NovelToon NovelToon
Selir Centil Untuk Kaisar Impoten

Selir Centil Untuk Kaisar Impoten

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Masuk ke dalam novel / Fantasi Wanita / Rebirth For Love / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Wulandari

Zhen Nuo editor di salah satu platform novel online. Secara tidak sengaja terjebak di dalam dunia novel yang penuh intrik pernikahan. Dengan semua kemampuannya ia berusaha merubah takdirnya sebagai pemeran pendukung. Yang akan terbunuh di bab kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak memiliki hak untuk memilih

"Pelayan."

Seorang pelayan pria masuk setelah mendengar teriakkan Tuan Yu Wangyi.

"Tuan."

"Panggilkan dua pelayan wanita untuk mengantar Selir Yu ke kamarnya." Perintah Tuan Yu Wangyi.

"Baik."

"Tunggu, tidak perlu. Aku bisa kembali sendiri." Selir Yu berusaha bangkit dari tempat duduknya dengan susah payah.

Pelayan pria melihat kearah Tuan Yu Wangyi. Setelah mendapatkan anggukan persetujuan. Pelayan pria melangkah pergi keluar dari ruangan.

Dengan menekan rasa sakit yang ia rasakan. Selir Yu berdiri, dia memberikan salamnya lalu melangkah pergi. Langkah yang ia lakukan terasa sangat berat. Beberapa kali dia hampir jatuh. Namun tangannya dengan cepat meraih tiang di dekatnya.

"Selir Yu." Pelayan pria merasa kasihan. Tapi dia juga tidak bisa berbuat banyak hal.

"Tunjukkan jalan." Keringat telah membasahi keningnya. Tangan kanannya bergetar hebat. "Keluarga ini terlalu berbahaya." Napasnya tersengal. "Aku kira dengan datang menghindar dari istana. Kehidupan akan lebih aman untuk sementara waktu. Tapi ternyata aku salah," gumam selir Yu.

"Selir Yu, silakan." Pelayan pria itu berjalan kembali.

Dan Selir Yu mengikuti dari belakang dengan tertatih.

Setelah melewati dua halaman dengan enam belokan kecil. Dia akhirnya sampai di ruangan kamar utamanya. Tempat Nona pertama Yu Qianlu tinggal. Pelayan pria yang telah menjadi penunjuk arah memberikan salamnya lalu pergi.

Sedangkan Selir Yu masuk kedalam ruangan kamar yang terlihat sangat bersih. Bau dupa wewangian menyebar pekat. Penataan di ruangan itu juga terlihat sempurna. Kain-kain merah bergelantungan memenuhi bagian tengah. Vas bunga kaca berada di empat titik di ruangan itu. Di dalamnya terdapat air jernih dengan potongan duri dari bunga mawar.

Wanita itu mendekat kearah salah satu vas bunga yang terbuat dari kaca. "Wanita ini bahkan tidak memiliki hak untuk memilih. Dia harus hidup dalam bayang-bayang kedua orangtuanya. Nama Yu seperti ikatan mati yang tidak akan pernah bisa ia lepaskan. Seumur hidupnya."

Vas bunga di goyangkan perlahan. Membuat air di dalamnya memercik kesetiap sudut vas bunga. "Aku merasa kasihan untuk mu, Yu Qianlu. Menyembunyikan kepedulian kepada adik mu. Agar Yu Jian tidak ikut terseret dalam pusaran hitam yang terus menyedot kewarasan mu."

Dari arah pintu, seseorang masuk tanpa permisi.

Selir Yu berusaha menegakkan tubuhnya. Dia memandangi gadis yang usianya berada di bawahnya.

"Kakak pertama, bawa aku juga ikut bersama mu. Aku tidak ingin menjadi selir di kediaman keluarga Gong. Mereka terlalu miskin untuk aku dapat hidup tenang." Gadis muda itu langsung berlutut memohon. "Lebih baik aku menjadi Selir Kekaisaran namun hidup berkecukupan. Dari pada hidup sebagai selir rendah di kediaman Gong."

Ibu Selir Yang Xing datang dengan tergesa-gesa. Dia mencoba menarik putrinya. "Yu Zhen, apa kau gila. Bangun, jangan membuat Ibu mu menjadi lebih malu lagi."

Palkkk...

Wajah gadis itu di tampar sangat kuat.

