Leonardo Matthew Pattinson adalah seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya, ia juga seorang pribadi yang sangat dingin,angkuh dan arrogan.ia tdak akan segan segan untuk membunuh orang yang menghalangi bisnisnya.
Tapi seorang musuh nya tiba tiba menitipkan adik perempuan nya kepadanya.
akan kah ia menerima nya atau tidak?
Simak terus ceritanya yaaa😁😁😁
cerita ini hanya karangan semata,tidak bermaksud menyinggung siapapun.latar,waktu dan tempat hanya settingan .
jangan lupa like, comment,and vote nyata yaaaa😂😂😂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurul padia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Meet mommy Isabela
Masih ditempat yang sama, yaitu restoran dimana Izzana dan leo sedang makan siang bersama sahabat sahabat leo.
Izzana dan Alea sudah bercerita cerita dengan akrabnya, obrolan mereka tak kunjung putus dari tadi dan bahkan tertawa tawa bersama.
Sedangkan yang lain bercakap tentang bisnis mereka.
Drttt drrt drrt
Ponsel leo bergetar dan menghentikan obrolan Leo dan sahabat.
devano's calling.
Leo pun segera mengangkat telpon nya.
"ya hallo"
"........"
"ya aku segera kesana"
Tut Tut Tut
leo mematikan sepihak telpon singkat itu.
"Aku harus segera pergi ada urusan penting yang harus ku urus"ucapnya pada sahabat2 nya.
"Izzana ayo,biar ku antar kau pulang"ucapnya kemudian pada Izzana.
"Kalau kau terburu-buru,pergi saja, biar Izzana aku yang mengantarkan nya nanti"kata Alea.
"Tapi,,"
"Tenang saja, Izzana aman kok bersama ku,lagi pula kau kan buru buru,dan juga Felix akan mengantarkan ku jadi Izzana bisa barengan dengan ku,iya kan honey??"kata Alea dan bertanya kepada Felix.
""Ya kau tenang saja,aku yang mengantarkan mereka nanti"jawab Felix.
"Baiklah, Izzana kau pulang dengan Alea nanti, tidak apa-apa kan?? tanya leo.
"Tidak apa-apa tuan"Jawab Izzana.
"Biar aku yang bayar makanan nya" kata leo.
"Aku pergi dulu"ucap leo lagi dan pergi menuju kasir untuk membayar makanan mereka semua dan langsung pergi dari restoran itu.
"Eh Izza, seperti nya pria tampan ini juga harus pergi,aku ada janji dengan kekasih ku,"kata Aston.
"Pergi saja sana,,tidak usah banyak kenarsissan kamu!!"kata Alea.
"Aku memang tampan Alea,kamu saja yang tidak menyadari nya dan malah terpikat dengan Felix yang tidak seberapa ini"kata Aston dengan PD nya.
"Sadar sedikit, ketampanan mu itu masih dibawah standar dan sedikit pun aku tidak akan pernah tertarik dengan muka mu yang jelek itu hanya yang matanya mereng saja yang suka dengan playboy seperti mu"kata Alea.
"Oh,, Felix lihat lah kekasih mu itu,ia menyakiti beb, tidak kah kau iba terhadap ku haa??kata Aston pura pura menangis dan tersakiti.
"Mati saja kau sana"kata Felix acuh.
"Kau tidak membela ku??,kau jahat!!,saam tolong aku"Aston merengek kepada Samuel.
"Ishh,sana pergi!,lihat Izzana bahkan ilfeel lihat kamu"kata Samuel.
"Izzana lihat lah, mereka itu sahabat2 ku tapi mereka tidak mau membela ku sama sekali"Aston dengan tanpa malu nya merengek ke Izzana.
Izzana hanya tertawa kecil melihat tingkah lucu Aston.
Aston pun berdiri dari duduknya.
"Oh iya Izzana,,kamu hati hati sama Alea,nanti kamu ketularan cerewet nya dia,"kata aston yang membuat Alea melotot kan matanya.
"Apa kamu bilang!!aku cerewet!!" Kata Alea sambil berkacak pinggang sambil duduk dan melotot kan matanya kearah Aston.
"Awas kamu yaa!!"Alea berdiri dari duduknya dan mengacungkan sendok garpu kearah Aston.
"Aaaaaa takuuttt"Aston meledek Alea dan mulai berlari kecil meninggalkan meja itu sambil tertawa mengejek Alea.
"Izzana Ingat,kau harus hati-hati dengan nenek lampir seperti Alea"kata aston lagi sambil tertawa dan mempercet langkah nya.
