NovelToon NovelToon
Menikahi Adik Kesayangan Mantan

Menikahi Adik Kesayangan Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari dari Pernikahan / Beda Usia / Menikah dengan Kerabat Mantan
Popularitas:53.6k
Nilai: 5
Nama Author: Gresya Salsabila

Pernikahan sudah di depan mata. Gaun, cincin, dan undangan sudah dipersiapkan. Namun, Carla Aurora malah membatalkan pernikahan secara sepihak. Tanpa alasan yang jelas, dia meninggalkan tunangannya—Esson Barnard.

Setelah lima tahun kehilangan jejak Carla, Esson pun menikah dengan wanita lain. Akan tetapi, tak lama setelah itu dia kembali bertemu Carla dan dihadapkan dengan fakta yang mencengangkan. Fakta yang berhubungan dengan adik kesayangannya—Alvero Barnard.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gresya Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apakah Hanya Pelarian?

"Carla ... aku harus bertanya berapa kali lagi agar kamu mau bicara?"

Air mata Carla makin banyak berderai. Rasanya tak sanggup lagi mendengar pertanyaan Esson yang entah keberapa kalinya.

"Carla ...."

"Aku bilang cukup, Esson. Jangan bertanya apa pun tentang masa lalu, dan jangan mencari tahu tentang hal itu. Kamu sudah menikah dengan Tessa, lupakan semua tentang kita. Aku sudah bahagia tanpa kamu, dan kamu juga harus bahagia dengan Tessa," jawab Carla. Akhirnya masih memilih bungkam dan enggan berterus terang.

Namun, terang saja hal itu membuat Esson kecewa dan tidak terima. Lantas sekali lagi dia mendesak Carla untuk bicara.

"Aku tidak akan tenang apalagi bahagia sebelum tahu kebenarannya. Carla, katakan! Aku ingin mendengar kebenaran yang kamu sembunyikan."

Carla menggeleng. "Tidak, Esson. Lupakan semuanya!"

Habis sudah kesabaran Esson. Membujuk berkali-kali pun tidak mendapatkan jawaban yang ia inginkan. Akhirnya Esson melepaskan genggamannya. Lantas mende-sah kasar dan berbalik membelakangi Carla.

"Baiklah, aku akan mencari jawabannya sendiri. Aku tidak akan berhenti sebelum tahu rahasia apa yang kamu sembunyikan dariku, Carla."

"Tidak, Esson. Jangan lakukan itu! Sadarlah, semua itu tidak ada gunanya. Kamu sudah menikah dan aku juga sudah bahagia dengan hidupku. Kamu—"

"Aku pergi."

Tanpa menunggu Carla menyelesaikan ucapannya, Esson langsung pamit dan enggan mendengar apa yang keluar dari bibir Carla. Ia pergi begitu saja dan meninggalkan Carla yang kini makin terhanyut dalam tangis.

Dalam kepiluan yang tak terkata, tubuh Carla lunglai hingga kemudian duduk memeluk lutut. Ia redam isak tangisnya dengan kedua tangan, tetapi tak mengikis rasa sakit yang kian merongrong dalam hati.

Perasaan Carla kacau. Tak sanggup membayangkan bagaimana Esson nanti andai tahu yang sebenarnya. Tadi saja Esson terlihat hancur, apalagi jika tahu bahwa Vero sudah mengambil paksa kegadisannya.

"Seharusnya aku bisa mengendalikan diri dan tidak terbawa emosi saat dia menyebutku murahan. Lebih baik aku dipandang rendah olehnya, daripada melihatnya hancur oleh kenyataan. Tuhan ... kenapa keadaan harus membawaku kembali ke negara ini?" batin Carla di tengah derai air mata yang tak ada habisnya.

_______

"Aku yakin ada sesuatu yang terjadi sebelum dia memutuskan hubungan kami. Kau cari tahu ada masalah apa malam itu. Jangan sampai gagal atau kau berhenti jadi tangan kananku!"

