NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: Salahkah Aku Mencintaimu?

Berbagi Cinta: Salahkah Aku Mencintaimu?

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: L2080617

Felisia harus menerima nasibnya. Menikah disaat dia tidak menginginkannya. Dan setelah dia menerimanya, apa yang terjadi? Suaminya malah membawa seorang wanita dengan anak berusia tiga tahun kerumah.

"Mulai sekarang Wilona dan anak kami akan tinggal dirumah ini."

Anak kami?

Selanjutnya, bisakah Felisia menerima Wilona dan anak dari suaminya bersama wanita lain? Mampukah hatinya bertahan di rumah itu? Membagi suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L2080617, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BC:SAM? #17

Walau masih belum mengerti tentang dalang penculikannya. Namun sedikit banyak Felisia sudah mengerti tentang posisinya sebenarnya. Dia adalah putri dari keluarga Davis. Orang yang akan menjadi penerus keluarga Davis kelak.

"Bagaimana bisa pria itu menjadi mertuamu nak? Dia pasti menjebakmu, bukan?" Tanya Daddy Aaron dengan kesal.

"Bukan seperti itu. Lupakan saja hal itu. Aku akan menceritakan suatu hari nanti. Tapi jika kalian memang orang tuaku. Aku punya keinginan," ucap Felisia.

"Katakan saja, apapun yang kamu inginkan akan Daddy berikan," ucap Daddy Aaron.

"Bawa aku keluar dari negri ini," ucap Felisia

"Apa?" Ibu panti tampan syok dengan keinginan Felisia.

"Felisia kamu tahu yang kamu katakan? Ingatlah kamu sudah punya suami. Dan seorang istri harus hidup bersama suaminya," ucap Ibu panti menasehati.

"Aku tidak mau tinggal bersamanya Bu. Sebenarnya aku berbohong mengatakan hubungan kami baik baik saja. Aku hanya bisa mengatakan aku tidak mau kembali ke rumah itu. Untuk selamanya," ucap Felisia dengan tegas.

"Felisia... selama ini kamu tidak bahagia dirumah itu? Kenapa kamu tidak mengatakan kepada Ibu. Ibu pasti akan membantumu," ucap Ibu panti sedih dan kecewa akan kebohongan Felisia.

"Maaf Bu, aku pikir dengan membohongi Ibu, Ibu akan bahagia dan tidak terbebani olehku. Aku hanya merasa sudah cukup aku menjadi beban Ibu dulu. Dan aku tidak mau menjadi beban lagi saat sudah dewasa," ucap Felisia.

"Bodoh, tidak pernah kamu Ibu anggap menjadi beban sama sekali," ucap Ibu panti.

"Terima kasih Bu," ucap Felisia tulus akan ketulusan Ibu panti kepadanya.

"Pak, Bu. Emmm Daddy, Mommy" panggil Felisia dengan lembut.

Kedua orang tuanya langsung terharu dengan panggilannya. Sudah lama mereka menanti nantikan hari ini. Saat putri mereka satu satunya akan memanggil mereka lagi setelah bertahun tahun.

Mommy Ametta langsung bergerak memeluk putri tunggalnya itu. Daddy Aaron juga ikut memeluk istri dan putrinya, melengkapi kebahagiaan keluarga sederhana mereka.

"Nak, panggil Mommy sekali lagi," ointa Mommy Ametta.

"Mommy," panggil Felisia dengan sayang.

Mommy Ametta menangis haru begitu juga dengan Felisia. Kebahagiaan ini, kasih sayang ini sudah lama dia rindukan. Setiap hari, setiap waktu dia selalu membayangkan kasih sayang ini. Kasih sayang yang belum pernah dia rasakan dari orang lain. Kasih sayang yang berbeda dari kasih sayang Grandma Kelly, Nina, Nino, ataupun Ibu panti. Kasih sayang ini adalah dari orang tuanya, kandung!!!

