Eve San wanita yang berusia 24 tahun berparas cantik namun tidak suka memoles wajahnya dengan makeup sehingga banyak orang yang menyatakan dirinya cupu ditambah lagi dengan kebiasaannya yang suka membaca buku. dan tidak suka bergaul.
Eve di jodohkan dengan Michael, anak dari sahabat orangtuanya. Sejak kecil Eve dan juga Michael tidak pernah cocok dan saling membenci.
Tapi mereka tidak punya pilihan lain selain menikah.
Bagaimana kelanjutan kisahnya! Kehidupan yang penuh lika-liku akan mereka jalani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Getaran yang Aneh.
Melihat Michael dan juga Eve sudah masuk ke dalam kamarnya, wajah Keyzia, Keyla Martin dan juga Resni terlihat kecewa karena mereka tidak bisa lagi melihat apa yang sedang terjadi di dalam kamar itu. Karena kamera yang Martin pasang memang tidak ada di dalam kamar CEO Michael.
"Res, mau jangan khawatir karena putraku akan menjaganya. Kau tau sendiri kan aku sudah menganggap Eve sama seperti putriku sendiri," ucap Keyla mencobanya menenangkan sahabatnya.
"Aku tau itu," sambung Resni.
Keyla masih bisa melihat wajah khawatir yang terlihat di raut muka sahabatnya.
Di dalam kamar.
CEO Michael membawa Eve yang sedang dalam keadaan basah kuyup masuk ke dalam kamar mandi setelah dia berada di dalam kamar. Eve membersihkan dirinya di dalam kamar mandi dan keluar dari kamar mandi dengan mengunakan handuk saja yang menutupi sebagian tubuhnya.
Wanita itu berjalan dengan
tertatih-tatih di sebabkan luka pada kakinya, bahkan darah terlihat menetes di
lantai pualam yang berwarna putih di kamar itu. CEO Michael sudah selesai
membersihkan badanya dan dia mulai menarik tubuhnya dari tempat tidur
kemudian berjalan mendekati Eve yang baru saja keluar dari kamar mandi.
Lagi dan lagi tanpa bicara CEO
Michael langsung mengendong Eve dan mendudukkannya di sudut tempat tidur, Eve
hanya bisa diam tidak berontak seperti tadi, wanita itu sekarang mulai pasrah mungkin karena dia sedang membutuhkan pertolongan. Michael berjalan menuju
nakas yang ada di samping ranjang kemudian membuka laci kecil yang ada di nakas
tersebut, CEO Michael mengambil kotak p3k dan kembali berjalan kearah di mana Eve berada.
Eve mengenakan handuk sampai ke
bagian dadanya, melihat hal itu entah mengapa ada perasaan aneh yang mulai di
rasakan oleh CEO Michael saat ini. Namun pria itu segera menepis pikiran nakal
itu kemudian kembali mendekati Eve yang saat ini mulai menatapnya.
“Kak Michael, biar aku saja yang
obati luka ini sendiri,” ucap Eve dengan wajah memohon namun CEO Michael tidak
mengubris apa yang di ucapkan oleh wanita itu.
CEO Michael mulai mendudukkan
tubuhnya di depan Eve dan hendak mengambil kaki Eve yang masih
mengeluarkan darah segar dan menetes ke lantai pualam berwarna putih itu. Eve
merasa malu dan dia segera menghentikan apa yang hendak di lakukan oleh CEO
Michael. Nyali wanita itu seketika terlihat menciut dan hanya bisa diam saja
setelah melihat kearah sorot mata suaminya yang mulai kelihatan terganggu.
Dia sangat manis sekali jika jadi
penurut seperti ini, lihat itu wajahnya bahkan terlihat imut dan begitu mengemaskan saat dia diam dan tidak membuat kegaduhan lagi seperti biasanya. Gumam CEO Michael dalam hati sembari melihat kearah wajah cantik Eve.
“Kak Michael,” tiba-tiba Eve
memanggil namanya saat dia sedang sibuk menatap kearah Eve yang tadi sedang
tertunduk.
Karena kaget tiba-tiba Eve menatapnya saat dia sedang sibuk memperhatikan wanita itu. Lagi-lagi jantung CEO Michael seakan hendak lompat dari tubuhnya karena terkejut, Michael menundukkan kepalanya dan langsung mengobati kaki Eve yang terluka.
“Bicara,” ucap CEO Michael
singkat dengan tidak menoleh. Dia masih sibuk mengobati kaki Eve.
CEO Michael melihat kaki jenjang
Eve yang sangat halus dan juga putih seperti susu, ada getaran tersendiri saat
dia melihatnya ini sangat aneh, karena dia bukan pertama kali melihat hal ini banyak wanita yang cantik namun baru kali ini CEO Michael merasakan jantungnya bergetar.
