NovelToon NovelToon
The Cold Princess

The Cold Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

[Bukan Novel Terjemahan] [Original Karya Penulis]

Seorang mahasiswa melakukan penelitian di hutan, saat dia merasuk lebih dalam ke jantung hutan, dia menemukan sebuah lubang hitam besar. Karena rasa penasaran dia mendekat ke arahnya. Namun, siapa sangka dia akan terseret ke dalam.

Seorang gadis yang dianggap terkenal lemah berencana bunuh diri saat tau akan menggantikan kakak tirinya untuk dinikahkan dengan pangeran yang terkenal gila di seluruh kekaisaran.

***

Bagaimana jika mahasiswa itu menggantikan sang gadis untuk menikah? Akankah mereka berdua bekerja sama untuk balas dendam karena kemiripan wajah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16 : Pangeran Tiran

​Matahari perlahan tenggelam di balik benteng batu barat, menyisakan bias kemerahan yang kian meredup di ufuk langit. Di dalam paviliun timur, suasana terasa semakin mencekam seiring datangnya malam.

​Fang Hua sedang sibuk merapikan beberapa peralatan kecil di dalam tas ranselnya ketika pintu kayu tiba-tiba diketuk dari luar dengan tidak sabar. Ketukan itu disusul oleh suara kepala pengawal istana barat yang terdengar kaku dan buru-buru.

​"Nona muda, Pangeran memerintahkan agar Anda bersiap sekarang," seru pengawal itu dari balik pintu. "Perjamuan malam di aula utama akan segera dimulai. Utusan dari istana pusat sudah menunggu."

​Luo Huanran yang berdiri di dekat jendela langsung menoleh dengan cemas. Ia menghampiri Fang Hua, jemarinya meremas erat ujung pakaiannya. "Fang Hua... perjamuan malam mendadak seperti ini pasti jebakan. Bagaimana jika mereka benar-benar ingin mencelakai kita?"

​Fang Hua menutup ritsleting tasnya dengan tenang. Ia berdiri, lalu merapikan gaun yang ia kenakan. Tidak ada secercah pun kepanikan di wajahnya; yang ada justru binar penasaran yang semakin tajam.

​"Justru kita harus datang melihat sendiri jenis jebakan apa yang mereka siapkan," jawab Fang Hua santai. Ia melangkah maju membuka pintu, mendapati kepala pengawal sudah berdiri tegak dengan wajah tegang.

​Tanpa banyak bicara, Fang Hua berjalan keluar diikuti oleh Luo Huanran yang menyamar sebagai pelayan di belakangnya. Mereka menyusuri koridor gelap menuju aula utama istana barat yang mulai memancarkan cahaya obor kekuningan dari kejauhan.

​Setibanya di depan aula utama, pintu kayu besar itu terbuka lebar. Di dalam ruangan yang luas namun suram tersebut, aroma dupa pekat bercampur bau anggur keras langsung menyengat hidung.

​Wang Yiche sudah duduk di kursi kebesarannya di ujung ruangan. Pria itu mengenakan jubah hitam legam dengan topeng besi perak yang menutupi separuh wajahnya. Namun, ada yang berbeda dengan suasana di sekitar sang pangeran malam ini. Para pengawal berdiri lebih jauh dari biasanya, seolah-olah menjaga jarak aman.

​Di tengah aula, berdiri utusan istana pusat yang tadi pagi datang, tersenyum sinis sambil menatap kedatangan Fang Hua dengan pandangan merendahkan. Di hadapan sang utusan, sebuah meja kecil menopang nampan perak berisi sebuah cawan porselen kuno yang mengepulkan uap tipis berbau aneh.

​"Akhirnya pengantin wanita yang dibanggakan itu datang juga," sindir utusan istana pusat dengan suara nyaring. Ia melirik Wang Yiche sekilas sebelum kembali memandang Fang Hua. "Malam ini, untuk membuktikan bahwa kau bukan wanita lemah titipan keluarga Jenderal yang tidak berguna, Permaisuri memerintahkanmu untuk meminum cawan kehormatan ini sebagai simbol kesetiaan kepada istana."

​Luo Huanran di belakang Fang Hua menahan napasnya rapat-rapat. Ia tahu persis cawan itu berisi racun mematikan.

​Namun, sebelum Fang Hua sempat melangkah maju untuk merespons, sebuah perubahan drastis tiba-tiba terjadi di kursi utama.

​Wang Yiche yang tadinya duduk tenang mendadak mencengkeram erat pegangan kursi hingga kayu tua itu berderit patah. Napas pria itu menderu berat, terdengar kasar dan tidak beraturan. Seluruh tubuhnya menegang kaku, sementara otot-otot di leher dan lengannya menonjol keluar akibat gelombang amarah yang mendadak meledak tanpa kendali.

