- Lanjutan dari Novel My Possesive Husband
Awalnya rumah tangga Sean dan Dara berjalan dengan baik. Kebahagiaan selalu menyertai rumah tangga mereka setelah insiden penyerangan Mansion waktu itu. Namun seketika, semuanya berubah ketika datanglah sosok wanita dari masa lalu Sean dan Garvin. Dia datang dan menjalin hubungan tersembunyi dengan Sean Crishtian yang merupakan Ketua Geng Mafia Crowned Eagle sekaligus suami sah dari Andara Claire Crishtian.
Dara di hadapkan dengan dua pilihan terberat dalam hidupnya, yaitu bertahan dengan rasa sakit atau pergi menjemput kebahagiaan terbaru dengan sahabat Sean.
"Aku memang mencintai mu Sean. Bahkan sangat mencintai mu. Tapi maaf, aku tidak sekuat itu untuk bertahan dengan rasa sakit yang kamu berikan untuk ku. Tolong lepaskan aku. Biarkan aku pergi dengan laki-laki yang mencintai ku." - Andara Claire Crishtian.
"Bodoh. Aku tidak akan pernah melepaskan mu, Dara. Jika kamu melakukan itu, maka bersiaplah, orang disekeliling mu yang akan menerima akibat atas apa yang kamu perbuat. Katakan saja aku gila. Tapi inilah cara ku mempertahankan wanita yang aku cinta." - Sean Crishtian
Jangan lupa klik tombol Love ❤️ agar tidak ketinggalan info Update terbarunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Eva Fullandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. BROKEN HEART
Happy Reading 🥳
Sekarang Dara tengah berada di dalam mobil yang sama dengan suaminya. Khusus hari ini, Sean dan Dara berangkat bertiga dengan anaknya. Sedangkan Xander mengikuti mobil mereka dari belakang.
Kini Kenzo sedang duduk anteng di pangkuan Dara. Mulutnya sibuk menyedot susu formula yang selalu ia bawa kemana-mana. Bahkan Dara sedikit di buat heran dengan sikap anaknya. Kenzo seakan-akan tidak mau jauh dari botol susunya.
"Kenzo kalau mau pipis bilang ke Mommy ya." Ujar Dara dengan sedikit membungkukkan badannya. "Biar nanti Mommy ganti pampes Kenzo kalau Kenzo sudah pipis." Tambahnya.
Sean yang mendengar perkataan istrinya hanya bisa mengulum senyumnya. Sedangkan Kenzo hanya merespon perkataan Mommy-nya dengan menganggukkan kepala.
Setelah mengatakan hal itu Dara kembali menegakkan tubuhnya kembali. Untungnya rambut Dara hari ini ia cepol ke atas. Jika tidak, mungkin sekarang Dara akan berkeringat. Pasalnya, Dara adalah tipe perempuan yang mudah sekali merasa gerah.
"Hubby, menurut kamu Xander tipe laki-laki yang seperti apa?" Tanya Dara dengan menoleh ke samping untuk menatap wajah suaminya.
Sean langsung menoleh. Keningnya sedikit berkerut. Sean merasa heran dengan pertanyaan istrinya yang begitu tiba-tiba. "Tumben sekali kamu bertanya seperti itu sayang." Kata Sean dengan kembali fokus menyetir mobilnya.
"Tidak apa-apa Hubby. Tiba-tiba aku ingin tau penilaian kamu tentang Xander." Ujar Dara dengan jujur. Jemarinya dengan lembut mengusap rambut Kenzo. Satu hal yang terlintas di pikiran Dara sekarang adalah Roy, tangan kanan Sean dulu.
"Oh, begitu." Gumam Sean. Jemari Sean mengetuk-ngetuk pelan kemudi mobil. Pikirannya sibuk mendiskripsikan Xander. "Menurut aku, Xander adalah orang yang tegas dan penuh tanggung jawab dengan pekerjaannya. Dia orang yang bisa diandalkan. Bahkan dia bisa melangkah lebih maju tanpa kita sadari. Hanya satu, dia memiliki hati yang lembut. Aku khawatir jika dia tidak bisa membunuh orang yang ia kasihani." Kata Sean. Pandangannya lurus ke depan. Menatap indahnya pemandangan kota.
Dara mengangguk setuju. "Benar Hubby. aku setuju dengan mu. Satu hal lagi, dia jarang sekali mengajak ku untuk mengobrol. Xander hanya bertanya dan memanggil ku jika itu sesuatu hal yang penting."
Sean tersenyum mendengarnya. Kenzo yang merasa bosan lantas meminta berdiri. "Mommy.. mommy.. mommy.." Suara yang terdengar keras itu membuat Sean menggeleng tidak percaya.
Dara yang mengerti akan hal itu lantas langsung membantu anaknya untuk berdiri di atas paha putihnya. Sontak saja Kenzo langsung berjingkrak senang. Apa yang ia inginkan dituruti oleh Mommy-nya. "Hubby, Kenzo benar-benar mirip dengan mu." Ucap Dara dengan memegangi tubuh Kenzo.
