Di wilayah Provinsi Langit Hijau, Klan Long adalah salah satu kekuatan terbesar yang menjunjung tinggi bakat di atas segalanya. Long Yue, pemuda berusia lima belas tahun dari keluarga cabang, dianggap tidak memiliki bakat sama sekali dalam tiga jalur kekuatan utama klan—kultivasi, alkimia, maupun pembentukan formasi. Ia hidup dalam keterasingan, penghinaan, dan diasingkan oleh seluruh anggota klan bahkan keluarganya sendiri karena dianggap beban yang tidak berguna. Saat kepala klan mengusulkannya untuk dibuang di pertemuan tahunan, Long Yue dengan berani mengumumkan kepergiannya secara sukarela dan bersumpah akan kembali sebagai sosok terhebat yang pernah ada.
apa yang akan terjadi selanjutnya.?
dan akankah Long Yue berhasil membuktikan kepada klan nya.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16: Pergi ke Reruntuhan Kuno
Setelah beristirahat dan menyiapkan segala keperluan perjalanan selama dua hari di Kota Jing, Long Yue dan Jing Xu akhirnya berangkat menuju tujuan utama mereka: Pegunungan Sepuluh Ribu Binatang, tempat di mana lokasi reruntuhan kuno tersembunyi. Jing Xu telah menyiapkan bekal makanan, obat-obatan, serta beberapa senjata cadangan, sementara Long Yue hanya membawa barang-barang penting miliknya, termasuk kotak penyimpan tanaman ajaib dan kitab pusaka warisannya.
Sebelum berangkat, Jing Xu sempat mengingatkan Long Yue dengan wajah serius. "Kak Long, kita harus berhati-hati. Liu Hao itu orangnya pendendam dan berhubungan luas. Dia pasti tidak akan terima dengan apa yang terjadi hari itu. Dia punya banyak kenalan di dalam maupun luar kota, dan kalau dia sampai tahu kita mau pergi ke reruntuhan, dia pasti akan berusaha menghadang kita di jalan."
Long Yue hanya tersenyum tenang. "Biarkan saja. Selama dia tidak mencari masalah, kita tenang-tenang saja. Tapi kalau dia benar-benar berani datang lagi, kali ini aku tidak akan selembut dulu."
Dengan kekuatan Long Yue yang sebenarnya berada di Pembentukan Energi Tingkat 6, dan Jing Xu yang stabil di Pembentukan Energi Tingkat 4, keduanya bergerak cukup cepat. Mereka berjalan keluar dari gerbang utara Kota Jing, lalu menempuh jalan setapak yang mulai naik turun mengikuti bukit-bukit kecil dan hutan belantara yang makin rapat seiring semakin jauhnya mereka dari pemukiman.
Pegunungan Sepuluh Ribu Binatang terletak sekitar lima hari perjalanan dari kota. Wilayah ini sangat luas, penuh dengan hutan lebat, jurang dalam, dan gua-gua misterius. Sesuai namanya, tempat ini dihuni oleh ribuan jenis binatang buas dari berbagai tingkatan, mulai dari Tingkat Satu hingga ada yang mencapai tingkat Penyatuan Energi bahkan lebih tinggi lagi. Bagi para ahli kultivasi, tempat ini adalah surga sekaligus neraka: penuh peluang mendapatkan kekayaan dan peningkatan diri, namun juga penuh bahaya maut yang bisa datang kapan saja.
Selama tiga hari perjalanan awal, suasana berjalan cukup tenang. Mereka hanya bertemu dengan beberapa binatang buas tingkat rendah yang mudah dikalahkan, dan Jing Xu banyak bercerita tentang kebiasaan serta bahaya di wilayah ini, sementara Long Yue memberikan pandangan-pandangan mendalam tentang cara bertarung dan penggunaan energi yang membuat Jing Xu semakin kagum. Jing Xu semakin sadar bahwa teman barunya ini bukan orang biasa; cara pandangnya, pengetahuannya, dan kemampuannya mengendalikan energi jauh melampaui pemuda seusianya.
Namun, seperti dugaan Jing Xu, bahaya akhirnya datang juga.
Pada sore hari keempat, saat mereka sedang berjalan melewati sebuah lembah sempit yang diapit tebing tinggi di kedua sisi—lokasi yang sangat strategis untuk penyergapan—tiba-tiba suara langkah kaki banyak orang terdengar dari depan dan belakang jalan. Semak belukar di kiri dan kanan bergoyang, dan dalam sekejap, lebih dari sepuluh orang keluar mengepung mereka.
Di barisan depan, berdiri sosok yang sangat mereka kenal: Liu Hao. Wajahnya penuh senyum jahat dan penuh kemenangan. Di sebelah kanan dan kirinya berdiri anak-anak buahnya yang dulu, sementara di tengah-tengah mereka, ada seorang pria paruh baya bertubuh kekar, berwajah keras, berpakaian jubah hitam polos, dan memegang sebilah golok besar di tangan kanannya.
