NovelToon NovelToon
Ruang Ajaib Di Istana: Ratu Penguasa

Ruang Ajaib Di Istana: Ratu Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Evelyn Carter tewas dalam kecelakaan mobil di abad ke-21. Namun saat membuka mata, ia tidak berada di rumah sakit, melainkan di sebuah istana kuno.

Ia kini hidup dalam tubuh Ratu Evelyn Lancaster, ratu muda yang terkenal lemah dan sedang menunggu kematian karena racun dari para selir. Di istana, semua orang sudah bersiap menyambut kematiannya.

Selir kesayangan raja ingin merebut tahta ratu. Para menteri diam-diam mengatur kekuasaan baru. Tapi mereka tidak tahu satu hal... Ratu yang bangun hari itu, bukan lagi wanita yang sama. Di dalam tubuh itu hidup jiwa wanita modern yang cerdas dan tidak mudah diinjak.

Selain itu, Ratu memiliki Ruang Ajaib. Tempat rahasia yang menyimpan obat, pengetahuan, dan teknologi masa depan.

Kini, orang-orang yang menunggunya mati akan segera sadar. Ratu yang mereka anggap lemah… justru akan menjadi penguasa sejati di istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 16.

Setelah rapat selesai, Alexander berjalan keluar bersama Vincent.

“Sejak kapan Anda mulai terang-terangan membelanya?” tanya Raja Alexander tenang.

Lord Vincent tidak terlihat gugup. “Sejak saya sadar... Yang Mulia juga melakukan hal yang sama.”

Langkah Alexander berhenti sesaat, Lord Vincent melanjutkan dengan tenang. “Sekarang, Ratu berbeda dari orang lain di istana ini.”

Tatapan Alexander berubah samar. “Aku tahu.”

Lord Vincent sedikit tersenyum, namun beberapa detik kemudian raut wajahnya kembali serius. “Keluarga Selir Sophia mulai kehilangan kendali.“

“Dan orang yang terdesak…” Alexander melanjutkan pelan. “…akan mulai nekat.”

Vincent mengangguk. “Itulah yang saya khawatirkan.”

Malam itu, Evelyn kembali keluar istana dengan pakaian sederhana. Namun kali ini tujuannya bukan pasar malam, melainkan sebuah gudang tua di wilayah perdagangan selatan.

Bangunan itu tampak biasa dari luar. Namun di dalam, beberapa orang penting sudah menunggu. Pemimpin serikat pedagang, pemilik jalur distribusi. Dan mereka adalah... orang-orang yang diam-diam mengendalikan arus barang di kerajaan.

Begitu Evelyn masuk, suasana langsung berubah tenang.

Tatapan mereka penuh penilaian.

“Jadi pesan itu benar,” ujar seorang pria tua berjanggut tipis. “Ratu sendiri yang ingin bertemu kami.”

Evelyn duduk tenang di depan mereka, tidak gugup sedikitpun.

“Aku tidak suka membuang waktu,” kata Evelyn lugas. “Aku akan langsung bicara intinya.”

Beberapa pedagang saling melirik.

“Keluarga utara mulai menahan barang dan memainkan harga. Jika ini terus dibiarkan, pasar akan jatuh dan kalian ikut rugi.” Lanjut Evelyn.

Pria tua itu tersenyum tipis. “Dan apa keuntungan kami membantu istana?”

Evelyn menatap mereka satu per satu.

“Tentu saja, banyak keuntungan.” Jawaban singkat itu justru membuat mereka tertarik.

Lalu Evelyn membuka kotak kayu kecil yang ia bawa, semua mata langsung tertuju ke dalamnya. Benda-benda aneh tersusun rapi di sana.

Botol kaca kecil.

Alat logam.

Dan beberapa benih tanaman.

“Ini…” salah satu pedagang mengernyit.

Evelyn mengambil satu benih. “Bibit gandum unggul.”

“Unggul?”

“Panen lebih cepat, dan lebih tahan cuaca. Hasilnya hampir dua kali lipat.”

Ruangan langsung sunyi.

Mustahil.

Di zaman ini, hasil panen selalu bergantung pada musim.

Namun Evelyn melanjutkan dengan tenang. “Aku juga punya cara menyimpan bahan makanan lebih lama tanpa cepat membusuk.”

Ia mengeluarkan bubuk kecil dari botol kaca. “Dan obat untuk penyakit paru-paru... yang selama ini membuat banyak pekerja kalian mati.”

Tatapan para pedagang langsung berubah. Karena mereka tahu jika semua itu benar, keuntungan mereka akan berlipat ganda.

“Dari mana Ratu mendapatkan semua ini?” tanya seseorang pelan.

Evelyn tersenyum tipis. “Itu bukan urusan kalian.”

Perlahan, para pedagang mulai mengerti. Ratu ini… bukan wanita istana biasa.

Pria tua tadi akhirnya tertawa kecil.

“Baiklah.” Ia berdiri, lalu membungkuk hormat. “Serikat pedagang akan mendukung Yang Mulia Ratu.”

“Dengan satu syarat,” tambah Evelyn tenang.

“Apa?”

“Kesetiaan.“ Tatapan Evelyn berubah tajam. “Siapa pun yang menjual informasi pada keluarga utara, aku akan menghancurkannya lebih dulu... sebelum musuh melakukannya.”

Sunyi.

Namun justru itulah yang membuat mereka yakin, ratu benar-benar serius.