“Maafkan aku tadi, ponselmu pasti
basah kan karena menolongku tadi?" tanya Eve sembari menundukkan kepalanya dengan rasa bersalah.
“Sudah jangan di pikirkan lagi,
aku bisa membelinya yang baru.” Pria itu menjawab dengan mendudukkan tubuhnya
di ruang kosong samping istrinya.
“Ya, sudah sana keluar aku mau
ganti baju,” ucap Eve sembari mulai berdiri dari posisi duduknya.
“Kau bisa jalan?” tanya CEO Michael khawatir.
“Kak, kau tidak lihat jika aku
ini sudah berjalan,” sahut Eve sampai lupa menginjakkan kakinya yang baru saja
di perban oleh CEO Michael ke lantai pualam itu.
“auch. . sakit,” teriak Eve
dengan terjatuh di atas dada bidang suaminya.
CEO Michael yang tadi sedang
duduk terpaksa harus terbarik di atas tempat tidur saat Eve menimpanya. CEO Michael
langsung merasakan adik kecilnya yang sudah lama tidur tiba-tiba bangun begitu
saja saat dia berdekatan dengan Eve seperti sekarang ini.
Tanpa sengaja CEO Michael melihat kearah dada Eve yang terbuka karena handuk yang dia kenakan lepas begitu saja. CEO Michael menelan salivahnya saat melihat permandangan itu, banyak sekali wanita yang dengan sengaja mempertontonkan adegan seperti itu di hadapannya namun CEO Michael sedikitpun tidak pernah tertarik ingin menyentuh semua wanita itu, tapi kali ini sangat berbeda saat dia melihat Eve yang tak sengaja terjatuh di atas tubuhnya.
"Siall!," gerutu Eve dalam hati ketika dia melihat dadanya terbuka setengahnya, sampai gunung kembarnya itu terbuka tanpa ada handuk yang menutupnya.
"Kau sengaja mau menggodaku ya," ucap CEO Michael mendahului Eve bicara.
Lihat itu pintar sekali CEO Michael mengelak, dia bahkan menuduh Eve lebih dulu sebelum di tuduh oleh wanita itu. Hahaha tak ku sangka seorang CEO seperti bisa berbuat hal seperti ini. Aku bahkan sangat penasaran ketika kau melihat Eve dekat dengan pria lain. Mungkinkah kau cemburu ataukah malah sebaliknya.
"Kau itu yang mencari kesempatan kau melihatnya kan tadi, ayo mengaku," ucap Eve san hendak bangun dari tubuh sauminya tapi Lee malah memeluk wanita itu erat.
"Aku hanya menuruti keinginan mu saja, kau sudah menunjukkannya di hadapanku! Dan apa salahnya aku hanya melakukan tugasku untuk melihatnya," jawab CEO Michael sembari tersenyum evil.
"Dasar kau ini, bisa saja mengelak, awas lepaskan tanganmu ini aku mau banggun," gerutu Eve sembari berontak memukul pelan dada bidang sauminya itu.
CEO Michael menatap bibir Eve yang berwarna kemerahan natural seperti buah cheri dan, entah mengapa CEO Michael semakin mengarahkan wajahnya mendekati wajahn Eve dan. . . .
INI ORANG YANG PLAGIAT NOVEL CEO SEASON 1. MOHON BANTU SAYA UNTUK LAPORKAN DAN KOMENTAR DI SETIAP BAB YANG ADA DI YOUTUBE ITU.
JIKA SEBENARNYA ITU PALGIAT DARI NOVEL KHAIRIN NISA YANG TERBIT DI MANGATOON. MOHON BANTUAN PARA READERS SEMUA SAYA AKAN SANGAT BERTERIMAKASIH.
SAYA SAMPAI TIDAK TIDUR JIKA SEDANG MEMIKIRKAN NASKAH NOVEL DAN SAYA JUGA SAMPAI BANGUN MALAM UNTUK MENULIS, HANYA DEMI MEMBAHAGIAKAN PARA READERS SEMUA. SAYA TIDAK RELA MELIHAT ORANG LAIN BEGITU SAJA MENCURI KARYA SAYA.
KALIAN BISA PENCET GRUP KHAIRIN NAH ITU NANTIK SUDAH LANGSUNG MASUK DI GRUP YA KAWAN. .
yg sabar yaa eve jgn sampai darah tinggi. ...
😂😂😂😂
michael posesif itu demi kebaikan kamu juga eve, ,, dan artinya michael benar2 mencintaimu. ..🥰🥰🥰🥰
yg ada kamu di bawa ke kantor biar nemenin michael kerja. ..
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
😂😂😂😂😂😂😂😂
jgn kasar2 dong Michael kasian kan Eve san... ya ampun Michael jd gagal fokus sampai lupa kalau hari libur...🤭🤭🤭😂😂😂😂😂😂