Hawa kekuatan yang memancar dari pria paruh baya itu sangat padat, berat, dan menekan hati, jelas-jelas berada di tingkat Pembentukan Energi Tingkat 5. Kekuatannya jauh lebih tinggi dibandingkan Liu Hao maupun Jing Xu.
Liu Hao tertawa keras saat melihat wajah kaget Jing Xu. "Hahaha! Jing Xu, anak manja dari keluarga utama! Apa kau kira kau bisa pergi begitu saja setelah mempermalukanku di tengah kota? Kau salah besar! Aku sudah menunggu kalian di sini sejak kemarin sore!"
Jing Xu mengerutkan kening, tangannya erat mencengkeram gagang pedangnya, napasnya sedikit memburu karena tekanan hawa musuh. "Liu Hao! Kau benar-benar pengecut! Mengapa kau tidak bertarung satu lawan satu kalau kau punya nyali? Malah membawa orang lain!"
Liu Hao tersenyum makin jahat, lalu menunjuk ke arah pria paruh baya di sebelahnya. "Satu lawan satu? Kau masih mimpi? Ini adalah Tuan Hu, ahli kultivasi tingkat 5 yang aku undang khusus dari luar kota. Dia adalah pengawal bayaran yang sangat berpengalaman dan kejam. Dengan Tuan Hu di sini, kalian berdua sudah pasti tidak akan bisa meninggalkan lembah ini hidup-hidup!"
Pria bernama Tuan Hu itu melangkah maju selangkah. Tanpa bicara banyak, hawa kekuatan Tingkat 5 miliknya meledak keluar, menekan ke arah Long Yue dan Jing Xu. Jing Xu yang hanya Tingkat 4 langsung merasa dadanya sesak, kakinya berat, dan gerakannya menjadi lambat. Jarak antara Tingkat 4 dan Tingkat 5 bukanlah jarak yang kecil. Di tingkat 5, energi di dalam tubuh sudah jauh lebih padat, jumlahnya lebih banyak, dan kendalinya jauh lebih baik. Satu serangan saja dari orang ini bisa mengalahkan lima orang setara Jing Xu sekaligus.
Liu Hao menatap Long Yue dengan pandangan berisi dendam dan kebencian. "Dan kau, pemuda asing yang sombong! Kau yang menjadi penyebab utama aku kehilangan muka. Hari ini aku akan memastikan kau mati dengan cara yang paling menyedihkan. Kau pikir dengan sedikit keahlian silat kau bisa menjadi pahlawan? Di depan kekuatan mutlak, semua kepintaranmu itu sia-sia!"
Jing Xu mendekat ke arah Long Yue, berbisik dengan suara cemas namun tegas. "Kak Long, musuhnya kuat sekali. Tingkat 5... kita dalam bahaya besar. Nanti aku akan menahan mereka sebentar, kau lari selamatkan diri dan bawa peta itu pergi. Jangan pedulikan aku. Kalau peta itu hilang, usaha kita sia-sia."
Long Yue hanya tersenyum tipis mendengar ucapan itu. Ia menepuk pelan bahu Jing Xu, memberinya isyarat tenang. Selama ini, ia sengaja menyembunyikan kekuatan aslinya agar tidak menarik masalah, tapi hari ini, ia tidak bisa lagi bersembunyi. Musuh sudah datang ke depan pintu, dan membawa orang tingkat 5 pun.
"Tenanglah, Jing Xu," ucap Long Yue pelan namun tegas. "Hanya Tingkat 5 saja. Itu belum cukup untuk membuatku lari."
Setelah berkata begitu, Long Yue perlahan melangkah maju selangkah ke depan, berdiri di depan Jing Xu dan menghadap langsung ke arah Liu Hao serta Tuan Hu.
Ia tidak lagi menahan atau menyembunyikan kekuatannya. Perlahan namun pasti, hawa kekuatan yang jauh lebih besar, jauh lebih padat, dan jauh lebih murni mulai memancar dari tubuhnya. Energi berwarna putih keemasan bercampur kilauan ungu samar menyelimuti sekujur tubuhnya, hawa itu begitu kuat hingga membuat debu dan kerikil di tanah berterbangan mengelilinginya. Tekanan yang tadinya datang dari Tuan Hu, kini seketika terbalik. Hawa kekuatan Long Yue yang berada di Pembentukan Energi Tingkat 6 langsung menyapu ke depan, menekan balik dengan kekuatan dua kali lipat lebih berat.
Glek!
