NovelToon NovelToon
Dijodohkan

Dijodohkan

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Tamat
Popularitas:59.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: samar

Follow IG @samar_jenny1

Zia adalah gadis yang membenci perjodohan, itu menjadi sebuah prinsip yang dijalani. Zia sudah mempunyai kekasih mereka saling mencintai, namun sayang cinta mereka tidak mendapat restu dari orang tua.


Justru tanpa perundingan ia dijodohkan dengan lelaki pilihan sang ayah. Untuk membayar jantung, yang didonorkan seseorang.

Zia bagai menelan pahit di satu sisi ada orang tuanya, di sisi lain ada kekasih yang ia cintai. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya terjerat cinta segitiga. Di dalam perjodohan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengganti Pakaian

Setelah Raka mengganti pakaian ia duduk ke samping Ziara berbaring.

“Selamat malam,” ucap dokter yang berdiri di muka pintu tidak tertutup itu. Raka mempersilahkan.

“Silahkan masuk, Vino ....” dokter Vino pun masuk, lalu mengeluarkan alat yang mengalungkan di lehernya. Lalu memeriksa kondisi wanita yang lemah tak berdaya itu. Raka terlihat khawatir. Jika terjadi sesuatu ia akan bilang apa kepada orang tua wanita sudah menjadi tanggung jawabnya itu.

“Semua baik-baik aja,” kata dokter Vino, memasukan benda yang menggelantung di lehernya lalu memasukan ke dalam tas.

“Jadi dia nggak papa?” tanya Raka khawatir.

“Kamu tenang aja Ka, semua baik. Dia hanya kekurangan darah. Ini aku kasih obat buat besok kalau sadar.

“Baikah.” Raka menerima obat.

"Aku balik dulu pastikan dia minum obat," ucap Vino dianggukki Raka. Lalu ia keluar meninggalkan kamar.

Setelah kepergian dokter Vino. Raka mendekat ke sebelah Zia.

Ada penasaran yang menyelimuti pikurannya. Ia bingung entah apa yang terjadi kepada gadis itu kenapa tiba-tiba lemah tak berdaya di kamar mandi. Pria itu memperhatikan wajah pucat lemas, seperti tidak ada darah yang mengalir dalam tubuh itu.

Raka menatap setiap inci, jengkal anggota tubuh Ziara. Tanpa ada yang terlewat satu pun. Ia menyunggingkan bibirnya tersenyum penuh makna menatap tubuh yang meringsut lemah itu. Saat ia akan beranjak dari duduknya. Tiba-tiba tanpa diduga gadis itu melingkarkan tangan di perut Raka seperti layaknya memeluk guling.

Meski tubuhnya menginginkan pergi, tapi hatinya berkata lain. Ia mengurungkan niatnya merasa kasihan ia lalu mengangsurkan tubuh mensejajarkan posisi mereka menenggelamkan tubuh Ziara yang terlihat pucat kedinginan itu.

Saat Vino keluar dari kamar Raka kedua sudut bibirnya tertarik ke atas membentuk guratan senyum senang terukir dari bibirnya. Ia senang melihat temanya itu terlihat mencemaskan wanita yang berada di kamar itu. Ia tahu Raka selama ini tidak pernah menghargai wania dia jika dia terlihar dia sedang dekat dengan wanita itu tidak akan bertahan lama. Karena ia hanya mempermainkan saja. Vino berharap dia tidak akan memperlakukan wanita yang sudah resmi menjadi istrinya itu sama seperti biasanya. Setelah berhasil menidurinya lalu meninggalkan begitu saja.

Prang!!

Sebuah gelas jatuh ke lantai, setiap pecahan menyebar di bawah kaki Vino.

“Ma–maaf tuan,” kata Sari terbata. Ia merasa bersalah karena minuman jahe hangat mengenai Vino. Membuat dokter itu menjingat kepanasan.

Sari yang merasa bersalah igin menolong tetapi takut. “Sekali lagi maaf, tuan. Aku tidak melihat anda keluar tiba-tiba dari kamar," ucapnya kepada Vino yang sibuk membersihkan kemeja dengan tangan.

“Nggak papa, santai aja,” balas Vino. Sedangkan Sari menunduk di bawah kakinya. Memunguti sisa-sisa pecahan kaca di lantai.

“Biar aku bantu.” Ia pun ikut berjongkok untuk membantu wanita di hadapannya itu.

Sari merasa tidak enak jika Vino membantunya. Rasa bersalahnya akan semakin bertambah jika lelaki itu membantunya.

"Tidak usah tuan, biar saya saja," tolaknya.

Sebenarnya Vino ingin membantu. Namun, saat ia melihat benda yang melingkar di pergelangan tangan sudah tidak mendukung. Ia harus segera pergi karena ada pasien di U G D. yang membutukannya.