"Astoooooonn!!!Alea berteriak kesal tanpa memperdulikan keadaan sekitar nya.
Sedangkan Aston tertawa tawa sambil berlari keluar restoran takut sahabat nya mengamuk dan mengacak-acak dirinya nanti.
"Sudah lah honey,lihat orang orang melihat mu?? Felix menghentikan kemarahan Alea.
"Eh??"Alea tersadar dan melihat sekeliling nya dan melihat pengunjung restoran menatap kearah nya.
"Maaf hehe"kata Alea cengengesan dan duduk kembali di kursinya.
"Jangan ilfeel ya Izzana"kata Alea.
"Tidak apa-apa"kata Izzana.
"Aku juga mau pergi"kata Samuel.
"Sampai jumpa lagi Izzana"kata Samuel.
"Iya kak,hati hati"kata Izzana.
Samuel pun pergi dari restoran itu,kini tinggal Izzana, Alea dan Felix.
Alea melihat arloji yang melingkar dipergelangan tangannya.
"Honey,aku ada jadwal operasi pasien satu jam lagi"kata Alea.
"izzana ayo,biar kami antar"kata Alea lagi.
"yuk"jawab Izzana.
Mereka pun keluar dari restoran itu dan mengantar Izzana kemansion leo.
Sementara itu, sebuah mobil mewah masuk ke parkiran di mansion leo.
Dan dari dalam mobil itu, keluar dua wanita beda generasi dengan anggunnya.
para bodyguard pun membungkuk hormat kearah dua wanita itu.
"Selamat datang nyonya besar dan nona muda"sapa bodyguard yang berjaga di pintu depan mansion.
"ya "jawab mereka.
"Silahkan masuk nyonya dan nona"bodyguard itu pun membukakan pintu untuk mereka.
Mereka pun masuk ke dalam mansion dan langsung disambut oleh pelayan dengan hormat.
"Nyonya???bibi Ema kebetulan lewat disitu dan melihat mereka dan langsung menyapa mereka.
"Hay bibi Ema"sapa wanita yang paling muda yang tak lain adik perempuan leo Caroline Matthew Pattinson.
"selamat siang nona"sapa bibi Ema.
Caroline langsung menghampiri bibi Ema dan memeluknya.dan dibalas oleh bibi Ema.
"Leo dimana Ema?? tanya nyonya besar itu tak lain Isabela mommy nya Leo.
"Tuan belum pulang lagi nyonya"jawab bibi Ema.
"Duduk saja dulu nyonya dan nona,tadi saya memasak kue, mungkin nyonya dan nona mau mencoba nya sambil minum teh?,bibi Ema menawarkan.
"Ah bibi Ema emang pengertian, Caroline sudah rindu kue buatan bibi"kata Caroline.
"nona bisa aja,mari duduk dulu nyonya dan nona"ajak bibi Ema keruang tamu.
"Ayo"ucap mereka serempak.
Sementara diluar mansion, sebuah mobil memasuki halaman mansion leo.
Dan Izzana keluar dari mobil itu.
"Terimakasih kak Alea dan kak Felix sudah mengantarkan Izzana"kata Izzana dari kaca mobil yang terbuka.
"Sama sama"jawab Felix dan Alea bersama an dan tersenyum kearah Izzana.
"Lain kali,kita ngobrol lagi yaa"kata Alea dari jendela mobil.
"Siap"Izzana tertawa dan mengangkat jempolnya.
"Kami pergi dulu yaa"kata Alea. dan melambaikan tangan nya.
"Ya hati hati,,"kata Izzana dan melambaikan tangannya.
Mobil mereka pun mulai keluar dari pagar terbuka mansion itu dan menghilang di kelokan jalan.
Izzana pun masuk ke mansion itu,sambil menyapa bodyguard dan pelayan yang dilewati nya hingga ia sampai di ruang tamu dimana mommy Isabela dan Caroline duduk.
"Silahkan nyonya dan nona"kata bibi Ema sambil menyungguh kan dua piring yang berisi kue buatan nya dan dua gelas teh.
"terimakasih kasih bi" kata Caroline
"Bibi"panggil Izzana masuk keruang tamu dan tak menyadari keberadaan mommy Isabela dan Caroline.
"Sudah pulang?? tanya bibi Ema dan diangguki izzana.
Sedangkan mommy Isabela dan Caroline berpandangan satu sama lain.'bukankah ia wanita yang bersama dengan Leo tadi? tanya mereka dalam batin masing masing.
Dan ya, mereka adalah kedua orang yang memperhatikan Leo dan Izzana saat direstoran itu dan mereka penasaran makanya mereka datang ke mansion Leo.
