"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 16 Jalan Jalan sama ibu dan kakak
Aku pun duduk bersama mereka paman dan mbak Maura makan kami berbincang
" Nis bonus belum keluar nanti kalau keluar kita bagi betiga ya ini kasus masih jalan" kata paman
" Nisa nggak usah di bagai nggak apa apa paman asal Nisa minta tolong jangan Sampai gundik paman Rama di lindungi dan istri sah di korbankan Nisa minta tolong dengan sangat untuk melindungi Tante Maya kasihan walaupun dia membenci aku tapi aku nggak tega kalau dia di korbankan" jawabku
" Iya semoga Tante Maya nurut sama paman kita hitung pemberian pak Rama yang memang gaji asli atau uang korupsi biar paman yang urus sehingga dia mendapatkan keadilan" kata paman Hendra
" Terima kasih paman tapi jangan sampai Tante Maya kalau aku memohon karena belum kelar urusannya dengan aku" jawabku sambil terkekeh
" Iya paman ngerti sebenarnya kamu baik tapi kamu terlalu di remahkan saja sama orang terdekat mu mereka nggak tahu siapa kamu" kata paman Hendra menasehati
" Hem nis masakan ibu kamu enak banget nih apalagi kalau gratis beneran ini enak sekali" kata mbak Maura
" Betul nis bisa bisa paman ketagihan nih harus nge-gym nih biar perut paman nggak gendut" kata paman Hendra
" Ini makanan berlemak tak boleh sering sering banyak kolesterol" jawab ku
" Dari pada junk food ya enak ini apalagi ayam kampung yang sangat gurih" kata paman Hendra
Mereka makan dengan lahap dan kelihatan sekali sangat menikmatinya aku ikut duduk sambil minum teh hijau yang di buatkan mbak Maura
" bi Sumi belum datang mbak" tanya ku
" Hari ini dia libur nggk kesini tapi di rumah nenek" kata mbak Maura
" Dia sebenarnya pembantunya nenek tapi sering ke sini membantu aku dan paman" kata mbak Maura
" kamu hari ini mau jalan sama ibu kamu kemana" tanya mbak Maura lagi
" Iya belikan baju ibu buat esok sekalian ke MUA persiapan besok fitting baju" jawabku
" Iya sudah hati hati nanti di jalan, terima kasih masukan hari ini" kata paman Hendra
" sama sama paman aku pamit dulu ya paman dan mbak Maura" kata ku
aku pulang ke unit apartment ku kemudian aku mandi dan siap siap sekitar jam sepuluh kami berangkat bertiga
" Dek kamu yang mengemudi mas belum hapal jalan" kata mas Bayu
" Iya jangan khawatir" jawabku
Aku mengemudikan mobil dengan hati hati mas Bayu di depan samping aku ibu di belakang kami bercanda
" Ibu nggk pernah membayangkan kita bisa beli mobil dan jalan jalan bertiga begini apalagi yang mengemudi anak perawan ibu yang dulu hanya hobi main game" kata ibu bahagia
" Dari main game itu bisa buat ibu belanja tiap bulan" jawabku sambil terkekeh
" Iya nak dulu ayah mu selalu marah sama ibu kalau kamu main game terus, mau jadi apa anakmu nanti ! ternyata dari main game kamu bisa cari uang" kata ibu dengan bangga
" kakak juga bangga sama kamu nis nggk usah jauh jauh kerja ke Korea tapi uang mu lebih banyak dari kakak " kata mas bayu
" Kakak kuliah dulu nanti uang kakak juga banyak sekarang buat modal kuliah kalau kurang aku tambah kalau untuk makan nanti aku yang belanja" kata ku menjelaskan
" Uang tabungan kakak masih banyak tahu nanti kalau kurang aku minta kamu" kata mas Bayu
" Uang kakak mu yang di titipkan ibu juga masih banyak nis nggak usah khawatir" kata ibu
" Tapi kakak nanti ingin kerja paruh waktu nis nanti kakak akan mencari kerjaan yang bisa sambil kuliah " kata mas Bayu
" Kali gitu kakak bisa ambil kelas khusus karyawan jadi kakak bisa sambil kerja" usulku
" Ok adek ku yang cantik terima kasih semuanya" kata mas Bayu
Aku menghentikan mobil di rumah teman ku yang besok merias kemudian kami turun