"Baiklah, aku pergi dulu. Maaf, nggak bisa bantu karna ada hal penting yang harus aku selsaikan." Dokter Vino segera bergegas. Sebelum kaki jenjang itu melangkah, ia menoleh seutas senyum keluar dari bibirnya. Lalu ia melangkah pergi.

Di ke-esokan hari, suasana sejuk menambah semangat Raka untuk berlari mengelilingi taman di sekitar rumahnya hingga mengeluarkan bulir-bulir keringat yang membasahi tubuhnya. Setelah ia merasa sudah cukup, karna matahari juga mulai terik. menyengat anggota tubuhnya. Raka berlari kecil menuju rumah ia menyudahi aktifitasnya itu.

Setibanya di rumah, Raka mandi ingin bersiap-siap ke perusahaan. Setelah selesai mandi, saat keluar ia melihat Zia masih tertidur tidak mengeliat sedikitpun. Ia menggeleng, bagai mana seorang perempuan bisa belum bangun siang seperti ini. Saat meliahat segelas air di atas meja, ada hal yang terbesit di dalam benaknya. Raka mengambil gelas itu lalu berjalan menuju pinggir wanita itu. Tanpa berfikir panjang ia menuang air di tangannya seperti selayaknya menyiram tanaman.

Ziara seketika terperanjak, ia merasa rongga wajahnya dipenuhi air dan merasakan dingin di wajahnya hingga menyulitkan bernapas. Baru saja ia mimpi bertemu pangeran tampan menjemput dengan kuda tanpa ia duga mimpi itu harus berlalu begitu saja.

Kembalikan mimpinya....

Seketika wajahnya merah meredam, mengerutkan alis tersulur kemarahan. Ia menahan napas kekesalan, menggertakan gigi dengan tatapan membunuh ke arah. Raka yang seperti tidak beddosa. “Apa kau sudah gila, hah!” pekiknya.

Raka menanggapi hanya dengan meneringai sinis. Bahkan ia tidak menanggapi kemarahan wanita itu. "Ini rumahku jadi aku bebas berbuat apa pun semauku."

Zia menggeram mengangkat tangan ingin mencakar lelaki yang berhsil membuat ia kesal sepagi ini. Lalu ia teringat, ia merasa memakai pakaina berbeda seperti kemarin.

“Pakaian ini?” tanyanya kebingungan. Memeriksa baju yang ia kenakan. “Siapa yang mengganti pakaianku?” Ia menaikan pandangan,menatap pria di hadapannya penuh curiga.

MOHON MAAF JIKA TERLALU BANYAK KESALAHAN DALAM PENULISAN KARENA AUTHOR MASIH BELAJAR. MASIH DALAM PROSES REVISI. TAPI SEMAKIN KEDEPAN CERITANYA SEMAKIN MENARIK KOK SILAHKAN DI LANJUT BACANYA JANGAN LUPA BERI CINTA KALA KALIAN SUKa.

1
菲菲 Dwi L Arema
Kenapa ziara oon sikapnya
Enus Cornelius
bagus banget
Sarina Hendri
aku da pernah baca cerita ini sampai habis dan cerita nya bagus gak ada yang di skip dan alur cerita nya nyambung, lah ini kok cerita nya beda ya banyak di skip gak seru Thor kayak palagiat nie novel nya
samar: aku gak pernah ubah apa pun kak, dan tulisan ini tulisan pertama aku emang begini 🥲
total 1 replies
Bungatiem
jalan cerita nya lumayan bagus, cuma kurang detail dan greget aja dikit
samar: ya, cerita pertama soalnya kak, masih belajar 🤗
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Cup cup maafkan diriku othor ...baru berkicau semoga othor lebih semangat lagi berkarya. ya...
gemini_girl
Knp Dk Bisa D Dwonload Ka,Ceritanya?
Putri Sifani
novel yang sangat bagus dh 2x baca pertama waktu 2019 dan skrg ketemu lagi saat pencarian novel yg bagus ternyata tanpa sengaja dg pengarang nya #samar jeny
samar: Masa Allah, makasih kak🙏
total 1 replies
Putri Sifani
sebagian Tek nya hilang karena disini TK ada adegan mencuri ciuman di bagian ahir
Asradiarmi
Kecewa
Idah Ciemuet Ciemuet
kurang panas
Irene
suka alur ceritanya
Akbar ramdani3*
👍
🎀💞 Chaca Sulistio 💞🎀
Sebenernya si rio itu namanya siapa si perasaan banyak amat nama nya
Antoni Purba
kebahagiaan yang lebih sdh dekat ...
Antoni Purba
apa wanita hamil muda betul gitu ya ..
Antoni Purba
darah tdk bisa dipisahkan ...
Antoni Purba
bersemi kembali ...
Antoni Purba
🙏🙏👍👍
Antoni Purba
frustrasi Krn tahu Raja sdh menikah ...
Antoni Purba
senang s dih berganti ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!