Sebuah Pernikahan Yang Dipaksa Keadaan
Sebuah Rahasia Yang perlahan merenggut kebahagiaan
Mereka tak pernah saling menetap hanya sebatas saling mengenal , tapi takdir menyatukan dalam 365 Hari .
Dimana cinta Tumbuh Meski Waktu terus menghitung mundur .
Follow IG : @Rnhumaira05_ @coretanara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohati nur humaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. Kali kedua
Langit tampak tenang , awan bergerak perlahan ,
yumna dan jihan tengah duduk ditepi jendela sebuah kafe kecil , menatap secangkir matcha late favorite yumna dan coffe late favorit jihan beserta beberapa cemilan ringan di atas meja ,
tangannya bergetar sedikit bukan karena dingin nya ac melainkan ada kegugupan yang ia rasakan ,
ini kali keduaa pertemuan intens mereka , berbincang-bincang beberapa hal yang sama sewaktu di negeri jiran , semua memegang teguh keputusan masing-masing tanpa ada yang saling mengalah
Nashwa tiba di kafe kecil nan sederhana itu , yumna dan jihan menyambutnya dengan hangat
'' assallamuallaikum , maaf aku telat '' ucap nashwa pada yumna dan jihan , merekapun terduduk
'' waallaikumsallam , tak apa kami pun baru tiba , langsung pesan saja terlebih dahulu biar enak ngobrolnya '' ucap yumna sedangkan jihan hanya tersenyum saja
nashwa pun memesan secangkir teh hangat dengan sedikit gula dan beberapa cemilan ringan lainnya , kini meja itu sudah penuh dengan pesanan masing-masing
....
''Sebelum pembahasan inti , selamat atas gelar doktermu nashwa ,semoga ilmu yang kamu dapat berguna untuk orang lain ya '' ucap yumna
'' Maa syaa allah , aamiin , terimakasih atas ucapannya , gimana hubunganmu dengan rayhan sudah lebih baik kan ?'' tutur nashwa sedangkan yumna tidak menjawab hanya tersenyum saja
'' hmm , setelah ini kamu akan bertugas dirumah sakit mana nashwa ?'' tanya jihan
'' in syaa allah , aku akan bertugas di damini hospital '' jelas nashwa
'' Damini hospital ?'' tanya jihan terhentak kaget lalu saling pandang dengan yumna
'' iya , kenapa kamu kaget gitu , ada masalah '' tanya nashwa
'' ah , tidak ada , cuma dari sekian banyak rumah sakit kenapa kamu memilih damini hospital'' tanya yumna
'' damini hospital milik keluarga temanku semasa di negeri jiran , sebelum wisuda tepatnya waktu aku seminar disini mereka memintaku bertugas dirumah sakitnya , yang mana tanpa aku tau temen aku itu anak dari pemilik damini hospital '' jelas nashwa .
'' mudah mudahan , allah melancarkan segala niat dan urusanmu ya '' ucap yumna
'' aamiin , kalo gitu apa yang ingin kamu bahas kembali yum ?'' tanya nashwa dan yumnapun menghela nafasnya dengan kasar
'' seperti yang kamu tau dari terakhir kita ketemu nashwa , ku mohon kembalilah bersama rayhan , bantu aku menepati janjiku pada nya , bantu aku mengembalikan posisimu disisi nya '' lirih yumna lalu nashwa menghela nafasnya dengan kasar
'' yum , in syaa allah , jawabanku tetaplah sama , dulu , sekarang atau nanti jawabanku masih tetap sama , aku gak bisa bersama rayhan kembali , kalo boleh jujur , jujur aku sangat bahagia melihatmu dan rayhan bersama tak ada penyesalan sedikitpun dihatiku melihat kamu sama rayhan , yum masa aku sama rayhan sudah selesai dan aku yang menyelesaikannya , aku yang meninggalkannya , terlepas janjimu pada rayhan terlepas perasaan rayhan , itu bukanlah tanggung jawabku , aku sudah melepaskannya , agar kamu bisa membersamainya , sebenarnya dari dulu aku tau kamu sangat mencintai rayhan dalam diam , aku paham saat kita masih bermain bersama dulu ,
yum kamu jodohnya rayhan dan rayhan adalah jodohmu , ku mohon jangan libatkan aku lagi ke dalam ceritamu dengan rayhan , ukirlah kisah kalian berdua sampai jannahnya allah , ku mohon '' lirih nashwa dengan penuh air mata
'' nashwa , umurku mungkin tidak akan lama lagi '' lirih yumna dalam tangisannya
'' maksudmu ?'' tanya naswa heran
'' ah tidak , aku gak tau harus bagaimana lagi nashwa ? '' lirih yumna
'' maka bertahanlah , kalo tidak untuk rayhan setidaknya untuk dirimu dan bayimu '' titah nashwa
'' apa kamu gak mau bantu aku nashwa '' ucap yumna dengan tatapan kosongnya
'' jawabanku masih sama , kalo gak ada yang harus dibicarakan lagi , aku izin pamit , karena mulai besok aku harus mulai ke rumah sakit , sekali lagi yumna , ku mohon bertahanlah '' ucap nashwa yang kemudian meninggalkan tempat tersebut
'' semoga ini adalah cara terbaik untuk mereka '' ucap nashwa dalam hati
terimakasih sudah mampir kak , jangan lupa tinggalik jejak ya 💕
Semoga novel ini membawa inspirasi yang baik dan jadi ladang pahala untuk author dan para readers ,
semoga suka sama karyanya ya .
selamat membaca😍