NovelToon NovelToon
Aku Ternyata Putra Kaisar Wanita Dinasti Zhou

Aku Ternyata Putra Kaisar Wanita Dinasti Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah sejarah
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: RRS

Yudi seorang pria dari dunia modern terlempar ke Tahun 700 masehi di pulau Buton, saat ayahnya meninggal Ayahnya mengatakan Bahwa ibunya ada di Bumi bagian utara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RRS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Fondasi Awal dan Aliansi Bulan-matahari

​2 Oktober 700 Masehi — Pelataran Agung Istana Potala, Lhasa

​Angin gunung yang menderu di ketinggian Lhasa kini tak lagi hanya membawa aroma dupa, melainkan bau menyengat dari bahan bakar mesin yang dipanaskan. Maharani Wu Lin, Yue Qing, dan keempat pangeran Zhou telah bermalam di istana sejak kedatangan mereka pada 2 Oktober. Bagi mereka, bermalam di dalam bangunan yang kini diterangi cahaya lampu elektrik dan dijaga oleh pria-pria bersenjata aneh adalah pengalaman yang mengaburkan batas antara realita dan keajaiban.

​Pagi itu, di hadapan Yudi yang berdiri tegak di balkon istana dengan kacamata hitamnya, Galuh datang menghadap. Pria itu kini mengenakan seragam komandan taktis lengkap dengan baret hitam, tampak jauh lebih berwibawa.

​"Lapor, Tuan Kaisar," Galuh memberi hormat dengan gaya militer modern. "Proses rekrutmen telah selesai. Kita telah menyaring ribuan rakyat Tibet yang loyal dan mantan prajurit yang telah bersumpah setia."

​Galuh membuka map digital dari sistem Yudi. "Total kekuatan infanteri inti kita kini mencapai 3.700 personel aktif. Sesuai arahan Tuan, mereka telah dibagi menjadi unit-unit khusus."

​Yudi mengangguk, menyimak rincian kekuatan militernya yang baru:

​1.000 Prajurit Kaki (Infanteri Berat): Dilengkapi dengan senapan serbu otomatis dan amunisi tanpa batas.

​2.700 Kavaleri Modern: Menggunakan motor trail militer yang lincah, dipersenjatai senapan mesin ringan.

​1.200 Personel Cadangan: Unit tambahan yang terpisah dari 3.700 prajurit utama, siap dikerahkan sebagai bala bantuan.

​"Selain itu, Tuan," lanjut Galuh, "Sekitar 10.000 orang telah direkrut untuk mengoperasikan divisi kavaleri berat dan artileri yang Tuan keluarkan dari penyimpanan."

​Yudi melambaikan tangannya, mengakses sistem inventory miliknya. Suara dentuman logam yang muncul dari ketiadaan membuat tanah Lhasa bergetar hebat seolah diguncang gempa. Di hadapan mata Wu Lin dan rombongannya yang menyaksikan dengan napas tertahan, muncul barisan mesin perang dari cahaya:

​120 Unit Armored Car

​32 Unit Main Battle Tank

​7 Unit MLRS (Sistem Roket Peluncur Ganda)

​13 Unit Artileri (Berbagai kelas dan kaliber)

​5 Unit Helikopter Tempur (Monster udara yang menderu rendah mengawasi langit)

​Tidak hanya itu, Yudi juga mengeluarkan aset strategis yang jauh lebih mematikan langsung dari inventory-nya: 4 unit VLS (Vertical Launch System), 2 unit Silo Rudal Balistik, serta 3 Kendaraan Peluncur Balistik Mobil. Semuanya muncul secara instan, siap untuk membumihanguskan target mana pun di dunia. Untuk jalur air, Yudi menurunkan 20 Patrol Boat bersenjata lengkap untuk menjaga stabilitas sungai dan danau di wilayah Tibet.

​Maharani Wu Lin menyaksikan semua itu dengan perasaan tak menentu. Kekuatan ini membuat jutaan tentara tradisional Tiongkok tampak seperti mainan kayu. Yudi menoleh ke arah ibunya yang telah bermalam di kediamannya.

