NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Tuan

Cinta Untuk Tuan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:586.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Dao_sea

DILARANG PROMO DI LAPAK INI!!!
DILARANG KERAS MENJIPLAK, PLAGIAT ATAU PUN MENCOPY KARYA INI!!!.

WARNING...
HAI PEMBACA, AUTHOR HARAP KALIAN MEMBACA DARI AWAL CERITA, JANGAN LOMPAT OKE, INI UNTUK KEPENTINGAN KALIAN JUGA KOK, SUPAYA KALIAN NYAMAN BACA DAN TAHU APA TENTANG ALUR CERITANYA...

JANGAN LUPA BUAT VOTE, RATE 5 DAN LIKE CERITA INI YAH🤗 SUPAYA AUTHOR CEPET-CEPET UP.


Cinta tak dapat memilih kemana dia akan berlabuh. Semua terjadi begitu saja seperti ditakdirkan oleh sang pencipta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dao_sea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08 part 2

Bu Eni paling tidak suka jika keluarganya diusik, apalagi yang mengusik adalah Clarissa. Setelah keluar dari kamar inap Ares, tak lupa diikuti oleh pengawal yang selalu mrngikuti langkahnya.

'' Dimana wanita itu sekarang '' tanya Bu Eni

'' Sedang ada dirumah sakit, Bu '' jelasnya

'' Rumah sakit ? '' membuat langkah Ibu Eni terhenti dan menatapnya

'' Iya,Bu. Alasannya karena Tuan Ares mencekik lehernya, Bu '' terangnya

'' Yakin kamu ? '' Bu Eni tak percaya dengan apa yang dirinya dengar

'' Iya Bu, saya yakin. Banyak saksi yang melihat kejadian itu Bu ''

'' Wah saya tak percaya itu bisa terjadi. Hah coba saya ada disana '' sambil membayangkan apa yang terjadi pada Clarissa

'' Tapi, dimana rumah sakitnya ? '' ujar Bu Eni

'' Dia juga dirawat disini, dengan nomor kamar 103 Bu '' jelasnya pada Bu Eni

'' Wah, kebetulan yang mengejutkan ''

Lalu mereka mulai berjalan menuju kamar yang ditempati oleh Clarissa. Rasanya sudah lama sekali tangannya tak digunakan.

' Tunggu saya Clarissa ' batin Bu Eni

...............

Clarissa masih tak percaya dengan apa yang terjadi padanya, Ares dengan tega mencekiknya didepan umum, Clarissa pikir dirinya akan mati kehabisan nafas.

Lehernya bahkan masih terasa sakit, dan ada cap tangan Ares yang menempel disana, memperjelas betapa kuat cekikikan yang Ares lakukan padanya.

'' Sayang kamu baik-baik ajakan ? '' tanya Leo Khawathir

'' Enggak apa-apa '' ketusnya

'' Tenang aja sayang, aku bakalan bales perbuatan ******** Ares itu. Karena berani memperlakukanmu seperti ini '' sambil mengolesi salep pada leher Clarissa

Tanpa mereka sadari, pintu kamar masih terbuka lebar. Bu Eni hanya menatap mereka dengan tatapan merendahkan.

Dengan langkah kaki dihentakan, Bu Eni memasukki ruangan itu.

'' Oh, jadi kamu orangnya ? '' tanya Bu Eni basa-basi

'' Loh, kemana keamanan. Kok bisa orang-orang ini masuk kekamar artis papan atas '' ujar Leo angkuh

Clarissa tentu terkejut, melihat Bu Eni bisa berada disini sekarang.

' Kenapa kesialan ini belum berakhir juga ' batin Clarissa menjerit

'' Waoh, sombong sekali kamu ini '' jawab Bu Eni

Hal itu tentu saja memancing emosi Leo, mendengar nada menantang dari Bu Eni.

'' Heh, Ibu tua ngapain masuk-masuk kesini '' ujar Leo

Melihat Bossnya dalam ancaman dengan cepat penjaga Bu Eni membentuk lingkaran, tak lupa mendorong kasar tubuh Leo.

