Clara adalah seorang gadis yang memiliki beberapa karakter, sehingga membuat nya mudah bergaul dengan siapa saja, meskipun dia berasal dari keluarga yang berada, tak lantas membuat nya memilih siapa saja yang pantas bergaul dengan nya.
Penasaran maka nya baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYU APRIYANI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tunangan
ke esokan harinya..
Kost
"hah.. hari senin tiba, kerja kerja kerja" berisik Abi pagi pagi
"wah tumben kamu pagi pagi sudah siap" sapa Clara
"iya nih biasa nya juga masih molor" kata Desi
"selamat pagi semua" sapa Algi
"pagi kak" sapa semua nya
nenek keluar dari dapur
"wah cucu nenek sudah paba siap kerja yaa"
"iya dong nek" kata Clara
"pagi" sapa Rendi
"pagi, wah tumben kalian berdua pagian" kata Desi
"aku mulai hari ini sudah bekerja di studio foto Z gimana keren tidak" kata Abi
"wah keren, itu kan tempat para foto model terkenal" kata Clara
"selamat ya Abi" kata Algi
"makasih ka"
"kalau kamu kok tumben pagi pagi sudah rapi" kata nenek ke Rendi
"oh iya nek kak dan para shabat ku tersayang__-__
"wuiiss aku dilupain!! terus terus tega kalian" sambar Cindi yang baru turun
"eh Cindi tidak ada yang lupa kali kamu saja yang baru turun" kata Clara
ha ha ha... tawa mereka pun pecah di ruangan itu di pagi hari yang indah
"nah semua sudah pada ngumpul kan jadi aku sampaikan sekarang ya, aku lagi mempersiapkan pameran buat lukisan aku dan acara nya di adakan di hotel bintang 5 oleh seponsor aku jadi kalian semua harus hadir tanpa terkecuali okey" kata Rendi
"WOW serentak ya kecuali nenek
"nenek bahagia untuk kamu yaa cita cita kamu akhir nya terwujud" kata nenek
"terima kasih nek ini semua berkat nenek dan doa nenek" memeluk nenek
"oh so sweet" kata Cindi
"ya sudah pada berangkat kerja sana" kata Nenek
"iya, nek, salamu alaikum, (serentak)
akhirnya nenek sendiri lagi haaiiis nasib jadi tua batin nenek
kantor DIRGA
Clara seperti biasa membersihkan ruang Presdir terlebih dulu, namun karna si bos belum datang dia menyempat kan diri membantu buk Lili dan yang lain nya membersihkan Lobi kantor yang lumayan luas.
"pagi buk Lili" sapa Clara
"Clara kamu kok di sini tugas kamu sudah beres" tanya buk Lili
"sudah buk aku bosan di atas buk lagi pula bos belum datang jadi sempat lah bantu buk Lili di sini" kata Clara
"ya sudah kalau kamu tidak keberatan" kata buk Lili
tak lama seorang gadis datang dengan gaya nya yang sok gitu...
spleasss...
"Aaw, DASAR kalian bisa kerja tidak.. hah ish aw.." ringis si Gadis
"maaf nona tapi nona lah yang ceroboh, kami memang sedang mengepel, dan kami juga sudah memasang peringatan di pintu masuk tuh" kata Clara sambil menunjuk papan peringatan tersebut
plaak.. sebuah tamparan melesat di wajah Clara
"kau hanya seorang Office, berani kamu hah!!! berani membantah ku..." kata Gadis itu
"maaf nona tapi andalah yang salah" kata buk Lili
"diam aku adalah tunangan Angga, tunggu saja setelah aku menjadi istri nya aku pastikan kalian akan aku pecat heh" kata Gadis itu yang tidak lain adalah Jasmin
tunangan apa maksud nya Angga apa kamu mencoba mempermain kan ku, kamu memgejarku namun ternyata kamu memiliki tunangan, ternyata memang benar kamu laki laki brengsek, untung saja aku belum menerima mu, tapi.. kenapa dadaku sesak ada apa sebenar nya dengan ku batin Clara
"hey kau kenapa kau hanya diam saja, cepat minta maaf padaku CEPAT aku bisa meminta Angga untuk memecat mu apa yang kau tunggu hah" bentak Jasmin kepada Clara
"maaf nona tapi saya tidak merasa bersalah jadi saya tidak perlu meminta maaf" kata Clara
"KAU...
