NovelToon NovelToon
YANG MULIA, MOHON JANGAN PAKSA AKU !

YANG MULIA, MOHON JANGAN PAKSA AKU !

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Istana/Kuno / Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:408
Nilai: 5
Nama Author: Bunga_Persik98

Ye Ning, putri sah Menteri Sayap Kiri, hanya ingin membangun kerajaan bisnis, mengumpulkan kekayaan, dan membawa kemakmuran bagi keluarganya. Namun semua menjadi berantakan ketika Tuan Muda Bai datang dan mengacaukan rencananya. Di saat yang sama, Putra Mahkota Li Yan, pria yang dahulu menolak perjodohan dengannya, tiba-tiba berkata bahwa ia akan menceraikan istrinya.

Di antara ambisi, cinta, dan pengkhianatan, Ye Ning harus memilih: tetap menjadi wanita pebisnis yang bebas atau terjerat dalam permainan politik yang mengancam keselamatan keluarganya.

Mampukah Ye Ning melindungi orang-orang yang dicintainya ketika dua pria paling berpengaruh di kekaisaran mulai menginginkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunga_Persik98, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 : HARI PENGUMUMAN

Akhirnya hari yang ditunggu oleh seluruh warga ibukota telah tiba. Hari ini, Zhongzheng Si akan mengumumkan daftar peserta pemilihan Shizi Fei yang lolos dan masuk ke tahap selanjutnya.

Selain menempelkan surat pemberitahuannya di papan pengumuman, para karyawan Zhongzheng Si bersama para pengawal istana akan langsung mengunjungi kediaman masing-masing peserta yang lolos.

  Sejak pagi sekali, Ye Ning dan keluarganya sudah bersiap menunggu di ruang tamu. Sebentar lagi waktunya akan tiba, jika ia lolos kali ini maka ia akan pergi ke istana dan menginap disana selama beberapa hari untuk melanjutkan tahap pemilihan.

  Ye Ning menunggu dengan harap cemas, sebenarnya ia berharap Bai Zi miliknya tidak cocok dengan Li Wen agar ia tidak perlu datang ke istana. Semua anggota keluarganya juga tidak menginginkan ini, jika Ye Ning tidak masuk istana kali ini maka ayahnya berencana untuk mencarikan jodohnya dari kalangan cendikiawan biasa atau pedagang di luar ibu kota.

  Namun ternyata, pengawal kekaisaran tiba dan mengumumkan kedatanganya. Semua orang yang menunggu di ruang tamu berdiri dan menyambut mereka dengan ramah dan hormat. Salah seorang staff astrologi berpakaian warna krim tersenyum kepada mereka dan berkata ;

  "Atas nama kepala Zhongzheng Si, kami membawa pesan gembira. Keluarga Xiao memiliki putri yang cerdas, baik hati dan sangat berbakti. Berdasarkan perhitungan atas Delapan Karakter Kelahiran ( Bai Zi ) yang telah dikirimkan, dengan ini kami menyatakan bahwa Nona Xiao Ye Ning memenuhi syarat untuk mengikuti tahap pemilihan Shizi Fei selanjutnya"

  Intinya Ye Ning lolos tahap seleksi pertama, sehingga mengharuskan dirinya memasuki istana pada esok hari di jam Mao (05.00-07.00). Selain itu, mereka juga memberitahukan siapa yang akan menjadi juri sekaligus pengawas pemilihan ini.

 Mereka tentu saja adalah keluarga kekaisaran termasuk di dalamnya Ibu Suri, Junwang, dan Permaisuri bahkan Putra Mahkota juga ikut dalam seleksi ini. Yang tidak habis pikir dalam benak Ye Ning adalah Zhilan akan menjadi pengawas dengan alasan menjaga agar pemilihan ini berjalam dengan semestinya tanpa kecurangan.

  Lagipula bagaimana orang berani melakukan kecurangan jika di tatap oleh matanya yang setajam elang itu?

  Ye Ning menggelengkan kepalanya dan memaksa untuk tidak banyak berpikir. Bagaimana ia harus menghadapi Zhilan, setelah apa yang ia katakan padanya waktu itu. Meskipun mereka tidak bertemu lagi sesudahnya, namun Zhilan tetap mengirimkan cemilan padanya setiap hari. Ye Ning tidak tahu harus bersikap bagaimana nanti, mari tidak berpikir tentang Zhilan dulu.

  Ada yang yang lebih penting, besok ia harus masuk istana dan harus bersikap hati-hati. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di dalam tembok tinggi itu. Ye Ning harus mempersiapkan diri dengan matang, agar tidak menimbulkan masalah. Jika ia memilih untuk kalah maka harus kalah dengan cara yang tidak terlalu mencolok.

  Setelah rombongan dari Zhongzheng Si itu pergi, Ye Ning langsung kembali ke kamarnya untuk berkemas dan memilih barang apa saja yang akan ia bawa. Selain mempersiapkan dua lembar pakaian musim gugur, Chuntang juga mengemas dua lembar pakaian hangat dan jaket tebal untuk Nonanya karena sebentar lagi akan memasuki musim dingin.