'' Anda jangan macam-macam '' ucap Kardin menatap tajam Leo

'' Memangnya siapa, Ibu ini sampai-sampai dijaga segala '' sinis Leo

'' Oh, kekasih tercinta kamu gak kasih tahu siapa saya '' ucap Bu Eni tunjuknya pada diri sendiri

Lalu menatap Clarissa menuntut penjelasan, siapa sebenarnya Ibu ini.

'' Dia Mamanya Ares '' ujarnya pelan tanpa berani menatap Bu Eni yang saat ini menatapnya

'' Dengar, apa yang diucapkan oleh wanita itu, saya tak mau berlama-lama disini bersama benalu seperti kalian. Jika kalian melakukan sesuatu kepada anak saya, dalam bentuk apapun. Maka saat itu pula saya akan membuat kalian menyesal berjumpa dengan saya, karena saya tipikal orang yang akan melakukan perlawanan bagi kalian yang beraninya mengusik keluarga saya, Kamu tahu itukan Clarissa '' menatap mereka tajam.

Clarissa tentu tahu akan hal itu, selama berpacaran dengan Ares, Bu Eni merupakan orang yang menepati apa yang diucapkannya.

'' Ayo pergi, udara disini sudah mulai berbau bangkai seperti pemiliknya '' sindir Bu Eni lalu pergi diikuti oleh penjaga yang selalu berada dibelakangnya

................

Diruang inap Ares, Denara sejak tadi hanya diam saja. Dirinya masih kesal pada Ares, untung saja Deni datang membawa makanan jika tidak, Denara akan benar-benar berpuasa.

Denara rasa semenjak Ares putus dengan Clarissa, Ares semakin error saja, boleh gak Denara tukar tambah cari majikan yang lain, yang kalau putus cinta gak menggila seperti Ares. setidaknya jika putus cinta diem-diem aja gitu, eh tiba-tiba ngayut disungai, mati dong pikir Denara.

'' Astagfirullah '' nyebut Denara ketika itu benar-benar terjadi

'' Ngapain kamu nyebut gitu, liat setan kamu '' sewot Ares tak suka

Kalian bisa lihat jika Ares ini suka sekali mancing-mancing emosi, dijawab nanti dimarahin, gak dijawab dibilang budek, serba salah Denara tuh jadinya.

'' Enggak Tuan, pengen aja '' ucap Denara

'' Cih... Tumben, biasanya kamu nyanyi-nyanyi kayak biduan '' cemooh Ares

Tuhkan apa Denara bilang, Ares ini kayaknya yang sakit bukan tangannya deh, tapi otaknya emang gak waras. Harusnya Ares ini dibawa ke RSJ saja, biar beneran sedikit.

' Ya Allah, Boleh santet gak ' batin Denara lelah

'' Saya curiga sama Tuan, jangan-jangan Tuan ini adalah orang yang suka nyawerin biduan yang diatas panggung kan ? '' Tuduh Denara

' Apa Denara gila, bertemu biduan saja tidak pernah. Bagaimana dirinya yang menyawer ' batinnya

'' Kamu ini benar-benar yah '' melihat wajah Ares yang mulai marah

Membuat Denara beranjak dari sofa yang didudukkinya, bersiap kabur.

'' Ngapain kamu berdiri, mau kabur kamu '' melototi Denara

'' Enggak Tuan, tadi ada semut merahnya makanya saya berdiri '' sambil pura-pura menepuk-nepuk sofa

'' Kamu pikir saya bodoh apa '' ketus Ares

' Yasalam, Perasaan Denara diam-diam saja dari tadi ' batinnya emosi

'' Enggak Tuan, saya yang bodoh '' ejek Denara pada diri sendiri, dirinya berharap pembicaraan inu berhenti dengan cepat.

'' Bagus kalo kamu sadar '' setuju Ares

Pintu kamar terbuka, terlihat dari pakaian yang dipakai Denara yakin jika orang ini, adalah seorang Dokter.