"Terima kasih sayang, terima kasih karena sudah percaya bahwa kami adalah orang tuamu. Terima kasih," ucap Mommy Ametta sambil mencium puncak kepala Felisia.

"Iya Mom," balas Felisia dengan bahagia juga.

Ibu panti dan Gilbert yang melihat itu juga merasakan kebahagiaan dan haru yang dialami oleh keluarga kecil itu. Rasa lega memenuhi dada semua orang diruangan itu.

Setelah beberapa saat, acara penuh kebahagiaan dan keharuan karena pertemuan kembali sebuah keluarga yang telah terpisah selama dua puluh dua tahun akhirnya berakhir. Mereka mulai berbicara serius untuk keinginan Felisia tadi.

"Ke negara mana kamu mau pergi Evelyn?" Tanya Daddy Aaron.

"Kemana saja yang penting jauh dari negara ini," jawab Felisia.

Daddy Aaron menatap Ibu panti memberikan isyarat agar wanita itu keluar dan memberikan privasi kepada mereka.

Ibu panti paham dan langsung keluar tanpa diketahui oleh Felisia.

"Bagaimana kalau ke Inggris?" Tanya Daddy Aaron.

"Inggris adalah negara kelahiran mu. London adalah kota kelahiran mu. Dan tempat itu juga jauh dari negara ini. Apa kamu mau kesana bersama kami?" Tanya Daddy Aaron.

"Aku mau," jawab Felisia tanpa pikir panjang.

"Kamu yakin dengan jawabanmu itu. Kamu yakin tidak akan menyesal suatu saat nanti?" Tanya Daddy Aaron.

Felisia tiba tiba kembali memikirkan dan mengingat apa yang telah ia alami selama masa pernikahannya.

Dicuekin, tidak dianggap, diabaikan itulah yang terjadi selama ini. Hingga suatu hari Dafi berubah dan memberikan dirinya perhatian. Memberikannya harapan palsu yang hanya bertahan selama beberapa jam saja. Karena setelah itu pria itu pulang dengan membawa seorang wanita dan anak berusia tiga tahun. Bahkan pria itu juga menolak kehadiran anaknya sebelum dia mengetahui bayi ini.

"Aku yakin Daddy, aku janji aku tidak akan menyesal. Untuk saat ini dan untuk selamanya inilah yang terbaik. Jika aku disini hanya akan menjadi Penghalang untuk pria itu. Dan aku tidak mau menjadi penghalang hubungan siapapun," ucap Felisia dengan yakin.

"Baiklah kalau kamu sudah yakin, Gilbert pesan tiket untuk kembali ke Inggris hari ini juga. Lebih cepat akan lebih baik. Kamu setuju Evelyn?" Tanya Daddy Aaron.

"Setuju, Daddy. Lebih cepat akan lebih baik. Dengan meninggalkan negara ini aku berharap kesedihanku juga meninggalkan ku," ucap Felisia.

"Tenang saja nak, kami akan mengurus mu dan memberikanmu semua kasih sayang didunia ini agar kamu sellau bahagia dan melupakan masa lalumu ini," ucap Mommy Ametta.

"Terima kasih untuk dukungannya. Sekarang aku merasa sangat bahagia. Aku dapat merasakan rasanya memiliki keluarga. Rasanya dilindungi dan di bahagiakan. Diperlakukan seperti seorang tuan putri. Terima kasih untuk ini," ucap Felisia tulus.

"Jangan berterima kasih nak," ucap Mommy Ametta.

Felisia mengangguk bahagia. Senyum manis terukir di bibirnya membuktikan bahwa saat ini suasana hatinya benar benar sangat baik.

"Evelyn dengarkan ini. Mulai saat ini namamu adalah Evelyn Davis, bukan Felisia. Kamu adalah putri kami, putri keluarga Davis. Satu satunya anak perempuan dalam keluarga besar Davis. Gelarmu sangat tinggi, jadi jangan pernah merendahkan dirimu sendiri. Karena kamu adalah anak terhormat," ucap Daddy Aaron menginginkan.