​Di hari-hari tertentu, terutama saat bulan purnama mulai naik atau ketika emosinya terpicu oleh racun masa lalu yang mengalir di dalam darahnya, sisi "gila" sang pangeran akan mengambil alih kesadarannya sepenuhnya. Saat fase itu tiba, ia bukan lagi seorang pangeran yang tenang, melainkan monster haus darah yang siap mencabik-cabik siapa saja yang berada di hadapannya tanpa ampun.

​"Yang Mulia...?" Utusan istana pusat itu mulai merasa ngeri, melangkah mundur perlahan saat melihat kilatan mata merah mengerikan dari balik topeng besi Wang Yiche.

​Wang Yiche perlahan bangkit berdiri. Tangannya terulur mencabut pedang panjang dari sarung pengawal di dekatnya dengan gerakan kilat. Auranya berubah menjadi begitu mematikan hingga udara di dalam aula terasa seperti membeku seketika.

​"Keluar..." suara geraman tertahan keluar dari tenggorokan Wang Yiche, terdengar serak, buas, dan kehilangan seluruh kewarasannya. "Kalian semua... berani menginjakkan kaki di sini untuk membunuhku...!"

​Para pengawal istana pusat langsung gemetar ketakutan. Mereka tahu betul rumor tentang kegilaan pangeran kelima saat kambuh, namun menyaksikannya secara langsung adalah teror yang berbeda.

​Utusan istana itu mencoba bertahan dengan nada angkuh yang gemetar. "K-Kami datang membawa titah Permaisuri! Kau tidak bisa..."

​Sshhh!

​Belum sempat kalimat itu selesai, bayangan hitam melesat cepat bagaikan kilat. Dalam sepersekian detik, tubuh Wang Yiche sudah berada di hadapan sang utusan. Tanpa ragu sedikit pun, pedang di tangannya terayun lurus dengan kekuatan penuh, membelah udara diiringi jeritan histeris yang langsung terputus seketika.

​Darah segar tepercik mengenai lantai batu aula. Utusan istana itu ambruk tak bernyawa dengan kepala terpisah dari badan.

​Suasana aula mendadak berubah menjadi lautan kengerian. Para pengawal istana pusat panik bukan kepalang, berlarian kocar-kacir berebut keluar pintu untuk menyelamatkan nyawa mereka dari amukan sang monster.

​Luo Huanran menjerit ketakutan, menutup wajahnya rapat-rapat sambil bersembunyi di balik punggung Fang Hua.

​Wang Yiche berdiri di tengah genangan darah, napasnya memburu kencang, matanya yang liar menatap tajam ke sekeliling ruangan seolah siap memangsa apa saja yang bergerak. Pandangan pria itu akhirnya terpaku pada satu sosok yang masih berdiri tegak di hadapannya tanpa bergeser sedikit pun--Fang Hua.

​Dengan langkah sempoyongan namun mematikan, Wang Yiche mengayunkan pedang berlumuran darah itu perlahan, berjalan mendekati Fang Hua yang kini menjadi satu-satunya target di hadapannya.

***

​Happy Reading 🥰

​Mohon dukungan untuk Like, Komen, dan Ikuti Penulis yah, terimakasih ❤️

1
Maria Lina
yah cuman 1 ya thor😭😭
ANWi/Berly Re: iya kak , biar ak bisa up terus selama review🙏 karna ini tinggal beberap bab hehe
total 1 replies
Maria Lina
1 lgi 1lgi ya thot
Maria Lina
kok 1 thor kurang ni.lgi ya ya
Maria Lina
kok bru nongol thor uda ku tunggu dri tdi lo thor hehe
ANWi/Berly Re: maaf kak, td ada acara rt-an~❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud bnyk double nya💪💪💪😍😍😍
ANWi/Berly Re: terimakasih juga kak karena udah baca novel ini❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud up double"🙏🙏🙏😍😍😍
Maria Lina
mksih ya outhor yg baik ud up nya🙏🙏🙏😍😍😍
ANWi/Berly Re: makasi juga kakak Maria Lina udah baca cerita ini~❤️
total 1 replies
Maria Lina
kok 1 thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: tiap hari tiga ya kak,,, belum acc biasanya sm noveltoon
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk ya thor ud up nya🙏🙏🙏🥰🥰
ANWi/Berly Re: makasi jg udah baca mak Maria Lina ❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk"ya thor ud kabulkn🙏🙏🙏🥰🥰
Maria Lina
ini thor ku ksh vote karena outhor ud kabulkn up nya bnyk"thor
Maria Lina
hadeh 1 lgi 🤔🤔
Maria Lina
jgn aj tiap hari up nya 1 bab thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: sehari 1 bab, mau ga kak?
total 1 replies
Maria Lina
thor yg sistem rosting gk di lanjutkn ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!