NovelToon NovelToon
Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: khotimah04

hidup dibayang-bayang kekuasaan dan perebutan warisan membuat gadis mungil harus bertahan bersikap arogan dan sombong ini bukan kemauan tapi menjaga diri dari saudara kandung dari ayahnya yang ingin merebut hak milik gadis itu, tapi semuanya sia-sia karena perjanjian hak waris yang ditulis oleh sang kakek bahwa warisan itu berada ditangan seorang pria yang cukup memiliki kekuasaan, dan perjanjian yang mengharuskan sang gadis menikahi nya.
apakah pernikahan yang dijodohkan akan bahagia atau malah membawanya kelubang luka yang dalam.

yuk mulai baca biar gak penasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khotimah04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. hidup di bayangan masalalu

taman yang begitu asri ada air mancur dan juga kolam ikan delisa berjalan pelan di taman yang indah itu, dia menemukan satu kursi panjang lalu duduk memandangi setiap bunga yang warna-warni.

" rasanya sepi disini sendiri an,tapi juga nyaman " ucap delisa tersenyum kecil

" hai baby mochi " ucap lelaki yang tersenyum hangat

" kak Arsya " ucap delisa tersenyum senang

" Kakak Datang " ucap delisa lagi

" iya kakak tau kamu lagi sedih makanya kakak datang " ucap Arsya duduk disebelah delisa ia mengelus tangan delisa

" pasti kangen kakak kan " ucap Arsya

" iya " ucap delisa menatap Arsya dengan raut wajah sedih

" sayang jangan sedih,jangan ragu dia orang yang baik buat kamu,kakak juga mau kamu iklas,kamu tenang saja kakak selalu mencintai kamu " ucap Arsya mengecup kening delisa lalu tiba-tiba menghilang

" kak Arsya " ucap delisa memandang sekelilingnya

" kak Arsyaa" teriak delisa membuat Alvaro kaget dan segera menghampiri delisa,

" sayang kenapa kamu mimpi buruk " ucap Alvaro lembut membawa delisa dalam pelukannya,

" cuma mimpi " guman delisa yang hanya diam di pelukan Alvaro,

Setelah teman temannya pergi kedua orang tuanya dan calon mertuanya juga pamit begitupun Bayu, jadi ruang rawat hanya menyisakan Alvaro dan delisa karena minum obat delisa tertidur di temani Alvaro yang sedang kerja ia melakukan meeting online,

Delisa hanya diam diiringi bunyi jam yang berdetak mengikuti waktu, ia memikirkan ucapan Bayu bahwa Alvaro benar benar mencintai nya tapi dia belum sepenuhnya percaya,pertemuan singkat kebersamaan beberapa hari ini rasanya tidak mungkin secepat itu untuk orang jatuh cinta dan barusan dia juga mendapat mimpi agar menerima Alvaro sepenuhnya,

" mas " ucap delisa pelan

" ya sayang kamu butuh sesuatu" ucap Alvaro melepaskan pelukannya

tanpa aba-aba delisa mencium bibir Alvaro mel*matnya pelan Alvaro sedikit kaget tapi dia menerima ciuman itu perlahan membaringkan tubuh delisa lalu melepaskan ciuman itu,

delisa menatap Alvaro dengan raut tidak terima,

" nanti lagi oke kalau sudah sembuh " ucap Alvaro memberi pengertian,

" mas aku gak mau tunangan,tapi langsung nikah " ucap delisa membuat Alvaro syok

" sayang kamu serius, tapi bagaimana dengan perasaan mu mas enggak mau kamu terpaksa" ucap Alvaro

" aku enggak terpaksa aku udah mikir ini dari beberapa hari lalu, dan saat dia datang menyakinkan aku jadi aku mau menikah dengan mas Alvaro " ucap delisa serius

" kamu tau delisa mas senang tapi juga takut,takut kamu ragu takut kamu menyesal makanya mas enggak nuntut kamu karena mas pengen rasa sayang kamu tumbuh dan mencintai mas sepenuhnya" ucap Alvaro

" aku udah sayang mas ,tapi kalau cinta aku masih ragu kerena kita baru kenal" ucap delisa dengan wajah takut,

" maka dari itu mari kita mulai perjalanan ini dari nol delisa sampai kamu benar-benar mencintai mas " ucap Alvaro mengecup tangan delisa

" apa mas mencintai delisa " ucap delisa

" mas sangat sangatlah mencintaimu delisa " ucap Alvaro tanpa di tutupi

" mas serius " ucap delisa menyakinkan ucapan Alvaro

" ya delisa mas jujur, sayang dan cinta kamu "

" kalau aku tidak seperti apa yang mas lihat apa masih mau bersama ku " ucap delisa

" mas pernah bilangkan apapun tentang kamu mas suka dan mas tidak akan pernah berpaling dari kamu sampai kapan pun " ucap Alvaro delisa segera memeluk tubuh Alvaro,