"Oh iya Izzana, kenalkan ini nyonya besar dan nona muda, mommy dan ibunya tuan muda"bibi Ema memperkenalkan mommy Isabela dan Caroline.
Izzana segera menoleh ke arah mereka.
"Oh,, maaf nyonya dan nona saya tidak melihat nyonya dan nona"kata Izzana sopan.
"Perkenalan nama saya Izzana nyonya dan nona"kata Izzana sambil mengulurkan tangannya.
Sedangkan mommy Isabela dan Caroline terpana mendengar kata sopan dan lembut dari Izzana sehingga membiarkan tangan Izzana menggantung di udara lama.
Izzana masih mengulurkan tangannya,sambil menatap cemas takut kedua orang dihadapan nya tidak suka dengan keberadaan nya di mansion leo.Ia pun menurunkan tangannya perlahan.
"Caroline"Caroline langsung menjabat tangan Izzana yang hendak turun dan tersenyum manis.
"Nama yang cantik"kata Caroline.
"Terimakasih kasih nona,nama nona juga cantik seperti orangnya"puji Izzana tulus.
"Oh iya ini mommy ku"kata Caroline.
"Nyonya, selamat siang"sapa Izzana canggung karena melihat mommy Isabela hanya berdiam dan menatap nya dengan intens dan membuat ia agak takut.
"Selamat siang manis"jawab mommy Isabela sambil tersenyum hangat dan langsung memeluk Izzana.
Izzana terkejut,tapi ia langsung membalas pelukan hangat itu.
"Duduk duduk"kata mommy Isabela.
Mereka pun duduk di sofa.
"ngomong ngomong,kamu sudah lama tinggal di sini?? tanya mommy Isabela.
"Benar nyonya, saya sudah tiga bulan disini"jawab Izzana.
"Benarkah?? tanya mommy Isabela.
"iya nyonya,bibi Ema juga tau"kata Izzana.
"benaran Ema??,kok nggak pernah bilang?? tanya mommy Isabela kepada bibi Ema.
"Benar nyonya, Ema lupa mengatakannya kepada nyonya "jawab bibi Ema.
"Ya sudah, Izzana masih kuliah atau bagaimana?? tanya mommy Isabela.
"izzana masih kuliah nyonya tapi udah nyerahin skripsi dan tinggal wisuda nya"jawab Izzana.
"owwhh,jangan terlalu formal, panggil mommy saja"kata mommy Isabela yang membuat Izzana terpana.
"Tapi itu tidak sopan nyonya, saya hanya pelayan juga disini"Izzana merasa tidak enak.
"Tidak ada tapi tapian, panggil mommy, titik!"kata mommy Isabela tak terbantahkan lagi.
"Sudah panggil saja, mommy dan aku kakak,aku lebih tua dari mu kayaknya"kata Caroline sembari tersenyum.
Izzana terharu,ia tak menyangka bahwa leo mempunyai ibu dan adik sebaik mommy Isabela dan Caroline dan memandang dirinya tidak sebelah mata seperti orang-orang yang lai dan ia teringat dengan mommy sendiri bahkan tidak mau dipanggil mommy oleh nya lagi bahkan sangat membencinya dan ia sangat senang saat ada seseorang yang ingin dipanggil mommy oleh nya,ia pun menangis haru.
"Heii, kenapa menangis?? kalau kamu tidak mau, juga tidak apa-apa, mommy tidak memaksa"kata mommy Isabela sambil menghapus air mata Izzana yang mulai membasahi cadarnya.
"Tidak, Izzana hanya terharu saja mommy, Izzana seperti mempunyai keluarga baru"kata Izzana.
"Ooohhh,, jangan menangis sayang , anggap saja kita keluarga "kata mommy Isabela sambil memeluk Izzana erat.
Izzana pun tertawa kecil dan menghapus air mata dan membalas pelukan hangat dari mommy Isabela.
"Maaf mommy, Izza membuat baju mommy basah"kata Izzana sambil melepaskan pelukan mereka dan merasa bersalah saat melihat baju yang dikenakan oleh mommy Isabela basah akibat air mata yang tidak bisa berhenti karena terharu walaupun berkali kali dihapus nya.
"Tidak perlu minta maaf, tidak apa-apa kok"kata mommy Isabela.
"Apakah kak leo pernah menyakiti mu Izzana?? tanya Caroline.
"Tuan baik kok kak,tuan tidak pernah menyakiti Izzana"Jawab Izzana.
"Lalu?? bagaimana kalian bisa bertemu"tanya Caroline penasaran.