Liu Hao menelan ludah dengan mata terbelalak tak percaya. Tuan Hu yang berwajah dingin itu pun mengernyitkan dahi, matanya menyipit kaget. Tekanan yang ia rasakan dari pemuda di depannya ini... jauh lebih kuat darinya!
"Ti... Tingkat 6?!" seru Liu Hao dengan suara bergetar, wajahnya berubah pucat pasi. "Kau... kau bilang kau baru datang ke kota? Kenapa kau punya kekuatan setinggi itu?!"
Jing Xu di belakang Long Yue sampai membuka mulutnya lebar-lebar, ternganga tak percaya. Ia kira teman barunya hanya sedikit lebih kuat darinya, ternyata perbedaannya sejauh langit dan bumi! Tingkat 6... itu adalah tingkat yang bahkan para tetua muda di klan pun belum tentu mencapainya di usia semuda itu.
Long Yue tidak menjawab pertanyaan Liu Hao. Ia hanya menatap dingin ke arah Tuan Hu. "Kau dibayar untuk menghadang kami. Sekarang aku beri kesempatan. Mundur sekarang, dan aku akan membiarkanmu pergi hidup-hidup. Kalau kau tetap mau ikut campur... kau tahu konsekuensinya."
Tuan Hu terdiam. Ia adalah pengawal bayaran yang sudah lama berkecimpung di dunia ini. Ia sangat paham perbedaan kekuatan. Antara Tingkat 5 dan Tingkat 6, perbedaannya sangat besar. Energi Tingkat 6 sudah jauh lebih padat, jumlahnya jauh lebih banyak, dan kualitasnya pun berbeda. Ditambah lagi, energi yang ia rasakan dari Long Yue sangat murni, seimbang, dan mengandung hawa aneh yang membuatnya merasa takut tanpa alasan.
Namun, harga dirinya sebagai ahli Tingkat 5 membuatnya tidak mau mundur begitu saja. Ia mengertakkan gigi, mengangkat golok besarnya ke atas, dan mengalirkan seluruh energinya ke senjata itu. Golok itu bersinar terang dengan cahaya kuning kecokelatan.
"Pemuda sombong! Meski kau Tingkat 6, aku sudah bertarung puluhan tahun. Pengalaman bertarung tidak bisa dibeli dengan tingkat kekuatan saja! Mari kita lihat seberapa hebat kekuatanmu!" seru Tuan Hu dengan suara menggelegar.
Ia memberi isyarat tangan ke anak buah Liu Hao. "Serang semuanya! Keroyok dia! Aku akan menahan yang kuat ini!"
Liu Hao dan anak buahnya yang berjumlah sepuluh orang lebih segera melompat maju, menyerang ke arah Long Yue dan Jing Xu dengan senjata di tangan. Jing Xu yang terkejut segera bangkit dari keterkejutannya, mengangkat pedangnya, dan bersiap bertarung. "Kak Long, aku akan urus yang kecil-kecil ini! Tuan Hu adalah milikmu!"
Jing Xu melompat maju, menghadang Liu Hao dan rombongannya. Meski jumlah mereka banyak, Jing Xu memiliki teknik bertarung yang hebat warisan Klan Jing, dan kekuatan Tingkat 4 miliknya lebih dari cukup untuk mengalahkan mereka yang rata-rata Tingkat 2 hingga 4.
Di sisi lain, Tuan Hu melesat maju secepat kilat, golok besarnya diayunkan ke arah kepala Long Yue dengan kekuatan yang mampu membelah batu besar. Angin serangan itu berdesir keras, dan energi kuning yang menyelimuti golok itu membuatnya semakin tajam dan mematikan.
"Matilah kau!" teriak Tuan Hu.
Namun, di mata Long Yue, gerakan Tuan Hu terasa lambat dan kaku. Energi yang ia keluarkan kasar, tidak teratur, dan banyak terbuang sia-sia. Berkat pemahamannya tentang Jalur Formasi, Long Yue bisa melihat celah kecil di setiap gerakan musuhnya.
Long Yue tidak mundur. Ia bahkan tidak mengeluarkan senjatanya. Ia hanya mengangkat tangan kanannya, jari-jari terbuka, dan di sekeliling telapak tangannya, nyala api berwarna ungu samar muncul dan berputar perlahan — Api Ungu Surgawi Tingkat 1.
Saat golok besar itu hampir menyentuh kepalanya, Long Yue menggerakkan tangannya dengan tenang dan cepat, menyambar tepat di bagian leher golok itu, tepat di bawah bilah besinya.
Krak... Duarrr!!
Suara besi yang berderit keras terdengar, disusul suara ledakan kecil. Golok besar yang terbuat dari besi tebal dan keras itu tidak mampu menahan kekuatan serta panas Api Ungu di tangan Long Yue. Bilah golok itu langsung bengkok dan retak seketika, lalu patah menjadi dua bagian tepat di tangan Tuan Hu.