NovelToon NovelToon
Hubungan Tanpa Status

Hubungan Tanpa Status

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:442
Nilai: 5
Nama Author: Kartini Quen

Senja Valencia adalah gadis introvert yang terlihat tenang, namun pikirannya tak pernah benar-benar sunyi. Overthinking menjadi bagian dari dirinya—ia banyak merasa, tapi jarang mengungkapkan.
Ia tidak menyukai keramaian dan hanya memiliki satu sahabat sejak kecil, Arelina, gadis ceria dan ekstrovert yang selalu berhasil menarik Senja keluar dari dunianya yang sepi. Bersama Arelina, sisi hangat dalam diri Senja perlahan muncul.
Hingga suatu hari, ia bertemu Keano Pradipta—pria ekstrovert yang hidupnya penuh tawa dan pertemanan. Pertemuan tak terduga itu justru membuat Keano penasaran pada Senja, gadis tenang yang menyimpan dunia luas di balik diamnya.
Dan sejak saat itu, hidup mereka mulai berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DI LUAR PREDIKSI

Mobil Mama Ranti perlahan keluar dari area parkiran sekolah.

Nara duduk diam di kursi penumpang.

Tangannya saling menggenggam di atas pangkuan.

Matanya masih menatap ke arah gedung sekolah melalui kaca spion samping… sampai bangunan itu perlahan menjauh.

Mama Ranti melirik sekilas.

"Kamu gugup ya, Ra?"

Nara tersenyum kecil.

"Sedikit."

"Hari ini kita hanya mengurus dokumen kamu saja, nanti Senin kamu udah mulai masuk ya, tenang saja Keano pasti temenin kamu terus"

Nara mengangguk.

Namun pikirannya tidak berada di percakapan itu.

Yang terlintas justru satu bayangan—

Keano berjalan di koridor, tertawa kecil.

Bersama teman-temannya.

Dan… bersama seorang gadis, yang belum dia ketahui namanya.

Nara menurunkan pandangannya.

"…Dia berubah ya, Ma."

Mama Ranti tersenyum lembut.

"Keano memang mulai banyak berubah akhir-akhir ini."

Nada suara itu hangat.

Nara hanya mengangguk pelan.

Tapi jemarinya tanpa sadar mengepal.

Seolah ada sesuatu yang tidak ia sukai dari perubahan itu.

Di sisi lain — Kelas Senja

Bel pelajaran kedua baru saja dimulai.

Guru sedang menjelaskan materi di depan kelas, tapi perhatian Senja jelas tidak sepenuhnya di papan tulis.

Pikirannya masih tertinggal di koridor tadi.

Cara Keano berjalan di sampingnya.

Cara dia diam tapi selalu ada. Senja menghela napas kecil.

Arelina yang duduk di sebelahnya langsung menyenggol pelan.

"Balik ke bumi gak lo"

Senja memutar mata.

"Diem deh."

Arelina menyeringai.

"Gue lihat semuanya ya, lo tadi langsung otomatis banget jalan dekat dia."

Senja pura-pura fokus menulis.

"Refleks."

"Refleks hati."

Senja hampir menjatuhkan pulpen.

Arelina menahan tawa.

"Tapi serius, Sen… Si Keano itu gak pernah kayak gitu sama cewek lain, kalau kata si Denis ya."

Kalimat itu membuat Senja terdiam sebentar.

Jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.

"…Mungkin dia cuma baik."

Arelina mengangkat alis.

"Kalau itu cuma baik, berarti standar baiknya Keano beda level."

Senja tidak menjawab lagi.

Karena diam-diam… ia juga merasakan hal yang sama.

Kelas IPA — Keano & Denis

Denis masih belum berhenti senyum sejak tadi.

Guru bahkan sudah menegurnya dua kali.

"Denis, apa ada yang lucu?"

Denis langsung berdiri.

"Tidak, Pak. Saya cuma menyaksikan sejarah cinta—"

Keano menendang kursinya pelan dari belakang.

"Duduk."

Satu kelas tertawa.

Denis duduk sambil menahan kursinya Ia berbisik,

"Lo sadar gak sih dari tadi lo buka chat terus?"

Keano berhenti mengetik.

"…Gue cuma cek grup."

Denis mencondongkan kepala melihat layar.

Nama kontak paling atas:

Senja

Denis langsung menutup mulut menahan teriak.

"Oke. Gue gak komentar, gue jadi saksi aja."

Keano menghela napas panjang.

Namun tanpa sadar…ujung bibirnya sedikit terangkat, dan tak terasa bunyi bel pulang pun terdengar nyaring, semua siswa bersiap untuk pulang.

Sore Hari — Halaman Sekolah

Siswa mulai keluar kelas.

Suasana ramai kembali memenuhi koridor.

Senja berjalan bersama Arelina menuju gerbang sekolah.

Mereka sedang tertawa ketika—

sebuah mobil berhenti di depan gerbang.

Pintu terbuka.

Nara turun perlahan, pakaiannya terlihat modis.

Rambutnya tertata sempurna.

Beberapa siswa langsung memperhatikan.

"Eh siapa tuh, sAnak baru ya?"