 Tak lama kemudian, pelayan Lu Wan datang dan memberi kabar bahwa Nona Lu Wan juga lolos tahap pertama sehingga ia juga akan ke Istana besok pagi. Mendengar kabar itu, hati Ye Ning tentu saja sangat senang karena setidaknya ia memiliki teman mengobrol di dalam istana.

  Saat Ye Ning dan Chun Tang sibuk berkemas, pelayan Putra Mahkota datang membawa hadiah berupa pakaian musim gugur yang sangat cantik dan beberapa perhiasan perak yang sedang tren dipakai para gadis di ibukota saat ini. Zhilan juga tak mau kalah, ia memberikan barang langka dari Utara dan mutiara malam sebesar bola tenis berpendar ungu cerah kepadanya. Ye Ning memegang mutiara malam itu di tangannya dan mengagumi keindahannya, Zhilan selalu tau apa yang menjadi favoritnya.

  Namun yang lebih mengherankan dan membuat dahi Ye Ning berkerut, Li Wen juga mengirimkan hadiah! Berupa jaket tebal berwarna biru langit dengan bulu putih di bagian punggung dan bahu. Melihatnya Ye Ning tahu ini pasti dibuat khusus dan sangat mahal. Ada apa dengan ketiga pria ini ? Sebenarnya mereka memberikan ini sebagai hadiah karena lolos seleksi atau sebagai sindiran. Ha, memikirkannya membuat kepala Ye Ning sakit. Akhirnya ia hanya membawa jaket tebal dari Li Wen dan menyimpan barang lainnya di dalam peti khusus.

  Keesokan harinya sekitar pukul enam pagi, Kereta Ye Ning berhenti di depan Gerbang Kemuliaan Barat. Ia kemudian turun dari kereta untuk diperiksa oleh kasim dan pengawal, setelah identitas dan barang bawaan dipastikan. Disana ia bertemu Lu Wan, mereka pun berjalan bersama gadis lainnya dan beriringan melewati halaman-halaman istana yang luas. Baru setelah melewati Gerbang Kemurnian Surgawi, mereka benar-benar memasuki kawasan harem, tempat para selir dan dayang tinggal di balik tembok-tembok tinggi.

  Ye Ning bukan tidak pernah memasuki Istana, karena posisi ayahnya membuat ia cukup sering menghadiri perjamuan di istana. Namun baru kali ini ia masuk ke dalam kawasan harem, mereka disambut oleh kepala dayang Istana dan dayang lainnya di aula terbuka. Semua berbaris dengan rapi dan menunggu instruksi dari Kepala Dayang.

 Para Nona, selamat atas keberhasilan kalian melewati seleksi Ba Zi. Mulai saat ini di dalam istana, setiap perkataan, setiap langkah, bahkan setiap tatapan akan dinilai. Mereka yang melanggar tata krama atau mencemarkan nama keluarga akan segera didiskualifikasi.

Ingatlah, hanya mereka yang memiliki budi pekerti, kecerdasan, dan kelayakan yang berhak melangkah hingga akhir seleksi." Kepala Dayang itu berkata dengan penuh wibawa.

  Kami semua mengerti dalam diam dan Kepala Dayang mulai menjelaskan peraturan dan tata krama yang harus kami patuhi di dalam. istana. Mendengarnya saja Ye Ning sudah mulai bertekad bahwa ia tidak akan menjadi istri pangeran manapun.

Lalu setelah pengarahan itu, mereka membagi kamar. Untungnya Lu Wan dan Ye Ning berbagi kamar yang sama membuat mereka sangat gembira.

" oh, untunglah kita berada di kamar yang sama. Setidaknya kita berdua bisa berdiskusi bersama mengenai seleksi nanti " ujar Lu Wan sambil berjalan masuk dan menggandeng tangan Ye Ning.

Ye Ning juga senang dan tersenyum karenanya, dalam satu kamar terdapat empat orang gadis. Salah-satunya adalah seorang gadis manis dari keluarga pejabat kementrian personalia. Satunya gadis anggun yang misterius yang tidak begitu ramah. Tetapi, sikap kepala dayang tadi cukup hormat padanya. Para kandidat juga berbisik dan ada yang melihat bahwa gadis itu diantar oleh Momo Sang Permaisuri.

"Lapor tuan, pengaturan kamar mengenai Nona Xiao dan Nona Lu sudah selesai. Tapi," Shao Zu menjeda omongannya.

" Tapi apa? " Tanya Zhilan

" Berdasarkan kabar dari dayang yang sudah kita tempatkan, bahwa ada satu gadis yang sekamar dengan mereka merupakan bawaan dari Yang Mulia Permaisuri "

CTAKKK!

Kuas yang dipegang Zhilan sebelumnya, kini patah menjadi dua.

1
Marini Dewi
menarik
BUNGA PERSIK: Terima kasih atas supportnya ya 😍.. Aku senang sekali
total 1 replies
BUNGA PERSIK
Ini karya baru, mohon dukungannya. Maaf kalau masih agak berantakan, beneran masih newbie. 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!