena sebelumnya dia hanya mengenal bumbu dapur juga deterjen saat di kampung.

Ya seorang teman pun dia tidak memilikinya, karena orang tuanya melarang dia untuk bersosialisasi seperti anak seusianya kebanyakan.

Pendidikan pun ia hanya tamatan sekolah dasar, dan tidak melanjutkan ke jenjang selanjutnya karena terbatas oleh biaya.

1
Adila Ahmad
bgus
Rifana Sitorus
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Astaga ku pikir Vano pria yg suci,Aku pernah baca beberapa novel ttg kisah Mafia,Semua kejahatan dia lakukan KECUALI menyentuh wanita,Bahkan dia masih Perjaka,Kesucian dirinya dia persembahkan hanya utk isteri nya,Tapi Vano?? Hmm sampai di sini kekaguman ku, Sekarang aku langsung ilfil,Wakaupun wajar2 aja pria kayak Elvano celap celup,Tapi kok aku gak rela,sama pikiran ku dgn Bima..
Qaisaa Nazarudin
KIRAN?? SIAPA KIRAN??🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Kan Vano sudah bertanya tadi sebelum memperkosa kamu,Kamu juga sudah menjawab dgn jujur, Antara kamu dan Deva tdk melakukan apapun,Dasar Vano aja yg gak percaya..
Qaisaa Nazarudin
Bawak Alisha untuk melihat apa yg Vano lakukan sekarang..setelah itu terserah Alisha mau bagaimana..
Qaisaa Nazarudin
Mampos kau Vano BODOH..Selamat berjuang kembali untuk memenangkan hati Alisha kembali..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Elvano jangan sampai kau menyesali nya setelah kamu memperkosa Alisha..
Qaisaa Nazarudin
Vano udah tau Deva itu orangnya seperti apa,Masa ia Vano percaya kata-kata nya begitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Nah shock kan kamu Alisha,Makanya jangan polos2 banget,baru juga ketemu,udah percaya gitu aja,Ogeb..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Garang banget babang Erik..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah semoga Elvano cepat sembuh,Dengan kejadian ini Semoga Alisha gak bikin ulah lagi ya..Kamu gak tau aja betapa takutnya Vano kehilangan kamu..
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣 Noh Erikk shock kan kamu...😂😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
ORANG BUCIN EMANG SEPERTI ITU RICK,SABAR YA..🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏 Mampos kau Jalang...
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkk Alisha mana ada MURAHAN nyerahlan dirinya kek gitu,Yang ada Vano yg Alisha tendang,Vano sadar Vano dia bukan Alisha..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Vano salah orang,Nih cewek kenapa juga berani banget masuk sarang macan,Yang ada setelah Vano sadar kamu yg di bunuh nya,Bukannya mension itu di jaga ya,kenapa orang2 gampang sekali keluar masuk tanpa perintah dari Vano?? 🤔🤔🤔🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏👏👏👏Wiooww HEBAT sandiwara Deva,Langsung ketemu aja bibi nya Alisha..🤣🤣🤣🤣 Berapa tuh bayarannya??
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Alisha Bodoh..Keluar dari mulut harimau masuk ke mulut singa..
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata ada CCTV nya,ku pikir gak ada CCTV,Kenapa gak di chek dari tadi,malah ngamuk di sana sini,Ogeb..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!