NovelToon NovelToon
My Posesif Brothers

My Posesif Brothers

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: Erna Surliandari

Maliq kumbara, adalah putra tertua dari Rubby dan Edra (Madu Pilihan Istriku).
Ia dengan segala pngorbanan dan kasih sayang kepada semua adiknya, hingga mengesampingkan keingingan pribadinya.

Mengemban tangung jawab dengan Empat orang adik, Maliq terkesan posesif, karena begitu menyayangi mereka. Meskipun begitu, kekompakan, kesolidan dan pengertian masing-masing.

Suatu ketika kekompakan mereka itu diuji dengan adanya masalah. Bram diputuskan oleh kekasihnya karena tak sabar menunggu urutan mereka menikah. Adi yang harus diam-diam menjalin hubungan dengan sekretarisnya. Bayu, meskipun Ia santai, namun tak dipungkiri, Ia pun ingin merasakan seperti sahabatnya yang lain, yang bebas tanpa terlalu banyak peraturan.

Isyana, bungsu yang merupakan satu-satunya wanita diantara mereka lah yang menjadi penentu segalanya. Dimana Maliq baru akan menikah dengan wanita yang mampu menjadi. Teman bagi Isyana dan mau dengan ikhlas membantu merawat kesayangan mereka.

Masalah demi masalah lain muncul seiring berjalanya waktu, kembali menguji kesabaran mereka. Bagaimana cara mereka menghadapi masalah itu bersama? Mampukah mereka mempertahankan keharmonisan yang mereka jaga utuh selama ini bahkan ditengah semua kondisi tersulit dalam hidup mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mas Maliq ke toko wanita

"Mas maliq," panggil Nana, pada Masnya yang sedang asyik dengan laptopnya.

"Iya, kenapa?"

"Temenin Nana belanja yok."

"Belanja apa? Biasanya sama Bram?"

"Nana mau beli stok pembalut, kata Ibu suruh beli itu." ucap Nana, yang sontak membuat Maliq salah tingkah.

"Ke~kenapa sama Mas?" tanya Maliq

"Ya... Beginilah nasib Nana yang bungsu dan satu-satunya wanita disini. Meskipun semua tersedia, tapi seolah Nana kurang perhatian. Andai saja, Nana punya Kakak ipar, Pasti~"

"Stop Nana... Ayo kita pergi. Mas ganti pakaian dulu." potong Maliq.

Nana tersenyum devil, puas seketika merajai hatinya. Maliq memang tak pernah bisa menolak Nana, begitupun Nana yang sulit menentang maliq.

Tak berapa lama kemudian, Maliq keluar dengan jaket kulit dan celana jeans hitam, menambah kesan Manly nya. Ditambah gaya rambutnya yang rapi berponi.

"Subhanallah, Mas ku ganteng banget ?" kagum Nana.

"Ganteng ganteng Jomblo akut. Hahahah.... Udah ah, ayo pergi." Maliq menggandeng tangan Nana, dan kali ini menggunakan motor sport kesayanganya.

Mereka menuju sebuah supermarket besar tempat mereka biasa belanja bulanan bersama Sang ibu. Lalu Nana membawanya ketoko yang menyediakan semua keperluan wanita. Tanpa risih sedikitpun, Maliq mengikuti Nana dari belakang, dan membawakan keranjang belanjanya.

"Kata Ibu, suruh belanja daleman sekalian." ujar Maliq.

"Iya, ngga usah  keras-keras. Kan malu dilihat orang, dikiranya Nana jalan sama Om Om lagi."

"Makanya jangan sama Mas perginya. Mas kan seumuran Om Om sayang." ucap Maliq semakin kencang, dan sontak membuat wajah Nana memerah.

Nana mengambil beberapa pcs pembalut dari berbagai merk dan ukuran, lalu memasukan kekeranjangnya. Tak lupa membeli beberapa produk skincare untuk perawatan wajahnya, karena Ia mulai merasa sudah memerlukanya sekarang.

"Tumben, beli ini? Bisa makainya?" tanya Maliq.

"Bisa... Nanti lihat youtube lah, kan banyak tutorialnya. Mas bayar ya, Nana kebelet  pipis." pintanya, lalu lari dengan terburu-buru.

Maliq dengan percaya diri membayar dimeja kasir, dengan semua perbelanja'an perempuan, hingga banyak orang menatapnya heran.

"Mas... Buat istrinya?" tanya seorang wanita.

"Bukan, saya jomblo. Ini buat~"

"Ah... Ganteng-ganteng belok. Jaman sekarang, ganteng dan gagah ngga jadi ukuran orang itu normal. Astaghfirullah." gumam Sang ibu, dengan mengelus dada.

