Plakkkkkk
Suara tamparan tampak menggema di sebuah ruangan gelap dimana semua orang menatapnya dengan ekspresi terkejut diwajah mereka.
Daxia, Atau kini namanya telah berubah Yu Chaoyin, Gadis yang seharusnya melakukan rutinitas belanjanya di hari pekan kini berubah sempurna kala dirinya berada didunia yang dia anggap mengerikan.
"Ku perintahkan keluar, Atau ku hancurkan wajah sialanmu itu dengan kuku ku"
Ucapnya dengan kasar, Menatap marah pada sosok gadis muda di hadapannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pio21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan pencuri
Chaoyin mengunci mulutnya rapat-rapat ketika merasakan bisa serigala semakin dekat dengan posisi mereka. Matanya melirik ke arah pria di sampingnya yang entah sengaja atau tidak menggenggam erat tangannya dengan mata terpejam. Saat ini mereka berada di ujung gua yang terdapat space tidak begitu besar hingga membuat tubuh keduanya dalam posisi yang cukup intim.
Presetan dengan apa yang dilakukan pria itu Chaoyin peduli, Yang dia pikirkan saat ini semoga serigala itu tidak melihat keberadaan mereka dalam situasi yang cukup gelap
Tak
Tak
Tak
Mata Chaoyin membulat sempurna ketika melihat kemunculan serigala putih berukuran sekitar 2 meter tingginya yang kini berdiri tidak jauh diposisi mereka. Kakinya langsung bergetar bagai jeli. Dia jelas sempat berfikir jika serigala di dunia ini pasti tidak akan sama dengan dimasa depan, Namun dia tidak membayangkan jika perbedaannya terlalu luar biasa hingga membuat tubuhnya melemas.
"Ohh tuhan, Apakah aku akan mati lagi? Tapi tidak bisakah kematianku diringankan saja penyebabnya, Tidak mungkin aku harus merasakan sakitnya diterkam serigala, Oh tuhan itu sangat mengerikan"
Batin Chaoyin meringis penuh takut
Berbeda dengan pemikiran Chaoyin, Maka pikiran pria disampingnya jelas saja berbeda.
Pria bernetra keemasan itu menggunakan sesuatu yang asing di tubuh gadis yang baru saja dia temui yg untuk mengatasi racun ditubuhnya yang menciptakan rasa dingin yang seolah ingin membekukan dirinya setiap kali muncul.
Sejenak dia berpikir mungkinkah gadis ini adalah penawar racun yang telah muncul sesuai dengan yang dikatakan maha gurunya. Atau ini hanya orang asing yang berkemungkinan memiliki tubuh yang sama.
Namun saat ini pria itu seolah mengesampingkannya, Sebab yang terpenting kali ini adalah menetralisir rasa dingin di dalam tubuhnya menggunakan energi yang dimiliki gadis itu, Dia harus menguatkan sedikit tubuhnya untuk menggunakan kekuatan roh agar dapat menolongnya disituasi yang cukup darurat ini.
Dan tiba saat serigala itu menyadari keberadaan mereka, Pria itu segera mengaktifkan kekuatan roh hingga sebuah cahaya hijau terlihat muncul dihadapan mereka.
Chaoyin menyaksikan itu dengan baik, Dahinya berkerut ketika menyadari serigala yang tadinya seolah menyadari keberadaan mereka kini memutar arah dan pergi seolah tidak lagi melihat keberadaan dia dan pria disampingnya.
Chaoyin ingin bertanya tentang hal itu, Tentu saja karna itu sangat mengesankan baginya, Namun sepertinya pria itu segera menyadarinya dan langsung membungkam mulut gadis itu.
Ini lapisan roh terlemah yang dia buat, Tentu saja jika bersuara serigala itu bisa mendengar suara mereka. Dan Sepertinya gadis itu tidak tau apapun.
Dengan tatapan tajamnya dia mengisyaratkan agar gadis itu terdiam, Setidaknya menunggu serigala itu keluar dari gua.
Sungguh, Jika saja gadis ini tidak memiliki keistimewaan, Maka pria itu yakin dia sudah memenggal kepala gadis itu dalam satu kali tebasan pedang miliknya.
Beberapa saat kemudian setelah memastikan bahwa serigala itu telah keluar dari gua Chaoyin langsung melepaskan tangan pria itu yang membekap mulutnya.
"Jangan pegang pegang tangan kamu kotor, Muka ku bisa jerawatan"
Ketusnya, Seperti biasa Chaoyin begitu menjaga kecantikan wajahnya. Gadis itu mendorong pelan pria di sampingnya dan memutuskan hendak pergi dari sana, Namun pria tersebut dengan cepat menahan tangannya.
"Kau ingin kemana?"
Tanya pria tersebut, Dia tentu saja tidak akan melepaskan gadis itu dengan mudah terlebih gadis itu memiliki sesuatu yang dia butuhkan.
"Tentu saja pulang, Lepaskan tanganmu"
Sahut Chaoyin yang berusaha melepaskan tangannya dari pria tersebut.
