NovelToon NovelToon
My Bodyguard Is Gadis Hantu???

My Bodyguard Is Gadis Hantu???

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Misteri / Cinta Beda Dunia / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Puryani

SEASON 2 JIN PERUSAK RUMAH TANGGA DAN JIN BAJANG.

Rahi dan Daaris mulai bisa menerima satu sama lain dan berkomitmen untuk tidak bercerai meski batas waktu pernikahan mereka telah berakhir.

Apakah mereka bisa mempertahankan biduk rumah tangga mereka jika jin perusak rumah tangga mulai masuk merecoki mereka, ditambah lagi dengan keberadaan jin bajang didalam rahim Rahi, apakah mereka bisa menang melawan mereka atau justru Rahi dan Daaris yang akan dikalahkan dengan mudah oleh musuh-musuh manusia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Secangkir Kopi dan Dasi

Daniel ikut bersama dengan Ayahnya ke kantor perusahaan Tjandra Aila untuk mulai belajar secara langsung bagaimana caranya mengurus sebuah perusahaan, karena Daniel memang sedang di siapkan dan di didik untuk membantu Daaris dalam mengelola dan memajukan perusahaan keluarganya kelak.

Kini Daniel sedang berada di dalam ruangan kantornya Daaris karena tadi dia di tugaskan oleh Ayahnya untuk mengantarkan berkas-berkas penting secara khusus kepada Daaris.

Sedangkan Rahi saat ini sedang berjaga di luar pintu kantornya Daaris sambil menahan rasa kantuknya, sesekali Rahi memejamkan kedua matanya untuk mengurangi rasa perih yang di rasakan kedua matanya.

"Haduh ngantuk banget" ucap Rahi

"Huh, aku nyesel banget karena tadi pagi nolak tawarannya Ny.Fatma" ucap Rahi yang sangat menyesali jawabannya tadi pagi

"Kalau aku tahu kejadiannya bakal kayak gini (ngantuk berat), aku nggak bakalan nolak tawaran baik itu" ucap Rahi

Lama-kelamaan Rahi mulai terlelap tidur.

Daniel yang sudah menyerahkan berkas-berkas penting itu langsung keluar dari dalam ruangan kantornya Daaris.

Saat ini Daniel sudah berada di luar ruangan kantornya Daaris dan mendapati Rahi sedang terlelap tidur, sebelum melanjutkan langkahnya kembali menuju ke ruangan kantor Ayahnya, Daniel memandangi sejenak wajahnya Rahi yang sedang tertidur.

"Maaf kan aku ya Ra" gumam Daniel, setelah itu Daniel melanjutkan kembali langkah kakinya.

Beberapa menit kemudian, Daniel kembali lagi ke hadapan mejanya Rahi sambil membawa secangkir kopi di tangannya, secara perlahan Daniel mulai meletakkan cangkir kopi itu ke atas mejanya Rahi dengan sangat hati-hati sekali agar suara yang di timbulkan tidak terlalu keras, akan tetapi meskipun suara yang di timbulkan oleh cangkir itu begitu pelan tapi mampu membangunkan Rahi dari tidurnya.

Ketika Rahi membuka kedua matanya, pandangan matanya langsung dapat melihat kehadirannya Daniel yang saat ini sedang berdiri di depannya.

Rahi dan Daniel sempat berpandangan sesaat, akan tetapi Daniel langsung memalingkan wajahnya dan mulai melangkahkan kakinya untuk pergi dari tempatnya saat ini.