"Sebelum itu, Izzana boleh pergi mommy, kak?? Izzana mau sholat Dzuhur dulu,nanti baru Izzana cerita kan, soalnya waktu tinggal sedikit lagi, saat dijalan Izzana tidak menemukan tempat untuk sholat jadi agak terlewat "kata Izzana dengan halus takut membuat mommy Isabela dan Caroline menganggap ia beralasan.
"sholat?? tanya mereka bersama an.
"Iya mom, sholat Dzuhur adalah salah satu sholat yang dilakukan dari yang kelima waktu dan merupakan kewajiban bagi seseorang yang beragama Islam dan tidak boleh ditinggalkan yang dilakukan disiang hari namanya sholat Dzuhur, sama seperti orang yang berbeda dengan keyakinan Izzana,akan melakukan sembahyang untuk tuhan masing masing"jelas Izzana agak pelan, takut membuat mommy Isabela dan Caroline tersinggung karena penjelasan nya.
Mommy Isabela dan Caroline mengangguk angguk tanda mengerti.
"Ya sudah, pergi lah dahulu"kata mommy Isabela.
"Iya,nanti kamu ceritakan yaa"kata Caroline.
Izzana mengangguk.
"Izza permisi dulu mom"pamit Izzana.
Izzana pun pergi kekamarnya untuk melakukan kewajiban nya.
"Mom,,kok kakak yang pernah cerita yaa?? tanya Caroline kepada mommy.
"Entah lah,yang penting mommy senang banget, akhirnya kakak mu itu mau berhubungan lagi dengan seorang wanita kecuali kita"kata mommy Isabela dengan senang.
"Ema, bagaimana sikap leo kepada Izzana?? tanya mommy Isabela ke bibi Ema. yang masih setia berdiri dari tadi.
"Tuan seperti sangat senang nyonya, bahkan tuan sangat sering tertawa dan kadang tersenyum sendiri sekarang" Kata bibi Ema.
"Waaahh, sepertinya Izzana gadis yang baik"kata mommy.
"izzana memang gadis yang baik juga sopan nyonya"kata bibi Ema menambah kan.
"Bagus itu mom, setidaknya kakak sudah lupa dengan Wanita itu"kata Caroline.
"Yaa,kamu benar,tapi jangan ungkit dia lagi, bikin mommy muak saja"kata mommy.
"Seperti nya mommy harus memerintahkan designer2 mommy untuk membuat baju pengantin yang sesuai dengan nya"kata mommy Isabela.
"Memang nya, mommy mau menerima Izzana??atau jangan jangan Izzana yang tidak mau dengan anak mommy yang satu itu yang terkenal dengan kewah_hannya"Kata Caroline menggoda mommy Isabela, secara mereka mengetahui siapa leo,termasuk dengan kekejaman dan kesadisan nya kepada musuh musuhnya.
"Tentu saja,Dia harus menjadi menantu mom,dan dia pasti suka dengan kakak mu itu"kata mommy Isabela dengan berapi-api.
"Mommy seperti langsung suka banget sama Izzana, bukan begitu Ema?? tanya mommy Isabela.
bibi Ema hanya tersenyum dan mengangguk.
"Seperti nya mommy harus mulai berpikir dari Sekarang"kata mommy Isabela.
"Berpikir apa mom"tanya Caroline penasaran.
"Konsep pernikahan kakak mu "kata mommy Isabela.
"Hahaha mommy mommy, melamar aja belum, sudah mikirin konsep pernikahan"kata Caroline saat mendengar perkataan mommy nya.
Sedangkan bibi Ema tersenyum lega, setidaknya nona dan nyonya besar nya menerima keberadaan Izzana dan menyukai nya,ia juga ikut senang.
"Kamu tenang saja,mom yakin pasti ada pesta pernikahan nanti nya walaupun ada hal hal yang tidak diinginkan dan proses yang rumit tapi mom pasti nya akan memastikan adanya pesta untuk si jomblo akut itu"kata mommy lagi.
Mendengar perkataan mommy nya, Caroline tertawa.
"perta pernikahan"mommy Isabela mengulangi kata-kata itu lagi kemudian mereka berdua berpandangan dan tersenyum bersamaan.
*__*. *__*.
Hei hei heeii😁😁
Masih suka dengan cerita nya author??🤗🤗
Author harap para readersss nggak bosan yaaaa🥰🥰🥰🥰
Oh iya, jangan lupa untuk like,vote dan comment yaa, terimakasih 💕💕💕
dan tambahkan di favorit kamu🤗🤗🤗
lanjut di next episode yaa💕💕
bye bye 💕❤️❤️❤️❤️
pakek d tinggal segala