"Tetap disini, Bantu aku..."
Belum sempat pria itu menyelesaikan perkataannya, Chaoyin sudah menghempaskan tangan pria tersebut kemudian menyilangkan kedua tangannya di dada.
"Yakk pria mesum, Kau pikir aku gadis apa?"
Teriaknya dengan emosi, Dia pikir pria dihadapannya ini benar-benar kurang ajar.
"Sebenarnya apa yang kamu pikirkan ha? Pikiranmu terus saja melenceng ke hal-hal yang tidak masuk akal sejak tadi"
Pria bernetra emas tersebut juga turut emosi, Sungguh demi apapun dia tersinggung dengan sikap gadis itu yang memandangnya seolah dirinya adalah orang mesum. Kali ini dia yakin jika gadis itu benar-benar tidak mengenalnya sama sekali, Karna jika mengenalnya sungguh gadis itu akan berpikir dua kali untuk mengatainya pria mesum atau bahkan berteriak padanya.
"Ya itu karna sejak tadi kau itu selalu mencuri kesempatan dalam kesempitan, Pegang tangan aku dan sekarang kau seolah tidak membiarkan ku pulang, Bagaimana aku bisa berpikir yang tidak-tidak"
Elak Chaoyin, Dia pikir bukan salah otaknya, Tapi pria itu bersikap layaknya orang-orang mesum.
Pria itu lantas menghembuskan nafas kasar
"Kau memiliki energi lain ditubuhmu tanpa kau ketahui, Dan energi itu ku butuhkan untuk menyembuhkan racun didalam tubuhku"
Jelas pria tersebut
"Energi dalam tubuhku?"
Gumam Chaoyin yang kini terlihat penasaran.
"Lalu bagaimana aku bisa membantumu dengan energi dalam tubuhku?"
Tanya gadis tersebut dengan cepat
"Aku hanya perlu menyentuhmu dan..."
Belum sempat pria itu menyelesaikan perkataannya, Chaoyin telah bersuara
"Wahhhh parah ini parah"
Pria bernetra emas itu mengangkat ujung alisnya menatap gadis itu dengan heran.
"Jadi dari tadi kau menyentuhku untuk mencuri energi dalam tubuhku?"
Di tuduh seperti itu membuat pria itu jelas saja tidak terima.
"Apa maksudmu, Aku tidak mencuri, Ini dalam keadaan terdesak, Kamu pikir kita bisa lolos begitu saja dari serigala tadi jika bukan karna kekuatan roh yang aku gunakan? Aku mengambil energimu tidak banyak hanya untuk memulihkan sedikit tubuhku agar bisa menggunakan kekuatan roh"
Jelas pria tersebut dengan panjang lebar, Sungguh dia tidak terima disebut pencuri, Ohh ayolah dia adalah pria yang memiliki kekayaan terbanyak dibenua ini bagaimana bisa dia disebut pencuri, Ini jelas mencoreng harga dirinya.
"Kau minta izin?"
Tanya Chaoyin yang berhasil membuat pria itu terdiam.
"Tidak bukan, Ini benar-benar kejahatan, Kau akan kulaporkan pada ayahku, Dan biarkan dia menghukummu, Bagaimana bisa kau mencuri dari seorang putri mahkota"
Sahut gadis tersebut dengan sombong
"Putri mahkota?"
Tanya pria tersebut dengan heran, Bukankah jika gadis itu benar-benar putri mahkota maka dia akan mengenal dirinya, Lagi pula siapa dibenua ini yang tidak mengenalnya.
"Ya aku putri mahkota, Kau tidak mengenalku? Kau ini sebenarnya tinggal dimana? Tapi tidak apa, Biar ku beritahu aku adalah putri mahkota dari kekaisaran Utara, putri dari kaisar Yu, Yu Chaoyin"
Lengkap sudah perkenalan gadis itu, Namun dia berharap jika pria itu akan terkejut dengan statusnya, Namun nyatanya pria itu tampak biasa biasa saja.
"Nah sekarang karna kau sudah mencuri energi dari tubuhku tanpa izin, Kau harus membayar ku"
Ucap gadis itu kemudian
"Membayar?"
"Tentu saja"
"Berapa bayarannya?"
Tanya pria itu cepat
"10 ribu batu roh"
Jawab Chaoyin tak kalah cepatnya.
"Baiklah aku akan membayarmu, Tapi bagaimana jika kau kembali memberikan energimu, Dan akan aku tambah 20 ribu batu roh"
Tawar pria tersebut membuat Chaoyin menyipitkan matanya curiga.
Itu adalah jumlah yang terlalu besar, Lalu kenapa pria itu mengatakannya dengan mudah, Dia pikir apakah pria itu mencoba menipunya?
thanks teh 💪😍🙏
biasanya gua skip,tapi iseng2 baca dulu Ng tau bagus banget.
thanks teh 🙏💪😍
di tunggu double up ny thor