"Cantik banget."

Nara menyapu pandangan ke sekitar sekolah.

Seperti mencari seseorang.

Dan tepat saat itu—

Keano keluar dari gedung utama bersama Denis.

Langkahnya santai.

Sampai matanya menangkap sosok di depan gerbang.

Keano berhenti, Benar-benar berhenti.

Denis ikut berhenti.

"Kenapa lo—"

Lalu ia melihat arah pandangan Keano.

"waww..itu Nara kan ya, teman kecil lo yang selalu pengen nempel terus sama Lo."

Keano mengangguk kecil

Denis langsung mengerti.

Nara tersenyum.

Senyum yang sangat mengenal.

" Hai Ke'."

Senja yang berjalan beberapa meter dari sana ikut menoleh.

Matanya berpindah dari Keano… ke gadis yang memanggil namanya. Dan entah kenapa—

dadanya terasa sedikit tidak nyaman, udara sore mendadak terasa berbeda, Seperti sesuatu baru saja berubah.

Keano berdiri diam beberapa detik.

Matanya masih tertuju pada Nara yang kini berjalan mendekat dari gerbang sekolah.

Langkah gadis itu tenang. Percaya diri. Seolah tempat itu bukan lingkungan baru baginya.

Denis melirik Keano

" itu beneran dia, sejak kapan dia ada di jakarta?"

Keano tidak langsung menjawab.

"Iya, kemarin gue jemput di bandara."

Nara berhenti tepat di depan mereka.

Senyumnya hangat.

Senyum lama yang sangat familiar.

"Hai, Keano, kamu udah mau pulang ya?"

Keano mengangguk pelan.

" Iya"

Ada jeda canggung yang jarang terjadi pada Keano.

Matanya menyapu sekitar.

Halaman sekolah sudah mulai sepi.

Siswa pulang. Guru keluar ruang.

Jam sekolah… jelas sudah selesai.

Alis Keano sedikit berkerut.

"Lo… ngapain ke sini, bukan nya tadi udah datang ya sama Mama."

Nada suaranya bukan dingin.

Lebih ke… bingung.

Nara tertawa kecil.

" iya, tadi aku udah ke sini, tapi cari kamu gak ketemu, makanya aku balik lagi buat mastiin kamu benar-benar ada di sekolah."

Keano makin heran.

" Aneh"

Nara mengangguk ringan.

"Aku udah izin kok tadi sama Mama Ranti."

Denis langsung menoleh cepat ke Keano.

MAMA RANTI?"

Keano menghela napas pendek.

" Iya, paling juga Mama gue yang nyuruh panggil gitu."

Denis membulatkan mata.

"Ok..ini plot twist banget."

Nara tersenyum pada Denis.

"Hai,aku Nara, kamu Denis temannya kecilnya keano juga kan?"

Denis mengangguk langsung menyalami dengan gaya dramatis.

"Denis. Sahabat sejak lahir yang tahu semua rahasia Keano."

Keano menatap datar.

"Gak usah lebay."

Tapi fokusnya kembali ke Nara.

"Kenapa lo gak chat gue dulu?"

Pertanyaan itu keluar spontan.

Nara sedikit mengangkat bahu. "Aku mau kasih kamu kejutan."

Ia menatap Keano lebih lama.

Tatapan yang menyimpan banyak kenangan.

"Dulu kan kamu selalu bilang… pengen satu sekolah sama aku"

Kalimat itu membuat Keano diam.

Denis perlahan mundur satu langkah.

Ia bisa merasakan… ini bukan percakapan biasa.

Beberapa meter dari sana—

Senja dan Arelina tanpa sadar ikut memperhatikan.

Arelina berbisik pelan.

"Sen…"

Senja tidak menjawab.

Matanya tertuju pada Keano, Pada cara Nara berdiri sangat dekat dengannya.

Pada ekspresi Keano yang… berbeda dari biasanya.

Di depan gerbang, Nara kembali berbicara.

" Aku udah masuk sekolah Senin besok"

Keano sama sekali tidak terkejut."Iya, gue tahu"

Senyumnya melebar.

"Jadi kita bakal sering ketemu ya ke' gak hanya di rumah tapi juga dapat sekolah"

Denis sedikit terkejut.

"Tunggu, maksudnya lo tinggal di rumahnya keano?"

Nara langsung mengangguk.

Angin sore berhembus pelan.

Dan untuk pertama kalinya sejak tadi—

Keano terlihat benar-benar tidak siap.

Karena entah kenapa…

pikiran pertamanya bukan tentang masa lalu.

Melainkan tentang seseorang yang berdiri beberapa meter di belakangnya.

Senja.

Keano menoleh refleks.

Tatapan mereka bertemu. Singkat.

Namun cukup membuat sesuatu di dadanya berubah.

Denis yang melihat itu langsung berbisik pelan,

"…wah, ini sih di luar prediksi BMKG ya, kayak nya bakal sedikit rumit."

1
Kartini Quen
yuk ikutin terus kisah keano dan Senja...di jamin bikin baperrrr..🥰🥰
Kartini Quen
yuk baca cerita senja dan keano....di jamin bikin baperrrr🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!