NovelToon NovelToon
WHEN NPC Fallin Love

WHEN NPC Fallin Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Menjadi NPC
Popularitas:575
Nilai: 5
Nama Author: Sapiluv Mprits

_


When npc fallin love?

Gadis remaja cantik kini terduduk menggaruk keningnya yang tak gatal, pikirannya selalu berkhayal jika npc seperti dia jatuh cinta pada pemain utama di dunia nyata?

Ah, pasti seru!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sapiluv Mprits, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngusir.

Keesokan paginya.

Galih terduduk di atas jok motornya, terdiam memegangi stang motor tepat di depan peataran rumah neneknya, ia menunggu seseorang untuk keluar dari rumah sampingnya.

Begitu gadis remaja itu keluar, Galih pun menegapkan tubuh untuk segera merespon nya.

Namun disaat itu juga ayya langsung melengos tepat saat melihat Galih di depan, tanpa berlama-lama ia langsung menaiki motor driver online nya.

" Jalan cepet pak, yang ngebut ya.." Titah ayya berpesan.

Saat itu juga sang driver menyanggupi permintaan ayya.

Vrooom...

Galih hanya tertegun melihat kepergian ayya yang begitu cepat, dirinya pun menggedik acuh sebelum akhirnya mulai mengendarai motornya menuju jalan raya.

Skip sampai di sekolah.

Kembali ke kegiatan sekolah masing-masing, hingga sampai istirahat tiba Galih langsung menuju kanti bersama willy dan kael.

Mengambil duduk di tempat yang lebih dekat dengan pintu masuk, Galih sengaja agar Louis nanti langsung turut join dengan mereka.

Begitu Louis datang sendirian, Galih nampak melirik sekitarnya.

Lohis pun duduk sembari menjawab candaan kakak kelasnya itu.

Melihat Galih yang diam saja, bahkan terkesan sedang mencari seseorang benar-benar membuat Louis terheran.

" Kenapa bang?" Tanyanya membuat Galih menoleh.

" Biasanya lo sama Kania, tumben sekarang sendirian?" Tanya Galih.

Louis cukup amaze dengan pertanyaan Galih, namun ia hanya tersenyum dan menjawab.

" Biasalah lagi main ke kelas bestie nya, si ayya.."

Oh, Galih hanya ber oh ria sembari mengangguk pelan, setelah itu sikapnya kembali seperti biasanya, memesan makan, ngobrol, tukar pikiran dan berakhir ketawa ketiwi bersama Louis dan willy.

" Wah, ini kalo ada bang roy pasti makin ngakak, tuh orang jokesnya ga pernah gagal." Ucap willy.

Saking setujunya sampai tangan Louis tidak bisa diturunkan, Galih yang melihatnya pun tergelak dan langsung menepis agar Louis menurunkan tangannya.

" Bang Galih ga asik cuy.." Sinis Louis.

Sontak Galih mengernyit tak terima, reflek ia berkacak pinggang seakan hendak memarahi Louis, ya seperti itulah love language persahabatan mereka.

Galih pun mengomel tak terima karena willy mengejeknya kakak yang terkolot di sirkelnya, Louis dan kael pun hanya tersenyum tipis melihatnya, apalagi saat melihat ayya dan Kania yang baru saja melewati pintu masuk.

Sontak kedua gadis remaja itu terkejut melihat Galih ngedumel lucu, dan lebih lucunya lagi saat Galih terdiam menyadari keberadaan Kania dan ayya di belakangnya.

" Ah, Kania kita langsung ke stan itu yuk!" Ajak ayya tiba-tiba.

Kania pun tak enak menolak ajakan ayya, namun jujur ia masih ingin join sirkel Louis.

Kini tubuh Kania terseret ayya ke stan di ujung sana, huhu.. Pandangan anggota sirkel Louis itupun mengikuti kemana mereka melangkah.

Tak terkecuali Galih, ia masih belum menyadari jika ayya berusaha menghindarinya, ia tak ada pikiran apapun mengenai ayya, hanya merasa tak enak setelah kelakuan shani yang mengaku-ngaku atas perbuatan ayya pada Galih waktu itu.

Skip..

Beberapa hari berlalu, ayya tak pernah terlihat di sekitar rumahnya, Galih yang biasanya masih dapat melihat sepintas ayya keluar rumah untuk beli siomay, atau duduk santai sambil membaca buku di balkonnya.

Dan tanpa alasan ayya melakukan hal itu, ayya masih enggan untuk melakukan rutinitas yang menurutnya bisa membuat Galih risih karena keberadaan ayya.

Bahkan untuk sekedar duduk santai di balkon kamarnya, balkon favorit untuk membaca buku, ayya terpaksa mencari spot lain agar tak mengganggu pemandangan si ketos angkuh itu, eh.. Bukan ketos lagi sih, baru senin kemarin Galih sudah serah Terima jabatan dengan ketos baru periode tahun selanjutnya.