Alis Selir Yu menyatu. Tapi dia tetap tidak berbicara sekalipun keributan ada di depan matanya. Karena dirinya masih mencoba menahan rasa sakit dari racun yang mulai bekerja.

"Selir Yu, aku mohon maafkan kelancangan Yu Zhen. Dia masih tidak dapat menerima kenyataan jika telah di jodohkan dengan pria yang tidak ia cintai. Aku mohon jangan menghukumnya." Ibu Selir Yang Xing tahu betul sifat wanita di depannya. Wanita yang dapat membunuh sekalipun lawannya tidak bersalah.

"Aku tidak memiliki wewenang untuk membantu mu. Semua perjodohan Ayah yang menentukan. Jika kau tidak puas. Kau bisa datang kehadapan Ayah meminta pembatalan pernikahan." Memalingkan wajahnya. "Aku lelah. Kalian bisa pergi," ujar Selir Yu dingin. Wajahnya sudah terlihat sangat pucat.

"Yu Qianlu, aku juga adik mu. Tapi kenapa kau selalu saja bersikap dingin juga kejam." Yu Zhen di tarik ibunya keluar dari ruangan kamar itu. "Kau hanya lah seorang selir yang tidak di anggap oleh Yang Mulia. Suatu saat kau akan tersingkirkan dan menderita di dalam istana dingin."

"Diam."

Palkkk...

Ibu Selir Yang Xing menampar putrinya untuk yang kedua kalinya. "Aku bilang diam. Jangan berbicara lagi jika kau tidak ingin hidup kita berakhir." Setelah putrinya kembali tenang. Dia segara menarik putrinya pergi menjauh.

"Nuan Nuan," Selir Yu memanggil dengan suara lemah.

"Selir Yu, anda kenapa?"

"Tutup pintunya. Bantu aku menuju tempat tidur." Selir Yu mengulurkan tangannya kepada pelayannya.

Pelayan wanita itu segera meraih tangan yang mulai dingin. "Selir Yu, saya akan memanggilkan tabib."

"Jangan. Aku hanya butuh istirahat." Selir Yu menghentikan niat pelayannya.

"Baik."

Pelayan wanita itu mengarahkan Selir Yu menuju ke tempat tidur. Membantunya merebahkan tubuhnya yang terlihat sangat lemah. Melihat tubuh Selir Yu mulai menggigil. Pelayan Nuan Nuan mengambil dua lapis selimut baru. Ia menempatkan semua selimut menutupi tubuh Selir Yu.

"Selir Yu." Dari pintu masuk Pelayan Guyi datang. Dia berlari menuju kehadapan wanita yang sudah terbaring tidak berdaya. "Nuan Nuan, jaga pintu masuk. Jangan biarkan orang luar masuk dengan paksa."

"Baik." Pelayan Nuan Nuan keluar dan berjaga di luar pintu.

Sedangkan Pelayan Guyi mencoba menghangatkan tubuh Selir Yu.

Melihat tindakan pelayannya. Selir Yu sepertinya telah mengerti. Jika Pelayannya Guyi paham betul apa yang telah terjadi kepada dirinya. "Kau tahu hal buruk akan terjadi kepada ku?"

Pelayan Guyi mengangguk.

"Apa mereka selalu seperti ini? Membuat penyiksaan lain untuk ku?"

Pelayan itu mengangguk lagi.

Hela napas di keluarkan.

"Apa mereka memberikan cambukan lagi kepada anda? Atau tusukan jarum kecil di tubuh anda?" Pelayan Guyi menatap khawatir. Dia bahkan berniat memeriksa tubuh Selir Yu.

Wanita di atas tempat tidur itu berkata lirih. "Tidak ada penyiksaan fisik. Tapi racun telah bersarang di tubuh ku."

Mendengar itu air mata Pelayan Guyi menetes. "Kenapa anda tidak pernah melawan. Sekalipun mereka keluarga anda. Tapi perlakuan mereka sudah sangat keterlaluan."

"Aaahhh..." Selir Yu menyesuaikan tubuhnya dengan lebih nyaman. "Guyi, aku sudah kehilangan semua ingatan ku. Jika aku melawan. Mungkin meraka akan jauh lebih nekad." Menatap langit-langit ruangan kamar dari balik kelambu. Yang masih belum di turunkan keseluruhannya. "Aku sudah terlalu sering membaca alur cerita seperti ini. Dan perlawanan hanya akan sia-sia tanpa persiapan."