Di sisi lain, di sebuah ruangan tersembunyi dalam paviliun ratu, Kasim Bernard berdiri di depan meja penuh gambar rancangan.

Di atas meja, terdapat sketsa aneh.

Tabung besi.

Bahan peledak.

Dan rancangan senjata kecil.

Semua berasal dari pengetahuan Ruang Ajaib yang diberikan Evelyn padanya.

“Kalau benar berhasil…” gumam Bernard pelan, ia menatap buku petunjuk dari dunia modern. “Kerajaan ini akan berubah total.”

Sejak mengikuti Evelyn, Kasim Bernard sadar satu hal. Ratu tidak hanya ingin bertahan hidup, tapi ratu benar-benar sedang membangun kekuatan. Kekuatan yang tidak pernah dimiliki kerajaan mana pun.

Malam semakin larut saat Evelyn kembali ke istana, kali ini Alexander sudah menunggu di kamarnya. Pria itu duduk santai sambil memegang satu benda kecil di tangannya.

Benda dari Ruang Ajaib.

Evelyn langsung menyipitkan mata.

“Yang Mulia masuk terlalu jauh.”

Alexander tersenyum tipis, ia meletakkan benda itu pelan. “Kalau aku benar-benar ingin menyelidikimu, aku sudah melakukannya sejak lama.”

Evelyn akhirnya duduk di depannya. “Apa yang sebenarnya ingin Anda ketahui?”

Alexander menatapnya beberapa detik.

“Berapa banyak hal yang kau sembunyikan dariku?”

Alih-alih gugup, Evelyn justru mengeluarkan beberapa dokumen dari balik pakaiannya dan meletakkannya di meja.

Alexander membukanya perlahan, matanya langsung berubah.

Data distribusi.

Pergerakan uang.

Nama pejabat.

Dan jalur perdagangan keluarga utara.

Sangat rinci.

“Kau menyelidiki semuanya sendiri?” tanya Alexander pelan.

“Tidak.” Evelyn bersandar tenang. “Aku membangun jaringan.”

Alexander menatap wanita itu cukup lama, lalu terkekeh pelan. “Aku mulai merasa… posisi rajaku sedang terancam.”

Evelyn tersenyum tipis. “Kalau aku mau merebut posisi Anda… Yang Mulia sudah terlambat menghentikanku.”

Alih-alih marah, Alexander justru terlihat puas.

“Bagus.”

Hening beberapa detik, tatapan Alexander berubah lebih dingin. “Baiklah, aku juga akan jujur padamu sekarang.”

Evelyn langsung memperhatikannya.

“Pangeran William mulai bergerak.” Nama itu membuat ruangan seketika sunyi.

Pangeran William adalah adik tiri Alexander dari ibu yang berbeda. Alexander lahir dari seorang ratu, sementara William merupakan putra dari seorang selir. William selama ini dikenal ramah dan lembut di mata rakyat.

Namun Alexander tersenyum tipis, senyum yang tidak mencapai mata. “Dia ingin takhta.”

“Aku sudah menduganya.” Evelyn tidak terlihat terkejut.

“Dan Sophia…” Alexander melanjutkan pelan. “…bekerja untuknya.”

Tatapan Evelyn langsung berubah.

Alexander berdiri lalu berjalan mendekat. “Selama ini, aku sengaja memanjakan Sophia.”

“Supaya Pangeran William merasa menang?” Evelyn langsung mengerti.

Alexander tersenyum samar. “Kalau musuh merasa aman… mereka akan mulai ceroboh.”

Evelyn menatap pria itu lebih dalam dari biasanya. Berarti selama ini, Alexander juga bermain dalam bayangan. Ia bukan hanya raja dingin, namun predator yang sabar.

“Apa Yang Mulia tidak lelah terus berpura-pura?” tanya Evelyn pelan.

Tatapan Alexander melembut sedikit. “Sekarang aku punya seseorang untuk berbagi permainan.”

Alexander melirik dokumen di meja sekali lagi. “Kau tahu, kalau semua ini berhasil… nantinya, kau tidak akan menjadi sekadar ratu.”

Evelyn mulai sadar, langkah-langkah yang ia ambil dengan bantuan Ruang Ajaib, perlahan sedang membawanya menuju sesuatu yang jauh lebih besar... penguasa sesungguhnya.

1
Miss Typo
Raja dan Ratu bikin perasaan campur aduk, harusnya formal aja eh romantis bgt lagi 🤣
Tiara Bella
so sweet bngt ya raja Alexander sm ratu Evelyn.....😍
Rita
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🥰🥰🥰🥰🥰
Rita
😅😅😅😅😅
Rita
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Rita
🤣🤣🤣🤣🤣
Rita
😅😂😂😂😂😂
Rita
wah siap2 evelyn ngambek😅😂😂
Rita
waahhhh👍👍👍👍
Nyonya Gunawan
Kirain alex beneran koma..😄😄
Tpi bgus jg sich biar di lihat kala ma wili
Rita
ceritanya bagus,seru,tegang g betele2
Rita
berani macam2 tunggu pembalasan ku😅😂pov evelyn
Rita
bangun̈in singa betina
Rita
ikut panik
Rita
waspada yg bs dilakukan plus bersiap
Rita
peka
Rita
waspada
Rita
tuh 🔥🔥🔥🔥
Rita
saling terbuka 👍👍👍👍apa yg dirasakan apa yg dipikirkan
Rita
wajar Eve
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!