NovelToon NovelToon
Jalur Baru

Jalur Baru

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:643
Nilai: 5
Nama Author: David Purnama

Karena jalan yang lama sudah tidak bisa digunakan. Maka dibuatlah jalan yang baru. Sebuah jalur baru untuk para pemudik yang selalu rindu ingin pulang ke kampung halaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon David Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terang di Jalan Baru

"Aneh",

"Kenapa pak Bono?",

"Ini mbak, kemarin waktu lewat sini tempatnya ramai",

"Kenapa sekarang menjadi sepi",

Wajar saja kenapa Bono menjadi kepikiran.

Sebuah rest area yang kemarin ia lewati banyak dihuni kendaraan yang mampir sekarang tampak sunyi sekali.

Bahkan tidak ada toko oleh-oleh dan warung-warung makan.

Bangunannya terlihat usang sudah lama tidak terurus.

Parahnya lagi tempat pengisian bahan bakarnya juga sudah tidak beroperasi.

Padahal waktu Bono pulang melewati jalur baru kemarin mereka masih ada.

"Ini terlalu jauh di luar nalar", kata hati Bono.

"Aneh",

Terjadi lagi beberapa kilometer berselang.

⬅️

LEWAT JALUR BARU

"Ini jalur barunya pak?",

"Iya mbak, ini jalan masuk lewat jalur baru",

Tapi seingat Bono kemarin di persimpangan sekitar sini ada bangunan kecil seperti pos jaganya.

Tapi sekarang tempat itu adalah lahan kuburan tua di pinggir jalan.

Padahal waktu Bono pulang melewati jalur baru kemarin semuanya masih sama.

Bono sungguh tidak habis pikir.

Bono mengabaikan kesemrawutan gangguan pikiran itu demi fokus menjalankan tugasnya yang sekarang. Membawa Liontin sampai ke tempat tujuan.

Strategi Bono memang jitu. Jam delapan pagi melewati jalur baru serasa melalui jalan biasa.

Tidak ada kesan creepy di siang hari. Hanya sekedar jalur biasa.

Jip Bono berpapasan dengan para pengguna jalan yang lain.

Lalu lintas di jalan baru ini terbilang normal ketika berpayung langit yang ada mataharinya.

Ada sedikit gangguan macet barang sebentar saja.

Karena jalannya yang belum selebar jalan raya. Ketika bertemu dengan mobil besar dari arah berlawanan harus ada yang mengalah untuk menepi.

Macet sempat terjadi karena ada yang bannya pecah.

Mereka memasang ban cadangan tepat di pinggir jalan.

"Kemarin dimana lokasi pak Bono dibegal?",

"Sebentar lagi",

"Nah tepat di sini mbak tempatnya",

"Kami kira kami masuk ke alam gaib",

"Kami pikir bakal diculik sama setan",

"Lalu bagaimana pak Bono bisa tahu kalau mereka sebenarnya manusia atau begal yang sedang menyamar?",

"Waktu aku perhatikan wajah mereka yang menyeramkan",

"Ternyata itu cuma topeng mbak",

"Buatnya pakai daun-daun kering seperti itu",

"Sepintas terlihat seperti kulit wajah yang rusak dan hancur",

"Terus pak Bono melawan mereka semua?",

"Ya tidak mbak",

"Pas mereka kabur, aku kejar dan tangkap satu penjahat saja",

"Lalu aku inisiatif bawa ke kantor polisi",

"Nah ini mbak",

"Sekarang kita memasuki jalan kota",

"Sebentar lagi kita sampai ke kantor polisinya",

"Pak Bono benar-benar hebat dan bisa diandalkan ya?",

"Aku beruntung meminta bantuan pak Bono",

"Ya begitulah mbak kata orang-orang",

"Meski usia sudah tidak muda lagi, tapi jiwa kebajikan ini selalu menyala berapi-api",

"Berarti pak Bono jago beladiri juga dong?",

"Yah sedikit-sedikit mbak Liontin",

"Dahulu waktu masih remaja aku suka menekuni ilmu tenaga dalam",

"Luar biasa pak Bono",

"Beda banget sama Alan pacarku",

"Baru main sebentar saja langsung loyo",

"Coba kalau mau main sama aku mbak",

"Mbak Liontin yang aku bikin loyo",

Tentu saja dua kalimat terakhir itu hanya diucapkan di dalam kepala Bono yang sedang ngeres.

"Sudah sampai kantor polisi mbak",

"Silahkan turun",

Kantor polisi

Liontin menjenguk empat kawanan begal atau perampok jalanan yang beranggotakan Oscar, Betok, Patin dan Belang.

Tapi jawaban mereka berempat tetap sama tidak berubah dan memang jujur tidak dikarang-karang.

Hilangnya sebuah mobil yang dikendarai oleh ibu dan adik Liontin tidak ada hubungannya dengan mereka.

Pihak kepolisian dan tim SAR juga sudah berhari-hari menyusuri hutan di sepanjang jalan jalur baru.

Tapi tetap saja tidak bisa ditemukan siapa-siapa.

"Ada kemungkinan ibu dan adik mbak Liontin putar balik tidak jadi melewati jalur baru",

Sebuah hipotesa terbentuk setelah pencarian intens lebih dari tiga hari dilakukan dengan tidak main-main.

Tapi yang menjadi tanda tanya besar. Kenapa sampai sekarang hp ibu dan adik Liontin tidak kunjung aktif?

Sebelum meninggalkan ruang tahanan ada sebuah pesan dari salah satu tersangka begal kepada Liontin.

"Datanglah ke desaku dan temui lah seorang tetua yang bernama Boyo",

"Jika benar hilangnya ibu dan adikmu ada kaitannya dengan setan penghuni alas",

"Mbah Buyut bisa menolong mu",

Saran itu keluar dari mulut Patin.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!