"Aku akan mengingatnya Dad," ucap Felisia.

"Ya sudah, kalau begitu ayo sekarang kita keluar dari sini," ucap Daddy Aaron bangkit dari duduknya.

"Kamu sudah memesan tiketnya kan, Gilbert?" Tanya Daddy Aaron.

"Sudah bos, Saya memilih penerbangan selanjutnya yaitu dua jam lagi" jawab Gilbert.

"Baiklah, kita akan langsung kesana sekarang. Tidak baik mengulur ukur waktu," ucap Daddy Aaron.

"Baiklah Dad, aku setuju denganmu. Sebaiknya kita langsung ke bandara" ucap Felisia.

"Ok, tapi apa yang ditanganmu itu Evelyn. Sedari tadi kamu selalu memegang tas itu Daddy lihat," ucap Daddy Aaron.

"Ini adalah sketsa yang ku gambar selama ini Daddy. Akan aku tunjukkan kepada Daddy saat di jalan. Kita harus menghemat waktu bukan," ucap Felisia.

"Baiklah, nak. Ayo kita keluar sekarang" ucap Daddy Aaron memimpin jalan untuk keluar.

Felisia hanya pamit kepada Ibu panti. Dia tidak mengatakan dia akan pergi kemana. Hanya menyuruhnya untuk menjaga rahasia kepergiannya dan menitip salam kepada adik adik panti lainnya. Felisia hanya berusaha menghindari acara perpisahan yang akan penuh dengan drama yang malah akan membuatnya semakin mengulur waktu.

***

Jangan lupa like dan komen 🤗🤗🤗.

1
Siti Masitah
apa belum bercerai ama dafi
Siti Masitah
lha tidurnya sekàmar ama wilona...dafi dafi cucak rowo
Siti Masitah
gitu pun masih dipertahankn pernikahannya dasar felicia botol
Dewi Dama
bingung baca novel ini malas baca nya...langsung di baca nya yg terakhir ajjja
Siti Masitah
namanya felisia ganti jdi surti..aja
Dewi Dama
bingung sama cerita ini...Felisa atau Wilona...y...
evi carolin
awas ya kalo smp balikan lg
Heriyani Lawi
katanya terpaksa tp bisa menghamili wanita itu dan terlihat bahagia. laki2 dimana2 sama aja TDK ada yg setia
Tri Wulandari
padahal gak perlu dijelaskan sedetail itu...sipembaca sudah tau loh author.kesannya agak ganjal dibaca,jika dijelaskan secara detail Thor
Rismawati Damhoeri
masih lama bodohnya si felisia ya thor?
Plasida Rita
suka
Aghitsna Agis
terlaku panjang mukadimahnya jd isinya sedikit
Aghitsna Agis
kalau.memang dafi terpaksa mrnikahi wilona demi menyelamatkan falesia sm nina nga mungkin fiacuhkan debelum bawa wilona kerumah
Aghitsna Agis
aneh kenapa bukan dicefaikan saja jadi aman dgn alasan selingkuh kalau nga ngurus ceari ya selamanya dafi ngejar terus gimama ini verita
Giselle Belline
kalau ICU adalah tempat pasien yg sudah tindakan tapi msih dalam keadaan ktitis..
beda dgn IGD, pasien baru akan menerima tindakan, apakah itu mau di oprasi, atau tindakan lainnya, sesuai dgn keadaan pasien, apakah dia gawat, atau luka ringan..
Yong Chel
cerita yang sangat memuaskan hati dan saya sangat menyukai🥰
Mice Maizarni
Luar biasa
anikbunda lala
ruwet
anikbunda lala
bingungke ini critane
Dewi Dama
jln cerita nya kacau...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!