bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
aku mencintaimu vans
" Zahira pakai ini " ucap Vans sambil memberi Zahira gaun mewah
" Untuk apa ini terlalu glamour " ucap Zahira sambil melihat baju yang di beri Vans padanya
" Cuma kita berdua jadi kamu gak perlu malu pake itu " ucap Vans sambil menatap Zahira.
" Iya aku pake ini " ucap Zahira sambil tersenyum
" Nanti malam jangan lupa " ucap Vans
" Iyah mas " ucap Zahira melihat baju pemberian Vans
Dengan cepat Vans menarik tangan Zahira dan Zahira pun jatuh ke pelukan Vans.
" Aku mencintai mu Zahira apa kamu juga begitu " tanya Vans sambil membelai rambut Zahira
" Iya mas " jawab Zahira singkat membuat Vans kesal
" Isst pembohong " ucap Vans dan langsung mencium bibir Zahira
Dengan tak sadar Zahira mendorong Vans keras hingga Vans terjatuh dan Zahira menutup mulutnya sendiri.
" Maaf " ucap Zahira lembut dan mengulurkan tangannya
" Tuh kan bohong " ucap Vans sambil tersenyum pada Zahira
" Nggak gitu maaf ayo bangun " ucap Zahira dan membantu Vans bangun dan Zahira pergi ke kamar.
Tak mudah membuat mu mencintai ku itu tantangan aku suka tantangan aku akan membuatmu tak bisa hidup tanpa ku itu janjiku Zahira.
Aku gatau apa ini kenapa sejak malam itu hati ku jadi gak karuan setiap dekat dengan Vans
Apa aku Mencintai mu Vans Malik Ibrahim.
...***...
Jam menuju pukul 8 malam dan Zahira sudah siap berangkat kencan dengan Vans.
Deg Zahira melihat Vans terlihat sangat tampan.
Begitu juga Vans sangat terkesan dengan Zahira hingga mata Vans tak berhenti melihat Zahira.
Merekapun saling memandang satu sama lain.
" Eh bidadari" puji Vans sambil tersenyum
" Mau kemana sih " tanya Zahira heran
" Ikut aja " ucap Vans sambil menutup mata Vahira menggunakan kain.
" Baiklah " ucap Zahira menuruti ucapan Vans
Vans menuntun Zahira ke mobil dan memasuk kan Zahira ke dalam, Mobil berjalan ke arah tujuan.
Sesampai disana Vans menggendong Zahira dan membawanya ke hotel ( Vmi Mancion )
Vans membuka mata Zahira dan Zahira begitu terkejut melihat kamar itu sangat indah dengan penuh lilin dan bunga. ranjang yang indah dan foto mereka terpasang dibingkai.
" Indah banget mas " ucap Zahira kagum
Prok.. prok.. Prook..
tangan Vans menepuk tiga kali dan tiba_tiba bunga indah berjatuhan dikepala Zahira.
" Waaw masya Allah " ucap Zahira yang terharu sampai sampai dia menangis bahagia.
" Suka " tanya Vans
" Banget, darimana foto ini di dapat kita gak pernah foto gitu " ucap Zahira terkesan melihat foto di bingkai itu
" Editan!! Tidak bisakah kamu belajar mencintai ku tidak pantaskah aku untukmu " ucap Vans sambil menundukkan kepalanya
" Aku mencintai mu mas aku mencintaimu. kamu dengar aku mencintai mu Vans Malik Ibrahim " ucap Zahira sambil mencium kening Vans
Mendengar ucapan Zahira, Vans pun dengan penuh gairah menggendong Zahira ke ranjang dan menidurkannya di ranjang.
Vans menatap Zahira penuh cinta dan lap lampu dimatikan
...***...
Jam menuju pukul 3 pagi zahira pun membangunkan Vans untuk sholat tahajut
Dengan penuh ragu tapi Zahira tetap membangunkan Vans
" Mas ayo sholat tahajut " ucap Zahira sambil menggoyangkan tubuh Vans pelan.
" Apaan sih sholat aja sendiri " tolak Vans sambil menutup seluruh tubuhnya dengan selimut
" Kamu bilang kamu mau lakuin apa pun untuk ku aku mau kamu ikut sholat " ucap Zahira
" Gamau pergi " bentak Vans membuat Zahira kesal dan pergi meninggalkan Vans.
Dia takkan pernah berubah hufft dasar iblis.
Sepertinya ini Hotel Vmi Mancion berarti semua ke benaran Vans ada di depan mata.
Nggak aku gak boleh fitnah suami ku lagi. dia bukan pembunuh ibu ku dan ayah ku.
Ya Allah beri tahu aku siapa sebenarnya pembunuh ibu ku dan ayah ku
vote follow rate komentar ya dibawah 🤭👇👇👇
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