"Daniel" panggil Rahi tiba-tiba

Daniel langsung menghentikan langkah kakinya ketika namanya di panggil oleh Rahi, perlahan Daniel mulai berbalik memandang ke arahnya Rahi

"Tolong maafkan aku!" ucap Rahi yang tiba-tiba meminta maaf

Daniel merasa terkejut setelah mendengar permintaan maafnya Rahi barusan

"Maafkan aku ya Dan, atas ucapanku tadi malam yang mungkin melukai hati kamu" ucap Rahi

"Seharusnya tadi malam aku tidak mengucapkan kalimat seperti itu" ucap Rahi

"Dan aku mau menarik ucapanku tadi malam" ucap Rahi

"Dan kamu mau kan temenan lagi sama aku!" pinta Rahi

"Iya, aku mau Ra" ucap Daniel sambil menganggukkan kepalanya.

Kini Rahi dan Daniel resmi berbaikkan

****

Semakin sore, rasa kantuknya Rahi semakin menjadi, Rahi berjuang sekuat tenaga untuk melawan rasa kantuknya.

Saat ini Rahi sedang menemani Daaris yang sedang meeting dengan rekan bisnisnya di sebuah restoran ternama yang letak posisinya ada di lantai 11 gedung XXX.

Satu jam kemudian, meeting itu telah selesai dan jam pulang kerja juga sudah terlewati.

Sebelum pulang, Daaris mampir dulu ke toilet dan Rahi setia mengikuti langkah kakinya Daaris dari belakang.

"Mata aku perih banget" ucap Rahi pelan

"Ah, aku pejamin aja (matanya), mumpung jalanannya lagi lurus" ucap Rahi yang melihat lorong jalan yang akan di lewatinya itu hanya lurus saja.

Akhirnya Rahi mulai memejamkan kedua matanya sambil berjalan, tanpa sadar jalannya Rahi mulai menyerong ke arah kiri.

"AAAA" teriak Rahi tiba-tiba

Brug

Suara tubuhnya Rahi yang terjatuh setelah kakinya Rahi menambrak sebuah pot tanaman hias yang ada di pinggir lorong jalan itu.

Daaris langsung menoleh ke arah belakang setelah mendengar suara teriakannya Rahi.

"Dia kenapa?" gumam Daaris ketika melihat keadaannya Rahi saat ini yang sedang duduk sambil mengaduh kesakitan

Tapi Daaris tidak terlalu memperdulikan keadaannya Rahi saat ini, karena Daaris masih terlalu takut untuk bertanya lebih dulu kepada Rahi, akhirnya Daaris memilih untuk masuk ke dalam ruangan toilet laki-laki yang saat ini pintu toiletnya sudah ada di hadapannya Daaris.

Beberapa saat kemudian, Rahi mulai bangkit dari posisinya saat ini yang sedang duduk di atas lantai lorong ini, lalu Rahi mulai melangkahkan kakinya menuju pintu toilet laki-laki dan langsung menyenderkan tubuhnya di dinding tembok dekat pintu masuk toilet itu.

13 menit kemudian.

Ceklek

Pintu toilet itu terbuka, dan orang yang keluar dari dalam toilet itu adalah Daaris.

Rahi langsung menoleh ke arahnya Daaris, akan tetapi Daaris langsung menundukkan wajahnya dan mulai berjalan meninggalkan tempat berdirinya sekarang.

"Tuan Muda!" panggil Rahi tiba-tiba

Daaris langsung menghentikan langkah kakinya ketika namanya di panggil oleh Rahi, akan tetapi Daaris tidak berani menolehkan kepalanya ke arah belakang.

"Bisakah anda melepaskan dasi anda!" pinta Rahi tiba-tiba

"Dasi?" gumam Daaris pelan

"Kenap gadis hantu itu tiba-tiba meminta dasiku?, apa jangan-jangan dia mau mencekikku menggunakan dasi ini?" ucap Daaris bertanya-tanya di dalam hatinya sambil memegang dasi yang saat ini sedang di pakainya.

"Bisakah anda melepaskannya (dasi) segera dan memberikannya padaku!" pinta Rahi lagi

Dengan segera Daaris langsung melepaskan dasinya tanpa pikir panjang ketika Rahi memintanya lagi.