Esson memberikan perintah tegas pada tangan kanannya—Arsen. Tekadnya sudah bulat untuk menyelidiki kembali apa yang terjadi sehingga Carla memilih pergi darinya. Jika dulu penyelidikannya gagal, ia pastikan kali ini harus berhasil karena Carla sudah kembali. Pasti ada titik terang yang mengarah pada jawaban.

"Cari tahu juga kenapa Vero dan Carla bisa makan bersama!"

Satu lagi tugas yang Esson perintahkan pada Arsen. Dia penasaran mengapa Vero dan Carla bisa satu meja. Dia yakin tidak mungkin Vero yang menggoda Carla.

Selain percaya adiknya tidak akan lancang, Esson juga percaya Vero tidak akan tertarik dengan Carla. Selama ini Vero masih menutup hati meski banyak gadis muda nan cantik yang mencoba mendekatinya. Walaupun Carla adalah gambaran wanita yang mendekati sempurna, tetapi perbedaan usia yang terpaut jauh tak mungkin membuat Vero tertarik.

Namun, Esson juga percaya bahwa bukan Carla yang menggoda Vero. Setelah meredam emosi, dia bisa melihat adanya kejujuran di mata Carla. Oleh sebab itu semuanya kini masih menjadi tanda tanya.

Sebuah misteri yang belum terpecahkan, yang akhirnya membebani seorang Arsen. Bagaimana tidak, kini dia yang dipaksa mencari jawaban atas semua tanya, sedangkan masalah yang dibahas sudah berlalu selama lima tahun. Sungguh, PR besar yang tidak mudah diselesaikan.

Di saat Esson masih termenung sendiri di apartemen yang baru ia sewa hari ini—di sebelah apartemen tempat Carla berada, Tessa menunggu di rumah dengan harap-harap cemas.

Beberapa saat yang lalu Esson sudah mengirim pesan, katanya pulang agak terlambat karena ada banyak pekerjaan di kantor yang harus diselesaikan malam ini. Namun, Tessa tak lantas percaya. Perubahan sikap Esson yang drastis membuat Tessa senantiasa menaruh curiga. Ia kini dibayang-bayangi ketakutan akan sebuah perpisahan. Ah, tidak, ia tak sanggup kehilangan seorang Esson.

"Apa keberadaan anak ini belum cukup untuk membuat Esson tetap bertahan di sisiku?" ucap Tessa seorang diri, seraya meraba perutnya yang dibalut piyama cokelat.

Selagi pikiran masih mengembara ke mana-mana, ponsel Tess tiba-tiba berdering. Ia pun bergegas mengambilnya, berharap telepon masuk tersebut dari sang suami.

Akan tetapi, hanya sesaat harapan itu melambung, secepat kilat runtuh karena ternyata bukan Esson yang meneleponnya, melainkan salah seorang teman yang cukup akrab dengan Tessa.

"Sahabatmu pulang loh, Sa."

Satu kalimat yang dilontarkan lawan bicaranya usai basa basi sekilas. Sebuah informasi yang membuat Tessa mengernyitkan kening.

"Sahabat siapa?"

"Itu loh sahabat dekatmu dulu, Carla."

Mendengar jawaban itu, ludah Tessa mendadak tersangkut di tenggorokan. Lidah kelu dan tubuh terpaku seketika. Carla ... ternyata dia memang kembali.

"Aku tadi habis jemput teman yang menginap di Hotel Sakura. Terus nggak sengaja melihat Carla sedang menerima paket bunga. Kayaknya dia bekerja di sana. Dia florist kan?"

Hotel Sakura. Tubuh Tessa mendadak lemas mendengar nama hotel tersebut. Hotel yang baru-baru ini bekerja sama dengan Esson, ternyata ... hotel yang menjadi tempat Carla bekerja. Jangan-jangan perubahan sikap Esson karena dia sudah bertemu dengan Carla.

"Tessa, kamu di mana? Kok diam aja?"

"Sa, kamu baik-baik aja kan?"

"Sa, aku salah ngomong ya?"