" Kita ke sini dulu lihat kebaya yang mau aku sewa nanti kita ke mall belanja baju batik buat mas Bayu dan buat ibu untuk acara besok" kata ku menjelaskan
Aku memarkirkan mobil di depan rumah teman ku kemudian aku turun dan memencet bell rumah nya
" Eh kamu nis ayo silahkan masuk kamu bisa pilih kebaya yang mana" kata dia
Kami pun masuk ibu membantu aku memilihkan kebaya untuk aku, dia memilihkan kebaya sederhana tapi elegan sangat pas di tubuh ku juga rok batik buat bawahan kebaya
" Ini saja nis walaupun simple sangat cocok untuk kamu dan kelihatan mewah dan elegan nanti kalau kamu nikah ibu yang jahitkan kebaya nya" kata ibu menjelaskan
" Iya bu ini kan hanya wisuda aku nggak sempat pulang nanti kalau nikahan ya kita bikin seragam dong ibu yang jahit" kata ku biar ibu lega padahal kasihan sebenarnya aku ingin ibu berhenti kerja dan ikut aku saja tapi mana dia mau
"Yang ini saja Ver cocok pilihan ibu ku dan aku setuju" jawab ku pada vera
Selesai sama vera aku pamit kami ke mall mencari baju buat ibu dan juga mas Bayu aku ke garai batik dan aku beli batik couple buat mas Bayu dan ibu aku juga beli sekalian dress beberapa dress batik buat aku nanti kalau kuliah butuh baju yang resmi dan elegan
" Mas pilih saja aku yang bayar ibu juga itu banyak daster buat di rumah tenang saja kemarin aku di beri uang sama mbak Maura"Kata ku
" iya ibu pilih daster ini dua buah daster buat di rumah bahan nya adem" kata ibu
" kakak pilih dua kemeja batik kakak lebih suka kemeja biasa buat kuliah nanti" kata dia
" Bu itu bagus ibu beli empat ya biar bisa ganti ganti atau beli lima nanti buat bude Asiah satu" kata ku
Dan ibu pun setuju aku beli empat dress batik ibu beli lima daster dan satu gamis batik yang couple sama mas Bayu dan mas Bayu tambah satu batik saja jadi dia beli dua selesai aku membayar di kasir biasa bayar pakai ATM ku saja mas Bayu yang bawa belanjaan banyak dia bawa dulu di masukkan ke mobil sedangkan aku sama ibu ada di gerai makanan kami ingin makan siang di sini tak lama mas Bayu datang setelah meletakkan belanjaan kami di mobil
" Mas pesan apa aku sama ibu pesan nasi bebek goreng" tanya ku
" Sama kan saja mas percaya sama pesanan kamu pasti enak" kata mas Bayu
Kami memesan masi bebek bumbu cabai hijau dan es lemon tea aku bahagia banget selama enam tahun kami tidak pernah bersama sekarang bisa makan bersama dan jalan bersama itu yang membuat aku bahagia banget dan ingin membahagiakan ibu selama nya kasihan dia di khianati bapak dan di hina mertuanya aku ingin membalas yang menghina kami dengan elegan tanpa mereka tahu sekarang Tante Maya yang sudah mulai aku balas bentar lagi dia butuh uang jual sawah aku beli menyala diriku tapi ini hanya batinku saja
" Nis kamu itu melamun atau menghitung rupiah kamu" kata mas Bayu
" Aku mikir mau belikan sawah untuk ibu biar ibu di panggil jurangan" jawabku sambil terkekeh
" Bentar deh aku mau bikin kejutan beli sawah bangun rumah kita dua lantai dengan pagar mewah dan ada kandang ayam di belakang juga beli sawah untuk ibu jadi ibu di panggil juragan Aminah" lanjutku sambil tertawa terbahak bahak
" ayo makan kamu jangan mimpi terus uangnya buat kamu kuliah saja biar kamu jadi dosen dan ibu bangga sama kamu pokok nya sebanga banga nya tiada Tara" kata ibu berlebihan
" Gampang kalau biaya kuliah S2 kan aku dapat bea siswa jadi nggak terlalu mahal bisa aku dapatkan sambil kerja dan hasil game dan produk digital ku semakin laris" Jawaku
" sudah kamu nggak usah sombong terima kasih saja sama tuhan kita di beri rejeki berlebih" kata ibu
" aamiin" jawab aku dan mas Bayu kompak
Kami pun lanjut makan dengan nasi bebek cabai hijau yang sangat enak kami makan dengan tangan dan terasa nikmat.
Bersambung .....