Dengan takut-takut Daaris mengulurkan dasi itu kepada Rahi, dan Rahi langsung menerima dasi itu.

"Tuan Muda!" panggil Rahi

"Tolong angkat salah satu tangan anda!" pinta Rahi

Daaris langsung mematuhi perintahnya Rahi dan langsung mengangkat salah satu tangannya tinggi-tinggi

"Turunkan tangannya sedikit!" pinta Rahi kepada Daaris.

Daaris lalu menurunkan tangannya sedikit, akan tetapi masih terlalu tinggi untuk Rahi.

"Tolong turunkan lagi (tangannya)" pinta Rahi

Daaris lalu menurunkan tangannya lagi, tapi lagi-lagi masih terlalu tinggi untuk Rahi.

"Ah, nggak-nggak, sekarang ulurkan tangan anda saja" pinta Rahi yang saat ini sudah menyadari bahwa dari tadi dirinya memberikan perintah yang salah kepada Daaris

Daaris lalu mengulurkan tangan kirinya dan Rahi langsung mengikat tangan Daaris dengan salah satu ujung dasi itu.

"Sebenarnya gadis hantu ini mau berbuat apa kepadaku?" ucap Daaris di dalam hatinya

"Sekarang tolong ikat tangan saya dengan ujung dasi satunya lagi" ucap Rahi yang saat ini telah selesai mengikat tangan Daaris dengan salah satu ujung dasi itu.

Meski Daaris merasa heran dengan perintahnya Rahi saat ini, akan tetapi Daaris tetap melaksanakan semua perintahnya Rahi dengan patuh.

"Sekarang, silahkan Tuan Muda, jalan duluan" ucap Rahi mempersilahkan Daaris untuk melanjutkan jalannya lagi setelah selesai mengikat tangannya Rahi dengan salah satu ujung dasi itu.

Sepanjang perjalanan Daaris tidak berani menengok ke arah belakang, dan saat ini tangannya Daaris yang terikat oleh dasi juga tertarik ke arah belakang, karena dasi itu terikat juga di tangannya Rahi.

Saat ini posisinya Daaris dan Rahi seperti sedang berpegangan tangan jika tidak ada dasi yang memisahkan jarak di antara tangan mereka.

Tangan Daaris seperti sedang menarik tangannya Rahi agar Rahi mengikuti langkahnya Daaris kemana-pun dia melangkah, dan itu memang tujuannya Rahi sejak awal, agar Rahi bisa berjalan dengan mata terpejam tanpa harus merasa khawatir tersandung pot lagi seperti tadi.

Rahi tahu yang dia lakukan saat ini adalah salah, tapi mau bagaimana lagi, mata Rahi sudah terlalu perih dan tidak kuat jika harus tetap terbuka, dan saat ini Rahi juga sedang tidak bisa berpikir dengan jernih karena dirinya terlalu mengantuk.

Ketika tidak ada tarikan dari dasi yang terikat di tangannya, Rahi segera berhenti dari langkahnya karena dia tahu dengan pasti bahwa ada sesuatu yang sedang menghalangi langkah kakinya Daaris untuk sesaat.

Saat ini Daaris sedang menunggu pintu lift terbuka, dan dengan setia Rahi berdiri di belakang tubuhnya Daaris, akhirnya setelah beberapa saat kemudian pintu lift itu terbuka.

Daaris mulai melangkahkan kakinya masuk kedalam lift itu, karena Daaris membalikkan tubuhnya berbalik ke arah kanan membuat dasinya yang terikat di tangan kirinya tidak cukup untuk membuat Rahi tertarik masuk kedalam lift dan langkah kakinya Rahi terhenti tepat di pintu lift yang sedang terbuka itu.

Daaris begitu tercengang ketika melihat kondisinya Rahi saat ini, yang sedang berdiri sambil memejamkan kedua matanya.