" Hmm, kangen baca di pojokan balkon kamar.. Tapi males kalo harus keliat sama kak Galih, ga kepedean sih, tapi males aja.. kayak yang udah-udah.. Huff..."

Malam minggu ini, ayya kira Galih akan keluar berkumpul dengan sirkelnya, makanya ia berani keluar balkon untuk melepas penat sembari duduk santai disana.

Namun sial, Louis berteriak dari bawah sana, di taman samping rumah eyang anna yang begitu riuh denga keempat anggota, termasuk Galih yang turut mendongak melihat ayya di atas balkon.

" Ayya! Sendirian aja disitu? Daripada nangkring di atas sana kek kuntilanak, mending join sini sama kita." seru louis.

Ayya pun mendelik kesal. " Seenak jidat ngatain kuntilanak! Lu tuh sekumpulan orang gabut yang ga tau waktu tiap malem musikan ganggu tetangga!" Serunya balik.

Roy yang mendengarnya pun tak kuasa menahan tawa, laku turut menyahut.

" Sorry.. Kita semua ga tau kalo di samping ada cewek cantik yang terganggu sama kita."

Whats?? Louis, willy, bahkan Galih pun serempak kaget menoleh pada roy.

" Wah, bang roy mentang-mentang baru putus udah berani flirting!" Sinis Louis.

" Ey ayya.. Sebagai permintaan maaf, lo bisa turun dan join kesini ga? kita lagi mau bakaran nih.." Seru willy.

Ayya menggeleng cepat. " Enggak, terimakasih atas tawarannya.."

" Kenapa ga mau? Ada bang leo ya?" Ledek louis membuat Galih langsung memukulnya dengan panci.

Ttang!

Suaranya begitu nyaring hingga membuat mereka semua menertawakan louis, tak terkecuali ayya, ia malah kelepasan tertawa sehingga ke empat cowok itu menolehnya.

" Nah kan, ketawa juga akhirnya.. Sini ayy, turun.. Kita mau minta maaf, terutama bang leo nih yang banyak dosanya sama lo.." Louis dengan berani menyeret Galih untuk mendekat.

Sontak ayya membeku saat pandangannya tertangkap lama oleh Galih, demi apa?? Galih menatapnya saat ini?

Ah tidak! Ayya reflek memalingkan wajah bahkan kini ia bangkit dari duduk dan langsung memasuki kamarnya.

" Weh, mau turun kah si ayya?" Tanya roy memastikan.

" Keknya sih iya.." Timpal willy.

Galih dan Louis masih mendongak menantikan pergerakan ayya disana, dan benar saja ayya keluar lagi hanya untuk berucap.

" Kalian bisa gak jangan berisik tiap malem? buat malem ini aja, aku capek pengen istirahat dengan tenang!" Seru ayya.

" Sorry ayy.." Ucap willy.

" Sorry mulu, minimal aksi!"

Weh, berani dia bilang begitu di depan galih langsung? Louis dan roy pun saling melirik, kaget sih.

Galih pun hendak menyahutnya, namun ayya sudah keburu masuk kamar lagi dan mengunci pintu kamarnya.

Ketiga teman lohis kompak berdesis melihat penolakan kasar dari anak tetangganya itu.

" Ya udah bro, kita bakaran di luar aja.." Ajak roy.

Louis dan willy pun setuju, tanpa bisa menolak Galih menuruti permintaan mereka bertiga, saat itu juga mereka membereskan alat-alat bakaran. Setelahnya mereka langsung cabut menuju tempat lain untuk menikmati malam mingguannya.

Tak ada salahnya ayya protes seperti tadi, pasalnya hampir setiap hari willy, Louis, roy, dan Galih ramai di rumah eyang anna.

Dan bukan tanpa alasan mereka tiap hari berkumpul, mereka adalah satu tim band yang tengah menjalani latihan untuk rekaman lagu barunya.

Studio terbaik Galih ada di rumah eyang anna, dan eyang anna tak pernah melarang apapun hobby cucunya tersebut.

Sementara itu, 30 menit berlalu.

Ayya menyadari jika sudah tak ada suara keriuhan para pemuda di bawah sana.

" Apa mereka bener-bener pergi?" Gumamnya menduga.

Tak ingin penasaran, saat itu juga ayya bangun dan membuka jendela kamarnya.

" Mereka udah ga ada di bawah, apa gara-gara aku usir tadi ya??"

Lama-lama perasaannya menjadi gundah, merasa bersalah telah memarahi mereka berempat, tapi memang harus speak up sih, cuma kenapa rasanya sangat menyebalkan?

" hmm, apa mereka kesel sama sikap ku tadi? Arghh.. jadi makin kepikiran kaan.."

Tak ingin semakin tenggelam dalam rasa khawatir terhadap Galih dan perintilannya, ayya langsung mengirim pesan pada louis.

" Gasuka banget, nakal ih.."

Hahahah..

1
Firamissyu
coba aja dibaca, pasti seru!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!