Maliq hanya ternsenyum geli, dan menggaruk kepalanya, lalu melanjutkan pembayaran.

"Udah Mas?" tanya Nana.

"Udah, ayo belanja lagi, sesuai perintah Ibu." ajak Maliq.

"Ketoko underwear?" tanya Nana.

"Iya..." jawab Maliq dengan yakin.

Nana menggandeng Maliq memasuki toko pakaian dalam wanita. Maliqpun tercengang dengan apa yang dipajang dipintu masuk toko itu. Ya, sebuah pakaian yang sering dibilang baju haram oleh orang-orang, yang membuat Maliq terbelalak hingga menutup matanya.

"Nana sendirian, pilih sendiri, bayar sendiri. Mas nunggu disana." tunjuk Maliq, lalu lari terbirit-birit menghindari tempat itu.

Nana menggelengkan kepala melihat kelakuan Masnya, lalu berusaha acuh dan melanjutkan belanjanya.

Maliq duduk dengan kaki gemetar, mengusap wajahnya dengan kasar, dan beberapa kali mengucap istighfar. "Astaghfirullah... Itu tadi baju macam apa?" gerutunya.

Maliq menyandarkan kepala dikursi tunggu itu, dan memejamkan matanya sejenak mencoba melupakan penampakan tadi.

Salah satu teman Nana, yang lebih tepatnya musuh bebuyutan Nana disekolah yaitu Tasya, melihat Maliq lalu mendekatinya. Meskipun Ia musuh Nana, tapi Ia begitu menyukai Maliq, tapi Ia membenci Nana.

"Mas maliq sendirian?" tegur Tasya.

"Eh... Kamu teman Nana kan? Mas sama Nana, nemenin Dia belanja." jawab Maliq.

"Sambil nunggu... Tasya boleh nemenin duduk disini?"

"Hah? Kenapa, bukanya kamu lagi belanja?"

"Tasya belanjanya udah kok. Makanya mau ikut istirahat." ucap Tasya.

"Duduk aja, ini tempat umum kok." jawab Maliq.

Tasya dengan perasa'an bahagia dan berdebar-debar, duduk disebelah Maliq, makin lama makin mendekat hingga mepet, dan membuat Maliq risih. Untung saja Nana segera datang.

"Sayang... Ayo pulang." ajak Nana, dengan menarik Maliq dari duduknya, dan sontak membuat wajah dendam untuk Tasya.

"Awas loe disekolah besok." ancam Tasya.

Nana tak menjawab, hanya menjulurkan lidahnya dihadapan tasya, lalu pergi.

1
MauLida Umaya
Luar biasa
Febri Istiqomah
mreka kan kembar???emng ga bisa keliatan ya??
ikoh
thor kisah Nana gak ada y
Rizky Rezha
siapa ya
Indah Setyorini
Luar biasa
nowhere🌱
berarti emang si Siska nya aja yg gk pantes buat Bram, baru gitu doang udh nyerah marah-marah
nowhere🌱
karena baru sampe di bab awal gini jadi nebak2 setelah punya pasangan mereka bakal tetap posesip apa nggak, atau posesipnya kebagi buat pasangan juga
nowhere🌱
never know that story like this will finally appears in noveltoon
Shintya Jhe
sdh 2x bacanya dan karya ini sangat menginspirasi...
edi
ok
ari
baguuusss bangeeet
yuristian
bagus 👌
yuristian
keluarga yg the best banget dr pd anak jaman sekarang yg apa2 buat pacar ,buat nyenengin doi nggak pernah kepikiran nyenengin ortu
miris.....😭😭😭
yuristian
suka sekali baca cerita keluarga kayak gini
saling jaga , sayang , rukun dan berbakti kpd kedua orang tua nggak bertengkar berebut warisan
yuristian
wanita kaya gitu lebih baik di putusin saja bram
belum jadi istri saja hrs memprioritaskan dirinya dr pd keluarga mu
menikah itu bukan hanya menikahi kekasihmu saja tapi keluarganya juga
Feni hafiza
Maliq kumbara ini nama di profil nya kakak othor loh yaa hihihi 🤗
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
kereeen bgt novelnya..sampe ga tau mau komen apa.seneng bgt sama keluarga kumbara..bener2 keluarga idaman.jadi pengen punya kakak2 laki2 sehebat mereka☺😍😍
afikamanisih Manisih
ceritanya begitu menginspirasi
afikamanisih Manisih
nana kak bukan lara
afikamanisih Manisih
q jd keinget cuplikan ntah film cina judulnya ap, kakanya 4 atau 5 gtu cowok semua udh ganteng2 tinggi2 pula, yg bontot cewek mungil gtu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!