Ponsel Tessa masih berisik oleh suara temannya, tetapi Tessa malah menurunkan tangannya dan membiarkan ponsel itu terjatuh ke lantai. Pikiran Tessa tertuju pada beberapa hari lalu, ketika Esson makan malam bersama Zayn di Hotel Sakura. Jika diingat-ingat, sejak saat itulah Esson berubah total.

Sekarang sudah tak perlu diperjelas lagi, semuanya sudah nyata, memang Carla yang membuat Esson berubah.

"Jadi selama ini kamu menganggapku apa, Esson? Apa aku hanya pelarian atas keputusasaanmu karena tidak bisa menemukan Carla?" batin Tessa dengan perasaan yang teramat sakit, sampai-sampai air matanya menetes tanpa permisi.

Bersambung...

1
Aditya hp/ bunda Lia
dengan santai Vero menjawab 😂
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya Alfon kena jebakan Batman /Determined//Determined//Curse//Curse/
ken darsihk
Good hebat untuk Vero 👏👏👏
ken darsihk
Alfonnn deg deg an nih 😂😂😂
Sebentar lagi lo nyusul Johan dan Edwin rasakkk no 😠😠😠
IG👉Salsabilagresya: Biar kapok😁😁😁
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
wah ada yang lagi was-was hatinya ini,hayo loh Alfon siap2 saja kamu ditangkap polisi
IG👉Salsabilagresya: Tidaaaakkkkkkkk
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
rencana kalian Gatot tau gak bentar lagi juga polisi datang buat jemput kamu Alfon
Aditya hp/ bunda Lia: jangan kasih kesempatan
total 2 replies
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya Edwin dan Johan kena jebakan Batman /Curse//Curse//Curse/
IG👉Salsabilagresya: Salah sendiri sok sok an duluan
total 1 replies
ken darsihk
Lanjuttt Thor 😍😍
IG👉Salsabilagresya: Siap, Bunda
total 1 replies
ken darsihk
Anda yng menabur anda juga lah yng menuai wahai Johan , dan kamu Edwin 😂😂😂😂
Rasakan senjata makan tuan 🤭🤭
IG👉Salsabilagresya: Pengen nyesel tapi udah telat🤭
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
kan udah saatnya kalian para paman luknut bobo cantik di dalam jeruji ... 🤭
IG👉Salsabilagresya: hehehehe
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
mantaaaap ... 👍👍
gak sabar jadinya pengen si Edwin cs cepet di ciduk
ken darsihk
Good Vero aseli di awal sempat deg deg an , ehhh ternyata kamu di atas angin 👍👍
ken darsihk
Lha gimana thor koq Vero nya beneran jadi di tangkap , bukan nya Vero dan Arsen sdh mengantongi kartu As nya
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
IG👉Salsabilagresya: Terima kasih banyak, Kak🥰
total 1 replies
ken darsihk
Biar kan mereka tertawa senang dulu , dan pada akhir nya nanti hasil zong yng mereka dapat 🤭🤭
IG👉Salsabilagresya: Hehehehehe
total 1 replies
ken darsihk
Alfon kamu mimpi nya ke jauhan sebentar lagi keadaan akan menjungkir balikan mimpi mu itu 😠😠😠
IG👉Salsabilagresya: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
ya .. ayo adakan rapat dan di rapat nanti yang ada kamu yang akan ke meja hijau dan berakhir di dalam jeruji besi ...
IG👉Salsabilagresya: Mantap...
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
mantap .... 👍👍
sjadi gak sabar banget liat si Edwin cs hancur
IG👉Salsabilagresya: Kita tunggu bersama sama
total 1 replies
ken darsihk
Ha ha ha semua terbalik menyerang Edwin dan Johan , dan penghianat nya adalah orang yng dia percaya selama ini

Good Adnan lebih baik cari selamat ya walau harus menjadi penghianat 😂😂😂
ken darsihk: Sorry thor aq nggak baca buku yng baru ya , aq takut kalau baca genre itu 🙏😍😍
total 2 replies
ken darsihk
Ibarat Buaya di kadalin 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!