NovelToon NovelToon
Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:313
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengacara Indira, istri baru papaku

...“Idih cewek jomblo kayak lu aja masih bisa bilang sibuk lho, sibuk lu tuh cuma kerja dari pagi sampai sore ya kali malam masih dipakai waktu lu buat kerja”...

...“Gue mesti ngurusin laki gue sama anak-anak gue dirumah”...

...“What?????” Teriak Tamara yang membuat telinga Indira berdengung....

...“Wait wait sejak kapan lu kawin wakkk, gue kira lu udah gak doyan laki” tawa Tamara mencela Indira....

...“Sejak nyokap gue jodohin gue sama anak temannya”...

...“Oh perjodohan, terus terus?” Tanya Tamara dengan nada semangat....

...“Ya gak ada terus, ya gue sekarang jadi emak tiga anak”...

...Tamara tertawa lepas membayangkan kehebohan Indira yang sudah menjadi istri serta mempunyai bonus tiga anak dari suaminya....

...“Puas ngeledek gue”...

...“Sorry sorry”...

...“Gimana, mau ya kumpul bareng sekali ini doang mumpung Sandra pulang dari Jepang. Plissssss”...

...“Hemmm ya oke”...

...“Gitu dong itu baru sohib gue ibu Indira Pradipta hehehe” ...

...Indira mematikan telfon dari Tamara lalu kembali fokus untuk bekerja, beberapa detik Indira terdiam ia mengingat kecelakaan yang menimpa Adina mantan istri Gibran, “may bisa keruangan sebentar” Indira menelpon sekretaris nya melalui telepon internal. Sembari menunggu kedatangan Maya dia mengirimkan pesan voice note kepada Teddy untuk menjemput ketiga anaknya. Maya datang berdiri disamping Indira, “may minta tolong kamu cari informasi mengenai kasus kecelakaan yang menimpa Adina, emm dia ibu dari anak-anak suami saya Gibran” perintah Indira sambil memberikan berkas kepada sekretaris nya....

...“Bawa berkas ini besok ke pengadilan, ini rekapan bukti-bukti mengenai perceraian nyonya Maurin” bubuh Indira....

...“Oiya Bu untuk kasus Mutia sudah di sesi sidang putusan besok hari kamis”...

...“Oke atur aja semuanya”...

...Malam hari Indira sampai di parkiran klub bahari, sebelum berjumpa dengan sahabatnya dia tak lupa untuk mengirimkan pesan untuk suaminya karena dia pulang terlambat selain itu Indira juga sudah memesan beberapa menu makanan by online untuk makan malam suami dan anak-anaknya. Di Dalam mobil sekilas dia melihat Brilia sedang berjalan masuk ke klub dengan pria yang mengantarnya pulang kemarin malam diikuti beberapa cowok dan satu cewek yang seumuran dengan Brilia....

...“Aku gak salah lihat kan” ucap Indira dalam hati tersenyum tipis....

...Indira keluar mobil dengan memakai baju short dress simpel namun tetap sopan, dia berjalan masuk kedalam klub. Didalam yang penuh sesak banyak warga klub sedang menikmati malam minggunya, bau asap rokok yang semerbak, lampu kelap-kelip sebagai penghias ruangan, beberapa botol minuman berbagai merk yang didalamnya mengandung beberapa persen alkohol, banyak wanita penghibur tersebar di setiap sudut ruang menemani laki laki yang sedang bingung menentukan arah hidup, begitu juga dengan laki laki penghibur yang dengan lihainya menari diatas panggung hanya untuk menarik para wanita yang berkunjung kesana....

...“Indira” teriak Tamara melambaikan tangan yang duduk di sofa panjang bagian paling pojok ruangan....

...Indira menghampiri Tamara dan Sandra, mereka melepaskan rindu karena lama tak bersua, saling berpelukan satu sama lainnya....

...“Aku udah pesenin kamu minuman yang non alkohol tentunya” ucap Sandra....

...Mereka menikmati suasana ramai penuh lampu kelap-kelip, badan bergoyang sambil meneguk minuman mereka pelan....

...Seseorang duduk berkerumun di sebelah pintu menuju penginapan klub, wajah belia tak bisa membohongi bahwa umurnya belum genap dewasa. Dia duduk dihimpit dua laki laki yang disebelah kanan dan dua laki laki di sebelah kiri ditemani seorang gadis remaja yang sepantaran dengannya yang sedang memantau pergerakan alur cerita seperti sutradara....

...Gadis itu di cekoki minuman hampir membuatnya tidak sadarkan diri, “kamu melihat siapa Indira?” Sandra menepuk pundak Indira pelan hingga fokusnya terhadap gadis tersebut buyar....

...“Gak apa-apa, aku cuma lihat gadis remaja yang mirip seperti anak keduaku namun tidak jelas karena lampu klub dan terhalang beberapa orang yang sedang joget”....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!