​"Ibu," panggil Yudi tegas. "Aku tidak akan menjadi Putra Mahkota Zhou. Aku tidak bisa meninggalkan takhta yang kubangun sendiri untuk menjadi bawahan. Namun, kita bisa menjalin Aliansi Dua Matahari. Dinasti Rahmad akan menjadi perisai bagi Dinasti Zhou dari serangan luar maupun pemberontak Tang, selama Zhou mengakui kedaulatan penuh wilayah ini."

​Wu Lin menghela napas panjang, namun ia menyadari tawaran ini adalah pengakuan tertinggi yang bisa diberikan anaknya. "Jika itu maumu, Yudi... ibu setuju. Aliansi ini akan menjadikan darah kita tak tertandingi."

​Di tengah parade kekuatan militer itu, Yudi melirik Yue Qing. Gadis berusia 16 tahun itu berdiri anggun, mata merah delimanya berkilat penuh kekaguman. Tubuhnya yang memikat dengan lekukan sempurna dan ukuran G-cup yang menonjol di balik sutra merah benar-benar menarik perhatian Yudi. Yudi melangkah mendekat, membisikkan puisi:

​"Mata merahmu adalah delima di atas salju,"

"Membakar hatiku yang sedingin puncak Himalaya."

"Takhta ini tinggi, namun tanpamu di sampingku,"

"Hanyalah sebongkah batu yang tak punya nyawa."

​Yue Qing merona merah, wajahnya yang secantik dewi menunduk malu. "Yang Mulia pandai berkata-kata sekarang," bisiknya manja dengan suara yang menggetarkan. Yudi membalas dengan tatapan tajam yang menggoda, membuat Yue Qing semakin terobsesi.

​Di sisi lain, Zhou Long (15 tahun) yang masih merasa sakit hati, hanya bisa menatap kakaknya dengan iri yang membara. Saat Yudi menyadari tatapan itu, Yudi kembali menyindir dengan nada santai, "Apa pandang-pandang? Ada utang ke?" membuat Zhou Long langsung membuang muka dengan gusar.

​Hubungan Karakter dengan Yudi

​Maharani Wu Lin (36 Tahun)

Lega karena aliansi terbentuk. Ia mulai memandang Yudi sebagai rekan penguasa yang setara daripada sekadar anak yang hilang.

​Yue Qing (16 Tahun)

Jatuh cinta secara fatal. Puisi Yudi dan penampilannya di atas mesin perang membuatnya merasa dialah satu-satunya wanita yang pantas bersanding dengan "Dewa Baja" ini.

​Zhou Long (15 Tahun)

Memendam iri dan dendam kecil. Ia merasa keberadaannya sebagai pangeran Zhou tidak ada artinya di depan teknologi Yudi.

​Zhou Hu (15 Tahun), Zhou Cheng (13 Tahun), Zhou Jian (12 Tahun)

Sepenuhnya tunduk dan menganggap Yudi sebagai sosok legendaris yang harus dipatuhi.

​Statistik Kerajaan Dinasti Rahmad

​Kaisar

Yudi Rahmad (17 Tahun)

​Ibu Kota

Lhasa (Tibet)

​Luas Wilayah

1,2 Juta KM²

​Jumlah Penduduk Total

2.514.900 Jiwa (Termasuk Militer aktif dan cadangan)

​Kekuatan Infanteri Utama

3.700 Personel (Senjata Modern)

​Kekuatan Kavaleri Bermotor

2.700 Personel (Motor Trail Militer)

​Pasukan Cadangan

1.200 Personel

​Kekuatan Lapis Baja

120 Armored Car & 32 Tank MBT (Dari Inventory)

​Artileri & Roket

13 Artileri & 7 MLRS (Dari Inventory)

​Kekuatan Udara

5 Helikopter Tempur (Belum memiliki Jet)

​Kekuatan Perairan

20 Patrol Boat (Dari Inventory)

​Sistem Strategis

6 Silo Rudal, 6 VLS, 3 Mobile Launcher (Semua dari Inventory)

​Status Politik

Aliansi Dua Matahari dengan Dinasti Zhou

1
anggita
ikut dukung like👍, iklan☝☝aja, moga novelnya lancar.
Aisyah Suyuti
good
Fajar Fathur rizky
cepat bantai semua kedua itu thor
Fajar Fathur rizky
update yang banyak thor bikin mcnya membuat Kekaisaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!