" terimakasih udah hadir di hidup delisa mas " ucap delisa tak lama dia pingsan karena suhu badannya panas lagi,

" sayang hei bangun " ucap Alvaro panik dan segera memencet tombol yang berada di sebelah kiri ranjang,

Tidak lama dokter dan suster datang memeriksakan kondisi delisa,

" bagaimana kondisi delisa dok " ucap Alvaro

" suhu badannya meningkat lagi, untuk saat ini di mohon jangan terlalu banyak pikiran dan di usahakan tidak terlalu capek, saya juga sudah memberikan obat penurun panas " ucap dokter

" baik terimakasih dok " ucap Alvaro

" sama-sama tuan saya permisi " ucap dokter segeralah pergi bersama suster.

Alvaro duduk di kursi dekat tempat tidur delisa memandang wajah pucat delisa seksama,

" sayang cepat sembuh" ucap Alvaro mengecup tangan delisa berkali-kali.

Bayu yang mendapatkan kabar kalau delisa drop lagi segera kerumah sakit,bunga juga ikut Bayu karena dia juga khawatir,

" bang gimana kondisi delisa " ucap Bayu panik

" udah enggak sepanas tadi" ucap Alvaro terus memperhatikan wajah delisa yang masih betah menutup mata,

" bang varo udah makan, kebetulan tadi aku bawa makanan" ucap Bayu

" belum " ucap Alvaro masih dengan posisi yang sama

" bang varo makan dulu aja " ucap Bayu bunga sendiri hanya diam,

" nanti " ucap Alvaro

" tapi bang, Abang juga butuh makan janga sampai sakit masa delisa sembuh Abang yang malah drop,kan katanya mau tunangan" ucap Bayu

" iya nanti tunggu delisa sadar " ucap Alvaro

" baiklah " ucap Bayu menyerah.

Bayu melangkah ke arah sofa duduk disebelah bunga ia mengacak rambutnya pelan, delisa pernah seperti ini bahkan lebih parah dan Bayu khawatir kalau sampai hal itu terulang lagi,

" dia ingin langsung nikah " ucap Alvaro lama terdiam

" hah maksudnya bang " ucap Bayu mendongak ke arah Alvaro

" tadi sebelum pingsan dia ingin langsung menikah,tapi saya ragu Bayu,saya harus bagaimana" ucap Alvaro

" kalau setau aku delisa enggak main main sama ucapan nya kak " bunga buka suara

" benar Kata bunga bang dia enggak pernah narik ucapan nya lagi,mungkin ini udah difikirkan delisa lama dan enggak mungkin dia cuman reflek jadi tanya pada diri bang varo bagaimana baiknya " ucap Bayu membenarkan ucapan bunga ,

" merubah tunangan menjadi ijab Kabul,dan masih dalam bayangan masalalu itu enggak enak " ucap Alvaro

" bang gue tau apa yang coba Lo fikir tapi mencoba yakin pada hati kalian adalah solusi" ucap Bayu

jari jari tangan delisa bergerak dan mulai membuka mata,

" sayang " ucap Alvaro tersenyum senang karena delisa sadar,

" mas " delisa tersenyum kecil memandang arah Alvaro

" ada yang sakit atau kamu pusing hmm " ucap Alvaro penuh dengan perhatian,

' bodoh Lo Del kalau nolak cinta dia, kak Arsya dan Bayu bener kalau dia pilihan terbaik "

" delisa enggak papa,cuma pengen di peluk " ucap delisa mulai manja pada Alvaro

" mas bisa ambil kotak di laci itu " ucap delisa pelan

Alvaro mengangguk,sebelumnya dia sudah meminta mamanya membawa kotak kayu di kamar delisa,

Delisa bangun dari tidurnya duduk bersandar ia merima kotak itu,

Bayu menatap kotak kayu itu seksama kotak perjanjian yang dulu pernah dibuat oleh kakeknya agar suatu saat mereka menikah atau memiliki pasangan akan memberikan isi didalamnya,

" kotak ini dari kakek sebelum dia pergi menyerahkan pada ku " ucap delisa mengambil gelang merah seperti benang yang dibuat cantik hasil kerajinan tangan,

Delisa menarik pergelangan tangan Alvaro memakainya,

" ini tanda bukti kalau kamu akan menjaga ku seumur hidup mas,kata kakek kalau aku benar yakin bisa mengikatnya dengan gelang ini,tanda merah adalah pemikat yang enggak pernah bisa lepas kenapa pakai benang pembuatan nya itu tanda dimana pun kamu pergi sejauh apapun kamu berada dia akan terus kembali pada orang yang selalu dihatinya" ucap delisa panjang lebar dan Alvaro terharu.

1
Khotimah04
💪💪💪
Khotimah04
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!