"Apakah gadis hantu ini dari tadi berjalan dengan mata terpejam?" ucap Daaris bertanya-tanya di dalam hatinya

"Apakah ini alasannya dia tiba-tiba mengikatkan tanganku dan tangannya menggunakan dasi ini?" ucap Daaris di dalam hatinya

Karena Rahi masih berdiri tepat di area pintu masuk lift, Daaris mulai menarik tangannya yang terikat dengan dasi ke arah belakang dan membuat Rahi mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam lift setelah tangannya mendapatkan sebuah tarikan lagi.

Daaris lagi-lagi tercengang karena langkah kakinya Rahi saat ini berhenti tepat di hadapannya, dan membuat jarak di antara tubuhnya Rahi dan tubuhnya Daaris begitu dekat tapi masih belum bersentuhan.

Saat ini pintu lift sudah tertutup, akan tetapi posisi tubuhnya Daaris dan tubuhnya Rahi masih belum berubah.

Daaris mulai memandangi wajahnya Rahi yang saat ini tepat berada di hadapannya yang kedua matanya masih terpejam.

Entah setan apa yang sedang merasuki Daaris saat ini, secara perlahan-lahan Daaris mulai mendekatkan wajahnya ke wajahnya Rahi, dan kedua matanya Daaris mulai terpejam seiring dengan berkurangnya jarak di antara bibirnya Daaris dengan bibirnya Rahi.

Ketika jarak bibir mereka berdua tinggal beberapa centi lagi akan menempel

tiba-tiba....

Bersambung.

Pepatah mengatakan jangan berdua-duaan dengan lawan jenis di tempat yang sepi karena itu berbahaya, karena setan akan lebih mudah menghasut dan menggoda kalian.

1
bagus ... Rahi 😌
Suka ganggu ketenangan 😌 spt dlm rmh ku .. seluruh jiran nyala tetiba hanya rmh ku sahaja yg gelap gelita... Mak ku panic hgg minta call abg ipar yg kerja bhgn penyambungan elektrik.. Sekali tiba² on sendiri nya 🤣🤣🤣.. rupa nya takut juga tgk perempuan half naked dsbbkn kepanasan 🤣...
haizzzz ada saja
Alexa....berani sungguh oh
yahhhhhh geram oiiiii .. daaris oiii
heh mo marah. sdr Salah kok x tutup pintu rapat/CoolGuy/
aikkk wama ada yg beritahu kah/Shy/
hai dtg d 2025 kamurang
ilmu baru... rombeh itu bunga kantan.. sip ✌🏻
Ku suka menasihati org drpd segala perkara yg merugikan mereka 😌. nmn ucapan ku cuma sia² pd mereka. Ku pernah jatuh,Maka ku x ingin org sekitar ku terjerumus sama. Ku doakan mereka jauh drpd perkara yg merugikan diri di masa depan wlu pun itu nti sbg pengajaran tetapi di usia senja spt ku,semua itu penyesalan.
bijak faizar
bagus ilham..kuat Iman mu 😌...
x seperti ilham yg ku kenali 😒,, suka guna kekurangan utk raih impati org spt aku 😔.. wlu Bkn dgn Wang ringgit tetapi mencuba agar x jatuh, motivasi utk bangun..
rupa nya selama ni, ku buang masa pd org yg x hargai aku.. ku x minta cinta,cuma ku x suka di tipu
playboy cap cacing Daaris jilat ludah nya
aieeee adik beradik semua minat Rahi .. sengit ni
Daaris ego tinggi sbb nafsu x tersalurkan
goshhhhhhh pasti adik beradik ada yg Salah faham ya
wama bantu pasti tahu d mn hantu tu ada
Daaris,, sendiri penakut lg mo cerita hantu...
Orang ingin ramai untuk hilangkan rasa takut, dia malah usir demi mo jalankan misi berduaan dgn Rahi
modus playboy
Sdh nikah tp x blh sentuh isteri sbb janji dgn adik 🙄
bertahan kah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!