'' Bagaimana, keadaannya Pak Ares ? '' tanya Dokter itu ramah

Baru saja Ares akam menjawab, Denara dengan seenaknya menjawab

'' Sakit Dok, tambah parah, kayaknya harus dibedah itu otaknya biar Beneran sedikit '' ujar Denara lalu pergi secepat kilat

Membuat Dokter menatap Ares bingung

'' Jangan percaya dong, pembantu saya kalo kumat suka gitu '' jelas Ares pada Dokter itu, menatap canggung

................

'' Yes...Yes...Akhirnya bebas dari ruangan penyiksaan itu '' syukur Denara bahagia

Bahkan saking semangatnya Denara tanpa sangaja menabrak seseorang, yang sedang berjalan berlawanan arah dengannya.

Bugh...

Kantong obat yang dibawa orang itu terjatuh, membuat Denara membantu mengambil obat-obat yang terjatuh karena memang dirinya lah yang menabrak.

'' Aduh, maaf yah Pak saya gak sengaja '' sesal Denara

'' Gak apa-apa kok Mbak '' ucapnya tersenyum

' Tunggu kok kayak pernah lihatnya ' batin Laki-laki itu menatap Denara

Merasa diperhatikan Denara pun menatap orang yang bearada didepannya sekarang.

'' Oh ternyata kamu '' kata laki-laki itu tersenyum, setelah mengingat Denara

'' Anda kenal saya ? '' tanya Denara bingung, ketika laki-laki itu mengenalnya

.

.

.

.

.

Tbc......

Hayooo siapa yang ketemu sama Denara, Penasaran sama episode selanjutnya🙃

JANGAN LUPA BUAT VOTE,LIKE,RATE 5, SUPAYA AKU CEPET-CEPET UP.

.

.

.

MAKASIH BUAT KALIAN YANG UDAH NUNGGUIN CERITA CINTA UNTUK TUAN🤗

.

.

.

Sampai jumpa lagi di episode berikutnya👋🏻👋🏻

See youuuuuuuuu😁

1
Eka Chusnul Msi
165 cm itu udah tinggi kalo di Indonesia.
cewek Indonesia rata2 dibawah 157 cm
Sandrie
hai aku mampir
Neno
aku suka ceritanya thor,bagus👍👍👍
Neno
Tian...Ares....nmnya Tian bukan tiang😂😂😂
rayo78
Aku geli baca warningnya author
"DILARANG PROMO DILAPAK INI"
Padahal aku nemu cerita ini karna promo author di lapak LAS nya La Sheira...
Jahat ih author...😝
*aku bukan penulis lho. Cuma aneh aja ada yg model gini*😄😃😀
Marlina Yulita
denara bikin ngakak
Marlina Yulita
aq suka kocak 🤣🤣
Marlina Yulita
aduuh authoor ni sepertinya seneng ngelawak lucu 🤣🤣🤣
Riana aisy
kalo si tian nya xiao zhan ya pilih tian lahhh😁😁😁
una ahmad
Cerita bagus
Asphent Lina
kok tinggi 168 bisa dibilang pendek si thor? 😂😂😂. Gimana yg tingginya hanya semeter?
tetty sastrawati
ngakak Thor...senam pipi oihhh
tetty sastrawati
semangat Thor..ni aq mampir 🤗
Fitriyani
denara kocak banget 😂😂😂
Nisa Santi Smart
sumpah.. lucu banget pertengkaran Zion dan Tania! tania kalah adu mulut ma Zion bocah SD tamfan & songong luar biasa..😂😂😂
Nisa Santi Smart
😂😂😂 bikin sakit perut gara2 nahan ketawa! yg satu Tiang yg satu lagi arisan.. kalau di satukan jadi Tiang Arisan dong! 😂😂
Nisa Santi Smart
thor! cerita tentang si tania yg tomboi dihilangkan aja! bikin cerita ini jadi jelek! sorry...🙏 cukup cerita tentang ares dan Denara aja thorrr...!😏
re
hehe
re
Wah asik
Machan
4 like yang tertinggal kak.maaf tlat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!