Dengan bangga Sean langsung menepuk dadanya sombong. "Bibit keluarga Crishtian memang tidak pernah bisa diragukan."
Ke dua bola mata Dara berputar malas. Sifat sombong suaminya mulai kambuh lagi. "Ya, ya. Memang Keluarga Crishtian Memang tidak pernah bisa diremehkan." Kata Dara menanggapi perkataan suaminya tadi. "Kenzo, jangan lompat-lompat. Nanti kamu jatuh sayang." Omel Dara ketika Kenzo melompat-lompat di atas pahanya dengan semangat.
Omelan dari Mommy-nya tadi tidak membuat Kenzo merasa takut. Kenzo semakin melompat-lompat di atas paha Mommy-nya. Sean yang melihat istrinya kuwalahan langsung menatap tajam ke arah Kenzo. "Kenzo, stop doing that. You hurt Mommy." Ujar Sean dengan suara yang tegas.
Kenzo yang di pelototi seperti itu langsung menangis histeris memeluk Mommy-nya.
Dara lantas langsung memeluk tubuh mungil anaknya. "Sean jangan galak-galak. Kamu menakuti Kenzo." Ucap Dara dengan menatap galak wajah suaminya. Sedangkan tangis anaknya semakin pecah.
Akhirnya kini Sean dan Dara telah sampai di markas pelatihan. "Aku hanya menegur nya sayang. Tidak lebih." Kata Sean membela dirinya sendiri.
Dara menatap wajah suaminya dengan lembut. "Iya aku tau Hubby. Tapi jangan melotot seperti itu juga. Kenzo jadi takut sama kamu."
Sambil melepas sabuk pengaman yang ia gunakan Sean menjawab nya. "Iya sayang. Maafkan aku." Ya, pada akhirnya Sean lah yang harus meminta maaf.
Dara mengangguk. "Iya hubby. Tidak apa-apa." Sambil menggendong Kenzo, Dara membuka pintu mobilnya. Begitupun juga dengan Sean.
Melihat wajah istrinya yang berkeringat, membuat Sean merasa kasihan. Sungguh, putranya yang ini benar-benar sangat hiperaktif. "Sini biar aku yang menggendongnya."
Mendengar penawaran itu, membuat Dara bernafas lega. "Ini Sean. Tolong kamu gendong dulu. Tangan ku terasa sedikit pegal." Ujar Dara sambil menyerahkan Kenzo ke suaminya.
Sekarang Sean lah yang menggendong putranya. "Yuk."
Mereka bertiga berjalan bersama-sama masuk ke dalam markas. Suara pukulan manusia ke samsak terdengar keras. Apalagi suara dari bodyguard-bodyguard yang sedang latihan disini. Hal itu sudah menjadi hal yang biasa bagi Dara.
Sesampainya di ruang Gym khusus, Sean lantas menurunkan Kenzo. "Kamu duduk disini. Daddy mau ganti pakaian dulu." Ucap Sean yang di angguki oleh Kenzo.
Sedangkan Dara langsung meletakkan tas yang ia bawa. "Hai Darren." Sapa Dara ketika melihat Darren yang sedang berada di alat Leg press machine.
Mendengar suara lembut itu membuat Darren menolehkan kepalanya. "Hai. Dimana Sean?" Tanya Darren basa-basi. Padahal Darren bukanlah tipikal orang yang suka berbasa-basi.
"Dia sedang mengganti pakaiannya." Jawab Dara. Setelah itu Dara menggendong Kenzo.
Sedangkan Darren melanjutkan kegiatannya. Mengabaikan Dara yang berada di ruang yang sama. Sebenarnya Darren ingin mengobrol dengan istri sahabatnya. Hanya saja, Darren tidak mempunyai topik pembicaraan yang tepat untuk ia bicarakan. Alhasil, Darren lebih memilih untuk diam.
"Sayang, biar Kenzo aku yang bawa. Kamu bisa melakukan pemanasan terlebih dahulu." Ujar Sean setelah selesai mengangguk pakaiannya yaitu Sean memilih untuk tidak memakai baju. Hanya menggunakan celana olahraga.
"Oke Hubby." Jawab Dara dengan semangat empat lima. Setelah itu Dara langsung melakukan pemanasan seperti yang biasanya ia lakukan.
Darren yang melihat itu hanya bisa tersenyum miris. Memendam perasaan bukanlah sesuatu hal yang mudah. Apalagi selama satu tahun ini Darren lah yang melatih Dara untuk tembak menembak. Ingin memiliki tapi dia jelas bukan milik mu. Rasanya benar-benar sangat sakit. Bahkan ini sangat menyakitkan untuk melepaskan, tetapi terkadang lebih menyakitkan untuk menggenggamnya.
***
- UP setiap hari jam 7 pagi 🥰
- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
@nickalbertreal
@raraagathareal
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊
😭😭😭😭