Wanita itu menatap kearah pelayannya. "Bisa kau ceritakan bagaimana aku hidup selama ini di kediaman ini?"

Pelayan Guyi mengangguk mengerti. Dia menceritakan semua tentang Selir Yu. Yang saat itu masih menjadi Nona pertama kediaman pejabat Yu.

"Sejak usia anda menginjak tujuh tahun. Nyonya terus mendidik anda menjadi seorang Permaisuri yang layak. Sejak itu juga hubungan anda dan Nona kedua Yu Jian menjadi semakin renggang. Di tambah sejak kecil Nyonya dan Tuan sudah menunjukkan sikap pilih kasihnya. Tapi meski hubungan kalian renggang. Kalian berdua masih sering berbincang bersama dalam kehangatan. Hingga beberapa tahun setelahnya. Di suatu malam, Tuan dan Nyonya meminta anda untuk datang keruangan mereka." Pelayan Guyi mengelus lembut tangan Selir Yu.

"Lebih tepatnya di tiga tahun yang lalu. Saya mendengar jelas. Nyonya ingin mengirim Nona kedua menjadi Selir di istana. Tapi anda bersikeras untuk menolaknya," jelas pelayan Guyi.

"Bukankah sejak awal aku yang mereka latih menjadi seorang Permaisuri? Kenapa mereka bisa mengalihkan perhatiannya kepada adik kedua?" Selir Yu menatap pasti. Menunggu jawaban dari pelayannya.

Pelayan Guyi menatap ragu. "Itu karena anda telah memiliki seorang kekasih. Bahkan pernah kabur dari kediaman berniat kawin lari."

Jawaban dari pelayannya membuat Selir Yu terkejut. "Kekasih? Kawin lari?"

Pelayan Guyi mengangguk.

1
Ai
crazy up donk thor😄
Susilawati
lanjut thor
Susilawati
tahan tahan diri mu selir Yu
Susilawati
selir Yu kenapa pingsan nya sebentar aja, seharusnya di lama2in sampai besok paginya baru sadar
Susilawati
seharusnya kaisar dan selir Yu bersatu utk menggulingkan ibu Suri agung
Susilawati
jgn lemah Yu Jian, keadilan harus di tegak kan
Susilawati
mantap selir Yu, kamu harus berani melawan ketidakadilan walaupun itu ayahmu sendiri
Susilawati
ckckck ternyata ayahnya selir Yu selain gila jabatan juga gila uang
Susilawati
yahhh kenapa gosip nya harus di hentikan padahal lagi seru2 nya
Ai
up nya yang banyak kak author, semangatttt💪
Susilawati
pantas saja selir Yu yg asli sangat kejam, krn dia terus di tekan oleh ayahnya.
mungkin sebenarnya selir Yu ingin melindungi adiknya makanya dia melarang ayahnya mengirim adiknya ke istana krn selir Yu tahu bagaimana sulit dan bahaya nya tinggal di istana
Susilawati
pantas saja kaisar masih membiarkan selir Yu hidup, rupanya ada yg dia ingin kan.
Susilawati
kebencian yg akan berubah menjadi kecintaan yg mendalam
Susilawati
jahat bangt sih kalo benar selir Zhang membunuh pelayan nya sendiri hanya utk memfitnah selir Yu.
Susilawati
tidak apa2 Zhen Nuo, ini hanya dunia novel, itu yg harus kamu ingat
Susilawati
dasar gila si selir Yu 😄😄😄
Susilawati
Untung aja Zhen Nuo atau selir Yu ingat adegan selanjutnya dan langsung berbalik ke kamar nya kaisar, tapi kok bisa pembunuh masuk ke kediaman kaisar, pasti ada pengkhianat nih dlm istana
Susilawati
hahaha saking takut nya si selir Yu, sampai sembunyi dikolong ranjang, ngejar katak lah sampai mau lompat ke danau segala,
Susilawati
bagus selir Yu, bikin kaisar penasaran dgn perubahan sikap mu biar dia yg ngejar2 kamu
Susilawati
apa sejahat itu selir Yu, hingga adik nya sendiri pun terlihat takut kepada nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!