"ADA APA INI..." teriak Angga dari pintu lobi.. "dan KAU apa yang kau lakukan di sini" menunjuk ke arah Jasmin dengan tatapan tajam
seketika Jasmin takut melihat nya
sialan kamu Angga kamu mempermalukan ku di sini batin Jasmin
"sayang apa maksud kamu aku tunangan kamu wajar kan aku di sini" kata Jasmin
Angga menoleh ke arah Clara namun si empunya cuek saja seakan tak peduli, dengan perkataan Jasmin
"Clara apa yang kamu lakukan di sini, bukan kah pekerjaan mu di lantai atas" tanya Angga
"Angga apa yang kamu lakukan aku terjatuh karna gadis itu bekerja tidak betul sebaiknya kau pecat dia sekarang" kata Jasmin
"DIAM KAU GADIS BODOH AKU TIDAK MENYETUJUI PERTUNANGAN INI KAU DENGAR SEKARANG KELUAR DARI KANTOR KU" suara Angga lantang
"KAU membela gadis ini yang hanya seorang office dengar Angga aku akan melaporkan semua kelakuan mu kepada mamamu, dan aku akan pastikan kamu akan menjadi tunangan ku" kata Jasmin sambil berlalu pergi meninggalkan kantor Angga dan menatap Clara dengan penuh dendam
Clara bahkan masih diam dan menyaksikan perdebatan kedua nya,
"Clara aku harap kau tidak akan salah paham seperti yang ku katakan tadi bahwa ak... (terhenti)
"maaf pak tapi saya sama sekali tidak ada hubungan nya dengan masalah pribadi anda jadi pak Angga tidak perlu menjelaskan apapun kepada saya, saya permisi pak saya akan kembali bekerja" kata Clara dan berlalu pergi meninggalkan Angga yang masih terpaku di sana
semua karyawan menyaksikan pertengkaran Angga dan Jasmin.
"kalian!!! jangan sampai saya melihat gadis tadi berapa di kantor ini, kalau tidak kalian semua saya pecat" peringat Angga kepada resepsionis dan satpam di sana
Angga pun secepat nya menyusul Clara dia sangat takut jika Clara menolak nya untuk yang kesekian kali dia bahkan belum bisa menguasai hati Clara sekarang sudah muncul masalah
sial kenapa Jasmin bisa datang ke sini apa yang sedang Clara pikirkan sekarang apa dia akan menjauhi ku Clara tunggu aku dengar penjelasan ku batin Angga
"haiis kenapa lift ini sangat lambat" gumam Angga
Sedangkan para resepsionis dan buk Lili masih bingung dengan apa yang terjadi kenapa bos nya harus memberi penjelasan kepada Clara si office mereka berpikir ada hubungan apa si bos dengan si office.
pantri..
ada apa dengan ku kenapa aku masih merasa sesak apa karna aku menahan emosi ku batin Clara
"kalau saja aku tidak sayang akan pekerjaan ini sudah ku patahkan tangan gadis itu haaiiis ternyata seperti ini rasa nya tidak memiliki kuasa, hah tapi aku sama sekali tidak pernah berlaku semena mena kepada orang lain, tapi kenapa aku mendapatkan perlakuan seperti ini huh nasib nasib" gumam Clara
Angga akhir nya sampai di lantai atas tempat ruangan nya berada dan tidak mendapati Clara di sana dia pun pergi ke pantri tempat Clara.
ckleek..
"Clara aku.mohon jangan salah paham padaku" kata Angga
"maaf pak tapi kenapa saya harus salah paham pada pak Angga"
"cukup Clara kita hanya berdua di sini kau tidak perlu seformal itu padaku, bukan kita sudah sepakat jika kita akan seperti orang biasa jika kita hanya berdua" kata Angga
"maaf sekali lagi pak Angga tapi itu tidak akan berlaku lagi, saya tetap lah pegawai bapak dan bapak adalah atasan saya, anda sudah memiliki tunangan jadi saya harap anda bisa menjaga jarak dari saya,"kata Clara tanpa melihat ke arah Angga
"DIA BUKAN TUNANGANKU," bentak Angga
"Aaaah panas panas" teriak Clara!!
ya dia sedang membuat kopi untuk Angga namun kopi panas tersebut tumpah ke tangan nya karna terkejut
"CLARA.. maaf aku mengagetkan mu"
Angga secepatnya mencari P3K untuk mengobati luka bakar di tangan Clara
"aaah panas.. ish" rintih Clara
"apakah sangat sakit kita ke rumah sakit sekrang" tanpa permisi Angga menggendong Clara ala bridal style
"Angga apa yang kau lakukan aku bisa berjalan" kata Clara
"tidak kau akan seperti ini terus sampai kita tiba di rumah sakit"
"tapi ini hanya luka bakar kecil"
"Angga aku mohon turunkan aku apa kta pegawai lain nya kalau kita keluar dari lift seperti ini, aku mohon turunkan aku"
"aku tidak peduli ini adalah hukuman buat mu karna mengabaikan aku"
"WHAT NO ANGGA PLEAS PUT ME DOWN NAW" betak Clara
***oops maaf yaa kalau ada kesalahan dalam pengejaan dan penulisan nya
jangan lupa like vote and komen ya😘***
aku padamu thor
salam "Dady danzel."